Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SAVI Learning Model in Improving Students' Learning Interest and Thinking Ability in Balaghah Learning Muhammad Afthon Ulin Nuha; Ida Fauziatun Nisa; Saeful Anwar; Nurul Musyafaah
Jurnal Internasional Pendidikan Bahasa Arab Vol 5 No 01 (2023): International Journal of Arabic Language Teaching (IJALT)
Publisher : Postgraduate of IAIN Metro Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijalt.v5i01.6491

Abstract

This study aims to determine the effect of the SAVI learning model (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual) on students' learning interests and critical thinking skills in the Balaghah subject at the Adnan Al-Charis Bojonegoro Islamic Boarding School. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental research type with a non-equivalent control group design. Class A is the control class with 15 students, and class B is the experimental class with 15 students. Data collection methods include observation, questionnaires, tests, and documentation. Meanwhile, data analysis used descriptive statistics, sample t-test, and the N-Gain test. From the results of this study, it was obtained 1) The SAVI learning model was effective in increasing students' interest in learning. The results of the independent sample t-test (2-tailed) < 0.05, which is 0.000; 2) The SAVI learning model is less effective in improving students' critical thinking skills. The N-Gain result for the experimental class is 59%; 3) There is an influence between the SAVI learning model on students' learning interest, the results of Sig (2-tailed) < 0.05, which is equal to 0.000, while the SAVI learning model has no influence on students' critical thinking skills, the results of Sig (2-tailed) > 0.05, namely of 0.903.
Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Pendekatan Komunikatif Berbasis Keunggulan Lokal (Implementasi Kampus Merdeka di Unugiri Bojonegoro) Nilna Indriana; Ida Fauziatun Nisa’; Devi Eka Diantika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2960

Abstract

Pendekatan komunikatif adalah pendekatan yang bertujuan bahwa kemampuan menggunakan bahasa merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran sebuah bahasa. Pembelajaran komunikatif memungkinkan mahasiswa memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan berbahasa secara produktif maupun reseptif sesuai dengan situasi nyata, bukan situasi buatan yang terlepas dari konteks. Sayangnya, pemahaman terhadap keunggulan lokal dalam pendidikan masih terbatas, walaupun istilah "muatan lokal" ada dalam kurikulum, pemahamannya seringkali terbatas pada bahasa dan tarian daerah. Kehadiran keunggulan lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan nasional sebagai sebuah bangsa. Keanekaragaman dan perubahan budaya Indonesia membuat keunggulan lokal menjadi bagian integral dari realitas kehidupan yang harus diperhatikan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti model ADDIE dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan komunikatif berbasis keunggulan lokal Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik dan pengrajin Batik Lukis Bojonegoro. Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima langkah: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari penerapan produk ini adalah model pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan komunikatif berbasis keunggulan lokal Bojonegoro yang diterapkan di Kampus Unugiri Bojonegoro sebagai bagian dari kurikulum Merdeka. Hasil ini menunjukkan bahwa kompetensi mendengarkan dan berbicara mencapai hasil tertinggi, mengindikasikan bahwa metode komunikatif sangat cocok untuk kurikulum MBKM pada generasi saat ini. Analisis juga menunjukkan bahwa penggabungan keunggulan lokal dengan pembelajaran Bahasa Indonesia adalah kombinasi yang sangat efektif, sesuai dengan tujuan Bahasa Indonesia untuk membantu mahasiswa mengembangkan potensi, berkomunikasi dengan baik, dan mematuhi kaidah bahasa yang telah ditetapkan. Pembelajaran berbasis keunggulan lokal dapat diimplementasikan melalui tiga pendekatan, yaitu pengintegrasian ke dalam mata pelajaran, melalui mata pelajaran muatan lokal, dan dengan pengembangan diri mahasiswa.
PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA KANDANGAN MELALUI PEMANFAATAN POHON PISANG MENJADI KERAJINAN: ECONOMIC EMPOWERMENT OF KANDANGAN VILLAGE THROUGH THE UTILIZATION OF BANANA TREES INTO CRAFT Ida Fauziatun Nisa; M. Iqbal Tawakkal
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.747 KB) | DOI: 10.55606/jpmi.v1i2.194

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak yang kurang baik terhadap perekonomian. Sehingga diperlukan adanya inovasi baru untuk menambah pendapatan masyarakat. Desa Kandangan merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Trucuk kabupaten Bojonegoro, yang kami pilih untuk dijadikan pengabdian. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya aset pohon pisang yang dimiliki oleh desa kandangan. Ditandai dengan adanya pohon pisang disetiap pekarangan. Warga desa kandangan menjadikan pohon pisang untuk menyambung hidup dengan mengeringkan pelepah pisang disepanjang jalan. Yang kemudian setelah pelepah pisang itu kering langsung dijual mentahan ke pengepul. Ada juga yang diinovasikan menjadi dalungan. Sehingga dapat dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Namun kebanyakan dari mereka lebih suka menjual mentahan ke pengepul. Karena selain proses kerjanya cepat juga lebih cepat mendapatkan uang. Hal ini karena kurangnya kreativitas dan inovasi warga kandangan dalam memanfaatkan asset yang ada. Oleh karena itu kami memberikan terobosan baru yakni dengan mengadakan workhshop pemanfaatn pohon pisang menjadi aneka kerajinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi desa kandangan dengan memanfaatkan pohon pisang menjadi aneka kerajinan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Asset Based Community Development (ABCD). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitataif deskriptif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dengan adanya workhsop pemanfaataan pohon pisang menjadi kerajinan dapat menambah kreativitas dan inovasi baru untuk warga desa Kandangan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA JETAKWANGER MELALUI PEMANFAATAN BUAH MANGGA MENJADI ANEKA OLAHAN Ida Fauziatun Nisa; Ali Hamdan; Farida Isroani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i3.1253

Abstract

Desa Jetakwanger kecamatan Ngawen Kabupaten Blora mempunyai hasil panen buah mangga yang melimpah,karena disetiap rumah warga terdapat pohon mangga yang berbuah lebat namun mereka hanya mengkonsumsi sendiri dan dikonsumsi secara langsung, oleh karena itu buah mangga yang melimpah tersebut tidak ada nilai jualnya. Dalam kegiatan masyarakat ini kami mengadakan pelatihan membuat olahan buah mangga menjadi aneka minuman. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan beberapa pengusaha UMKM, kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan dipimpin oleh satu narasumber, Peserta pelatihan memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Peserta pelatihan tampak antusias mengikuti kegiatan. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan penuh dari semua peserta di setiap sesi kegiatan. Berdasarkan hasil instrumen kepuasan peserta sebagai bahan evaluasi kegiatan, diperoleh hasil bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat bagi peserta. Peserta juga memberikan kepuasan terhadap pemateri dan keseluruhan kegiatan. Setelah kegiatan ini, sebagian besar peserta akan mempraktekkan ilmu yang diperoleh. Peserta juga tertarik untuk mengikuti acara-acara sejenis dengan topik yang berbeda.
Hilirisasi Hilirisasi Olahan Garut Sebagai Upaya Mewujudkan Regenerasi Dan Creativepreneurship Pada UMKM Enderese Di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro: Hilirisasi Olahan Garut Sebagai Upaya Mewujudkan Regenerasi Dan Creativepreneurship Pada UMKM Enderese Di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Indriana, Nilna; Nisa, Ida Fauziatun; Dyana, Burhanatut
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Garut merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan serta obat. Selama ini UMKM Enderese hanya memproduksi dan menjual olahan garut secara sederhana yaitu dengan menjual secara dikukus, direbus dan dijadikan jenang garut saja. Sehingga konsumen kurang tertarik dan berdampak pada penjualan produk garut yang tidak maksimal. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan perekonomian dan memperbaiki taraf kesejahteraan UMKM dan masyarakat di desa Bareng Kecamatan Ngasem melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan garut yang berkualitas dan berdaya saing, seperti kerupuk garut dan cookies garut. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi survei lapangan, koordinasi dengan masyarakat, serta pelaksanaan program pelatihan dan pendampingan. Hasil: Hasil dan implikasi dari program ini, dihadiri oleh 50 peserta terdiri dari pelaku UMKM Enderese dan Ibu-ibu Masyarakat desa Bareng Kec. Ngasem, menunjukkan bahwa mereka dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan anggur menjadi kerupuk dan cookies, pengemasan secara menarik, pendampingan sertifikasi halal dan pelatihan digital marketing sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.
SAVI Learning Model in Improving Students' Learning Interest and Thinking Ability in Balaghah Learning Ulin Nuha, Muhammad Afthon; Nisa, Ida Fauziatun; Anwar, Saeful; Musyafaah, Nurul
Jurnal Internasional Pendidikan Bahasa Arab Vol 5 No 01 (2023): International Journal of Arabic Language Teaching (IJALT)
Publisher : Postgraduate of IAIN Metro Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijalt.v5i01.6491

Abstract

This study aims to determine the effect of the SAVI learning model (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual) on students' learning interests and critical thinking skills in the Balaghah subject at the Adnan Al-Charis Bojonegoro Islamic Boarding School. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental research type with a non-equivalent control group design. Class A is the control class with 15 students, and class B is the experimental class with 15 students. Data collection methods include observation, questionnaires, tests, and documentation. Meanwhile, data analysis used descriptive statistics, sample t-test, and the N-Gain test. From the results of this study, it was obtained 1) The SAVI learning model was effective in increasing students' interest in learning. The results of the independent sample t-test (2-tailed) < 0.05, which is 0.000; 2) The SAVI learning model is less effective in improving students' critical thinking skills. The N-Gain result for the experimental class is 59%; 3) There is an influence between the SAVI learning model on students' learning interest, the results of Sig (2-tailed) < 0.05, which is equal to 0.000, while the SAVI learning model has no influence on students' critical thinking skills, the results of Sig (2-tailed) > 0.05, namely of 0.903.
Pelatihan Strategi Marketing Bagi Masyarakat Desa Kanten Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Nisa, Ida Fauziatun; Fathoni, M. Ivan Ariful
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v1i1.565

Abstract

Marketing atau pemasaran merupakan suatu kegiatan untuk mengenalkan dan mempromosikan produk kepada konsumen atau khalayak umum. Teknologi, dunia digital dan internet yang berkembang pesat sangat berpengaruh pada dunia pemasaran, sehingga terciptalah paradigma baru dalam dunia usaha yakni digital marketing. Target pelatihan ini adalah Ibu-Ibu PKK Desa Kanten Kabupaten Bojonegoro. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Kanten adalah bertani dan berdagang, sehingga sangat tepat untuk menerapkan strategi marketing yang baik untuk menjalankannya. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu menanamkan semangat wirausaha. Selama pelatihan, peserta memberikan respon yang positif terhadap program yang dilaksanakan. Dari instrumen kepuasan yang dibagikan diketahui bahwa program ini dapat memberi manfaat bagi bagi peserta. Pemateri dan keseluruhan program ini mendapatkan respon positip dari para peserta.
PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA KANDANGAN MELALUI PEMANFAATAN POHON PISANG MENJADI KERAJINAN: ECONOMIC EMPOWERMENT OF KANDANGAN VILLAGE THROUGH THE UTILIZATION OF BANANA TREES INTO CRAFT Ida Fauziatun Nisa; M. Iqbal Tawakkal
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i2.194

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak yang kurang baik terhadap perekonomian. Sehingga diperlukan adanya inovasi baru untuk menambah pendapatan masyarakat. Desa Kandangan merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Trucuk kabupaten Bojonegoro, yang kami pilih untuk dijadikan pengabdian. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya aset pohon pisang yang dimiliki oleh desa kandangan. Ditandai dengan adanya pohon pisang disetiap pekarangan. Warga desa kandangan menjadikan pohon pisang untuk menyambung hidup dengan mengeringkan pelepah pisang disepanjang jalan. Yang kemudian setelah pelepah pisang itu kering langsung dijual mentahan ke pengepul. Ada juga yang diinovasikan menjadi dalungan. Sehingga dapat dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Namun kebanyakan dari mereka lebih suka menjual mentahan ke pengepul. Karena selain proses kerjanya cepat juga lebih cepat mendapatkan uang. Hal ini karena kurangnya kreativitas dan inovasi warga kandangan dalam memanfaatkan asset yang ada. Oleh karena itu kami memberikan terobosan baru yakni dengan mengadakan workhshop pemanfaatn pohon pisang menjadi aneka kerajinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi desa kandangan dengan memanfaatkan pohon pisang menjadi aneka kerajinan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Asset Based Community Development (ABCD). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitataif deskriptif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dengan adanya workhsop pemanfaataan pohon pisang menjadi kerajinan dapat menambah kreativitas dan inovasi baru untuk warga desa Kandangan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA JETAKWANGER MELALUI PEMANFAATAN BUAH MANGGA MENJADI ANEKA OLAHAN Ida Fauziatun Nisa; Ali Hamdan; Farida Isroani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i3.1253

Abstract

Desa Jetakwanger kecamatan Ngawen Kabupaten Blora mempunyai hasil panen buah mangga yang melimpah,karena disetiap rumah warga terdapat pohon mangga yang berbuah lebat namun mereka hanya mengkonsumsi sendiri dan dikonsumsi secara langsung, oleh karena itu buah mangga yang melimpah tersebut tidak ada nilai jualnya. Dalam kegiatan masyarakat ini kami mengadakan pelatihan membuat olahan buah mangga menjadi aneka minuman. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan beberapa pengusaha UMKM, kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan dipimpin oleh satu narasumber, Peserta pelatihan memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Peserta pelatihan tampak antusias mengikuti kegiatan. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan penuh dari semua peserta di setiap sesi kegiatan. Berdasarkan hasil instrumen kepuasan peserta sebagai bahan evaluasi kegiatan, diperoleh hasil bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat bagi peserta. Peserta juga memberikan kepuasan terhadap pemateri dan keseluruhan kegiatan. Setelah kegiatan ini, sebagian besar peserta akan mempraktekkan ilmu yang diperoleh. Peserta juga tertarik untuk mengikuti acara-acara sejenis dengan topik yang berbeda.
PENDAMPINGAN TATA KELOLA ORGANISASI BAGI PENGURUS IPNU-IPPNU DI KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Zaini Miftah; Ida Fauziatun Nisa’; M. Nasirul Umam; Sheilla Vida Rahmah; Siti Nur Vebriyanti; Ahmad Mufti Alim Arzaqi
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 01 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v4i01.6879

Abstract

Organizational governance is an important part that cannot be separated from organizational goals, because only with good governance will an organization achieve its goals well. Likewise, the governance of IPNU/IPPNU organization continues to improve its shortcomings in the hope of becoming a professional youth community organization. The important elements that are the focus of assistance in the governance of IPNU/IPPNU organization are reviewing the organizational structure, vision, mission, goals and work programs as well as the organization's articles of association and bylaws. Sustainability of this assistance in the long term according to the context, space and broader level, namely in coaching activities as long as required by the interested parties. This mentoring was attended by 30 participants from the IPNU–IPPNU Branch Management (PAC) of Balen District. After providing this assistance, it is hoped that participants will be able to design, plan, implement, evaluate and develop training in the future.