Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Snowball Throwing dan Buzz Group terhadap Pengetahuan tentang SADARI pada Remaja Putri Nisa Ramadan Setianingrum; Ulfah Musdalifah; Hanifa Andisetyana Putri
Midwifery and Nursing Research Vol. 8 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: In 2022, the World Health Organization (WHO) reported 2.3 million new breast cancer cases among women. In Central Java, 10.530 cases were recorded in 2019, and in Semarang City, 1.725 cases were reported in community health centers and 3.111 in hospitals. Breast cancer may lead to organ dysfunction and death, highlighting the importance of early detection through Breast Self-Examination (BSE). Low awareness and practice of BSE are primarily due to a lack of knowledge. Health education using cooperative learning methods such as Snowball Throwing and Buzz Group is expected to improve knowledge of BSE. Methods: The research method used is a true experimental design with a two-group pretest-posttest design. The population consisted of 191 individuals, with 72 respondents selected using stratified random sampling and randomly assigned to two groups via spinner. Each group receives a different educational method. Results: The results showed a significant increase in knowledge in both groups after the intervention (p-value = 0.000). A Mann-Whitney test revealed a significant difference in effectiveness between the two methods (p-value = 0.04). The mean knowledge score difference was 9.75, indicating that the Snowball Throwing method was more effective than the Buzz Group method. Conclusion: There is a difference in the effectiveness of the level of knowledge about BSE in adolescent girls before and after being given health education Snowball Throwing and Buzz Group.
Pengolahan Daun Kelor Peningkat Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Pudakpayung Umaroh Umaroh; Ulfah Musdalifah; Agustin Setianingsih; Khobibah Khobibah
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.10885

Abstract

Kelurahan Pudakpayung, kota Semarang, memiliki potensi ekonomi dan kesehatan yang perlu dikembangkan. Fokus pada RW 7 sebagai kampung tematik jajan pasar, masyarakatnya memiliki kekreatifan tinggi dan dapat membudidayakan tanaman kelor. Namun, dibutuhkan bimbingan untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Pengabmas bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Pudakpayung dalam pengolahan daun kelor, dengan fokus pada pengembangan teh daun kelor. Tujuan spesifik mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan, promosi, dan pemberian the daun kelor kepada ibu menyususi untuk meningkatkan berat badan bayi. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah, pelatihan praktik, demonstrasi, dan diskusi. Evaluasi dilakukan dengan memberikan produk teh daun kelor kepada ibu menyusui, dengan penilaian berat badan bayi sebelum dan setelah perlakuan. Pengabdian ini berhasil meningkatkan rata-rata berat badan anak dari 9,88 menjadi 10,51 setelah ibu mengkonsumsi teh daun kelor. Analisis statistik menggunakan uji paired t-test menunjukkan signifikansi sebesar 0,0001 < 0,05, mengindikasikan perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Nilai Std. Deviation juga menunjukkan konsistensi hasil. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa konsumsi teh daun kelor dapat meningkatkan berat badan balita. Masyarakat Pudakpayung semakin memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan teh daun kelor. Dengan demikian, pengembangan potensi ekonomi dan kesehatan di kelurahan ini dapat terus ditingkatkan.