Claim Missing Document
Check
Articles

Found 114 Documents
Search
Journal : Department of Naval Architecture

Analisis Kekuatan Konstruksi Car Deck Kapal Penyeberangan 1000GT Akibat Perubahan Muatan Dengan Metode Elemen Hingga Harry Pratama, Muhammad; Yudo, Hartono; Pujo Mulyatno, Imam
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KMP. BRR 1000 GT beroperasi pada rute pelayaran Pelabuhan Ulee Lheue – Pelabuhan Balohan, yang memakan waktu tempuh kurang lebih dua sampai tiga jam. Hal ini membuat konstruksi kapal harus dalam kondisi selalu aman selama berlayar, terutama konstruksi car deck. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan nilai tegangan dan defleksi maksimum pada car deck kapal penyeberangan 1000 GT serta membandingkan dengan tegangan ijin sesuai rules Biro Klasifikasi Indonesia agar mendapatkan nilai safety factor. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dan terdapat 3 jenis variasi muatan kendaraan, yaitu sedan saja, truk saja, serta sedan-truk. Validasi dilakukan pada geometri dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 4,16 %. Pada penelitian ini, beban yang akan diinputkan yaitu beban gaya akibat berat kendaraan sedan sebesar 9810 N dan truk sebesar 78400 N, serta tekanan hidrostatis kapal sebesar 0,025 Mpa, sehingga diasumsikan terdapat tiga jenis kondisi, yaitu kondisi ketika air tenang, kondisi ketika sagging dan kondisi ketika hogging. Nilai stress paling maksimum terjadi pada saat kondisi kapal sedang sagging dengan muatan truk. stress maksimum didapatkan pada node 8332874 sebesar 170,406 Mpa, dan defleksi paling maksimal terjadi pada node 1920395 sebesar 1,09 cm. Untuk seluruh kondisi, semuanya memenuhi kriteria kekuatan menurut BKI.
Analisis Kekuatan Konstruksi Car Deck Kapal Penyeberangan 1000GT Akibat Perubahan Muatan Dengan Metode Elemen Hingga Harry Pratama, Muhammad; Yudo, Hartono; Pujo Mulyatno, Imam
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KMP. BRR 1000 GT beroperasi pada rute pelayaran Pelabuhan Ulee Lheue – Pelabuhan Balohan, yang memakan waktu tempuh kurang lebih dua sampai tiga jam. Hal ini membuat konstruksi kapal harus dalam kondisi selalu aman selama berlayar, terutama konstruksi car deck. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan nilai tegangan dan defleksi maksimum pada car deck kapal penyeberangan 1000 GT serta membandingkan dengan tegangan ijin sesuai rules Biro Klasifikasi Indonesia agar mendapatkan nilai safety factor. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dan terdapat 3 jenis variasi muatan kendaraan, yaitu sedan saja, truk saja, serta sedan-truk. Validasi dilakukan pada geometri dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 4,16 %. Pada penelitian ini, beban yang akan diinputkan yaitu beban gaya akibat berat kendaraan sedan sebesar 9810 N dan truk sebesar 78400 N, serta tekanan hidrostatis kapal sebesar 0,025 Mpa, sehingga diasumsikan terdapat tiga jenis kondisi, yaitu kondisi ketika air tenang, kondisi ketika sagging dan kondisi ketika hogging. Nilai stress paling maksimum terjadi pada saat kondisi kapal sedang sagging dengan muatan truk. stress maksimum didapatkan pada node 8332874 sebesar 170,406 Mpa, dan defleksi paling maksimal terjadi pada node 1920395 sebesar 1,09 cm. Untuk seluruh kondisi, semuanya memenuhi kriteria kekuatan menurut BKI.
Analisa Pengaruh Penambahan Fin Keel terhadap Hambatan, Pola Aliran, dan Stabilitas pada Kapal Ferry Ro-Ro 1000 GT Pratama, Rezky Naufal; Manik, Parlindungan; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Ferry Ro-Ro merupakan salah satu alat transportasi yang dapat diandalkan untuk melayani penumpang antar pulau karena harga tiket yang relatif murah. Untuk menjaga hal itu maka perlu adanya peningkatan kenyamanan serta keselamatan penumpang dan efisiensi bahan bakar, salah satu cara nya adalah dengan mengurangi hambatan, mengefisienkan pola aliran, serta meningkatkan stabilitas dengan meneliti penggunaan fin keel. Penelitian ini menggunakan software Maxsurf dan CFD dengan variasi tinggi dan posisi fin keel di lunas kapal dan bertujuan untuk membandingkan hambatan, kecepatan aliran, serta nilai GZ maksimum yang lalu dibandingkan dengan analisa kapal asli yang sudah ada. Hasilnya adalah kapal dengan fin keel berbagai variasi memiliki nilai hambatan 0.13%-1.32% lebih kecil dibanding dengan kapal tanpa fin keel, kecepatan aliran 0.01% lebih kecil sampai dengan 0.7% lebih besar dibanding kapal asli, serta nilai GZ maksimal 9.62%-9.81% lebih kecil dibanding kapal asli.
Analisa Kekuatan Deck Akibat Perubahan Muatan Pada Tongkang TK.Nelly-34 Riyanto, Nadhila Shabrina; Yudo, Hartono; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tongkang merupakan kapal dengan karakteristik lambung datar atau kotak yang mengapung, yang biasanya digunakan untuk memuat batubara. Pada penelitian kali ini dilakukan analisa kekuatan deck pada tongkang TK. Nelly – 34 milik PT. Pelayaran Nelly Dwi Putri akibat perubahan muatan dari muatan batubara menjadi muatan container. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode elemen hingga dan rules yang digunakan yaitu Biro Klasifikasi Indonesia. Validasi dilakukan pada model dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 4,21 %. Pada penelitian kali ini terdapat tiga variasi pembebanan, yakni variasi pertama adalah pembebanan berupa muatan container dengan susunan muatan stowage plan I dengan total muatan sebesar 5040 ton dan tinggi sarat 4,472m dalam kondisi muatan penuh, variasi kedua adalah muatan container dengan susunan muatan stowage plan II dengan total muatan 3528 ton dan tinggi sarat 3,15m dalam kondisi muatan penuh , dan variasi ketiga adalah muatan batubara dengan total muatan 4174 ton dan tinggi sarat 3,5m dalam kondisi muatan penuh. Semua analisa dilakukan pada kondisi air tenang. Dari penelitian kali ini didapatkan tegangan maksimum terjadi pada kondisi ketika kapal sedang memuat container dengan susunan stowage plan I pada node 53304028 dengan nilai 57,968 Mpa, dan defleksi  maksimal terjadi pada node 45118286 dengan nilai 9,410 mm.
Perancangan Propeller Kapal Selam Komersial Tipe B series X-80 Dengan Variasi Sudut Skew Dan Jumlah Daun Untuk Mengoptimalkan Nilai Thurst Nuriman, Fadli; Zakki, Ahmad Fauzan; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal selam sebagai mode transportasi yang bergerak didalam permukaan laut memiliki desain yang sangat komplek dan terstruktur , dengan mengutamakan kecepatan ketika bergerak didalam permukaan laut maka dibutuhkan perancangan baling-baling yang bisa menghasilkan daya dorong yang optimal . Telah banyak peneliti telah menganalisa perancangan baling-baling tipe b series dengan berbagai variasi untuk mencari nilai daya dorong yang optimal dari baling-baling tersebut . Pada penelitian kali ini akan mengkaji tentang baling-baling kapal tipe b-series X-80 dengan variasi suduh skew 10, 15, 20 derajat dan jumlah daun 7, 9, 11  guna melihat dari segi desain baling-baling terhadap lambung kapal untuk melihat nilai dari daya dorong yang optimal . Penelitian ini memakai software berbasis CFD untuk menganalisa daya dorong dari baling-baling tersebut . Dengan persamaan Reynold-Avaraged Navier Stokes Equation yang menunjukan hasil fluktuatif dari aliran turbulen pada material incompressible dengan property yang konstan . Dengan nilai Reynold number 2.51 * 108. Model simulasikan dengan aliran turbulence K-epsilon secara Steady-state . Hasil menunjukan baling-baling B780-20 memiliki nilai gaya dorong tertinggi yaitu 8751260 N dan baling-baling B1180-20 memiliki nilai torsi tertinggi dengan nilai 5798620 N.m sedangkan untuk nilai efisiensi tertinggi terjadi pada baling-baling B780-10 dengan nilai efisiensi sebesar 12,52 %.
Analisa Kekuatan Struktur End Shackle Rantai Jangkar Akibat Adanya Beban Lingkungan pada Kapal Perintis 1200 GT Irianto, Prasetya Tomi; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 4 (2020): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jangkar merupakan salah satu komponen perlengkapan kapal yang memegang peranan yang sangat penting dalam sistem transportasi laut. Dengan adanya penambat kapal ini, kapal tidak akan berpindah tempat karena hembusan angin, arus ataupun gelombang saat jangkar diturunkan, tetapi pada kenyataannya pada tahun 2017, jangkar kapal tanker permata niaga hilang akibat diterjang gelombang laut. Hal tersebut menjadikan latar belakangan penelitian mengenai kekuatan struktur rantai jangkar khususnya pada bagian end shackle, dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan dari struktur end shackle akibat adanya beban lingkungan yang diakibatkan oleh heaving serta beban internal dan beban hidrostatik. Metode yang digunakan menggunakan software berbasis metode elemen hingga. Pada penelitian ini pembebanan pada struktur end shackle merupakan beban dinamis yang berupa beban maksimal, beban minimal dan beban rata-rata. Berdasarkan beban tersebut daerah kritis terjadi pada daerah antar sambungan dengan tegangan maksimal 1,25 x 107 Pa, tegangan rata-rata  6,76 x 106 Pa, dan tegangan minimal 1,24 x 106 Pa. Nilai deformasi terbesar 0,335 mm yang terjadi pada kondisi pembebanan maksimal. Tagangan yang terjadi pada masing-masing variasi pembebanan masih dibawah nilai yield strength pada material yang digunakan  yaitu 2,3 x 108  Pa.
Analisa Pengaruh Pemasangan Energy Saving Device (ESD) Terhadap Performa Propeller B-Series Jatmiko, Arif Budi; Trimulyono, Andi; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 9, No 3 (2021): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performa kapal sangat dipengaruhi oleh kinerja propeller. Oleh karena itu banyak dilakukan studi pengoptimalan propeller kapal sebagai penggerak utama kapal. Salah satunya yaitu dengan pemasangan Energy Saving Device (ESD) yang mampu memperkecil loss energy yang disebabkan oleh kinerja propeller. Ada beberapa jenis ESD, salah satunya Propeller Boss Cap Fin (PBCF), yaitu penambahan sirip kecil pada hub propeller untuk mengurangi hub vortex. Sehingga tercipta aliran yang selaras dan mengembalikan rotational energy yang hilang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemasangan ESD jenis Propeller Boss Cap Fins terhadap performa propeller B-Series pada kapal Ro-Ro 1000 GT. Penelitian ini membandingkan performa propeller sebelum dan sesudah dilakukan pemasangan PBCF tanpa mengubah dimensi propeller tersebut. Namun dilakukan variasi diameter pada fin PBCF, sebesar 0,1D, 0,2D dan 0,3D serta sudut cap 15o, 20o dan 25o. Dari hasil penelitian, diperoleh kombinasi terbaik pada variasi 7, yaitu dengan diameter fin 0,2D dan cap 20o yang mampu meningkatkan efisiensi sebesar 5% dengan thrust 71371,7 N dan torque 18580,3 Nm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan Energy Saving Device mampu meningkatkan performa propeller menjadi lebih optimal.
Analisa Teknis Kekuatan dan Perbandingan Biaya Material Poros Baling-Baling Kapal Nelayan Daerah Batang Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga Chandra, David; Budiarto, Untung; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 9, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa dengan menggunakkan Metode Elemen Hingga Pada Material Stainless Steel tipe 304 yang umum digunakan sebagai material untuk pembuatan poros baling-baling kapal dilakukan untuk mensimulasikan pengujian eksperimental yang pernah dilakukan sebelumnya hingga didapatkan perbandingan antara hasil simulasi dengan pengujian eksperimental guna melihat keakuratan pada pengujian menggunakkan metode elemen hingga.  Dalam penelitian ini akan dilakukan uji tarik, uji puntir, dan uji kelelahan fatik untuk material Stainless steel SS 304 guna untuk bahan poros baling-baling kapal dengan menggunakkan metode elemen hingga atau FEA (Finite Element Analysis). Dalam berputarnya/bekerjanya poros baling-baling untuk menghasilkan gaya dorong, poros tersebut menanggung berbagai jenis beban akibat dari kombinasi berbagai bentuk gaya. Beban tersebut diantaranya adalah beban tarik dan beban puntir, dimana beban-beban tersebut terjadi secara berulang-ulang yang akhirnya akan mengakibatkan kegagalan lelah (fatigue failure) pada material. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tarik, Kekerasan, puntir dan Kelalahan pada material baja SS 304 Hasil penelitian ini berupa nilai kekuatan material yang kemudian dibandingkan dengan pengujian eksperimental sebelumnya dan dengan nilai minimum persyaratan rules BKI. Setelah itu akan dilakukan perhitungan secara numerik Analisa koreksi diameter dari poros propeller yang terdapat dilapangan dan akan dihasilkan Analisa ekonomi perbandingan biaya diameter awal dengan diameter perhitungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa baja SS 304 memiliki kekuatan tarik 495,16 Mpa, kekuatan puntir 494,06 Mpa dan pada uji rotary bending didapatkan siklus sebanyak 20316 cycle dengan beban sebesar 30 kg. Analisa perhitungan diameter menghasilkan koreksi diameter awal yang sebesar 11,46 cm menjadi 8,07 cm sehingga perhitungan investasi pengdaan poros yang awalnya seharga Rp. 14.357.875,00 dapat diperkecil menjadi Rp. 7.157.915,00.
Pengaruh Normalizing dengan Variasi Waktu Penahanan Panas (Holding Time) Baja ST 46 terhadap Uji Kekerasan, Uji Tarik, dan Uji Mikrografi Vicky Bhaskara Sardi; Sarjito Jokosisworo; Hartono Yudo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.471 KB)

Abstract

Proses perlakuan panas normalizing dilakukan pada baja ST 46 yang merupakan baja tipe low carbon pada pemanasan 880ºC dengan variasi penahan panas 20 menit dan 40 menit dengan media pendingin udara. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil kekuatan tarik, kekerasan dan mikrografi dari variasi penahan panas dengan menggunakan media pendinginan udara. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penahanan panas (holding time) berpengaruh dalam nilai tarik, nilai kekerasan dan struktur mikfografi spesimen penelitian. Pada spesimen dengan waktu tahan 20 menit didapatkan nilai tegangan maksimal 334.61 MPa, nilai tegangan luluh sebesar 238.09 dan nilai regangan 8.9%. Sedangkan pada spesimen dengan waktu tahan 40 menit didapatkan nilai tegangan maksimal 328.72 MPa, nilai tegangan luluh sebesar 235.61 dan nilai regangan 31.33%. Pada pengujian kekerasan spesimen dengan waktu tahan 20 menit mempunyai nilai kekerasan 76.11 HRB sedangkan spesimen dengan waktu tahan 40 menit mempunyai nilai kekerasan 70.22 HRB. Dari hasil pengujian tarik dan kekerasan didapatkan bahwa spesimen dengan variasi waktu tahan 20 menit memiliki nilai kekerasan dan nilai tegangan maksimal lebih besar dari variasi penahanan waktu tahan 40 menit. Pada perlakuan panas normalizing dengan variasi 40 menit struktur mikrografinya menunjukkan fasa ferrite lebih dominan, dibandingkan variasi waktu tahan 20 menit.
ANALISA KEKUATAN MODIFIKASI MAIN DECK AKIBAT PENGGANTIAN MOORING WINCH PADA KAPAL ACCOMODATION WORK BARGE 5640 DWT DENGAN METODE ELEMEN HINGGA M Yaqut Zaki Aji; Imam Pujo Mulyatno; Hartono Yudo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.471 KB)

Abstract

Accomodation Work Barge atau disingkat AWB merupakan jenis kapal tongkang kerja yang tidak memiliki alat penggerak sendiri yang prinsipnya sebagai tempat akomodasi bagi karyawan perusahaan yang bergerak dibidang pengeboran minyak lepas pantai maupun perusahaan yang bergerak dibidang kemaritiman. Accommodation Work Barge dimodifikasi karena terjadi perubahan operasi pelayaran kapal dari perairan dangkal ke perairan dalam, hal tersebut mempengaruhi kinerja sistem tambat kapal, untuk mengatasi permasalahan ini maka pada main deck dilakukan penggantian yang sebelumnya terdapat 2 winch single drum dengan kapasitas beban 20 ton pada tiap winch menjadi 1 winch double drum dengan kapasitas 40 ton. Hal tersebut tentunya amat berpengaruh pada kontruksi main deck, karena adanya perubahan beban yang diterima main deck maka modulus pada main deck juga mengalami perubahan. Selanjutnya dilakukan analisa local stress dengan bantuan program numerik Fifnite Element Methode (FEM). Analisa tersebut bertujuan untuk mengetahui karakteristik tegangan dan nilai tegangan terbesar dari konstruksi maindeck serta mengetahui letak titik kritis pada kontruksi maindeck, berdasarkan 4 variasi kondisi pembebanan yaitu beban winch load, beban operasional tarik winch , sagging, dan hogging. Hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan didapatkan nilai tegangan tertinggi sebelum dilakukan modifikasi main deck dengan beban winch pada main deck 200 kN/m2 terjadi pada beban tarik winch sebesar 65,1 N/mm2 (frame 149), sedangkan setelah dilakukan modifikasi main deck dengan beban winch pada main deck 261 kN/m2 terjadi pada beban tarik winch sebesar 56,3 N/mm2 (frame 149), dari hasil nilai tegangan yang didapatkan, disimpulkan bahwa semua nilai tegangan yang terjadi pada maindeck masih memenuhi safety factor, baik safety factor menurut kriteria bahan 235 N/mm2 maupun safety factor standar BKI 190 N/mm2.
Co-Authors A.F. Zakki Abdi Wira Etua Sihombing Abdurrachman Fiqri Achmad F.R. Prabowo Achmad Nurochman Ade Purnawan Adietya, Berlian Arswendo Afriandi Ginting, Afriandi Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Zakki Akbar, Ilham Fathony Alexander Martua Napitupulu Alfikri Hidayat, Alfikri Alifviar, Muhamad Riza Amhar Wahyudi Harahap, Amhar Wahyudi Aminuddin, Rahmat Ridlo Amirudin, Wilma Andi Haris Muhammad Andi Trimulyono Andreas Geraldine A Andromeda, Trias Angga Pradipta Anggita Firda Renatasari Anggoro Prabu Dewanto Arfan Abdul Ghofur Ari Wibawa Budi Santosa Ary Ramadhan Asmara, I Putu Sindhu Astarry Nugroho Azzaky Alghifari, Azzaky Berlian Arswendo Adietya Bintang Nurcahyo Candra, Ronaldo David Chandra Dennis Oscha Cholik Dewa Anjar Nyawa Dhawala, Pakavy Aqshall Dwi Putra Naya, Radityo Habil Egar Haneshananta Sihombing Egar Haneshananta Sihombing Eko Sasmito Hadi Fabya, Daryl Fahrudin, Hasim Try Faiq Fachri Assaify Fakhrian, Muhamad Zaki Farobi Tetuko Pujikuncoro, Farobi Tetuko Fauzan Zakki, Ahmad Febby Ari Saputro Frastiana Ramadhan Basri Good Rindo Guna Satriananta, Mahendra Hadi, Eko Sasmito Hanung Bayu Setiawan Hanzallahh, Muhammad Thareq Fajri Harry Pratama, Muhammad Herman Josef Emerald Hidayat, Nur Fajar Huda, Muhammad Hafid I Made Andrean Nanda Setiawan Ighel Bryantama Putra Ihsan Aldi Prasetyo Ilham Abror Ilham Chaerul Rizqi Siregar Imam Cahyadi Imam Handhika, Imam Imam Pujo Mulyanto Imam Pujo Mulyatno Irianto, Prasetya Tomi Irvan Putera Samudera Jatmiko, Arif Budi Jaya Permana Karen Octa Angelica Khaeru Roziqin Kiryanto Kiryanto Luukfandi Lukfandi M Yaqut Zaki Aji M. Haris Fikri Sulthoni M. Harris Nubly M. Nafis Setiawan Maharani, Heslina Fifani Mahardika Adi Dewantara Mahendra Guna Satriananta Mahendra Guna Satriananta Maulana Dicky Almanda Mawahib, M Zaenal Mizyal Laudany, Mohammad Rabith Mochamad Arif Rachman Mohammad Budi Hermawan Moriko Syahruddin Mu'afifah, Fajriyatul Muhamad Hizrian Hutama Muhammad Akbar Ferbian Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Jordi Muhammad Rifqy Muhammad Wahyu Prihantoro Muhammad, Bakhtiar Nadhila Shabrina Riyanto Nono, Ferdinand Gerald Bogar Nuriman, Fadli Nyawa, Dewa Anjar Ocid Mursid Pangestu, Naufal Pani Prima Tambunan Parlindungan Manik Prasetya, Angga Adi Prasetyo, Catur Fatwa Prasetyo, Emut Andi Pratama, Rezky Naufal Pujiyanto pujiyanto Putra Nur Hidayat, Wahyu Rabbi Radhiya, Rabbi Rachmat Hidayat Raden Mas Firmansyah Bagas Pradipta Relinton B Manalu Reyanld Daniel Nicholas Manurung Rezky Naufal Pratama Richad Yunanto Riki Agustian, Riki Rinanggara, Yozar Rindo, Good Riyanto, Nadhila Shabrina Rizki Aziz Radyantama Rizki Rizcola Rohmat Bagus Sucipto Samuel Samuel Sangga Dwiki Tavarel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sarjito Jokosiworo Septaji Indrasahputra Seto Yuwantoro Siahaan, Fredits A Sinaga, Ebin Ezer Slamet Haryo Samudro Sukanto Jatmiko Surya Ari Wardana Tanellia Soraya N Tri Admono Ucok Maruli Silalahi Untung Budiarto Veriyanto Veriyanto Vicky Bhaskara Sardi Wahid, Rakhmat Aizzat Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wilma Amiruddin Yolanda Adhi Pratama, Yolanda Adhi Yudha Adhitiya Wardhana Yudya Saddita Rokhim Yuli Prastyo