Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search
Journal : KREASI

DESAIN INTERIOR DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI DAN PENAMPILAN TEKNO PADA SHOWROOM AUTO ONE DI MAKASSAR Rivaldy Anthonios Phielip; Freddy H. Istanto; Maureen Nuradhi
KREASI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v3i2.789

Abstract

Perkembangan bisnis dibidang interior saat ini makin meningkat dan diminati oleh masyarakat luas. Gaya hidup masyarakat yang konsumtif juga berpengaruh kepada permintaan pasar akan desain komersial sehingga dituntut agar lebih banyak dan mengikuti perkembangan jaman. Perkembangan property pada saat ini juga makin meningkat jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama bisnis restoran semakin menjamur di Indonesia beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, peran jasa konsultan interior semakin besar dan dicari oleh pasar. Kebutuhan masyarakat akan jasa konsultan yang semakin banyak, dan juga pertumbuhan bisnis restoran yang semakin meningkat ditangkap oleh ROBSTUDIO untuk memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, dengan kualitas kerja yang professional dan layanan maksimal. ROBSTUDIO memberikan jasa konsultan dengan diferensiasi focus pada proyek restoran. Tujuannya agar karya yang dihasilkan lebih maksimal dan memiliki image sebagai jasa konsultan interior spesialiasi restoran. Gourmet Bakery & Eatery adalah salah satu karya desain dari ROBSTUDIO. Restoran ini menawarkan konsep yang menarik dengan spesialisasi makanan khas Belanda, dengan dua fungsi didalamnya sebagai tempat makan dan juga menjual bakery. Konsep yang ditawarkan adalah untuk menciptakan desain dengan suasana Belanda. Tujuan dari konsep ini adalah memberikan suasana yang berbeda dengan restoran lainnya serta mengikuti perkembangan dari dunia desain saat ini agar dapat diterima oleh masyarakat baik secara nasional maupun internasional.
PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR BUSINESS GUEST HOUSE DI SURABAYA OLEH IRS INTERIOR Irsan Irsan; Freddy H. Istanto; Maureen Nuradhi
KREASI Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i1.938

Abstract

IRS Interior didirikan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan klien atas ruang yang memiliki kelegaan secara maksimal walaupun dengan luasan yang terbatas. Layanan usaha yang diberikan oleh IRS Interior adalah berupa perancangan arsitektur interior yang memberikan efek space saving pada ruang terbatas. Proyek kali ini adalah proyek residensial yang akan didirikan untuk memberikan alternatif lain dalam jajaran hotel bisnis di kawasan Surabaya timur. Kanari Guest House akan berdiri di kawasan pertokoan Merr Jl. Ir. H. Soekarno. Lokasi Guest House sendiri sudah tepat namun memiliki beberapa masalah pada bangunan eksisting, hal ini dikarenakan bangunan eksisting berupa ruko empat lantai yang tidak hanya memiliki pembagian zona secara horizontal namun juga secara vertikal. Ditambah lagi dengan kolom – kolom dan balok yang tidak dapat dipindah atau dirubah bentuknya memberikan tantangan tersendiri dalam menciptakan ruangan publik yang bersifat private. Tak sampai disitu, luasan – luasan ruangan yang diciptakan juga harus menyesuaikan dengan kondisi bangunan sehingga ruangan tidak leluasa didesain. Dari problem tersebut IRS Interior dipilih untuk mengatasi permasalahan pada bangunan. Dengan menyematkan furniture multifungsi mampu dengan efektif menghemat tempat dan memiliki utilitas yang lebih. Konsep gaya yang diterapkan juga mengikuti jaman, dimana paduan scandinavian dan art deco dapat memberikan kesan yang unik dan nyaman.
PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR OFFICE FACTORY SHOWROOM DI GRESIK Calvin Kurnia Tanoto; Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i1.940

Abstract

CK-Tan Interior Architecture Consultant adalah perusahaan konsultan desain yang melayani desain untuk proyek arsitektur interior dengan spesialisasi dalam gaya desain industrial. Perusahaan berada di Jawa Timur yang berfokus di kota Surabaya. Desain yang ditawarkan adalah desain dengan gaya yang berani dan berbeda, dengan menggunakan gaya industrial. Latar belakang bisnis ini dikarenakan di saat ini dunia, juga Indonesia, terutama Surabaya sedang mengalami kenaikan angka permintaan untuk desain dengan gaya industrial pada proyek arsitektur dan interior. Nilai berbeda dari CK-Tan Interior Architecture Consultant adalah menyediakan desain dan layanan yang dapat disesuaikan dengan gaya desain industrial, desain ini sendiri berdasarka kebutuhan, keinginan, dan identitas dari klien sendiri, juga menyediakan solusi untuk permasalahan klien dengan layanan yang cepat dan nyaman. Target utama dari CK-Tan Interior Architecture Consultant adalah untuk proyek residensial dan komersial, maka dari itu proyek desain dengan konsep gaya desain industrial untuk factory officeshowroomPT Indomapan menjadi proyek yang dipilih di dalam analisa ini. Desain dari PT Indomapan ini sendiri lebih fleksibel daripada formal dikarenakan budaya dari perusahaan ini yang mengutamakan hubungan sosial di antara satu dengan yang lain. Metodologi untuk mencapai solusi terhadap permintaan yang juga menjadi masalah adalah dengan 3 tahap, yaitu survey dan wawancara, observasi dan penelitian secara mendalam, juga pengembangan desain. Hasil dari semuanya ini adalah solusi yang didasarkan atas permasalahan dan permintaan dari klien yang menggunakan konsep industrial dan lingkungan kerja yang sosial.
PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR DAPOER NOESANTARA FOOD COURT DI JEMBER Felyn Karina Bingtoyo; Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i1.943

Abstract

Proyek food court Dapoer Noesantara di Jember merupakan proyek komersial Felyn Kho Interior Architects. Food court ini menjual makanan dan minuman Indonesia. Owner dari Dapoer Noesantara menginginkan food court ini dapat menjadi sarana untuk menunjukkan keberagaman budaya Indonesia kepada pengunjung food court ini. Target pasar dari food court Dapoer Noesantara ini yaitu anak-anak muda terutama mahasiswa karena lokasi dari food court ini terletak di dekat kampus dan sekolah. Dapoer Noesantara juga terletak di area komersial yang terdapat banyak restoran, cafe, dan hotel. Permasalahan dalam mendesain proyek ini yaitu target pasar yang dituju yaitu anak-anak muda bertolak belakang dengan desain yang diinginkan klien. Pengaruh era globalisasi membuat anak-anak muda lebih menyukai budaya luar dari pada budaya sendiri. Metode yang digunakan untuk mendesain proyek Dapoer Noesantara ini merupakan metode teknik pengumpulan data dengan observasi lapangan, observasi pengguna, wawancara, studi pustaka, dan programming, serta juga menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif dan teknik pola berpikir dengan metode glass box dan black box. Setelah mengumpulkan data dan menganalisa data tersebut, konsep desain yang dihasilkan yaitu branding X social media friendly design. Konsep branding bertujuan untuk membuat Dapoer Noesantaraini menonjol di antara restoran dan cafe lainnya. Konsep social media friendly bertujuan untuk membuat target pasar tertarik untuk datang ke food court ini. Hal ini disebabkan karena anak-anak muda lebih menyukai tempat makan yang dapat digunakan untuk bisa mengerjakan tugas, nongkrong, foto-foto dengan cahaya alami, interior yang menarik, dan lain sebagainya sehingga hasil foto juga bagus, serta desain yang fleksibel, dan desain yang edukatif.
PERENCANAAN INTERIOR WAPO KAFE DI SURABAYA DENGAN KONSEP MENARIK SECARA VISUAL DI SOSIAL MEDIA Lintang Sari Ayunda Putri; Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i2.1041

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia semakin meningkat dengan banyaknya minat masyarakat dengan bisnis kafe atau restoran, terutama di area Jawa Timur. Dengan adanya peluang bisnis ini semakin banyak pula para pemilik modal untuk membuka bisnis terutama dalam bisnis café atau restoran. Oleh karena itu jasa konsultan interior sangat dibutuhkan untuk membuat sebuah desain kafe yang lebih kreatif. Kebanyakan pengguna dari sebuah kafe adalah para kalangan muda yang dimana mereka sering meluangkan waktu berada di sebuah kafe. Maka dari itu LNT Interior mengerjakan sebuah proyek kafe yang memang diperuntukkan untuk kalangan muda di Surabaya. Kafe yang dimaksud adalah Wapo kafe yang akan didesain dengan desain yang menarik secara visual dan dapat diaplikasikan ke sosial media oleh para penggunanya.
PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR RESTORAN LELEWATU RESORT Juan Tangko; Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i2.1061

Abstract

Keanekaragaman merupakan kata yang sempurna untuk menggambarkan budaya lokal Indoensia. Dari Sabang sampai Merauke, perkembangan seni setiap wilayah telah berkembang pesat pada era saat ini. Tuntutan menggunakan desainer untuk setiap proyek arsitektur telah menjadi hal yang lumrah saat ini. Oleh karena itu, Root berusaha memberikan solusi baru dalam bidang arsitektur interior, yang dimana menjadi visi dan misi perusahaan, dengan mengangkat konsep vernakular dari budaya masing-masing wilayah berdasarkan hasil analisa tertentu yang sesuai dengan kondisi tapak. Implementasi konsep Root pada setiap proyek akan semakin kuat dalam setiap fasenya yang disebabkan oleh pembentukan spesialisasi karakter perusahaan yang telah diterima oleh masyarakat itu sendiri. Perolehan kepercayaan masyarakat dapat diraih dengan pembentukan karakter setiap karyawan perusahaan. Dalam proyek perancangan ini, proyek ini adalah sebuah restoran yang terletak di pulau Nusa Tenggara Timur, tepatnya terletak pada daerah pinggir tebing dataran tinggi, yang memiliki kelebihan dalam hal pemandangan yang dapat dinikmati oleh pengunjung yang datang ke restoran ini. Konsep desain yang dipilih untuk tapak ini adalah dengan menggunakan konsep vernakular kontemporer, dimana unsur bentukan sederhana (minimalis) pada gaya kontemporer dikombinasikan dengan unsur vernakular kebudayaan masyarakat Sumba yang dilihat dari penggunaan material kayu, bambu, rotan, batu alam, dan lain sebagainya. Metode-metode yang digunakan telah melewati proses pengumpulan data, pengolahan data, analisis teori-teori pendukung yang dibuat oleh para ahli, hingga pembuatan konsep alternatif sehingga memudahkan pemberian solusi kepada permasalahan yang timbul selama proses perancangan proyek arsitektur interior ini.
PERANCANGAN INTERIOR MAHAMERU RESTAURANT DI SURABAYA Marchella Wijaya; Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i2.1065

Abstract

Restoran Mahameru merupakan restoran yang menyajikan makanan khas Cina, Indonesia hingga Eropa dan memiliki fasilitas ruangan VIP dan ballroom untuk mengadakan acara khusus. Perancangan ini dibuat karena klien ingin selalu eksis dan mengikuti perkembangan jaman dengan merubah interior restorannya menjadi wajah baru sehingga dapat mencapai salah satu misi dan filosofi Mahameru yaitu restoran Mahameru dapat selalu eksis dan selalu berada di puncak. Bangunan restoran ini merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Surabaya sehingga pada saat perancangan harus memperhatikan peraturan bangunan cagar budaya yang ada. Selain itu, diperlukan penataan ruang dan alur sirkulasi yang jelas dan nyaman serta fleksibel. Tema desain yang digunakan yaitu fleksibilitas yang dipadukan dengan gaya art Deco. Art Deco dipilih untuk menyelaraskan interior dengan arsitektur bangunan yang bergaya art Deco. Selain itu art Deco dapat memperkuat tampilan mewah, elegan dan megah.
PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR KLINIK KECANTIKAN DI SURABAYA DENGAN PENDEKATAN GREEN DESIGN Edgina Myra Velda; Laurensia Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v5i1.1220

Abstract

Klinik Kecantikan Esther House of Beauty merupakan klinik kecantikan di Indonesia yang telah ada sejak 1994 dan telah memiliki total 18 cabang yang melayani perawatan seluruh tubuh, baik rambut, wajah, maupun badan. Klinik ini membutuhkan solusi desain mengenai alur sirkulasi bagi pengunjung agar sirkulasi lebih tertata, jelas, dan lebih efisien serta diharapkan dapat melakukan penghematan energi untuk mengurangi beban biaya kegiatan operasionalnya. Dengan menggunakan metode observasi lapangan, wawancara dengan pengguna, dan studi literatur, maka dapat menyampaikan konsep yang akan menyelesaikan permasalahan klinik. Konsep dari perancangan klinik ini adalah dengan mengatur ulang layout ruang serta melakukan grouping agar sirkulasi yang dihasilkan dapat menjadi solusi. Menggunakan alur sirkulasi radial yang akan diterapkan pada area publik dan alur sirkulasi linier pada area privat dan area servis, serta menerapkan aspek green design untuk mengurangi beban operasional klinik. Dengan adanya penggunaan konsep green design, klinik Esther masuk ke dalam kategori gold untuk green building for interior space menurut GBCI dengan menerapkan kriteria tepat guna lahan, melakukan penghematan air serta memanfaatkan sistem penampungan air hujan, penghematan pencahayaan buatan dengan menggunakan lampu hemat energi, penghematan penghawaan buatan dengan menggunakan AC hemat energi, menggunakan material yang ramah lingkungan, menggunakan sistem pendingin dengan refrigeran yang tidak memiliki potensi merusak lapisan ozon, dan melakukan pengolahan limbah secara terpisah.Kata Kunci: Green Design, Klinik Kecantikan, Layout, Sirkulasi
PERANCANGAN PROYEK BUTIK LA BELLE DI SURABAYA DENGAN PENDEKATAN SENSE OF PLACE OLEH NOOVEAU INTERIOR ARCHITECTURE CONSULTANT Michelle Soeharto; Maureen Nuradhi; Melania Rahadiyanti
KREASI Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v5i1.1228

Abstract

Perkembangan yang terjadi pada sektor ekonomi menyebabkan peningkatan pada sektor pembangunan, baik area komersial, residensial, dan lainnya. Desain interior arsitektur pada area komersial merupakan salah satu faktor penting yang dapat membentuk citra positif bagi orang di dalamnya. Dengan citra yang positif, maka akan memberikan keuntungan bagi perusahaan dimana citra berkaitan erat dengan sikap pengunjung yang tentunya membuat area komersial tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. Melihat peluang ini penulis memutuskan untuk membuka usaha jasa konsultan desain interior arsitektur yang berfokus pada proyek komersial yang mempengaruhi kondisi psikologis manusia di dalamnya. Dengan itu, konsep “sense of place” yang ingin dirancang oleh penulis akan diungkapkan melalui cara penyusunan unsur-unsur desain interior arsitektur sebagai tanda visual ungkapan ruang yang akan ditransfer menjadi wujud yang dapat menstimuli atau merangsang perhatian dan kepribadian pengunjung. Proyek pertama yang diambil oleh Nooveau Interior Architecture Consultant sekaligus menjadi proyek tugas akhir yaitu sebuah butik bernama Galilea Fashion di Kota Surabaya. Permasalahan yang ada dijawab dengan konsep Diamond yang beraspek kepada sense of place bangunan dan ruang. Konsep desain ini menjawab beberapa permasalahan yang ada yaitu dengan penataan ruang dan sirkulasi yang tepat serta desain eksterior maupun interior yang elegan dengan pendekatan sense of place.Kata Kunci: Komersial, Interior, Arsitektur, Psikologis, Sense of Place
PERANCANGAN PROYEK REST AREA DI MOJOKERTO DENGAN PENDALAMAN SENSE OF PLACE OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR BHINNEKA ARCHITECT Mohammad Ismail Fanani; Maureen Nuradhi
KREASI Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i1.4275

Abstract

Regional ideals influence the value of Bhinneka Architect The company’s design. The planning project for an Integrated Rest Area is Bhinneka Architects’ final design project. Bangsal’s four main goals are to provide a rest area, boost the local economy, promote tourism and culture, and regulate land use near national highways. Local architecture describes an architectural design developed by the local climate and materials and the community’s social, cultural, and economic aspects. Election value is based on the results of the analysis carried out by the author in this report and obtained several results, namely the need for architects, the need for consultants who focus on locality, the potential of natural resources and human resources in Indonesia, as well as an increase in the percentage of infrastructure development in Indonesia. Applying locality design offers enormous potential to grow a place, particularly regarding boosting the tourism and business sectors. This depends on the possibilities of each location and traveler trends in that area. Steps that the company will take to achieve value stated in the company’s mission, which include conducting research on local content, creating design plans that highlight local values, maximizing the availability of local materials to be applied to designs, holding workshops as a form of company concern in improving Human Resources (HR), and making the most of technology’s potential as a marketing tool to help the business enter the national market.