Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Profesi Insinyur

Analisis Kelayakan Desain Material Recovery Facility (Mrf) Dalam Pengelolaan Sampah Di Tpa Hutan Panjang Kota Banjarbaru Candra Yuliana
Buletin Profesi Insinyur Vol 1, No 1 (2018): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v1i1.5

Abstract

Pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru masih belum maksimal. Hal ini terlihat dari sampah yang dikumpulkan di TPS kemudian diangkut dan ditimbun begitu saja di landfill TPA tanpa pengolahan. Perencanaan Material Recovery Facility (MRF) di TPA Hutan Panjang Gunung Kupang Kota Banjarbaru dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Hutan Panjang, menghemat kebutuhan lahan landfill, dan memperpanjang umur lahan TPA. Pengelolaan yang dilakukan adalah komposting sampah organik dengan sistem open windrow dan pemanfaatan kembali sampah anorganik yang mempunyai nilai jual. Komponen MRF yang dibutuhkan adalah lahan pemilahan, lahan penempungan sampah organik, lahan pencampuran sampah organik dengan EM4 (biostater), lahan pengomposan, tempat penyimpanan sampah kering (barang sortir), tempat penyimpanan kompos serta kantor administrasi. Lahan yang dibutuhkan untuk bangunan pengolahan sampah (MRF) adalah 12031,5 m2 dan rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk biaya pembangunan dan penyediaan peralatan MRF sebesar Rp 10.563.047.380,00. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi dengan berbagai alternatif pembiayaan baik itu dengan pembiayaan dari pemerintah ataupun dengan pinjaman lunak menunjukkan pembangunan MRF ini layak untuk direalisasikan. Kata kunci: Analisa Ekonomi, Banjarbaru, Komposting, Material Recovery Facility
Adaptasi Konsep Buiding Information Modelling pada Pekerjaan Perencanaan: Studi Kasus Bangunan Gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Pemerintah Kabupaten Tapin Evan Elianto Supar; Candra Yuliana
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.114

Abstract

Bidang konstruksi merupakan salah satu yang terdampak dari adanya Revolusi Industri 4.0. Melalui beragam regulasi, bidang konstruksi mencoba merespon dampak tersebut. Salah satunya melalui metode Building Information Modelling (BIM). Secara regulasi, penerapan metode BIM masih dilaksanakan secara terbatas, namun seiring waktu pada akhirnya seluruh kegiatan konstruksi mengadopsi metode tersebut. Dalam upaya menjawab tantangan masa depan, pekerjaan perencanaan bangunan gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi (UPBJK) Pemerintah Kabupaten Tapin beradaptasi dengan metode BIM dalam tahapan desainnya. Penerapan metode BIM pada pekerjaan ini menggunakan Graphisoft Archicad 24. Penerapannya merupakan penerapan sederhana dalam tingkatan BIM 3D. Adaptasi metode BIM dalam pekerjaan ini berfokus pada percepatan penyediaan dokumen gambar teknis yang terintegrasi antara visualisasi 3 dimensi dan 2 dimensi, serta identifikasi volume pekerjaan. Melalui penerapan metode BIM dalam kegiatan, proses penyelesaian proyek menjadi lebih mudah melalui koordinasi serta berkas tunggal terintegrasiKata kunci: BIM,Visualisasi 3D,perencanaan gedung, gambar teknis.