Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PEMANFAATAN PELTIER UNTUK COOLER BOX MINI Munnik Haryanti; Yohanes Dewanto; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i1.882

Abstract

Mesin pendingin sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, utama nya untuk menjaga bahan makanan (ikan, sayur dll) agar tetap terlihat segar. Perkembangan mesin-mesin pendingin yang ada pun semakin pesat sesuai kebutuhan, ada yang menggunakan gas hingga semi konduktor. Saat ini salah satu semi konduktor yang digunakan adalah thermoelektrik, karena pada dua sisi nya dapat menyebabkan efek panas dan dingin (efek peltier). Pemanfaatan peltier ini dapat membuat pendingin yang ramah lingkungan dan fleksible untuk dibawa kemana-mana. Rancangan cooling box ini mempunyai suhu terendah 6,50C selang waktu 15 menit tanpa media apapun. Uji coba dengan menggunakan air kemasan 300ml dapat dapat mencapai suhu 9,50C dalam waktu 30 menit di dalam cooling box. Kata kunci : thermoelektrik, cooling box, peltier.
ANALISA RFC 2544 PADA SISTEM KOMUNIKASI KABEL LAUT LINK KOTA KENDARI – KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Andre Morris; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i2.952

Abstract

Proyek Palapa Ring merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang dibangun oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika dalam rangka pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan). Proyek yang dibangun yaitu berupa jaringan tulang punggung berbasis fiber optik. Pada jaringan telekomunikasi berbasis fiber optik perlu dilakukan pengujian berkala untuk memastikan konsistensi performansi jaringan dengan melakukan pengujian berbasis RFC 2544 yang direkomendasikan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Parameter pengujian yang dilakukan adalah Throughput, Latency, Packet Loss, dan Back to Back dengan membandingkan hasil perhitungan dan hasil pengukuran alat uji performansi jaringan. Adapun pengujian dilakukan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) link Kota Kendari – Kabupaten Konawe Kepulauan yang berjarak 82,48 km yang merupakan salah satu jaringan Palapa Ring. Berdasar hasil analisa performansi jaringan didapat nilai throughput rata-rata 99,996%, nilai latency (RTT) 929,13 µs, nilai frame loss 0 (zero frame loss), dan pada pengujian back-to-back jumlah frame yang dilewatkan pada jaringan, rata-rata berkurang 37% seiring kenaikan jumlah bit frame sizenya. Dengan begitu disimpulkan bahwa performansi jaringan SKKL link Kota Kendari – Kabupaten Konawe Kepulauan masih memenuhi standar yang ditetapkan dalam rekomendasi pengujian RFC 2544. Kata kunci: Jaringan Tulang Punggung, RFC 2544, IETF, Throughput, Latency, Packet Loss, Back to Back
SIMULATOR ALAT UKUR KECEPATAN DAN ARAH ANGIN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 Indirfan Haerudin; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 5 (2016): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v5i0.757

Abstract

Windsock merupakan alat manual yang digunakan sebagai penanda arah angin dan kecepatan angin diarea Bandara. Mengetahui secara detail informasi kecepatan dan arah angin akan sangat membantu dalam proses take-off dan landing pesawat terbang. Model alat ukur kecepatan dan arah angin yang dirancang terdiri dari satu rangkaian sensor cahaya untuk mengukur kecepatan angin dan delapan rangkaian sensor cahaya untuk menentukan arah angin. Dari hasil pengujian terhadap model alat yang dibuat di dapat tingkat akurasi pengujian sebesar 97,78% untuk diareal lapangan terbuk, 97,97% untuk di area pantai dan 98,40% untuk di area ketinggian. Sedangkan hasil dari pengujian arah angin dapat digunakan untuk menentukan delapan arah mata angin sesuai dengan posisi sumber angin terhadap alat penelitian.Kata Kunci  :  arah angin, take-off, kecepatan angin,sumber angin
Rancang Bangun Pulse Oximeter Menggunakan Aplikasi Blynk Bekti Yulianti; Ilham Prakoso
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 12, No 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v12i1.1043

Abstract

Oximeter adalah alat yang digunakan untuk memonitor keadaan jumlah oksigen dalam darah tanpa harus melalui tes darah (non-invasive). Alat oximeter atau disebut juga pulse oximeter pada saat ini menjadi alat yang sangat diperlukan dimasa pandemi Covid-19 khususnya mereka yang menjalani isolasi mandiri. Dengan memperhatikan permasalahan keamanan bagi orang-orang yang merawat para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri, maka dirancang pulse oximeter dengan metode PPG Reflectance menggunakan aplikasi Blynk yang berfungsi sebagai interface untuk menampilkan hasil pengukuran SpO2 dan BPM secara realtime. Akurasi pengukuran 99,5% untuk pengukuran SpO2 dengan nilai R0 0,495 dan 98,3% untuk pengukuran BPM. Kata kunci : Oximeter, Metode PPG Reflectance, Aplikasi Blynk, SPO2, BPM
RANCANG BANGUN MONITORING PEMAKAIAN ARUS LISTRIK PLN BERBASIS IoT Ridyandhika Riza Ibrahim; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i2.953

Abstract

Bisnis rumah indekos merupakan bisnis yang sudah berkembang pesat dimana rumah yang awalnya dibangun hanya untuk menjadi tempat tinggal lalu diubah menjadi indekos. Hal ini disebabkan banyaknya pekerja yang berdatangan dari luar daerah untuk bekerja disekitar perkotaaan. Permasalahan yang timbul pada bisnis rumah indekos ini salah satunya adalah pemakaian daya yang tidak terpantau dari setiap penyewa. Tujuan penilitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah sistem monitoring penggunaan listrik yang dapat digunakan untuk memantau penggunaan dan biaya pemakaian energi listrik setiap kamar secara real-time dengan memanfaatkan jaringan internet sebagai media berbagi data. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental dan metode perancangan dalam pembuatan alat. Tahapan dalam sistem ini meliputi flowchart dan blok diagram untuk gambaran atau alur sistem kerja yang akan dibuat dan diuji. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah alat monitoring pemakaian arus listrik PLN berbasis IoT. Dengan menggunakan NodeMCU ESP 8266 sebagai kontrol, PZEM-004T sebagai sensor untuk mengukur tegangan, arus, daya dan energi, LCD sebagai menampilkan data serta Aplikasi Blynk sebagai monitoring pada Smartphone. Berdasarkan data pengujian sensor yang telah diuji dengan beban dan daya yang berbeda-beda mendapatkan nilai error yang relatif kecil dan berada dibawah nilai toleransi modul PZEM yaitu ±0.5. Kata kunci: IoT, NodeMCU ESP 8266, PZEM-004T, LCD, Blyn
PEMBUATAN MODEL ALAT UKUR BAHAN BAKAR TANGKI HELIKOPTER MENGGUNAKAN METODE KAPASITANSI Adi Putra Toga Torop; Yohannes Dewanto; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 8 (2019): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v8i0.664

Abstract

Helicopters are heavier-than-air aircraft, with swivel wings with propellers, getting their spin from the transmission rotated by the engine. Helicopters are classified as rotary wing aircraft to distinguish them from aircraft with fixed wings. The fuel quantity in the instrument panel shows the amount of fuel as measured by the sensing unit in the tank. Most helicopter fuel measurements show in gallons (ponds), and will be accurate only when empty. So that the calibration is carried out when the fuel is fully filled and when the fuel is empty in the tank.In order to more easily understand the analysis of helicopter fuel using this capacitance method, a schematic diagram was designed. The measuring instrument was tested when submerged in water at a height of 5 cm, 10 cm, 15 cm, and 20 cm.Keyword : Helicopter, Capasitor, Ardunio, Sketch.
ALAT PENDETEKSI ORIGINALITAS BATERAI TIPE 18650 BERBASIS ARDUINO NANO Rafiki Saputra; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 10, No 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v10i1.776

Abstract

Baterai merupakan sebuah alat yang dapat merubah energi kimia menjadi energi listrik dan digunakan pada suatu perangkat elektronik. Hampir semua perangkat elektronik yang portabel seperti handphone, laptop, senter, dan remote control menggunakan baterai sebagai sumber listriknya. Berdasarkan survei lapangan ternyata banyak baterai palsu ( cloning ) yang beredar dimasyarakat khususnya baterai tipe 18650. Penggunaan baterai cloning dapat merusak peralatan elektronik. Perbedaan antara baterai otane (original ) dan cloning ( palsu) adalah nilai daya (mAh) dan tegangan (volt) tidak sesuai dengan yang tertera pada baterai dan perbedaan tersebut tidak dapat terlihat secara kasat mata. Perancangan alat portable pendeteksi originalitas baterai untu tipe 18650 menggunakan Arduino Nano dapat mengukur nilai daya dan tegangan pada baterai. Pengujian alat dengan mengukur tegangan awal dan akhir baterai selama pemakaian 20 menit. Hasil pengujian alat menunjukkan bahwa selama pemakaian, pada baterai cloning mengalami penurunan tegangan yang drastis sedangkan pada baterai original perlahan atau konstan. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa baterai palsu hanya dapat digunakan ± 20 menit dengan rata-rata tegangan awal 4.2 v dan rata-rata tegangan akhir 1.9 v, sedangkan baterai original dapat digunakan ± 8 jam dengan ratarata tegangan awal 4.2 v dan rata-rata tegangan akhir 1.6 v.Keyword : Baterai 18650, Baterai Cloning, Baterai Otane
POWER METER PADA TELEMETERING SCADA DI GARDU INDUK 150 KV UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA Anshory Ramadhan; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i1.880

Abstract

Kecepatan dan keakuratan data  SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition System) sangatlah dibutuhkan pada pengaturan sistem tenaga listrik. Operasi sistem tenaga listrik untuk area tertentu  dikendalikan oleh Area Control Center (ACC). ACC bertanggung jawab terhadap kehandalan pasokan tenaga listrik yang menjadi daerah pengendaliannya, mengatur Subsistem 150 kV dan 70 kV. Data Telemetering Gardu Induk Mitsui 150 kV masih menggunakan Transducer yang masih berupa data analog (mili Ampere) yang dikirim ke RTU (Remote Terminal Unit) dan kelengkapan data metering yang dikirim ke Control Center hanya MW dan Mvar sehingga Dispathcer harus menghitung manual untuk mengetahui nilai Ampere. Serta data telemetering dari Transducer tidak akurat jika dibandingkan dengan data kWh Meter sebagai acuan.  Berdasarkan analisis peralatan Transducer maka dilakukan penggantian Transducer ke Power Meter untuk mengakomodir akurasi dan kelengkapan data Telemetering dengan data yang dikirim ke RTU sudah berupa data digital (protocol Modbus). Power Meter sebelum beroperasi dilakukan tahap pengujian injeksi arus dan tegangan Power Meter agar didapatkan nilai akurasi data mencapai 100% dari nilai batas ± 5% (Standar PLN Pedoman Pemeliharaan Remote Station) hingga sesuai dengan nilai kWh Meter sebagai acuan pembanding.  Kata Kunci : SCADA, ACC, RTU, Protocol Modbus
SIMULATOR PROSES CLEAR WATER TANK PENGOLAHAN AIR DENGAN ARDUINO Kristiawan Kristiawan; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 6 (2017): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v6i0.755

Abstract

Air sungai di daerah perkotaan merupakan sumber daya air alami yang harus dijaga dan diamankan dari penyebab pencemaran, seperti discharge dari limbah industri, limbah domestik, limbah pertanian dan lainnya. Salah satu kegunaannya adalah sebagai bahan baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).Monitoring parameter penentu kualitas air menjadi satu hal yang sangat penting.untuk dilakukan pemrosesan data hingga dapat dihasilkan kualitas air sungai dan titik potensial sumber pencemaran. Setiap titik dilengkapi dengan sensor-sensor yang dapat melakukan identifikasi parameter-parameter penentu kualitas air seperti sensor suhu, PH, Dissolved Oxygen (DO), serta kejernihan.Hasil keluaran berupa nilai konsentrasi parameter yang terkandung dalam air sungai menuju lokasi pengolahan selanjutnya digunakan untuk parameter penentu kendali proses pengolahan air sungai menjadi air yang layak dikonsumsi masyarakat.Kata Kunci: sensor suhu, PH, Dissolved Oxygen (DO)
PROTOTIPE SMART PARKING MODULAR BERBASIS INTERNET OF THINGS Widho Ralenza Pratama; Bekti Yulianti; Agus Sugiharto
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i2.954

Abstract

Tidak seimbangnya jumlah kepemilikan kendaraan mobil dengan lahan parkir yang tersedia menjadi salah satu permasalahan masyarakat khususnya yang berada di perkotaan padat penduduk. Salah satu solusi untuk permasalahan untuk minimnya lahan parkir yaitu smart parking dengan konsep parkir modular atau lebih umumnya disebut parkir bertingkat.Pada Penelitian ini akan dirancang prototipe smart parking modular berbasis internet of things. Prototipe ini dibangun secara vertikal dengan jumlah ruang parkir yang mampu menampung enam mobil. Pengguna dapat keluar masuk tempat parkir dengan mengakses aplikasi Blynk. Hasil dari perancangan prototipe smart parking ini berupa parkir otomatis yang dapat bergerak secara vertikal keatas serta horizontal ke kiri maupun ke kanan dengan memanfaatkan motor stepper sebagai penggerak elevator, sensor infrared sebagai pendeteksi objek berupa mobil dan Wemos ESP32 sebagai kontrol serta penghubung terhadap aplikasi BLYNK melalui jaringan internet.Kata kunci: IoT, Motor Stepper, Sensor Infrared, Wemos ESP32, BLYNK