Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : environmental engineering journal itats

PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH JUATA KERIKIL DENGAN SISTEM SANITARY LANDFILL DI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Elsa Arinda; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa; Kabul Fadilah; Cesaria Wahyu Lukita
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 1 (2023): Vol 3, No 1 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i1.3791

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Tarakan akan meningkatkan jumlah timbulan sampah. Kota Tarakan terancam mengalami over capacity sampah dari lahan TPA Aki Babu sebagai satu-satunya TPA yang beroperasi di Kota Tarakan yang mana masih menerapkan sistem open dumping. Oleh karena itu, diperlukan relokasi atau pembangunan TPA baru. Sistem sanitary landfill adalah sistem operasi TPA yang dilakukan dengan cara memadatkan sampah secara berlapis, dimana periode operasi terpendeknya adalah selama satu hari. Keunggulan sistem sanitary landfill antara lain penanganan bersifat fleksibel walaupun terjadi fluktuasi timbulan sampah, dapat menampung berbagai jenis sampah, tidak menimbulkan permasalahan estetika, terdapat penanganan lindi dan gas, serta kebutuhan lahan yang relatif lebih kecil. Tujuan direncanakannya pembangunan TPA Juata Kerikil dengan sistem sanitary landfill di Kota Tarakan adalah untuk mengatasi ancaman over capacity dari TPA Aki Babu dan meminimalisir dampak buruk sampah terhadap lingkungan. Perencanaan pembangunan TPA Juata Kerikil menggunakan metode deskriptif analisis. TPA Juata Kerikil direncanakan dengan sistem sanitary landfill menggunakan metode trench. Lapisan dasar TPA menggunakan geomembran serta akan terdapat pipa pengumpul lindi dan pipa penangkap gas. Pada jalan-jalan TPA Juata Kerikil juga direncanakan saluran drainase. Selain itu, direncakanan pula instalasi pengolahan lindi untuk mengolah air lindi yang dihasilkan dari TPA Juata Kerikil.
Analisis Kualitas Lindi (pH, TSS, Temperatur, Conductivity) Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyomulyo, Kabupaten Sidoarjo Ahmad Aufinal Muna; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4534

Abstract

TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Griyomulyo adalah suatu tempat di mana sampah dan limbah padat ditampung dan diproses sebelum dibuang. Air lindi adalah air yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah dan limbah di TPA. Baku mutu lindi yang dihasikan TPA mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016.  Oleh karena itu, penting untuk menganalisis karakteristik lindi setiap unit IPL dalam menyisihkan beban pencemaran karena potensi beban polutan yang akan diterima oleh IPL terus meningkat. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik air lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Griyomulyo. Pengambilan sampel air lindi dilakukan pada 5 titik lokasi, yaitu yaitu inlet, spillway (Wastewater), Biologi, UF Permeated, dan Wetland Outlet. Karakteristik air lindi ditentukan dari beberapa parameter yaitu, konduktivitas listrik, pH, suhu, dan TSS. Berdasarkan hasil pengukuran dari beberapa parameter yang telah dilakukan pada air lindi di masing – masing titik pengolahan, diketahui bahwa air lindi di titik pengolahan akhir yang terletak  di effluent wetland pada TPA Griyomulyo memiliki nilai pH, TSS, Suhu, dan Conductivity yang tidak melebihi baku mutu. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi pengolahan air lindi yang ada di TPA Griyo Mulyo Kabupaten Sidoarjo sudah efektif dalam mengolah air lindi yang dihasilkan dalam pengelolaan sampahnya.
Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyodesa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Rania Ichdatunnisa; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah menjadi salah satu permasalahan tergawat di Indonesia. Dengan seiring bertambahnya jumlah penduduk, jumlah sampah yang dihasilkan pun ikut bertambah. Pengelolaan sampah menjadi solusi penting yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di TPA. TPA Griyo Mulyo merupakan TPA satu-satunya di Sidoarjo dan melayani 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengelolaan sampah yang terjadi di TPA Griyo Mulyo dan hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut, sehingga dapat menjadi sebuah masukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan memunculkan inovasi baru untuk mereduksi sampah di TPA Griyo Mulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah pengumpulan data primer dan sekunder dengan cara observasi di lapangan dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Griyo Mulyo sudah berjalan dengan baik seperti yang dapat dilihat pada fasilitas pengelolaan sampah yang telah beroperasi dengan lancar, namun pengurangan sampah masih dapat ditingkatkan. Saran yang bisa diberikan adalah untuk memperbesar kapasitas pengelolaan sampah, memanfaatkan biogas menjadi kantin gas metana, dan memanfaatkan air lindi menjadi pupuk.
Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyodesa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Ichdatunnisa, Rania; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4543

Abstract

Permasalahan sampah menjadi salah satu permasalahan tergawat di Indonesia. Dengan seiring bertambahnya jumlah penduduk, jumlah sampah yang dihasilkan pun ikut bertambah. Pengelolaan sampah menjadi solusi penting yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di TPA. TPA Griyo Mulyo merupakan TPA satu-satunya di Sidoarjo dan melayani 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengelolaan sampah yang terjadi di TPA Griyo Mulyo dan hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut, sehingga dapat menjadi sebuah masukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan memunculkan inovasi baru untuk mereduksi sampah di TPA Griyo Mulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah pengumpulan data primer dan sekunder dengan cara observasi di lapangan dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Griyo Mulyo sudah berjalan dengan baik seperti yang dapat dilihat pada fasilitas pengelolaan sampah yang telah beroperasi dengan lancar, namun pengurangan sampah masih dapat ditingkatkan. Saran yang bisa diberikan adalah untuk memperbesar kapasitas pengelolaan sampah, memanfaatkan biogas menjadi kantin gas metana, dan memanfaatkan air lindi menjadi pupuk.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH JUATA KERIKIL DENGAN SISTEM SANITARY LANDFILL DI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Arinda, Elsa; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty; Fadilah, Kabul; Lukita, Cesaria Wahyu
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 1 (2023): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i1.3791

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Tarakan akan meningkatkan jumlah timbulan sampah. Kota Tarakan terancam mengalami over capacity sampah dari lahan TPA Aki Babu sebagai satu-satunya TPA yang beroperasi di Kota Tarakan yang mana masih menerapkan sistem open dumping. Oleh karena itu, diperlukan relokasi atau pembangunan TPA baru. Sistem sanitary landfill adalah sistem operasi TPA yang dilakukan dengan cara memadatkan sampah secara berlapis, dimana periode operasi terpendeknya adalah selama satu hari. Keunggulan sistem sanitary landfill antara lain penanganan bersifat fleksibel walaupun terjadi fluktuasi timbulan sampah, dapat menampung berbagai jenis sampah, tidak menimbulkan permasalahan estetika, terdapat penanganan lindi dan gas, serta kebutuhan lahan yang relatif lebih kecil. Tujuan direncanakannya pembangunan TPA Juata Kerikil dengan sistem sanitary landfill di Kota Tarakan adalah untuk mengatasi ancaman over capacity dari TPA Aki Babu dan meminimalisir dampak buruk sampah terhadap lingkungan. Perencanaan pembangunan TPA Juata Kerikil menggunakan metode deskriptif analisis. TPA Juata Kerikil direncanakan dengan sistem sanitary landfill menggunakan metode trench. Lapisan dasar TPA menggunakan geomembran serta akan terdapat pipa pengumpul lindi dan pipa penangkap gas. Pada jalan-jalan TPA Juata Kerikil juga direncanakan saluran drainase. Selain itu, direncakanan pula instalasi pengolahan lindi untuk mengolah air lindi yang dihasilkan dari TPA Juata Kerikil.
Analisis Kualitas Lindi (pH, TSS, Temperatur, Conductivity) Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyomulyo, Kabupaten Sidoarjo Muna, Ahmad Aufinal; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4534

Abstract

TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Griyomulyo adalah suatu tempat di mana sampah dan limbah padat ditampung dan diproses sebelum dibuang. Air lindi adalah air yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah dan limbah di TPA. Baku mutu lindi yang dihasikan TPA mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016.  Oleh karena itu, penting untuk menganalisis karakteristik lindi setiap unit IPL dalam menyisihkan beban pencemaran karena potensi beban polutan yang akan diterima oleh IPL terus meningkat. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik air lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Griyomulyo. Pengambilan sampel air lindi dilakukan pada 5 titik lokasi, yaitu yaitu inlet, spillway (Wastewater), Biologi, UF Permeated, dan Wetland Outlet. Karakteristik air lindi ditentukan dari beberapa parameter yaitu, konduktivitas listrik, pH, suhu, dan TSS. Berdasarkan hasil pengukuran dari beberapa parameter yang telah dilakukan pada air lindi di masing – masing titik pengolahan, diketahui bahwa air lindi di titik pengolahan akhir yang terletak  di effluent wetland pada TPA Griyomulyo memiliki nilai pH, TSS, Suhu, dan Conductivity yang tidak melebihi baku mutu. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi pengolahan air lindi yang ada di TPA Griyo Mulyo Kabupaten Sidoarjo sudah efektif dalam mengolah air lindi yang dihasilkan dalam pengelolaan sampahnya.
Dampak Kerusakan Sumber Daya Alam Akibat Pembangunan Hutan Tanaman Industri Kayu Karet di Kalimantan Timur Ardisty Sitogasa, Praditya Sigit; Fitriani, Sella Olivia; Putri, Marsanda Amelia
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.4613

Abstract

Pembangunan hutan tanaman industri merupakan usaha untuk memelihara dan meningkatkan fungsi sumber daya alam berupa hutan, baik sebagai fungsi produksi maupun fungsi perlindungan tata air dan lingkungan. Tujuan rencana pembangunan hutan tanaman industri kayu karet yaitu untuk memproduksi hasil pokok kayu, sedangkan hasil sampingannya adalah getah. Metode pengumpulan data ini adalah dengan mengumpulkan data sekunder dari dokumen ANDAL, review jurnal, dan tulisan ilmiah lainnya yang kemudian dideskriptifkan menjadi sebuah tulisan. Dari analisis tersebut tergambar bahwa pembangunan hutan tanaman industri kayu karet akan menimbulkan dampak seperti perubahan debit aliran permukaan, polusi udara, erosi tanah, dan dampak terhadap keanekaragaman hayati setempat. Dampak dari perubahan tersebut dapat menguntungkan masyarakat tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan hidup. Lebih lanjut, beberapa dampak lingkungan seperti peningkatan debu dan penurunan kualitas air dapat memicu gangguan kesehatan masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, dan penyakit kulit. Misalnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalimantan Timur tahun 2022, ISPA masih menjadi salah satu penyakit tertinggi di daerah dengan aktivitas industri tinggi. Oleh karena itu, penambahan studi kasus lokal atau data statistik kejadian penyakit akibat pencemaran lingkungan akan memperkuat analisis serta meningkatkan validitas kajian terhadap aspek kesehatan masyarakat.
Evaluasi dan Perancangan Cerobong Grinding RIM di Industri Velg Baja Favian Haidar Rinandi; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.7776

Abstract

Cerobong berfungsi penting dalam sistem ventilasi industri untuk mengalirkan gas buang secara aman ke atmosfer sekaligus mengendalikan pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting Cerobong Grinding RIM di industri velg baja serta merancang perbaikan sesuai standar teknis nasional. Metode penelitian mencakup identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data primer dan sekunder, analisis, serta rekomendasi teknis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dimensi cerobong, khususnya panjang dari titik sampling ke bawah, belum memenuhi ketentuan Lampiran III PermenLHK Nomor 11 Tahun 2021. Selain itu, ketinggian cerobong berada dalam zona cavity akibat bangunan sekitar, sehingga berpotensi menahan polutan di permukaan tanah. Rekomendasi perbaikan meliputi penyesuaian dimensi sampling dan peninggian cerobong melebihi 12 meter untuk mencapai standar Good Engineering Practice (GEP). Perbaikan ini diharapkan meningkatkan efektivitas dispersi polutan dan mendukung pengendalian pencemaran udara di sekitar area industri.
Pemanfaatan Air Limbah Hasil Pengolahan IPAL Komunal Sebagai Water Scrubber Pabrik II Industri Pupuk PT X Naura Alfi Amelia; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 6, No 1 (2026): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8406

Abstract

The fertilizer industry PT X produces liquid waste from various production processes that have the potential to pollute the environment if not managed properly. This study aims to examine the performance of utilizing treated water from the communal Wastewater Treatment Plant (WWTP) as a water scrubber medium in controlling gas emissions at Plant Unit II. The research method is descriptive with an observational approach through field observations, interviews, and analysis of WWTP operational data and emission quality test results. The results show that treated water from the communal WWTP can be utilized effectively without reducing emission control performance. The particulate concentration in the scrubber stack was recorded at around 9-10% of the quality standard, while the fluorine and ammonia concentrations were in the range of 29-69% and 7-11% of the quality standard of LHK Regulation Number 17 of 2019, respectively. The utilization of treated water reached 25–32% of the communal wastewater treatment plant discharge, thereby contributing to reducing the use of clean water. The water remaining from the water scrubber process is returned to the communal wastewater treatment plant for reprocessing, forming a recirculation system that increases resource efficiency, reduces liquid waste, and supports air pollution control. The novelty of this research lies in the assessment of the integration of treated water from communal wastewater treatment plants into water scrubber systems as a unified approach to wastewater management and emission control in the fertilizer industry in Indonesia, this reflects the application of the principles of zero waste, clean production, and circular economy in supporting environmental sustainability and company performance in the Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER).
Analisis Emisi Pembakaran Boiler dengan Bahan Bakar Kayu Menggunakan Metode Stoikiometri pada Industri Pengolahan Kayu di Kabupaten Gresik Muhammad Elvan Akmaldi Adil; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.7767

Abstract

Penggunaan boiler memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang proses produksi pada berbagai industri salah satunya industri kayu. Boiler dapat menghasilkan panas yang berasal dari perebusan air yang nantinya akan menghasilan uap panas. Uap panas yang dihasilkan nantinya akan dialirkan ke dalam berbagai unit produksi yang membutuhkan energi panas. Penelitian ini menganalisis emisi gas buang dari pembakaran limbah kayu pada boiler di salah satu industri pengolahan kayu di Gresik, Jawa Timur, dengan pendekatan perhitungan stoikiometrik. Kayu bakar yang digunakan memiliki komposisi kimia dominan berupa karbon (43,43%), oksigen (48,21%), dan hidrogen (6,58%). Proses pembakaran dianalisis berdasarkan neraca massa dan kebutuhan oksigen, untuk memperkirakan laju alir mol dan konsentrasi emisi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi yang dihasilkan, seperti partikulat (124,258 mg/Nm³), SO₂ (87,712 mg/Nm³), dan NO₂ (160,109 mg/Nm³), masih berada jauh dibawah ambang batas yang ditetapkan dalam Permen LH No. 7 Tahun 2007. Dengan demikian, proses pembakaran limbah kayu pada boiler ini dapat dikategorikan aman bagi lingkungan. Kata kunci: Boiler, Emisi, Stoikiometri
Co-Authors Adinda Permata Salsabila Ahmad Aufinal Muna Ahmad Aufinal Muna Albanjari, Muhammad Taufik Ali, Munawar Alifia Salsabila Zain Andi Muhamad Rizki Nurzamilov Andri Husain Murdianto Anisa Amelia Atmadani Apria, Wahyu Salsa Fajar Ardyanto, Naufal Syarif Arinda, Elsa Ariq Akbar Maulana Aulia Ulfah Farahdiba Aussie Amalia Cesaria Wahyu Lukita Cesaria Wahyu Lukita Daffa Maulana Atthooriqh Daffa Maulana Atthoriqh Dhaifullah, Muhammad Dani Dinna Hadi Sholikah Dwi Vanesha Salsabilah Elsa Arinda Erik Priyanto Erwin Kurniawati Euis Nurul Hidayah Fachrudin, Rizal Fadhil, Muhammad Faisal Fadila, Kabul Farah Eka Putri Ramadaniati Fatekhah, Putri Nur Favian Haidar Rinandi Fawaz, Hammam Fina Rahma Permata Firdaus, Nadhira Putri Amalia Firra Rosariawari Fitriani, Sella Olivia Flaherti Maharani Fransisca Nanda Auliya Gertrurte Clarisa Eleora Novelia Hapsari, Drestanala Hasna Aqilah Putri Agdy Ichdatunnisa, Rania Irene AA Suwandhi Isna Nugraha Izzah, Nuril Jawad, Muhammad Abdus Salam Jawwad, Muhammad Abdus Salam Juan Vincent Kabul Fadilah Kabul Fadilah, Kabul Karunia, Irma Lailatul Fitriyah Langsa, Theddy Alvian Latfiara Zahra Lavyatra, Dinda Ayu Lukita, Cesaria Wahyu Marsanda Amelia Putri Masterina Sufiati Farid Michel Adam Yudistira Mochammad Shaifullah Indrawanto Mohamad Mirwan Mohamad Mirwan Mufti Syahirul Alim Mufti Syahirul Alim Rudy Muhammad Abdus Salam Jawwad Muhammad Abdus Salam Jawwad Muhammad Elvan Akmaldi Adil Muhammad Faisal Fadhil Muhammad Fathin Taqiyuddin Muhammad Gibran Al-Ghafari Muna, Ahmad Aufinal Namira Naura Alfi Amelia Navisa Ika Irmayanti Ni'am, Achmad C. Nisa', Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Novembrianto, Rizka Novirina Hendrasarie Nurfarikha, Elza Dianis Nurjamilov, Andi Muhammad Rizki Nurzamilov, Andi Muhammad Rizki Okik Hendriyanto Cahyonugroho Okik Hendriyanto Cahyonugroho Okik Hendriyanto Cahyonugroho Pramesti , Hafidya Norista Pranandito Wisnu Prabowo Prasetya, Rizkyka Dinda Purnamasari, Syafta Indah Putri Safa, Alodisa Putri, Marsanda Amelia Raden Kokoh Haryo Putro Rahmayanti, Dila Rania Ichdatunnisa Restu Hikmah Ayu Murti Rhisa Aulia Dewi Rizka Novembrianto Rosariawari , Firra Rosariawari, Firra Rossyda Priyadarsini Savira Fevilia Sella Olivia Fitriani Sophia Alvin Nurina Yulia Masladen Sophia Alvin Nurina Yulia Masladen SQC Zakiyayasin Nisa Syahrul Munir Syahrul Munir Thineza Ardea Pramesti Wibowo, Elysia C. Winda Nurmalia Rizqy Yayok Suryo Purnomo Yurry Aditya Pratama