Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA OVEN BAGI USAHA ROTI DONAT DI DESA MEDAN KRIO SUNGGAL Fitrawaty; Panggabean, Deo Demonta; Nasution, Akmal Huda; Simamora, Pintor; Harahap, Mukti Hamjah; Syah, Dedy Husrizal
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2709

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini untuk membantu mitra usaha Roti Donat Tamimy yang terletak di Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal dalam peningkatan produktivitas usaha roti donatnya dengan merancang teknologi tepat guna Oven Pemanggang Roti/Donat yang berbahan stainless. Kegiatan ini diselenggarakan pada minggu terakhir bulan Juni Tahun 2023 yang berlokasi dilokasi tempat usaha mitra. Kegiatan ini diterapkan dengan metode pendidikan, pelatihan dan pendampingan yang disertai dengan praktikum. Secara garis besar, kegiatan pengabdian ini telah berhasil dengan baik, rancangan alat TTG Oven Pemanggang yang telah dibangun diserahkan kepada mitra disertai dengan praktik penggunaan alat TTG Oven pemanggang tersebut. Kegiatan ini selain menghasilkan peningkatan produktivitas usaha mitra juga menghasilkan peningkatan wawasan dan pengetahuan mitra terhadap penggunaan alat TTG tersebut
DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING MEDIA BASED ANDROID USING CODULAR TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES ON TEMPERATURE AND HEAT MATERIAL Ghillanda, Chairin; Simamora, Pintor
Mahir : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2024): Mahir : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/mahir.v3i1.1099

Abstract

Research was conducted due to the lack of interesting learning media, making students' interest in physics subjects to study physics low and resulting in unsatisfactory student learning outcomes. This research aims to develop android-based learning media using kodular as a learning media to improve student learning outcomes on temperature, expansion and heat material for high school class XI. This research is a Research & Development (R & D) study using the ADDIE model which consists of stages (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). The subjects of this research were students of class XI SMA The results of material expert validity have a percentage of 91.11% with a very valid category and media expert validity has a percentage of 90% with a very valid category. The results of practicality by students in small groups of 87.95% (very practical), medium groups of 85.54% and limited groups of 94.75% (very practical) and in the effectiveness test obtained the results of the gain score of the difference between the pretest and protest scores showed an average in the small group of 0.7707, medium group 0.7777 while in the limited group of 0.8348 in the high category. Based on this information, it is concluded that the android-based student learning media using codular to improve student learning outcomes on temperature, expansion and heat material at SMAN 5 Medan developed by researchers get results that are feasible to use with valid, very practical and effective categories. ABSTRAK Penelitian dilakukan karena kurangnya media pembelajaran yang menarik menyebabkan minat siswa terhadap mata pelajaran fisika untuk mempelajari fisika rendah dan mengakibatkan hasil belajar siswa kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android dengan menggunakan kodular sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi suhu, muai dan kalor SMA kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahapan (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA. Hasil validitas ahli materi mempunyai persentase sebesar 91,11% dengan kategori sangat valid dan validitas ahli media memiliki persentase sebesar 90% dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas siswa pada kelompok kecil sebesar 87,95% (sangat praktis), kelompok sedang sebesar 85,54% dan kelompok terbatas sebesar 94,75% (sangat praktis) dan pada uji keefektifan diperoleh hasil gain score selisih pretest dan skor protes menunjukkan rata-rata pada kelompok kecil sebesar 0,7707, kelompok sedang sebesar 0,7777 sedangkan pada kelompok terbatas sebesar 0,8348 dengan kategori tinggi. Berdasarkan informasi tersebut disimpulkan bahwa media pembelajaran siswa berbasis android menggunakan codular untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi suhu, muai dan kalor di SMAN 5 Medan yang dikembangkan peneliti mendapatkan hasil yang layak digunakan dengan valid, sangat praktis dan kategori efektif.
THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL ASSISTED BY ANIMATED VIDEOS ON STUDENT LEARNING OUTCOMES IN THE SUBJECT MATTER OF WORK AND ENERGY FOR CLASS X SMA NEGERI 11 MEDAN T.P. 2022/2023 Lahagu, Besteman; Simamora, Pintor
(IPER) Indonesian Physics Education Research Vol. 4 No. 2 (2023): IPER (Indonesian Physics Education Research )
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/iper.v4i2.63000

Abstract

This study aims to determine the effect of problem-based learning model assisted by animated videos on student learning outcomes in the subject matter of work and energy. This type of research is quasi-experimental  with a two-group pretest-posttest design. The research population was all students of class X MIPA SMA Negeri 11 Medan T.P. 2022/2023 which consists of 7 classes. The sampling were taken by  purposive sampling, the classes taken were class X MIPA 4 as the experimental class and class X MIPA 1 as the control class. The instrument used was a multiple-choice test of learning outcomes in the form of 20 questions and student activity observation sheets. The results showed that the average pretest scores for the experimental class and the control class were 36.83 and 33.83, respectively. The results of testing the hypothesis obtained tcount < ttable, namely 1.4191 <2.002 at the significance level α = 0.05 and dk = 58, otherwise h0 is accepted or both classes have the same initial abilities. After implementation, the average post-test score obtained for the experimental class with problem-based learning was 76.8 and the control class with conventional learning was 56. The results of testing the hypothesis obtained tcount (6.35) > ttable (1.671) at the significance level α = 0.05, it was stated that ha was accepted meaning there was a difference in student learning outcomes after being given the implementation of problem-based learning model assisted by animated videos on the subject matter of work and energy in class X SMA Negeri 11 Medan.
The Influence of Problem Based Learning Assisted by PhET on Students’ Critical Thinking Skills on the Material of the Earth and Solar System Parhusip, Jeremia Obrial Steven; Simamora, Pintor
ISER (Indonesian Science Education Research) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Science Education Research (ISER)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/iser.v7i1.68130

Abstract

This research investigates the impact of using the Problem-Based Learning (PBL) model supported by PhET simulation media on students’ critical thinking skills, specifically in enhancing each indicator of critical thinking on the Earth and Solar System topic for Grade VII students at SMP Negeri 13 Medan during the 2024/2025 school year. Based on observations made, it is known that students have not been thinking critically, as indicated by their inability to interpret tables or images, analyze problems, and explain issues. The study adopts a quasi-experimental approach with a pretest-posttest control group design. The participants included two classes: class VII-2 as the experimental group receiving PBL with PhET, and class VII-6 as the control group receiving conventional instruction. Cluster random sampling was employed to determine the sample. Data were gathered through tests and observational methods, and analyzed using the Independent Sample t-test for hypothesis testing. The experimental group had an average pretest score of 12.9 and a posttest score of 77.7, while the control group scored 15.7 and 65.6, respectively. The results confirmed a significant influence of the PBL approach, aided by PhET media, on students’ critical thinking development. Furthermore, the N-gain analysis revealed that the experimental class showed a higher average percentage gain across all indicators compared to the control class.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN PHET SIMULATION TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS KELAS X SMA N 1 TIGALINGGA T.P 2022/2023 Sihotang, Dian Ronaldo; Simamora, Pintor
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 1 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i1.46574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media Physics Education Technology (PhET) terhadap hasil belajar fisika siswa SMA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi experiment dengan bentuk desain two group pretes dan postes. Populasi penelitian ini terdisi dari 4 kelas dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Kelas X MIA I sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA II sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 36 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk tes essay sebanyak 8 soal dan aktivitas siswa dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan uji t.Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata pretes dan postes di kelas eksperimen masing-masing adalah 28.88 dan 77.86 sedangkan nilai rata-rata pretes dan postes di kelas kontrol masing-masing adalah 27.88 dan 68.30. Aktivitas siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan pada setiap pertemuan sebesar 54.25 (cukup aktif) pada pertemuan pertama, pertemuan kedua sebesar 60.92 (aktif) dan pertemuan ketiga sebesar 72.03 (aktif) dengan rata-rata sebesar 62.4 dengan kategori aktif. Analisis data menggunakan uji t diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media PhETterhadap hasil belajar fisika siswa SMA.
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis (Fokus Pengembangan Materi Gelombang Bunyi Pada Siswa kelas XI di SMA Negeri 13 Medan) Manurung, Monica Ladena; Simamora, Pintor
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.892

Abstract

Urgensi Penelitian ini penting untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi gelombang bunyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi gelombang bunyi di SMA guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama, yaitu kelayakan desain modul, kepraktisan, serta keefektifan modul dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (RnD), adapun tahapan model ADDIE yaitu (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, tes dan angket.  Subjek penelitian adalah siswa kelas XI 3 IPA. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 13 Medan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Analisis data dilakukan dengan, uji kelayakan (validasi ahli), uji kepraktisan (respon siswa),  dan efektivitas (hasil tes berpikir kritis). wawancara Hasil validasi menunjukkan bahwa modul tergolong sangat layak, dengan nilai rata-rata 88,39% dari ahli media dan 95,29% dari ahli materi. Efektivitas modul terlihat dari peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa, ditunjukkan oleh hasil posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest. Dengan demikian, modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing ini terbukti layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi gelombang bunyi.