Articles
The Effect of The Use of Social Media (Whatsapp) towards The Biological Cognitive Learning Outcomes of Class XII MIA Students at SMA Negeri 1 Tinambung
Jirana Jirana Jirana;
M Irfan;
Mesra Damayanti
Journal of Biological Science and Education Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Journal of Biological Science and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (798.315 KB)
|
DOI: 10.31327/jbse.v4i1.1804
Social media is one of the media that has several positive and negative values. It can be used as a learning medium but can also be a distraction in the learning process. This study aims to determine the effect of social media (WhatsApp) on students' cognitive learning outcomes.. This study uses a type of correlation research with a quantitative approach. The population in this study were all students of SMAN 1 Tinambung. The research sample was 99 students, obtained using a probability sampling technique with the simple random sampling method. The variables studied were: (1) The independent variable was the use of social media; (2) The dependent variable was learning outcomes. Data collection techniques use questionnaires, interviews, and documentation. The results showed a relationship between the use of social media (Whatsapp) and the cognitive learning outcomes of grade XII MIA students at SMA Negeri 1 Tinambung. This is evidenced by the correlation coefficient ( r) of 0.258, which is in the low category and the Pearson correlation value or r count (0.258) r table (0.1975) and the Sig value. (0.010) 0.05. These results indicate that the effect shown is in a low category. It is hoped that further researchers who will do the same will be more prepared in terms of respondents' willingness. Keywords: Social media, biology learning
Training and Assistance in Making Bokashi Fertilizer for Teachers in Polewali Mandar Regency, West Sulawesi
Musrifah Tahar;
Ariandi Ariandi;
Mesra Damayanti;
Ayu Indayanti Ismail;
Sufyan Hakim
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 2 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36339/je.v7i2.752
Dry leaves or grass in schools are generally thrown away or burned which has an impact on pollution and environmental pollution. Prevention of this pollution can be done by utilizing the dry leaves/grass into other products that are more useful. The Biology and Science Education Study Program Community Service implementation team in collaboration with the Polewali Mandar District Mobilizing Teacher Community provided training for teachers to be able to process dry leaves/grass in the surrounding environment into bokashi fertilizer. This community service aims to provide knowledge and skills to the community regarding the processing of dry leaves/grass into bokashi fertilizer. This activity was carried out by providing material and the practice of making bokashi fertilizer. Participants in the activity gave a positive response to the implementation of the activity. The results of the lesson indicate that the majority of the participants agreed that the lesson was in line with the topic and that the instructor was capable of providing materials and answering questions appropriately. In addition to that, participants agreed that the course increased the teacher's ability to transform dry leaves/grass in the schoolyard into bokashi fertilizer.
Hubungan Kesadaran Metakognisi dengan Pemahaman Konsep Biologi pada Siswa Sekolah Menengah Atas
Indah Panca Pujiastuti;
Muhammad Mifta Fausan;
Muh. Rizal Kurniawan Yunus;
Jirana Jirana;
Mesra Damayanti
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2783
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendefinisikan kesadaran metakognisi dan pemahaman konsep siswa, serta hubungannya dalam kajian biologi di sekolah tingkat atas. Pelaksanaan penelitian survei ini dilanjutkan dengan analisis korelasi. Kesadaran metakognisi dan pemahaman konsep biologi dalam penelitian ini diukur melalui angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) dan soal tes tertulis dalam bentuk uraian. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 64 siswa sekolah tingkat atas di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rerata skor kesadaran metakognisi siswa sebesar 78, dengan standar deviasi sebesar 5,13. Adapun rerata skor pemahaman konsep biologi siswa sebesar 75, dengan standar deviasi sebesar 6,20. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan antara kesadaran metakognisi dengan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran biologi (p= 0,00 < 0,05), namun kontribusi kesadaran metakognisi terhadap pemahaman konsep biologi hanya sebesar 37,6% (R Square = 0,376). Tindak lanjut dari hasil penelitian ini adalah disarankan untuk menerapkan model pembelajaran yang terintegrasi sebagai alternatif dalam meningkatkan kesadaran metakognisi dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran biologi di SMA.
Analisis Kesiapan dan Inovasi Penbelajaran dalam Menghadapi Era Digital: Exploratory Study Guru di Kabupaten Majene
Jirana Jirana;
Nur Amaliah;
Mesra Damayanti
SAINTIFIK Vol 9 No 2 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v9i2.464
Adanya berbagai permasalahan di dunia hingga merambah ke Negara Indonesia memberikan pengaruh besar terhadap semua bidang, salah satunya pengaruh terhadap bidang pendidikan. Permasalahan yang terjadi menuntut para guru untuk memadukan pembelajaran konvensional dengan pembelajaran berbasis digital bahkan secara total beralih ke pembelajaran berbasis digital. Selain itu pembelajaran digital juga menyebabkan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik. Pentingnya guru dalam berinovasi diharapkan dapat mengatasi beberapa permasalahan dan beralihnya dunia ke era yang lebih modern dan yang berbasis IT. Hal ini bertujuan agar siswa tetap memiliki semangat belajar serta kemampuan menyesuaikan pembelajaran secara berkelanjutan. Para guru perlu untuk melakukan identifikasi mengenai hal-hal yang dianggap perlu diupayakan untuk mengembangkan pembelajaran agar pembelajaran menjadi bermakna. Guru dapat mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, dipenuhi dan ditingkatkan sehingga mutu pendidikan tetap terarah di tengah beberapa permasalahan yang bersifat mendunia. Tujuan dan target sasaran dalam penelitian ini yaitu guru di tingkat menengah di Kabupaten Majene. Penelitian akan melihat kesiapan dan inovasi pembelajaran yang telah dilakukan dan terencana di era digital seperti sekarang ini untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran selanjutnya. Kegiatan yangakan dilakukan meliputi: (1) melakukan FGD terhadap beberapa guru sekolah menengah yang ada di Kabupaten Majene (perwakilan tiap sekolah); (2) melakukan wawancara (interview) lanjutan setelah FGD guna memperdalam informasi yang dianggap penting; (3) melakukan dokumentasi terhadap data-data nilai kognitif/afektif/psikomotorik siswa. Adapun data-data yang akan dikumpulkan terkait beberapa aspek diantaranya: permasalahan yang dihadapi guru selama proses pembelajaran terkait metode pembelajaran dan penilaian dalam proses pembelajaran. Penelitian ini penting dilakukan mengingat penerapan pembelajaran di Era Digital yang semakin menuntut para pendidik untuk memadukan pembelajaran konvensional dengan dengan pembelajaran modern yang lebih banyak menggunakan IT. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pendidik untuk dapat menyelesaikan berbagai kemungkinan permasalahan yang ditemukan selama proses pembelajaran terkait semakin tidak menentunya kondisi dunia sekarang ini.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Terhadap Minat Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X MIPA Materi Tumbuhan (Plantae)
Damayanti, Mesra;
Nurhidayah, Nurhidayah;
Jirana, Jirana;
Asriani, Asriani
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.494
Pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan merupakan suatu pembelajaran yang mengarah pada pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Terhadap Minat Belajar Biologi Peserta didik Kelas X MIPA Pada Materi Tumbuhan (Plantae) di SMA Negeri 2 Tapalang. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian posttest only control design dengan sampel penelitian sebanyak 52 Peserta didik yang terdiri dari dua kelas yaitu MIPA 1 dan MIPA 2 yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket minat belajar Peserta didik. Analisis data menggunakan kriteria uji hipotesis. Minat belajar Peserta didik Kelas X MIPA yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan berada pada skor rata-rata 70,04. Sedangkan minat belajar Peserta didik kelas X MIPA yang diajar dengan menggunakan pembelajaran direct instruction berada pada skor rata-rata 67,12. Adapun hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan terhadap minat belajar Peserta didik kelas X MIPA pada materi tumbuhan (Plantae) di SMA Negeri 2 Tapalang.
Pengembangan Media Pembelajaran Buku Saku Berbasis Mind Map Pada Pelajaran Biologi Materi Virus
Jirana, Jirana;
Firdaus, Firdaus;
Damayanti, Mesra;
Dahliana, Dahliana
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.495
Buku saku berbasis mind map merupakan sumber belajar yang berisi materi yang singkat dan jelas sehingga mudah untuk dipelajari, tampilan yang menarik dan mudah dibawa karena berukuran kecil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui validitas media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map pada pelajaran Biologi materi Virus Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene. (2) untuk mengetahui kepraktisan media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map pada pelajaran Biologi materi Virus Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene. (3) untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map pada pelajaran Biologi materi Virus Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R & D), dengan menggunakan desain model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Subjek penelitian adalah kelas X MIPA 2 berjumlah 31 peserta didik, 1 guru Biologi dan 2 validator ahli. Penilaian kevalidan media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map dilakukan oleh 2 validator ahli dengan menggunakan lembar validasi media berbasis IT dan lembar validasi tes. Kepraktisan dinilai berdasarkan respon guru dan respon peserta didik, dan keefektifan diukur dengan menggunakan tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata total validitas dari ahli media dan materi sebesar 3,55 atau 71% yang artinya media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map memenuhi kriteria valid. Hasil kepraktisan media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map menunjukan nilai rata-rata total kepraktisan dari respon guru sebesar 83% dan respon siswa sebesar 82% yang media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat praktis digunakan. Hasil keefektifan media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map menunjukan nilai rata-rata total keefektifan dari hasil tes pembelajaran sebesar 74% artinya media pembelajaran buku saku berbasis Mind Map yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif digunakan.
Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Gallery Walk Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA
Jirana, Jirana;
Nurhidayah, Nurhidayah;
Damayanti, Mesra;
Farida, Farida
SAINTIFIK Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v10i2.524
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran gallery walk terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi sistem pernapasan di SMA Negeri 3 Majene. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Metode pembelajaran gallery walk sebagai variabel bebas dan hasil belajar pada materi sistem pernapasan sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang terdiri atas 2 kelas. Teknik pengambilan sampel berbasisi purposive sampling dengan kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes, rancangan proses pembelajaran (RPP), dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji t dengan prasyarat data terdistribusi normal dan homogen dengan bantuan program SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran gallery walk kelas eksperimen diperoleh nilai posttest rata-rata 84,94% dan kelas kontrol diperoleh nilai rata” 73,06%, (2) uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,00 berarti Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran gallery walk terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIPA pada materi sistem pernapasan di SMA Negeri 3 Majene.
Peningkatan Keahlian Guru dalam Membentuk Siswa untuk Memiliki High Order Thinking Skills (HOTS) melalui Pembelajaran Berbasis HOTS di SMP Negeri 4 Tinambung Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat
Herna, Herna;
Damayanti, Mesra;
Supardi, Supardi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/sipakaraya.v1i2.2183
SMP Negeri 4 Tinambung merupakan salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum 2013. Namun praktek pembelajaran yang diterapkan oleh guru-guru di sekolah tersebut masih jauh dari pembelajaran berbasis HOTS, sementara kurikulum 2013 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini bertujuan untuk mendampingi guru dalam merancang pembelajaran berbasis HOTS. Metode pelaksanaan PKMS ini berupa ceramah, workshop, dan simulasi. Hasilnya adalah pemantapan konsep guru-guru SMPN 4 Tinambung terkait pembelajaran berbasis HOTS, dan perangkat pembelajaran berbasis HOTS yang disusun oleh guru-guru tersebut melalui kegiatan workshop dan telah disimulasikan pada kelasnya masing-masing. Kata kunci: Pembelajaran HOTS, Perangkat Pembelajaran
Pelatihan Kegiatan Penelitian Untuk Menghasilkan Smart Project Student
Sainab, Sainab;
Jirana, Jirana;
Damayanti, Mesra
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/sipakaraya.v2i1.2986
Pelatihan Kegiatan Penelitian untuk Menghasilkan Smart Project diarahkan untuk membantu peserta didik dalam menentukan ide dan judul penelitian yang nanti dapat disusun proposal penelitiannya untuk diusulkan pada kompetensi penulisan KTI di sekolah. Informasi awal dari peserta didik bahwa mereka tidak pernah mengikuti pelatihan mengenai penulisan KTI baik yang diadakan secara offline ataupun online. Sasaran kegiatan PKMM ini adalah peserta didik SMA negeri 1 Pamboang. Kegiatan PKMM ini bertujuan membantu peserta didik dalam menentukan ide dan judul penelitian yang nanti dapat disusun proposal penelitiannya. Metode pelaksanaan PKMM ini adalah memberikan pengetahuan melalui ceramah tatap muka, menggunakan cara belajar orang dewasa, serta diskusi dan tanya jawab. Luaran dari aspek akademik yang dapat dihasilkan dari pengabdian ini adalah publikasi ilmiah. Luaran yang lain adalah berupa kemampuan peserta didik dalam menentukan ide dan judul penelitian yang nanti dapat disusun proposal penelitiannya.
The Effect of The Use of Social Media (Whatsapp) towards The Biological Cognitive Learning Outcomes of Class XII MIA Students at SMA Negeri 1 Tinambung
Jirana, Jirana Jirana;
Irfan, M;
Damayanti, Mesra
Journal of Biological Science and Education Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31327/jbse.v4i1.1804
Social media is one of the media that has several positive and negative values. It can be used as a learning medium but can also be a distraction in the learning process. This study aims to determine the effect of social media (WhatsApp) on students' cognitive learning outcomes.. This study uses a type of correlation research with a quantitative approach. The population in this study were all students of SMAN 1 Tinambung. The research sample was 99 students, obtained using a probability sampling technique with the simple random sampling method. The variables studied were: (1) The independent variable was the use of social media; (2) The dependent variable was learning outcomes.  Data collection techniques use questionnaires, interviews, and documentation. The results showed a relationship between the use of social media (Whatsapp) and the cognitive learning outcomes of grade XII MIA students at SMA Negeri 1 Tinambung. This is evidenced by the correlation coefficient ( r) of 0.258, which is in the low category and the Pearson correlation value or r count (0.258) r table (0.1975) and the Sig value. (0.010) 0.05. These results indicate that the effect shown is in a low category. It is hoped that further researchers who will do the same will be more prepared in terms of respondents' willingness. Keywords:  Social media, biology learning