Vonny N. S. Wowor
Universitas Sam Ratulangi

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Silang pada Tindakan Ekstraksi Gigi di Poli Gigi Rumah Sakit Siloam Manado Gabriele, Rachel; Wowor, Vonny N. S.; Supit, Aurelia
e-CliniC Vol 7, No 2 (2019): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v7i2.23978

Abstract

Abstract: Prevention and control of cross infection is very important for dental health workers, especially in dental extraction because this action is directly related to blood and saliva. The risk of infection requires thorough attention of dental health workers. This study was aimed to determine the level of prevention and control of cross infection in dental extraction at Dental Clinic of Siloam Hospital Manado. This wass an observational descriptive study, with a total samples of 30 operators. The results showed that the prevention and control of cross infection before dental extraction performed was 61.71%; during dental extraction was 73.34%; and after dental extraction was 92.08%. Generally, the prevention and control of cross infection in dental extraction only achieved 75.71%. In conclusion, the prevention and control of cross infection in dental extraction at Siloam Hospital, Manado was still below maximum level.Keywords: prevention control of cross infection, dental extraction Abstrak: Pencegahan dan pengendalian infeksi silang merupakan hal yang sangat penting bagi tenaga kesehatan gigi, terlebih lagi pada ekstraksi gigi, karena tindakan ini berhubungan langsung dengan darah dan saliva. Risiko infeksi mengharuskan tenaga kesehatan gigi memerhatikan tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencegahan dan pengendalian infeksi silang pada tindakan ekstraksi gigi di poliklinik gigi Rumah Sakit Siloam Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif observasional, dengan jumlah subyek sebanyak 30 operator. Hasil penelitian mendapatkan pencegahan dan pengendalian infeksi silang sebelum tindakan ekstraksi gigi dilakukan sebesar 61,71%; selama tindakan ekstraksi gigi sebesar 73,34%; dan setelah tindakan ekstraksi gigi sebesar 92,08%. Secara umum, pencegahan dan pengendalian infeksi silang pada tindakan ekstraksi gigi hanya dilakukan sebesar 75,71%. Simpulan penelitian ini ialah pencegahan dan pengendalian infeksi silang pada tindakan ekstraksi gigi di poliklinik gigi Rumah Sakit Siloam Manado belum maksimal.Kata kunci: pencegahan dan pengendalian infeksi silang, ekstraksi gigi
Tingkat Pengetahuan Bahaya Merokok bagi Kesehatan Gigi Mulut pada Siswa SMK Negeri 8 Manado Rompis, Karen; Wowor, Vonny N. S.; Pangemanan, Damajanty H. C.
e-CliniC Vol 7, No 2 (2019): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.7.2.2019.24023

Abstract

Abstract: Smoking habit can be found in various age groups, ranging from children to adults. To date, many children and adolescents have become active smokers. Smoking is one of the triggers of oral cavity disorders and it influences aesthetics inter alia discolored teeth, mucosal thickening, gingivitis, and even oral cancer. This study was aimed to determine the level of knowledge about the impact of smoking on oral and dental health among students of SMK Negeri 8 Manado (senior high school). This was a descriptive study with a cross-sectional design, involving 40 respondents obtained by using total sampling method. Data were obtained by using questionnaire covering the characteristics of respondents and their levels of knowledge about the impact of smoking on oral and dental health. The results showed that the level of student knowledge about the impact of smoking on oral and dental health was 543. In conclusion, the level of knowledge of students at SMK Negeri 8 Manado about the impact of smoking on oral health was classified as good.Keywords: knowledge of students, impact of smoking, oral and dental health Abstrak: Kebiasaan merokok dapat ditemukan pada berbagai golongan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa bahkan saat ini banyak anak-anak serta remaja sudah menjadi perokok aktif. Kebiasaan merokok merupakan salah satu pencetus timbulnya gangguan penyakit rongga mulut serta memengaruhi estetika, antara lain dapat mengakibatkan perubahan warna gigi, penebalan mukosa, gingivitis, bahkan kanker mulut. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut pada siswa SMK Negeri 8 Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Terdapat 40 responden penelitian, diambil menggunakan total sampling. Pengum-pulan data diperoleh melalui kuesioner yang meliputi karakteristik responden dan tingkat pengetahuan mengenai bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan siswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut memperoleh skor 543. Simpulan penelitian ini ialah tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 8 Manado tentang bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut tergolong baik.Kata kunci: pengetahuan siswa, bahaya merokok, kesehatan gigi mulut