Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penguatan Kolaborasi Satuan PAUD dan Keluarga Dalam Mengelola Penggunaan Gadget Untuk Mendukung Program Indonesia Emas Dedi Dedi; Ayu Sri Wulandari; Fitria Ayu Febriani; Titi Rachmi; Nurul Fitria Kumala Dewi; Raden Ranie Damayanti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari kehidupan keluarga modern. Di satu sisi, gadget dapat dimanfaatkan sebagai media edukatif, namun di sisi lain penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan perubahan sikap anak, terutama pada aspek sosial, emosional, dan disiplin. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemetaan persepsi guru dan orang tua terkait pengaruh penggunaan gadget terhadap perubahan sikap anak usia dini, sekaligus merumuskan rekomendasi penguatan kolaborasi antara satuan PAUD dan keluarga. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif melalui kuesioner daring yang diisi oleh 72 responden yang terdiri dari guru PAUD, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan penggunaan gadget sering memengaruhi perubahan sikap anak, ditandai dengan meningkatnya perilaku emosional, menurunnya interaksi sosial, serta berkurangnya fokus anak dalam aktivitas non-gadget. Berdasarkan temuan tersebut, kegiatan pengabdian ini merekomendasikan penerapan kesepakatan bersama mengenai aturan screen time, pendampingan aktif orang tua, serta penguatan komunikasi antara PAUD dan keluarga sebagai strategi preventif untuk mendukung perkembangan sikap positif anak usia dini.
Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Konsep Bermain pada Pembelajaran di TK Puteri Sakinah Tangerang Isma Nuraini; Titi Rachmi; Nurul Fitria Kumala Dewi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6038

Abstract

Bermain merupakan karakteristik utama dalam pembelajaran anak usia dini dan menjadi sarana efektif untuk mendukung perkembangan anak secara holistik. Namun, dalam praktik pembelajaran di PAUD, integrasi konsep bermain belum sepenuhnya diterapkan secara optimal oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam mengintegrasikan konsep bermain dalam pembelajaran di TK Puteri Sakinah Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelompok usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengintegrasikan konsep bermain dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada anak, pelaksanaan pembelajaran dengan peran guru sebagai fasilitator yang memberikan ruang eksplorasi dan interaksi sosial, serta penilaian berbasis proses perkembangan anak. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini meliputi kreativitas guru, dukungan kepala sekolah, dan ketersediaan media bermain yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan profesional, serta pemahaman guru yang masih beragam tentang integrasi bermain dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis bermain sesuai dengan teori konstruktivisme sosial Vygotsky dan mampu mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, bahasa, dan kreativitas anak secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peran guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis bermain yang bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, serta menjadi acuan bagi guru, lembaga PAUD, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran di PAUD.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Media Loose Part pada Anak Usia 5-6 Tahun di SPS Seroja Titi Rachmi; Nurkhilaliyah Suwandi; Hidayah Dwi Nur Atmaningsih
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12135

Abstract

Kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di SPS Seroja masih tergolong rendah, tampak dari kesulitan mereka mengenal huruf, membedakan bentuk huruf yang mirip, menghubungkan huruf dengan bunyi, serta membaca suku kata dan kata sederhana. Kondisi ini mendorong perlunya media pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar secara konkret, kreatif, dan menyenangkan bagi anak. Media loose part dipilih sebagai alternatif karena sifatnya yang fleksibel dan dekat dengan dunia bermain anak usia dini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun melalui media tersebut, menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di PAUD, dengan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian langsung terhadap kemampuan membaca permulaan anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap siklus. Anak semakin mampu mengenal huruf, membedakan huruf yang mirip, menghubungkan huruf dengan bunyi, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana dengan rasa percaya diri serta antusiasme yang lebih tinggi dibanding sebelum tindakan diberikan. Selain berdampak pada literasi awal, penggunaan media loose part turut mendorong keaktifan, kreativitas, konsentrasi, dan keterlibatan anak sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa media loose part efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Kontribusi penelitian terletak pada integrasi aktivitas bermain dengan pengembangan literasi awal, sehingga menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip etika yang melibatkan anak sebagai subjek. Sebelum pelaksanaan, peneliti memperoleh izin dari kepala satuan PAUD serta persetujuan tertulis (informed consent) dari orang tua atau wali setelah diberi penjelasan mengenai tujuan, prosedur, manfaat, dan pelaksanaan penelitian. Peneliti juga meminta persetujuan lisan (assent) kepada anak menggunakan bahasa sederhana yang sesuai tingkat perkembangannya, tanpa unsur paksaan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Seluruh data dijaga kerahasiaannya, identitas anak disamarkan menggunakan inisial seperti AIA dan ANZ, serta dokumentasi hanya dimanfaatkan untuk kepentingan akademik tanpa menampilkan identitas pribadi anak. Pendekatan etis ini menjaga kenyamanan dan hak anak selama proses belajar. Guru PAUD diharapkan menjadikan media loose part sebagai pilihan dalam merancang kegiatan literasi awal yang lebih variatif.
Peningkatan Kemampuan Bodily Kinesthetic melalui Permainan Tradisional Lompat Tali pada Anak Usia 5 Tahun Rizka Mawaddah; Ratih Ratih; Titi Rachmi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12263

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan bodily kinesthetic anak usia 5 tahun di TK Ar-Rayhan, di mana gerakan tangan dan kaki anak masih terlihat kaku, koordinasi dan keseimbangan kurang optimal, serta minimnya penggunaan media permainan fisik yang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan mendeskripsikan penerapan permainan tradisional lompat tali dalam meningkatkan kemampuan bodily kinesthetic anak. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang meliputi empat tahapan: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 8 anak kelompok Ar-Rosyid berusia 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dengan instrumen lembar ceklis 9 indikator serta dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk persentase capaian dan kualitatif untuk dinamika aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I capaian rata-rata kemampuan bodily kinesthetic anak baru mencapai 46,9% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan pada koordinasi mata-kaki, keseimbangan saat mendarat, daya dorong otot kaki, serta keluwesan gerak anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali efektif menstimulasi kecerdasan kinestetik anak usia dini berbasis kearifan lokal.