Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Sistem ERP Modul Pos Dan Manajemen Karyawan di KB/TK Alfath Malang Apriyani, Meyti Eka; Hamdana, Elok Nur; Pamenang, M. Unggul; Pramudhita, Agung Nugroho; Aji, Deddy Kusbianto Purwoko; Zuraida, Vit
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024): November
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2024v2i3.1673

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh TK Alfath, khususnya dalam hal kebutuhan akan sistem Point of Sale (POS) dan modul employee untuk manajemen administrasi yang lebih baik. Melalui program ini, dilakukan pendampingan kepada guru KB/TK Alfath selaku pemegang proses kegiatan. Selain itu, program ini juga mengembangkan dan implementasi sistem POS serta modul employee. Integrasi antara  POS dan Employee memiliki potensi besar untuk memudahkan pengelolaan persediaan, pemesanan barang, dan manajemen sumber daya manusia. Integrasi antara POS dan Employee akan menciptakan sistem yang terpadu, memungkinkan pemantauan yang lebih akurat terhadap pemesanan produk yang dibutuhkan dan manajemen karyawan yang lebih efisien. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas manajemen serta meningkatkan efisiensi operasional sekolah. Hasil dari program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di TK Alfath serta membantu dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi.
Bahasa Inggris Usman Nurhasan; Dian Hanifudin Subhi; Anugrah Nur Rahmanto; Endah Septa Sintiya; Deddy Kusbianto Purwoko Aji
MULTITEK INDONESIA Vol 20 No 1 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v20i1.13681

Abstract

Automated evaluation of flowchart representations is essential for the facilitation of the acquisition of basic programming concepts. Nevertheless, traditional evaluation systems that rely exclusively on structural matching demonstrate some of their most fundamental limitations. The false negative misclassification rates of such systems are frequently high when students create visually distinct structures for algorithmic logic that are semantically equivalent. A hybrid assessment framework is introduced in this study to improve the reliability and efficacy of code evaluation in order to address this challenge. The model that has been proposed combines the probabilistic feature extraction capabilities of Graph Convolutional Networks (GCNs) with mathematical logic verification through symbolic execution of an SMT Solver. While the SMT Solver deterministically establishes functional equivalence, the GCN module adaptively manages graph topological variations. Use of a real-world dataset consisting of 3.600 flowcharts generated by novice students was implemented to assess the hybrid system's functionality. According to quantitative experimental results, the proposed framework obtained a peak F1 Score of 0.88, which is a substantial improvement over conventional Abstract Syntax Tree (AST) methods (F1 Score 0.75). Additionally, the 77.4% reduction in false negative rates was achieved by incorporating the SMT Solver in comparison to a pure GCN configuration. Finally, the semantic equivalence and structural divergence issues that arise during algorithm assessment are effectively resolved by this dual architectural integration. By implementing the proposed system, higher education institutions are equipped with a more dependable mechanism for reducing human error, thereby improving the impartiality, accuracy, and efficiency of the evaluation process.
PENINGKATAN BRAND AWARENESS MELALUI REDESAIN KEMASAN: PENDAMPINGAN UMKM PANDAWA FOOD & COOKIES BUNULREJO Elok Nur Hamdana; Meyti Eka Apriyani; M. Unggul Pamenang; Agung Nugroho Pramudhita; Deddy Kusbianto Purwoko Aji; Dimas Wahyu Wibowo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.9244

Abstract

UMKM Pandawa Food & Cookies in Bunulrejo faces persistent challenges related to weak visual identity and unattractive packaging, particularly for its signature product, “Boolen.” These issues reduce product appeal and limit brand awareness in an increasingly competitive market. This community service program was designed to strengthen brand recognition through a user-centered packaging redesign using the Design Thinking approach. The stages included identifying partner problems, developing several visual concept alternatives, conducting iterative discussions and revisions with the business owner, creating functional prototypes, and testing the final design through real market trials. The redesigned packaging successfully improved the product’s visual appeal, enhanced the clarity and consistency of branding elements, and met appropriate food labeling standards. After implementation, the partner conducted user trials by distributing products using the new packaging. Feedback indicated increased consumer interest, better product visibility on digital platforms, and improved sales performance compared to the previous period. These findings demonstrate that a well-executed packaging redesign can significantly strengthen brand awareness, improve consumer perception, and support the competitiveness of MSME products in the local market.
Pemberdayaan Melalui Pelatihan dan Penerapan Sistem Informasi Keuangan Digital untuk Penguatan Branding UMKM Pandawa Bunulrejo, Kota Malang Meyti Eka Apriyani; Elok Nur Hamdana; M. Unggul Pamenang; Agung Nugroho Pramudhita; Deddy Kusbianto Purwoko Aji; Dimas Wahyu Wibowo
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.936

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pandawa Food & Cookies di Kelurahan Bunulrejo menghadapi dua permasalahan utama, yaitu pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dan tersebar di beberapa buku tanpa format baku, serta kemasan produk yang belum memiliki identitas branding yang kuat sehingga kurang kompetitif di pasar meskipun kualitas produk sudah baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi pemilik serta pengelola UMKM dalam menerapkan sistem informasi keuangan digital dan memperkuat branding usaha. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan pengelolaan keuangan digital, pendampingan implementasi sistem informasi keuangan, serta perancangan ulang logo dan kemasan produk menggunakan pendekatan design thinking. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran angket sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipatif selama proses pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem informasi keuangan digital yang diterapkan memperoleh skor System Usability Scale (SUS) rata-rata 79,5 dari 100 yang termasuk dalam kategori acceptable. Selain itu, tersedia kemasan produk baru yang mencerminkan identitas merek secara konsisten dan diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk di pasar.
Pemberdayaan Melalui Pelatihan dan Penerapan Sistem Informasi Keuangan Digital untuk Penguatan Branding UMKM Pandawa Bunulrejo, Kota Malang Meyti Eka Apriyani; Elok Nur Hamdana; M. Unggul Pamenang; Agung Nugroho Pramudhita; Deddy Kusbianto Purwoko Aji; Dimas Wahyu Wibowo
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.936

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pandawa Food & Cookies di Kelurahan Bunulrejo menghadapi dua permasalahan utama, yaitu pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dan tersebar di beberapa buku tanpa format baku, serta kemasan produk yang belum memiliki identitas branding yang kuat sehingga kurang kompetitif di pasar meskipun kualitas produk sudah baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi pemilik serta pengelola UMKM dalam menerapkan sistem informasi keuangan digital dan memperkuat branding usaha. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan pengelolaan keuangan digital, pendampingan implementasi sistem informasi keuangan, serta perancangan ulang logo dan kemasan produk menggunakan pendekatan design thinking. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran angket sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipatif selama proses pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem informasi keuangan digital yang diterapkan memperoleh skor System Usability Scale (SUS) rata-rata 79,5 dari 100 yang termasuk dalam kategori acceptable. Selain itu, tersedia kemasan produk baru yang mencerminkan identitas merek secara konsisten dan diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk di pasar.