Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMANFAATAN BATU ANDESIT DI DESA KLAKAH DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PASREPAN, KABUPATEN PASURUAN – JAWA TIMUR Yuwanto, Sapto Heru; Araujo, Nelson Santiago Ribeiro
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.173 KB)

Abstract

Desa Klakah, Kecamatan Pasrepan – Pasuruan, memiliki potensi sumber daya mineral bukan logam berupa batuan andesit yang melimpah. Selama ini sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk bahan bangunan. Secara geologi regional daerah penelitian terdapat pada Formasi batuan gunung api tengger berumur kuater yang dominan terdiri atas litologi tuff, breksi, dan lava andesit. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat petrografis dan sifat keteknikan dari batuan andesit serta pemanfaatannnya selain untuk bahan bangunan. Dalam melakukan penelitian adalah menggunakan metode pemetaan geologi permukaan, analisis yang digunakan analisis petrografi sampel batuan dan analisis kualitas atau sifat keteknikan pada sampel batuan andesit. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, menurut analisis petrografis batuan andesit yang ada di daerah penelitian terdiri atas ±50% mineral piroksen, ±30% mineral plagioklas dan ±20% masa dasar gelas, mineral opak. Sifat keteknikan batuan andesit di daerah penelitian nilai kuat tekan batuan rata-rata sebesar 387,956 kg/cm dan penyerapan air maksimum rata-rata sebesar 0,27, serta ketahanan aus rata-rata sebesar 14.80%. Menurut standar SNI nomor 03-0394-1989 batuan andesit di daerah penelitian memenuhi syarat minimum untuk digunakan sebagai bahan untuk Batu Hias atau Tempel.
ANALISIS UMUR FORMASI SONDE BERDASAR KANDUNGAN MIKROFOSIL DESA KEDUNGSARI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN TEMAYANG, KABUPATEN BOJONEGORO, PROVINSI JAWA TIMUR Batfutu, Maria Ines; Yuwanto, Sapto Heru; Wiyanti, Heni Siska
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.213 KB)

Abstract

Formasi Sonde bagian Timur tepatnya pada Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, tersusun atas batuan yang sangat bervariasi, seperti batugamping klastik, batupasir, napal, dan batulempung. Tujuan penelitian untuk mengetahui kisaran umur relatif pada Formasi Sonde berdasarkan kandungan mikrofosil. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan dengan melakukan sampling batuan untuk dianalisis di laboratorium. Sample diambil secara sistematis pada tiga titik, dan diperoleh 45 spesies foraminifera planktonik dengan kisaran umur
PENENTUAN ZONASI KERENTANAN GERAKAN TANAH DI DESA MOJOREJO DAN SEKITARNYA KECAMATAN MODO KABUPATEN LAMONGAN PROVINSI JAWA TIMUR Syahrozani, Muhammad Fanni; Bahar, Hendra; Yuwanto, Sapto Heru
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.395 KB)

Abstract

Pada daerah penelitian yaitu di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur saat ini telah dijumpai beberapa lokasi pada wilayah hutannya yang telah rusak dan hal ini dapat menyebabkan terjadinya gerakan tanah (longsor), terutama saat musim hujan. Penentuan zonasi kerentanan gerakan tanah pada daerah penelitian diharapkan dapat bermanfaat sebagai upaya pencegahan, menghindari, atau meminimalisir kerugian yang mungkin ditimbulkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan semua data sekunder dan primer terkait kerentanan gerakan tanah, antara lain kemiringan lereng, litologi/batuan, tataguna lahan, curah  hujan, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil yang didapatkan adalah zonasi tingkat kerentanan gerakan tanah di lokasi penelitian serta rekayasa teknik yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana yang mungkin timbul.
Identifikasi Sebaran dan Analisis Karakteristik Deposit Fosfat di Kecamatan Omben dan sekitarnya, Sampang, Jawa Timur Bahar, Hendra; Ikwan, Ikwan; Yuwanto, Sapto Heru; Utamakno, Lakon; Wiyanti, Heni Siska
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fosfat merupakan mineral penyusun suatu bahan galian dari unsur batuan beku atau sedimen dengan kandungan fosfor yang bersifat ekonomis. Keterdapatan cadangan fosfat di Indonesia cukup signifikan, termasuk di Jawa Timur, terutama di wilayah Pulau Madura. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penyelidikan sebaran dan karakterisik fosfat di Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengambilan data primer lapangan dan dikombinasikan dengan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis sampel batuan fosfat yang di ambil dari lokasi penelitian kemudian dideskripsikan secara megaskopis dan analisis laboratorium yaitu X-Ray Fluorescene (XRF). Berdasarkan hasil analisis unsur batuan diketahui bahwa deposit fosfat yang prospek sebagai fosfat alam adalah sampel Batugamping pasiran dengan kandungan unsur Ca 93,43% - Al 1,1% - P 2,7% dan Fe 1,86%, dengan sebaran berada di sebelah timur hingga ke selatan lokasi penelitian. Karakteristik deposit fosfat yang prospek sebagai deposit alam pada lokasi penelitian hasil analisis XRF adalah termasuk kelompok Crandallite, diindikasikan terbentuk dari penghancuran batuan fosfat ataupun hancuran tulang belulang vetebrata kecil serta kotoran burung dan kelelawar yang berasosiasi dengan batugamping, kelompok ini dikategorikan jenis sebagai Fosfat Guano (Guano Phosphate).
ANALISIS KARAKTERISTIK PROFIL ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN DATA GEOKIMIA PADA LAPANGAN AMG-1 PT. ST NICKEL RESOURCES KECAMATAN AMONGGEDO, KABUPATEN KONAWE, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Wardhani, Lintang Dialy Kusuma; Yuwanto, Sapto Heru
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1995

Abstract

Secara garis besar menurut Ahmad (2004), endapan nikel laterit terbagi menjadi empat lapisan yaitu iron cap  (lapisan  tanah  penutup), saprolite, limonit, dan bedrock atau batuan dasar. Dari beberapa lapisan tersebut memiliki kadar Ni dan Fe yang berbeda-beda. Sehingga dari teori tersebut yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik ore di lapangan penelitian. Geokimia adalah sains yang menggunakan prinsip dan teknologi bidang kimia untuk menganalisis dan menjelaskan mekanisme di balik system geologi  seperti  kerak  bumi  dan  lautan  yang  berasa  di atasnya. Geokimia penelitian yang dilakukan menggunakan metode laser XRF dimana metode  tersebut  ditembakkan di sampel sehingga menghasilkan  kadar-kadar unsur yang diperlukan. Geologi di daerah penelitian batuannya tersusun dari batuan beku yaitu dunit dan peridotit, dimana strukturnya sudah tidak terlihat dikarenakan erosi dan proses eksploitasi yang tengah di kerjakan. Mineral yang ditemukan di  daerah penelitian di setiap lapisan berupa mineral hematit, geothit, olivine, serpentinite, piroksenit dan silika. Karakteristik ore endapan nikel laterit di daerah penelitian adalah berwarna merah kecokelatan pada zona saprolit, mengandung unsur Ni sebesar 1,% dan Fe 15%, dengan zona limonit yang paling tebal dan memilki kadar ni tertinggi yaitu Ni 1,2% dan Fe 14,2%. Sedangkan lapisan paling bawah (bedrock) terdiri dari batuan beku ultramafic. Hampir di seluruh pit Amg-1 ditemukan mineral garnierite di vein lapisan. Menghasilkan ore yang sangat baik kualitasnya untuk dikelola secara ekonomis
ANALISIS PROKSIMAT DALAM PENENTUAN KUALITAS DAN JENIS BATUBARA PADA PT. BUMI MERAPI ENERGI, KABUPATEN LAHAT, PROVINSI SUMATRA SELATAN Oratmangun, Trivenna A; Yuwanto, Sapto Heru; Utamakno, Lakon
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1988

Abstract

PT. Bumi Merapi Energi, berada di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Selatan, Bagian Utara. Batubara merupakan bahan galian, maka posisi batubara sebagai bahan bakar alternatif dan meningkatkan pemanfaatannya untuk keperluan domestik sebagai bahan bakar pada pembangkit tenaga listrik, industri maupun untuk kepentingan ekspor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode proksimat merupakan metode awal dalam penentuan kualitas batubara yang meliputi penentuan kandungan kadar air, zat terbang, abu dan karbon tertambat dalam batubara. Untuk mengetahui kadar air dan abu dapat memperkirakan berapa nilai kalori dari batubara. Zat terbang juga salah satu pengotor dalam batubara dan dapat menentukan range batubara selain nilai kalori. Karena sangat pentingnya parameter proksimat dalam batubara diperlukan analisis yang presisi dan akurat dalam metode analisisnya. Maka dilakukan penelitian dan perhitungan lanjutan berdasarka dari data analisis proksimat. Dan untuk diketahui kualitas batubara berdasarkan klasifikasi menurut Classification of in Seam Coal (UNECE 1998) termasuk dalam High Grade Coal (berdasarkan kandungan ash yang didapat yaitu 6,82% db). Kemudian dari penentuan analisis proksimat dapat diklasifikasikan juga jenis batubara yaitu Bituminous Rank (medium rank), karena memiliki kandungan kalori yaitu 6242 kcal/kg, unsur karbon 41,65% dan kadar air 11%. 
STUDI ALTERASI DAN MINERALISASI DAERAH KELORAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SELOGIRI, KABUPATEN WONOGIRI, PROVINSI JAWA TENGAH Rahmadani, Veronika Budi; Bahar, Hendra; Yuwanto, Sapto Heru; Utamakno, Lakon
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2095

Abstract

Daerah penelitian terletak di Desa Keloran dan sekitarnya, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Maksud dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan geologi untuk mengetahui kondisi geologi, tipe alterasi dan potensi mineralisasi di daerah Keloran dan sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan dengan memetakan morfologi dan struktur geologi, pengambilan sampel batuan, pengolahan dan analisis data. Analisis data terdiri dari analisis stereografi, analisis petrografi dan analisis geokimia AAS Flame. Satuan batuan daerah penelitian berdasarkan karakteristik litologi yang dominan terdiri dari satuan batulempung, satuan breksi vulkanik, satuan andesit, satuan diorit dan satuan dasit. Struktur geologi daerah penelitian berkembang dengan baik, diantaranya terdapat struktur kekar tarik, lipatan antiklin dan gawir sesar geser menganan. Zona alterasi daerah penelitian dibagi menjadi tiga yaitu zona filik, zona argilik, dan zona propilitik. Zona alterasi daerah penelitian dipengaruhi oleh struktur geologi yang berkembang. Tipe endapan epitermal daerah penelitian adalah endapan epitermal sulfida rendah (low sulfidation). Potensi geologi pada daerah penelitian adalah penambangan emas dan penambangan bahan galian berupa batu  andesit.
KLASIFIKASI KERENTANAN GERAKAN TANAH DI DESA SENEPO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SLAHUNG, KABUPATEN PONOROGO, PROVINSI JAWA TIMUR Goncalves, Aquilis Bernardo; Bahar, Hendra; Yuwanto, Sapto Heru; Utamakno, Lakon
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2092

Abstract

Lokasi penelitian berada di Desa Senepo dan sekitarnya, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, termasuk dalam Lajur Pegunungan Selatan dan Solo, sebagian wilayahnya ditempati oleh batuan gunungapi kuarter. Litologi penyusun lokasi penelitian berupa andesit plagioklas, vitric tuff dan crystal tuff. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wilayah dengan tingkat kerentanan gerakan tanah tinggi, serta daerah dengan potensi bencana gerakan tanah. Metode yang digunakan adalah metode tumpang susun (overlay) dari parameter-parameter untuk menentukan tingkat kerentanan gerakan tanah, yaitu: curah hujan, tataguna lahan, geologi (litologi), jenis tanah, dan kemiringan lereng. Dari hasil setiap parameter memiliki klasifikasi skor yang dikalikan dengan bobot masing-masing parameter, parameter yang berpengaruh tinggi terhadap kerentanan gerakan tanah maka nilai bobotnya lebih tinggi dari parameter lainnya. Tingkat kerentanan gerakan tanah pada daerah penelitian dibagi menjadi 4 (empat) kelas yaitu: sangat rendah, rendah, sedang, dan tinggi. Wilayah yang termasuk kerentanan sangat rendah-rendah-sedang-tinggi adalah di sekitar Desa Senepo dan Ngerayun. Wilayah yang termasuk kerentanan sangat rendah-rendah-sedang adalah di sekitar Desa Tugurejo, Slahung, Binade, dan Mrayan.
PENGARUH BATUAN DASAR TERHADAP KUALITAS ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI DAN GEOKIMIA PADA SITE “AINUN” BLOK “SUCI” PT. ST NICKEL RESOURCES, KABUPATEN KONAWE, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Mandalay, Suci Ainun; Bahar, Hendra; Yuwanto, Sapto Heru; Utamakno, Lakon
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2093

Abstract

Penelitian ini terletak di lokasi PT. ST Nickel Resources, daerah Dunggua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur geokimia, jenis mineral yang terkandung dalam batuan dasar, serta pengaruh batuan dasar terhadap endapan nikel laterit. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan melakukan survei lapangan secara langsung mencakup pengambilan data litologi dan data hasil pemboran dari PT. ST Nickel Resources. Penelitian menggunakan analisis petrografi dan analisis geokimia XRF (X-Ray Fluorescence). Hasil penelitian menunjukkan adanya unsur-unsur geokimia utama (major) seperti Ni, Co, Fe, SiO2 dan Mg, dengan kadar Ni sebesar 0,69 – 1,51%. Di lokasi penelitian juga dijumpai jenis batuan ultrabasa diantaranya peridotit dan dunit, yang mengandung mineral olivin dan piroksen. Keberadaan kedua mineral tersebut merupakan penanda terdapatnya kadar nikel yang tinggi, sehingga menambah kualitas nikel yang ada pada daerah penelitian menjadi sangat baik.
PENGARUH BATUAN DASAR TERHADAP KUALITAS ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI DAN GEOKIMIA PADA SITE “AINUN” BLOK “SUCI” PT. ST NICKEL RESOURCES, KABUPATEN KONAWE, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Mandalay, Suci Ainun; Bahar, Hendra; Yuwanto, Sapto Heru; Utamakno, Lakon
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2094

Abstract

Penelitian ini terletak di lokasi PT. ST Nickel Resources, daerah Dunggua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur geokimia, jenis mineral yang terkandung dalam batuan dasar, serta pengaruh batuan dasar terhadap endapan nikel laterit. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan melakukan survei lapangan secara langsung mencakup pengambilan data litologi dan data hasil pemboran dari PT. ST Nickel Resources. Penelitian menggunakan analisis petrografi dan analisis geokimia XRF (X-Ray Fluorescence). Hasil penelitian menunjukkan adanya unsur-unsur geokimia utama (major) seperti Ni, Co, Fe, SiO2 dan Mg, dengan kadar Ni sebesar 0,69 – 1,51%. Di lokasi penelitian juga dijumpai jenis batuan ultrabasa diantaranya peridotit dan dunit, yang mengandung mineral olivin dan piroksen. Keberadaan kedua mineral tersebut merupakan penanda terdapatnya kadar nikel yang tinggi, sehingga menambah kualitas nikel yang ada pada daerah penelitian menjadi sangat baik.
Co-Authors Abdibar, Aleik Ainu Abdilbar, Aleik Ainu Achmad Muzaki Afrianti, Risa Agus Budianto ahmad junaidi suwito Aldy Elriq Syahputra Aleik Ainu Abdibar Aleik Ainu Abdilbar Andi Ilham Fadli Anwaningtyas, Ismi Ari Aquilis Bernardo Goncalves Araujo, Nelson Santiago Ribeiro Arif rachman Arif Rachman Avellyn Shinthya Sari Bahar, Hendra Bakanuku, Evendi S Batfutu, Maria Ines Brillianti, Ericsa Catur Purnomo Sidi Cristofer Parorak Eddy Mahardjo F. Moreira, Joao Bosco Fadli, Andi Ilham Fanani, Yazid Goncalves, Aquilis Bernardo Handoko Teguh Wibowo Heni Siska Wiyanti Heni Siska Wiyanti Ikwan Ikwan Ikwan, Ikwan Ismi Ari Anwaningtyas Joao Bosco F. Moreira Jusfarida, Jusfarida - Kusdarini, Esthi Lakon Utamakno Lakon Utamakno Lakon Utamakno Lintang Dialy Kusuma Wardhani Luky Febri Eko Nugroho Mahardjo, Eddy Mandalay, Suci Ainun Maria Ines Batfutu Maturangga, Herodia Tribrata Ananda Maulana Syah Muhammad Abdul Rifa’i Muhammad Fanni Syahrozani Muhammad Zulvi Rosadi Muzaki, Achmad Nelson Santiago Ribeiro Araujo Nugroho, Luky Febri Eko Oratmangun, Trivenna A Parorak, Cristofer Purab, Baltasar Belang Baga Putra, Inga Kharisma Rahmadani, Veronika Budi Renaldy, Davin Revi Eka Wardhany Rifa’i, Muhammad Abdul Rima Rosaliana Rosaliana, Rima Satria Heruroso Suci Ainun Mandalay Susanto, Muhammad Nizarudin Agus Syah, Maulana Syahrozani, Muhammad Fanni Trivenna A Oratmangun Utamakno, Lakon Veronika Budi Rahmadani Wardhani, Lintang Dialy Kusuma Wardhany, Revi Eka Wibowo, Handoko Teguh Wiyanti, Heni Siska