Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Factors Related to the Need of Sexuality Education in Primary School in Gondanglegi Sub-District, Malang Regency Wati, Linda Ratna; Putri, Rismaina; Ariani, Dewi; Hidayah, Nurul; Reksohusodo, Subandi; Silvani, Yulia
Journal of Issues in Midwifery Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.831 KB) | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2017.001.01.1

Abstract

Semakin tingginya kekerasan dan pelecehan seksual pada anak di wilayah Kabupaten Malang serta adanya proses tumbuh kembang anak, dimana pada usia 9-12 tahun anak mulai memasuki masa pubertas, maka anak sekolah dasar perlu mendapatkan pendidikan seksualitas. Dan pendidikan seksualitas akan lebih baik jika diberikan sesuai kebutuhan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan pendidikan seksualitas pada anak sekolah dasar di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada 317 sampel pada 24 sekolah dasar. Analisa data secara univariat, bivariat dengan chi-square dan multivariate dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (70.03%) membutuhkan pendidikan seksualitas dengan variabel yang berpengaruh pada kebutuhan pendidikan seksualitas adalah informasi (OR= 4.870), pengetahuan (OR=3.028), dan sikap terhadap pendidikan seksualitas (OR= 4.271).
Hubungan Aktifitas Fisik dengan Derajat Dysmenorrhea Primer pada Remaja Wati, Linda Ratna; Arifandi, Maya Devi; Prastiwi, Fatma
Journal of Issues in Midwifery Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.176 KB) | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2017.001.02.1

Abstract

ABSTRACTDysmenorrhea becomes on of the most common menstrual problems experienced by teenagers. Dysmenorrhea is divided into primary and secondary dysmenorrhea. Primary dysmenorrhea occurs without pelvic organ pathology. Physical Activity is one factor risk of primary dysmenorrhea. The aim of this study is to determine the association between physical activity with degree of primary dysmenorrhea in young women in The Undergraduate Midwifery Study Program of Medicine Faculty of Brawijaya University Malang. The design of this study is an observational analytical with prospective approach. The sample in this study amounted to 52 people selected by using purposive sampling. This study was conducted during two menstrual cycles. The test result by chi square analysis demonstrated an association between physical activity with the degree of primary dysmenorrhea with p value 0,000 (p <0,005). The conclusion from this study is a negative associated between physical activity with a degree of primary dysmenorrhea. As the result of this study there is suggestion that young women should be more concerned about their physical activity can reduce the pain felt at the time dysmenorrhea. The necessity of the role of health professionals to provide health education on primary dysmenorrhea so that the young woman concerned about their health. 
Perbandingan Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Antara Metode Brain Storming Dan Simulation Game (SIG) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Mengenai Kanker Payudara Pada Siswi Kelas XII SMAN 4 Malang Maharani, Sri Ayu; Wati, Linda Ratna; Sariati, Yuseva
Journal of Issues in Midwifery Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.76 KB) | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2019.003.01.5

Abstract

Kanker payudara adalah sebuah penyakit dengan prevalensi tertinggi yang menyerang wanita. Salah satu pencegahan kanker payudara yaitu dengan meningkatkan pengetahuan mengenai kanker payudara sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan efektivitas penyuluhan kesehatan antara metode brain storming dan simulation game terhadap peningkatan pengetahuan mengenai kanker payudara pada siswi kelas XII di SMAN 4 Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan pendekatannonequivalent control group design. Sampel pada penelitian ini yaitu siswi kelas XII SMAN 4 yang memenuhi kriteria inklusi dan berjumlah 72 orang. Purposive sampling adalah teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini. Pada penelitian ini kuisioner digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc mnggunakan uji Mann Whitney.Hasil post test didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok brain storming dan simulation game (p 0,000) terkait peningkatan pengetahuan mengenai kanker payudara. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penyuluhan kesehatan menggunakan metode simulation game dan brain storming dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kanker payudara pada Siswi Kelas XII SMAN 4 Malang dan metode simulation game lebih efektif dibandingkan dengan brain storming dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kanker payudara.
Karakterstik Ibu (Usia, Paritas, Pendidikan, Pengalaman KB) Berhubungan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Indahwati, Lilik; Wati, Linda Ratna; Wulandari, Devi Trias
-
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.292 KB) | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2017.001.02.2

Abstract

Pencapaian peserta KB MKJP lebih rendah dibandingkan non MKJP. Rendahnya angka penggunaan MKJP ini dinilai menimbulkan beberapa permasalahan seperti tingginya angka kegagalan penundaan atau penjarangan memiliki anak. Pemilihan metode kontrasepsi in tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan karakteristik ibu dengan pemilihan metode kontrasepsi di Puskesmas Lawang Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pengguna KB baru yang terdaftar dalam buku Register KB Puskesmas Lawang pada periode April—Juni 2016. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Cluster Sampling berjumlah 222 Ibu. Variabel independen pada penelitian ini adalah usia, paritas, pendidikan dan pengalaman KB sedangkan variabel dependen adalah pemilihan metode kontrasepsi. Hasil penelitian didapatkan karakteristik ibu yang menggunakan kontrasepsi yaitu paling banyak berusia 20-35 tahun (62,2%), memiliki 2-3 anak (69,8%), pendidikan SD-SMP (54,5%) dan pengalaman KB sebagai akseptor baru (56,7%).  Berdasarkan uji analisis dengan menggunakan Chi Square diperoleh nilai signifikansi usia dan pengalaman KB 0,000, paritas 0,006 dan pendidikan 0,010. Terdapat hubungan antara usia, paritas, pendidikan dan pengalaman KB dengan pemilihan metode kontrasepsi. Diharapkan institusi pelayanan kesehatan dapat mengembangkan strategi komunikasi pelayanan kontrasepsi.
Pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan corporate governace terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan keputusan pendanaan sebagai moderating Linda Ratna Wati; Risal Rinofah; Alfiatul Maulida
INOVASI Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB) | DOI: 10.29264/jinv.v18i2.10420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan corporate governance terhadap financial distress dengan keputusan pendanaan sebagai moderating pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2015-2019. Metode penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dan pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode library research. Dengan sumber data menggunakan laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sehingga, sampel yang diperoleh dari 11 perusahaan sudah memenuhi kriteria penelitian serta data penelitian yang dikumpulkan 55 data selama 5 tahun. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis, uji koefisien determinan dan uji Moderated Regression Analysis yang diolah menggunakan program SPSS. Sehingga di dapatkan hasil dari penelitian ini yaitu profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress, Corporate governance berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress, keputusan pendanaan berpengaruh secara signifikan memoderasi profitabilitas terhadap financial distress, keputusan pendanaan tidak berpengaruh signifikan memoderasi ukuran perusahaan terhadap financial distress. keputusan pendanaan tidak berpengaruh secara signifikan memoderasi corporate governance terhadap financial distress serta  profitabilitas, ukuran perusahaan dan corporate governance secara simultan berpengaruh terhadap financial distress
Pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan corporate governace terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan keputusan pendanaan sebagai moderating Linda Ratna Wati; Risal Rinofah; Alfiatul Maulida
INOVASI Vol 18, No 2 (2022): Mei
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v18i2.10420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan corporate governance terhadap financial distress dengan keputusan pendanaan sebagai moderating pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2015-2019. Metode penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dan pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode library research. Dengan sumber data menggunakan laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sehingga, sampel yang diperoleh dari 11 perusahaan sudah memenuhi kriteria penelitian serta data penelitian yang dikumpulkan 55 data selama 5 tahun. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis, uji koefisien determinan dan uji Moderated Regression Analysis yang diolah menggunakan program SPSS. Sehingga di dapatkan hasil dari penelitian ini yaitu profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress, Corporate governance berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress, keputusan pendanaan berpengaruh secara signifikan memoderasi profitabilitas terhadap financial distress, keputusan pendanaan tidak berpengaruh signifikan memoderasi ukuran perusahaan terhadap financial distress. keputusan pendanaan tidak berpengaruh secara signifikan memoderasi corporate governance terhadap financial distress serta  profitabilitas, ukuran perusahaan dan corporate governance secara simultan berpengaruh terhadap financial distress
JUMLAH MONOSIT, KADAR INTERLEUKIN-6, DAN KADAR FAKTOR PENGHAMBAT MIGRASI MAKROFAG LEBIH TINGGI PADA KONDISI PREEKLAMPSIA DENGAN SEPSIS Rahardjo, Bambang; Mustofa, Edy; Sanggelorang, Margie Cassie; Wati, Linda Ratna
Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2024): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2024.011.02.1

Abstract

Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah >140/90 mmHg, proteinuria, dan edema, yang terjadi setelah 20 minggu kehamilan. Penyebab terjadinya preeklampsia tidak diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan terkait dengan respons inflamasi sistemik. Monosit dan makrofag yang telah distimulasi oleh endotoksin akan menghasilkan interleukin-6 (IL-6) yang dapat  memicu respons inflamasi berlebih, dan mungkin memainkan peran sentral dalam respons inflamasi pada preeklampsia dan sepsis.  Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan jumlah sel monosit, kadar IL-6, dan kadar macrophage migration inhibitory factors (MIF) pada preeklampsia dan preeklamsia dengan sepsis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Sampel darah dikumpulkan dari partisipan di RSUD dr. Saiful Anwar Malang dan Bangil yang dikategorikan dalam kelompok normotensif, preeklampsia, dan preeklampsia dengan sepsis. Sel monosit dinilai pada hitung darah lengkap dengan metode flow cytometry. Kadar IL-6 dan kadar MIF dinilai menggunakan enzyme-linked immunosorbent assay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sel monosit, kadar IL-6, dan MIF pada kelompok preeklampsia dengan sepsis secara signifikan lebih tinggi dibanding kelompok kontrol (p < 0,001) dan preeklampsia (p < 0,001).  Didapatkan hubungan yang signifikan antara jumlah monosit dengan  kadar IL-6 (r = 0,781; p < 0,001), jumlah monosit dengan kadar MIF (r = 0,798; p < 0,001), dan kadar IL-6 dengan kadar MIF (r = 0,654; p = 0,003)  pada kelompok preeklampsia dengan sepsis. Pada kondisi preeklamsia dengan sepsis, peningkatan jumlah sel monosit dan MIF dapat memicu peningkatan kadar IL-6.
Factors Affecting Cadres’ Knowledge and Ability to Identify Breastfeeding Problems in Malang District Wati, Linda Ratna; Indahwati, Lilik; Putri, Rismaina; Jannah, Miftahul; Windari, Era Nurisa; Hanifarizani, Rahma Dian
Journal of Midwifery Vol 9, No 1 (2024): Published on June 2024
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jom.9.1.26-35.2024

Abstract

Background: Breast milk is the ideal nutrient to support the growth and development of the baby. The government strives to increase exclusive breastfeeding, one of which is through the empowerment of cadres, so intensive efforts are needed to optimize the role of cadres in supporting exclusive breastfeeding. Objectives: This study aims to analyze factors related to the knowledge and ability of cadres in identifying breastfeeding problems. Methods: The research design used observational analytic with a cross-sectional approach. A total of 46 posyandu cadres in the Malang Regency area were involved in this research. Bivariate analysis using Spearman’s correlation with SPSS software version 26 and multivariate using path analysis with Smartpls software version 3. Results: The cadres' knowledge related to breast milk and breastfeeding is mostly sufficient (65.22%). The ability of cadres to identify the breastfeeding problems the most in the category is sufficient (63.04%). The pathway analysis showed that the factors that influenced knowledge were education (r=0.488) and breastfeeding experience (r=0.336), but age had a negative effect (r=-0.267). Factors that influenced the ability to identify breastfeeding problems were breastfeeding experience (r=0.542) and breastfeeding training history (r=0.469). Conclusions: Education and age are important factors in the recruitment of cadres, in addition, information and practices related to breast milk and breastfeeding obtained through experience and training are also needed to support exclusive breastfeeding.
Leaflet Lebih Efektif Meningkatkan Pemahaman Penggunaan Pil Kontrasepsi Hormonal Kombinasi Dibandingkan Dengan Video Edukasi Pada Akseptor KB di Puskesmas Bareng Kota Malang Rahmana, Rahima Azzahra; Norahmawati, Eviana; Wati, Linda Ratna
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.1

Abstract

ABSTRACT Background: Based on Badan Pusat Statistik Data (2022) total acceptors of hormonal contraceptive pills in Malang is up to 14.580 women. Hormonal contraceptive pills are a contraceptive method that has to be consumed per-oral daily to give an effective result. Hormonal contraceptive usage could increase estrogen exposure to acceptors’ body, this exposure on the long term (usage > 3 years) could increase the risk of breast cancer. Knowing this risk, it is exceedingly needed for the acceptors to be given an education about how to use the hormonal contraceptive pills correctly. Leaflets and educational videos are proven to be effective to increase someone’s knowledge quiet well. Aim: to determine the difference in effectiveness between educational leaflets and videos on the understanding level of the use of combined hormonal contraceptive pills among family planning acceptors at Puskesmas Bareng Malang City. Method: an experimental research using comparison group design using Wilcoxon Matched Pairs Test. Result: After being provided with educational leaflets, there was an increase in understanding. The significance value obtained was p < 0.001 < α = 0.05. Similarly, using educational videos yielded the same value of p < 0.001 < α = 0.05. The Wilcoxon Signed Rank Test value indicates that there are 12 respondent values from the educational video group that are lower than the values of the leaflet group, with a mean rank of 10.54 and a sum of ranks of 126.50. The Asymp. Sig. (2-tailed) is 0.017 < 0.05, suggesting a significant difference in the effectiveness of education delivery between leaflets and educational videos. The use of leaflet educational media is more effective than educational videos. Conclusion: giving health education while using leaflet and educational video as the media is proven to significantly increase someone’s knowledge, with leaflet is slightly more significant to increase someone’s knowledge. Keywords: Hormonal Contraceptive Pill, Health Education, Leaflet, Educational Video, Women ABSTRAK Latar Belakang: Data Badan Pusat Statistik pada tahun (2022) menunjukkan bahwa jumlah akseptor kontrasepsi hormonal pil pada Kota Malang adalah sebanyak 14.580 jiwa. Kontrasepsi hormonal pil merupakan kontrasepsi yang harus dikonsumsi rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil yang efektif mencegah kehamilan. Pemakaian kontrasepsi hormonal meningkatkan paparan hormon estrogen pada tubuh, hal ini menyebabkan pil kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Melihat risiko yang berbahaya ini, maka penting untuk diadakan edukasi cara tepat penggunaan pil kontrasepsi hormonal. Leaflet dan video edukasi dapat meningkatkan pengatahuan seseorang dengan baik. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui perbedaan efektivitas leaflet dan video edukasi terhadap tingkat pemahaman penggunaan pil kontrasepsi hormonal kombinasi pada akseptor KB di Puskesmas Bareng Kota Malang. Metode Penelitian: penelitian eksperimental menggunakan desain comparison group design diuji menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test. Hasil Penilitian: terjadi peningkatan pemahaman setelah diberikan edukasi leaflet nilai signifikansi yang didapatkan adalah sebesar p value = <0.001 < α=0.05 dan menggunakan video edukasi mendapatkan nilai yang sama yaitu sebesar p value= < 0.001 < α=0.05. Nilai Wilcoxon Sign Ranked Test menunjukkan ada 12 nilai responden dari kelompok video edukasi yang lebih rendah dari nilai kelompok leaflet dengan nilai mean rank 10.54 dan sum of rank 126.50. Asymp. Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,017 < 0,05 dan dapat diartikan sebagai adanya perbedaan signifikansi pemberian edukasi menggunakan leaflet dan video edukasi, dengan penggunaan media edukasi leaflet lebih efektif dibandingkan dengan video edukasi. Kesimpulan: pemberian edukasi menggunakan leaflet dan video edukasi dapat meningkatkan pemahaman seseorang, leaflet sedikit lebih efektif dibandingkan video edukasi. Kata Kunci: Pil Kontrasepsi Hormonal, Sosialisasi Kesehatan, Leaflet, Video Edukasi, Wanita
Perbedaan Efektivitas Diskusi Kelompok dan Penyuluhan Pendidikan Seksual terhadap Perubahan Persepsi tentang Perilaku Seksual Siswi SMAN 1 Kandat Kabupaten Kediri Mayasari Putri Ardela; Nirmala Gina Prabawati; Linda Ratna Wati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 1 (2020): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v3i1.57

Abstract

Pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada remaja ditunjukkan dengan meningkatnya minat terhadap seks. Hal ini terlihat dari perilaku pacaran remaja yang semakin mengarah pada perilaku seksual yang berisiko. Remaja perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai proses reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan efektivitas diskusi kelompok dan penyuluhan pendidikan seksual terhadap perubahan persepsi tentang perilaku seksual siswi. Studi eksperimental menggunakan pre-post test with control group design yang dilakukan terhadap siswi kelas XII IPA. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling, sehingga didapatkan 48 responden yang terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok diskusi, kelompok penyuluhan, dan kelompok kontrol yang masing-masing n=16. Analisis data yang digunakan adalah statistika non-parametrik dengan uji Wilcoxon, Kruskal-Wallis dan Mann Whitney dengan α = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan pada kelompok yang diintervensi dengan metode diskusi kelompok dan penyuluhan (p < 0,05), namun tidak terdapat perubahan persepsi pada kelompok intervensi (p > 0,05)