Claim Missing Document
Check
Articles

Found 114 Documents
Search
Journal : Department of Naval Architecture

ANALISA TEKNIS KOMPOSIT SANDWICH BERPENGUAT SERAT DAUN NANAS DENGAN CORE SERBUK GERGAJI KAYU SENGON LAUT DITINJAU DARI KEKUATAN TEKUK DAN IMPAK Hidayat, Alfikri; Yudo, Hartono; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.283 KB)

Abstract

Penggunaan bahan komposit pada dunia pekapalan belakangan ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, salah satunya penggunaan bahan limbah alami yang jarang dimanfaatkan. Namun masih kurangnya penelitian terhadap bahan komposit yang menggunakan limbah alami, oleh krena itu diperlukan pengembangan penelitian terhadap kelayakan bahan komposit limbah alami. Pada penelitian ini penulis menggunakan bahan limbah alami berupa serat daun nanas yang digunakan sebagai skin pada komposit sandwich dan serbuk gergaji kayu sengon laut yang digunakan sebagai core pada komposit sandwich. Dan penulis ingin mmengetahui kekuatan dari komposit sandwich dan masing-masing lapisan dari komposit sandwich yaitu skin dan core dengan beberapa pengujian yaitu tekuk dan impak.            Hasil dari pengujian tekuk menunjukan bahwa bahan komposit sandwich yaitu sebesar 27,7262 N/mm2, dan tegangan lentur untuk skin berpenguat serat daun nanas adalah 32,8341 N/mm2   dan tegangan lentur untuk core serbuk gergaji kayu sengon laut adalah 43,2603 N/mm2  . Dari hasil pengujian tersebut didapatkan bahwa penggunaan bahan komposit sandwich berserta skin dan corenya belum mampu untuk memenuhi standar yang diberikan oleh Biro Klasifikasi Indonesia yaitu sebesar 150 N/mm2. Hasil dari pengujian imppak juga menunjukan bahwa komposit sandwich ini belum bisa memenuhi standar yang diberikan oleh JIS. Hasil yang didapat dari pengujian impak untuk komposit sandwich adalah sebesar 0,465 Joule/mm2,untuk skin berpenguat serat daun nanas harga impak yang didapat adalah sebesar 0,655 Joule/mm2, dan untuk harga impak core serbuk gergaji kayu sengon laut adalah sebesar 0,658 Joule/mm2. Tetapi penggunaan komposit sandwich berpenguat serat daun nanas dengan core serbuk gergaji kayu sengon laut ini bisa diaplikasikan untuk komponen kapal lainnya seperti meja, jendela, pintu, lemari, dll.
Analisa Kekuatan Sandwich Plate System pada Konstruksi Geladak Kendaraan Kapal Ferry Ro-Ro 500 GT Akibat Perubahan Muatan Wahid, Rakhmat Aizzat; Zakki, Ahmad Fauzan; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2094.295 KB)

Abstract

Kekuatan konstruksi kapal merupakan faktor utama dalam perancangan konstruksi kapal, terutama pada bagian geladak kendaraan. Kemajuan zaman pada saat ini menciptakan banyak inovasi dalam bidang kekuatan konstruksi kapal, terutama dalam pengembangan material untuk konstruksi struktur kapal. Salah satunya adalah hadirnya sebuah inovasi penggunaan material Sandwich Plate System yang merupakan material inovatif pengganti material berbahan baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kekuatan yang memenuhi Safety Factor yang telah ditetapkan regulasi BKI (Indonesia), serta mendapatkan nilai perubahan berat konstruksi di bagian struktur geladak kendaraan Kapal Ferry Ro – Ro 500 GT. Permodelan dan analisa menggunakan software berbasis finite element analysis untuk mengetahui besaran respons struktur berupa nilai tegangan. Hasil analisa pada penelitian ini  memenuhi batas maksimum tegangan rules BKI (tegangan max < 117 Mpa). tegangan tertinggi Loading Condition 1 terjadi pada saat sagging dengan konstruksi cardeck  menggunakan sandwich plate system sebesar 64,4 N/mm2 dan  nilai deformasi 1,99 mm, tegangan pada Loading Condition 2 terjadi pada saat hogging dengan konstruksi cardeck menggunakan sandwich plate system sebesar 63,7 N/mm2 dan nilai deformasi 1,94 mm. Reduksi berat yang terjadi sebesar 9,7 Ton dengan nilai presentase 5,1 persen. Sehingga berat konstruksi pada cardeck yang menggunakan sandwich plate system lebih ringan.
ANALISA KEKUATAN STRUKTUR WINCH TERHADAP TENSION FORCE TALI WARP PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL PP II 29 GT DI KABUPATEN BATANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Pratama, Yolanda Adhi; Yudo, Hartono; Adietya, Berlian Arswendo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 4 (2016): OKTOBER
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.034 KB)

Abstract

Net Drum adalah bagian dari struktur winch yang merupakan komponen penting dalam proses penangkapan ikan pada kapal ikan. Net drum berfungsi untuk menggulung tali warp dalam proses penangkapan pada kapal ikan. Penelitian ini menganalisa kekuatan net drum yang berfungsi sebagai struktur penahan tali warp yang mempunyai beban muatan ikan saat proses penangkapan ikan yaitu muatan ikan penuh ketika di atas dan di bawah air dan setengah muatan ikan ketika di atas dan di bawah air sehingga didapatkan nilai tegangan yang terjadi pada net drum tersebut dengan bantuan program Finite Element Method (FEM). Dalam proses analisa menggunakan software Msc. Nastran Patran, kami mendapatkan hasil tegangan dari kedua kondisi pembebanan pada permodelan tersebut. Untuk muatan penuh yang sesuai perhitungan, untuk di atas air pada 3 lilitan nilai tegangannya sebesar 1,73 x 106 Pa dengan deformasi sebesar 0,000425 cm. Untuk muatan penuh yang sesuai perhitungan, untuk di bawah air pada 3 lilitan nilai tegangannya sebesar 8,65 x 105 Pa dengan deformasi sebesar 0,000342 cm. Untuk setengah muatan yang sesuai perhitungan, untuk di atas air pada 3 lilitan nilai tegangannya sebesar 1,27 x 106 Pa dengan deformasi sebesar 0,000352 cm. Serta untuk setengah muatan yang sesuai perhitungan, untuk di atas air pada 3 lilitan nilai tegangannya sebesar 8,39 x 105 Pa dengan deformasi sebesar 0,000344 cm.
Analisa Tegangan Sistem Perpipaan Filling Shed Pada Terminal LPG Opsico-Pertamina Semarang Berdasarkan Jarak Support Akibat Beban Lingkungan Dengan Metode Elemen Hingga Muhammad, Bakhtiar; Yudo, Hartono; Adietya, Berlian Arswendo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.798 KB)

Abstract

Perancangan sistem perpipaan yang baik dan aman sangat dibutuhkan untuk menjamin kelangsungan dari proses serta menjamin keamanan. Support pada pipa berfungsi untuk menumpu pipa tersebut dari permukaan tanah yang tidak rata, sehingga dapat membuat posisi pipa tetap stabil dan tidak naik-turun karena perbedaan ketinggian akibat adanya penurunan permukaan tanah. Penelitian ini menganalisa tegangan pipa akibat besarnya jarak antar support serta akibat pembebanan oleh Berat Pipa dan Berat Fluida, Tekanan kerja pada pipa, dan Temperatur kerja pada pipa sehingga didapatkan nilai tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan tesebut dengan bantuan program Finite Element Method (FEM).  Dalam proses analisa menggunakan software Intergraph CAESAR II, kami mendapatkan hasil tegangan dari kondisi Sustained Load (Berat pipa dan Berat Fluida + Tekanan kerja pada pipa) bahwa tidak ada segmen node yang melebihi batasan allowable stress yang diijinkan yaitu sebesar 137892 kPa. Tegangan terbesar terdapat pada bagian elbow pipa yaitu node 2118, 3075, 3078, 4078, 5078, 6078, 7078 sebesar 115308.4 kPa. Sedangkan pada kondisi Expansion Load (Temperatur kerja pada pipa) tidak ada segmen node yang melebihi batasan allowable stress yang diijinkan yaitu sebesar 327729 kPa. Tegangan terbesar terdapat pada bagian elbow pipa yaitu node 2118, 3075, 3078, 4078, 5078, 6078, 7078 sebesar 22701.6 kPa. Untuk proses analisa menggunakan software Msc. Nastran Patran, kami mendapatkan total hasil tegangan pada pipa yang memiliki jarak support terbesar yaitu 6050 mm pada node 140-150, sebesar 6620 kPa. Sedangkan pada software Intergraph CAESAR II pada node 140-150 memiliki tegangan sebesar 6641.7 kPa untuk kondisi Sustained Load .
ANALISA TUBRUKAN PADA LAMBUNG KAPAL ACCOMODATION WORK BARGE (AWB) 5640 DWT DENGAN JETTY MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Agustian, Riki; Mulyatno, Imam Pujo; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 3 (2016): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.212 KB)

Abstract

Impact adalah benturan antara dua benda dalam waktu yang singkat dengan gaya yang besar. Penelitian tubrukan lambung kapal Accomodation Work Barge (AWB) 5640 DWT dengan jetty menggunakan metode elemen hingga dengan software Ansys-LS DYNA.Pada penelitian ini digunakan 2 variasi yaitu tubrukan dimana jetty tidak dilengkapi fender dan jetty dilengkapi fender. Nilai ketebalan pelat yang digunakan yaitu 10 mm, dengan variasi kecepatan 1 knot, 2 knot dan 3 knot. Nilai pembebanan yang digunakan menggunakan energi kinetik masing-masing 1,14 MJ, 4,57 MJ, dan 10,22 MJ. Hasil analisa menunjukkan kerusakan pada badan kapal akan bertambah dengan bertambahnya kecepatan. Penambahan fender pada jetty dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal. Nilai gaya kontak maksimum sebelum diberikan fender dari kecepatan 1 knot, 2 knot dan 3 knot. masing-masing 144,09 MN, 277,15 MN, dan 405 MN, setelah diberikan fender nilai gaya kontak maksimum menjadi 123 MN, 216 MN, dan 338 MN. Nilai Energi Kinetik  untuk Jetty yang tidak dilengkapi fender  kecepatan 1 knot, 2 knot dan 3 knot. masing – masing  EK0 = 1,054 MJ dan EK1= 0,498 MJ, EK0 = 3,387 MJ dan EK1= 2,359 MJ, EK0 = 9,710 MJ dan EK1= 6,876 sedangkan untuk jetty yang dilengkapi fender nilai maksimum gayanya masing masing  EK0 = 1,059 MJ dan EK1= 0,692 MJ, EK0 = 4,576 MJ dan EK1= 3,413 MJ, EK0 = 10,238 MJ dan EK1= 7,356.  Sehingga dengan ditambahkannya fender dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal saat tubrukan.
Analisa Kekuatan Struktur Stern Ramp Door KM.Gambolo dengan Variasi Beban Menggunakan Metode Elemen Hingga Hidayat, Nur Fajar; Mulyatno, Imam Pujo; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.604 KB)

Abstract

KM. GAMBOLO adalah kapal type (Ro  – Ro Passanger Ship) milik Direktorat Jendral Perhubungan Darat  yang memiliki rute pelayaran dari Padang-Mentawai sejauh 110 mil. Kapal ini mampu mengangkut penumpang dan kendaraan yang relatif banyak. Untuk memudahkan proses membongkar dan memuat kendaraan dari dermaga penyeberangan ke kapal, maka KM. GAMBOLO dilengkapi dengan akses keluar masuk kendaraan maupun penumpang berupa pintu rampa (ramp door). Penelitian tentang kekuatan konstruksi stern ramp door perlu diperhatikan karena jika terjadi perubahan muatan dari truk sedang diganti truk besar(tronton) struktur stern ramp door akan menerima beban yang lebih besar dari truk besar (tronton), karena awalnya stern ramp door direncanakan untuk dilewati truk sedang dan sedan. Titik tumpu pembebananyang digunakan berdasarkan dari peraturan dari Departemen Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat tahun 2008. Analisa yang digunakan adalah analisa beban statis untuk mengetahui karakteristik dan letak tegangan terbesar pada konstruksi stern ramp door berdasarkan beberapa variasi pembebanan yaitu saat stern ramp door mengalami kemiringan 15o dan tidak mengalami kemiringan. Hasil analisa menggunakan program berbasis Metode Elemen Hingga didapatkan hasil stress terbesar sedan sebesar 15,4 N/ mm², truk sedang 43,3 N/ mm², Truk tronton 112N/ mm². Tegangan yang dihasilkan masih dalam kondisi aman, berdasarkan rules BKI yaitu 150 N/mm². Untuk sedan sf sebesar 9,74 truk sedang sf sebesar 3,46 dan truk tronton sf sebesar 1,34, sehingga jika terjadi penggantian muatan dari truk sedang ke truk tronton konstruksi ramp door K.M GAMBOLO masih dalam kondisi aman.
ANALISA KEKUATAN GELADAK KAPAL IKAN KATAMARAN 5 GT BAHAN FIBERGLASS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) Handhika, Imam; Mulyatno, Imam Pujo; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 4 (2016): OKTOBER
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.523 KB)

Abstract

Kapal ikan katamaran 5 GT bahan fiberglass yang sangat mudah dalam perawatannya ini masih sangat jarang digunakan di indonesia . Namun jika ditinjau dari sisi lain seperti permasalahan kekuatan geladak kanal katamaran masih perlu dianalisa lebih lanjut untuk meyakinkan kepada para nelayan bahwasanya kapal ikan jenis fiberglass memanglah kuat.. Dari permasalahan tersebut maka dilakukan analisa kekuatan geladak kanal untuk kapal ikan katamaran dengan menggunakan metode elemen hingga dengan menggunakan MSC. Patran 12.2 dengan variasi analisa torsional, melintang,sagging dan hogging. Dari hasil perhitungan manual dan analisa menggunakan MSC. Nastran menunjukan bahwa pada analisa torsional yang dipengaruhi oleh kondisi air tenang dimana pengaruh hidrostatik pada lambung kapal yang tercelup air sebesar 6,027 N terjadi tegangan sebesar  1,37E+02 N/m2 dan terdapat pada bagian tengah kapal, pada analisa melintang kapal pengaruh hidrostatis sama dengan torsional menunjukan besarnya tegangan terjadi pada geladak kanal kapal sebagai geladak penghubung dua lambung kapal dengan besar tegangan 3,69E+07 N/m2, sedangkan pada analisa sagging dan hogging besarnya tegangan dipengaruhi oleh gelombang trochoid sebesar 0,544 m, sehingga tegangan maksimal pada sagging terjadi pada midship kapal dengan tegangannya sebesar 6,78E+05 N/m2 dan pada analisa hogging besarnya tegangan terjadi pada midhsip kapal dan lebih mengarah pada geladak ruang muat satu sebesar 6,45E+05 N/m2. Dengan tegangan izin BKI sebesar 8,0E+07 N/m2 dan tegangan bahan sebsar 9,87E+07 N/m2, maka kondisi kapal pada muatan penuh pada seluruh kondisi dalam keadaan aman.
Analisa Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Kekuatan Puntir Baja ST 37 sebagai Bahan Poros Baling-baling Kapal (Propeller Shaft) setelah Proses Tempering Aminuddin, Rahmat Ridlo; Budi Santosa, Ari Wibawa; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini akan dilakukan uji kekerasan, uji tarik, dan uji puntir untuk material baja karbon ST 37 guna untuk bahan poros baling-baling kapal setelah proses tempering. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah baja ST 37 hasil perlakuan Tempering dapat memenuhi standar BKI untuk digunakan sebagai poros baling-baling . Poros baling-baling (propeller shaft) adalah salah satu komponen kapal yang berfungsi untuk memindahkan/menyalurkan daya dari mesin induk ke baling-baling menjadi gaya dorong untuk menggerakkan sebuah kapal. Dalam berputarnya/bekerjanya poros baling-baling untuk menghasilkan gaya dorong, poros tersebut menanggung berbagai jenis beban akibat dari kombinasi berbagai bentuk gaya. Beban tersebut diantaranya adalah beban tarik dan beban puntir, dimana beban-beban tersebut terjadi secara berulang-ulang yang akhirnya akan mengakibatkan kegagalan lelah (fatigue failure) pada material. Tingkat kekerasan suatu material yang baik juga dibutuhkan untuk mengetahui seberapa ulet baja ST 37 hasil Tempering. Untuk mendapatkan ketahanan destruktif yang tinggi dan kekuatan material yang baik perlu dilakukan proses perlakuaan panas (heat treatment). Pada penelitian ini dilakukan proses perlakuan panas tempering dengan menggunakan media pendingin pelumas Mesran SAE 20W – 50. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tarik, Kekerasan, puntir dan struktur metalografi pada material baja ST 37 setelah proses tempering. Hasil penelitian ini berupa nilai kekuatan material yang kemudian dibandingkan dengan nilai minimum persyaratan rules BKI. Beberapa hasil penelitian seperti penampang patahan juga dapat mewakili karakter keuletan material. Hasil penelitian menunjukan bahwa baja ST 37 perlakuan panas tempering memiliki kekuatan tarik 425,16 Mpa, kekuatan puntir 566,62 Mpa dan untuk uji kekerasan diperoleh nilai kekerasan 140,2 VHN
Analisis Kekuatan Tangki Penyimpanan Crude Oil 38T-104 Berbentuk Silinder dengan Tipe External Floating Roof pada PT Pertamina RU IV Cilacap Akbar, Ilham Fathony; Yudo, Hartono; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.041 KB)

Abstract

Tebal pelat dinding tangki penyimpanan crude oil 38T-104 kapasitas 120.000m3 mempengaruhi besar tegangan maksimal akibat beban yang diterima. Penelitian ini menguji kekuatan struktur tangki dengan standar API 650 untuk mendapatkan tegangan maksimal dari pembebanan dan menjadi referensi dalam pengembangan perancangan tangki selanjutnya. Penelitian ini mengunakan software berbasis metode elemen hingga dengan variasi pembebanan terpisah dan dikombinasikan untuk mendapatkan tegangan maksimal. Beban yang digunakan yaitu angin, gempa statik dan hidrostatik dengan perhitungan UBC 1997 volume 2.  Ketebalan pelat dinding divariasikan dengan penambahan dan pengurangan ketebalan menjadi 4 variasi perbandingan  yaitu kondisi asli, 35,3 mm, 21,9 mm dan 9,52 mm. material yang digunakan adalah ASTM A537 CL2 mod dan A283 Gr C untuk pelat dan ASTM A36 untuk profil. Hasil penelitian menunjukan tegangan  yang  melebihi yield strength material 415 MPa pada model variasi 4 dengan tegangan maksimal 1060 MPa dan pada model variasi 3 dengan tegangan maksimal 467 MPa. Sedangkan tegangan maksimal pada model variasi 1 dan variasi 2 tidak melebihi batas yield strength dengan nilai tegangan 393 MPa dan 282 MPa.
Analisa Tegangan Pada Saluran Pipa Transmisi Gas Bawah Tanah PT. Citra Panji Manunggal Dengan Menggunakan Software Berbasis Elemen Hingga Fahrudin, Hasim Try; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.584 KB)

Abstract

Besarnya tegangan pipa pada suatu sistem perpipaan menjadi hal yang sangat berpengaruh dalam keamanan operasionalnya, baik instalasi pipa diatas tanah maupun di bawah tanah. Pipa dibawah tanah akan mengalami interaksi dengan tanah, selain itu hal lain yang menjadi perhatian pada pipa bawah tanah adalah pipa crossing atau pipa dibawah jalan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah instalasi pipa sepanjang ± 38 km dengan diameter 12 inch. Analisa statis tegangan pada pipa dilakukan dengan software Caesar II dan ANSYS 19.2. Hasil analisa dengan Caesar II, pada kondisi operasional diperoleh tegangan maksimum yang bekerja pada instalasi pipa sepanjang ± 38 km yakni sebesar 100,5 MPa pada node 1180 dengan tegangan ijin sebesar 322,7 MPa berdasarkan ASME B.31.8. Tegangan pipa di bawah permukaan jalan, dari analisa dengan software ANSYS 19.2 diperoleh tegangan efektif sebesar 103,5 MPa untuk kedalaman 1,5 m. Pipa pada kedalaman 2,0 m memiliki tegangan 102,4 MPa dan kedalaman 2,5 m memiliki tegangan 101,9 MPa. Tegangan ijin dari perhitungan berdasarkan API 102 pada kasus ini sebesar 215,9 MPa. Berdasarkan hasil analisa, pada instalasi sistem perpipaan ini aman karena secara keseluruhan besarnya tegangan berada dibawah tegangan ijin.
Co-Authors A.F. Zakki Abdi Wira Etua Sihombing Abdurrachman Fiqri Achmad F.R. Prabowo Achmad Nurochman Ade Purnawan Adietya, Berlian Arswendo Afriandi Ginting, Afriandi Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Zakki Akbar, Ilham Fathony Alexander Martua Napitupulu Alfikri Hidayat, Alfikri Alifviar, Muhamad Riza Amhar Wahyudi Harahap, Amhar Wahyudi Aminuddin, Rahmat Ridlo Amirudin, Wilma Andi Haris Muhammad Andi Trimulyono Andreas Geraldine A Andromeda, Trias Angga Pradipta Anggita Firda Renatasari Anggoro Prabu Dewanto Arfan Abdul Ghofur Ari Wibawa Budi Santosa Ary Ramadhan Asmara, I Putu Sindhu Astarry Nugroho Azzaky Alghifari, Azzaky Berlian Arswendo Adietya Bintang Nurcahyo Candra, Ronaldo David Chandra Dennis Oscha Cholik Dewa Anjar Nyawa Dhawala, Pakavy Aqshall Dwi Putra Naya, Radityo Habil Egar Haneshananta Sihombing Egar Haneshananta Sihombing Eko Sasmito Hadi Fabya, Daryl Fahrudin, Hasim Try Faiq Fachri Assaify Fakhrian, Muhamad Zaki Farobi Tetuko Pujikuncoro, Farobi Tetuko Fauzan Zakki, Ahmad Febby Ari Saputro Frastiana Ramadhan Basri Good Rindo Guna Satriananta, Mahendra Hadi, Eko Sasmito Hanung Bayu Setiawan Hanzallahh, Muhammad Thareq Fajri Harry Pratama, Muhammad Herman Josef Emerald Hidayat, Nur Fajar Huda, Muhammad Hafid I Made Andrean Nanda Setiawan Ighel Bryantama Putra Ihsan Aldi Prasetyo Ilham Abror Ilham Chaerul Rizqi Siregar Imam Cahyadi Imam Handhika, Imam Imam Pujo Mulyanto Imam Pujo Mulyatno Irianto, Prasetya Tomi Irvan Putera Samudera Jatmiko, Arif Budi Jaya Permana Karen Octa Angelica Khaeru Roziqin Kiryanto Kiryanto Luukfandi Lukfandi M Yaqut Zaki Aji M. Haris Fikri Sulthoni M. Harris Nubly M. Nafis Setiawan Maharani, Heslina Fifani Mahardika Adi Dewantara Mahendra Guna Satriananta Mahendra Guna Satriananta Maulana Dicky Almanda Mawahib, M Zaenal Mizyal Laudany, Mohammad Rabith Mochamad Arif Rachman Mohammad Budi Hermawan Moriko Syahruddin Mu'afifah, Fajriyatul Muhamad Hizrian Hutama Muhammad Akbar Ferbian Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Jordi Muhammad Rifqy Muhammad Wahyu Prihantoro Muhammad, Bakhtiar Nadhila Shabrina Riyanto Nono, Ferdinand Gerald Bogar Nuriman, Fadli Nyawa, Dewa Anjar Ocid Mursid Pangestu, Naufal Pani Prima Tambunan Parlindungan Manik Prasetya, Angga Adi Prasetyo, Catur Fatwa Prasetyo, Emut Andi Pratama, Rezky Naufal Pujiyanto pujiyanto Putra Nur Hidayat, Wahyu Rabbi Radhiya, Rabbi Rachmat Hidayat Raden Mas Firmansyah Bagas Pradipta Relinton B Manalu Reyanld Daniel Nicholas Manurung Rezky Naufal Pratama Richad Yunanto Riki Agustian, Riki Rinanggara, Yozar Rindo, Good Riyanto, Nadhila Shabrina Rizki Aziz Radyantama Rizki Rizcola Rohmat Bagus Sucipto Samuel Samuel Sangga Dwiki Tavarel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sarjito Jokosiworo Septaji Indrasahputra Seto Yuwantoro Siahaan, Fredits A Sinaga, Ebin Ezer Slamet Haryo Samudro Sukanto Jatmiko Surya Ari Wardana Tanellia Soraya N Tri Admono Ucok Maruli Silalahi Untung Budiarto Veriyanto Veriyanto Vicky Bhaskara Sardi Wahid, Rakhmat Aizzat Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wilma Amiruddin Yolanda Adhi Pratama, Yolanda Adhi Yudha Adhitiya Wardhana Yudya Saddita Rokhim Yuli Prastyo