Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS PERHITUNAN ESTIMASI BIAYA PERAWATAN ARSITEKTURAL INTERIOR BANGUNAN (STUDI KASUS AULA GEDUNG FAKULTAS VOKASI UM) Akbar, Webri Rahmat; Ramadhani, Viola Malta
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 6 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v6i1.7106

Abstract

Fakultas Vokasi merupakan Fakultas yang baru di Universitas negeri malang (UM) yang menempati bangunan yang sudah ada sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen arsitektural interior apa saja yang mengalami kerusakan, serta memerlukan perawatan dan untuk mengetahui estimasi biaya pekerjaan perawatan arsitektural interior Aula Gedung A27 FV UM. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian adalah kuantitatif dengan metode analisis harga satuan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti, ditemukan beberapa kerusakan di arsitektur pada bangunan FV. Salah satu kerusakannya terdapat pada arsitektural interior Aula Gedung A27 FV. Komponen yang mengalami kerusakan antara lain : dinding, plafon, pintu dan jendela, serta rambu tanda pintu keluar. Adapun hasil analisis perhitungan estimasi biaya perawatan arsitektural interior bangunan (studi kasus aula gedung fakultas vokasi um) dapat disimpulkan bahwa biaya yang akan dikeluarkan sebesar Rp. 18.438.000,00. Nilai estimasi tersebut didapat dari perkalian antara volume pekerjaan perawatan dan harga satuan.
Studi Peran Desain Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang dalam Mendorong Aktivitas Fisik Mahasiswa: Pedekatan Active Design Guidelines Untuk Mengurangi Gaya Hidup Sedentari Agita Aura Yasmin; Viola Malta Ramadhani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2287

Abstract

Perkembangan teknologi yang ada saat ini memiliki dampak seperti gaya hidup sedentari. Gaya hidup ini rentan dialami oleh mahasiswa pada lingkungan pendidikan. Hal ini ditandai dengan aktivitas monoton seperti duduk berjam-jam di ruang kelas atau terpaku pada layar perangkat elektronik. Hal ini akan berbahaya jika seseorang mempertahankan perilaku gaya hidup sedentari. Oleh karena itu, diperlukan intervensi untuk mendorong seseorang supaya lebih aktif secara fisik, salah satunya melalui desain bangunan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep desain aktif pada Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang (GKB UM), untuk mendukung pengurangan gaya hidup sedentari pada mahasiswa. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rekayasa desain yang diperlukan pada GKB UM berdasarkan Active Design Guidelies untuk meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk meneliti perspektif gedung GKB UM berdasarkan “Active Design Guidelines: Promoting Physical Activity and Health in Design”. Data diperoleh melalui observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu peran desain GKB UM dalam mendorong aktivitas fisik mahasiswa, yang menunjukkan bahwa GKB UM telah menerapkan prinsip-prinsip desain aktif. Namun, masih ada beberapa hal yang dapat dilakukan rekayasa desain untuk meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa, seperti menyediakan fasilitas untuk penyandang disabilitas, memberikan penanda atau rambu-rambu informasi, dan menggabungkan instalasi seni publik di lingkungan sekitar GKB UM. Selain itu, perlu dilakukan rekayasa desain bangunan pada lingkungan tangga GKB UM supaya lebih menarik, aman, dan nyaman saat digunakan.
Revitalisasi Usaha Las Tradisional Menjadi Bengkel Las Kreatif melalui Inovasi Desain Metal Art dan Digitalisasi Viola Malta Ramadhani; Riana Nurmalasari; Tuwoso
Al-DYAS Vol 5 No 3 (2026): Al-DYAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i3.11606

Abstract

Traditional welding businesses in Banjarsari Village, Madiun Regency, face challenges including low operational efficiency, high rates of welding defects, material and energy waste, and limited product variety, resulting in restricted market reach and low profit margins. This community service activity aims to revitalize and transform local welding businesses through metal art-based product diversification, technological modernization, and the digitalization of business management. The program was implemented in four stages: preparation through observation, interviews, and equipment procurement; implementation through the application of metal art and a smart welding system; evaluation through a review of revenue and program effectiveness; and follow-up through publication and reporting. The results indicate that the application of technology increased production capacity and product quality by stabilizing welding parameters, reducing defect rates, improving precision, and conserving energy and materials. Metal art-based product diversification supported by digital marketing strategies also successfully expanded market reach beyond the Madiun region. Thus, the integration of technological modernization, product diversification, and marketing digitalization can sustainably enhance competitiveness, broaden consumer segments, and strengthen the profit margins of welding business operators. This program provides a model for revitalizing traditional welding businesses that can be applied to promote the technology- and creativity-based transformation of local enterprises.
TEKNOLOGI AUTOMATIC STEAMER UNTUK PENINGKATAN KUALITAS, KUANTITAS, DAN INOVASI PRODUK UMKM KOTA MALANG Ramadhani, Viola Malta; Nurmalasari, Riana; Helmy, Abdullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7070

Abstract

UMKM kuliner di Kota Malang masih menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, ketidakstabilan kematangan, penggunaan energi yang kurang efisien, dan pengendalian higienitas pada alat kukus konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang, menerapkan, dan mengevaluasi teknologi automatic steamer untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan inovasi produk mitra. Pelaksanaan kegiatan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan, perancangan alat, pembuatan sistem kontrol, implementasi, pelatihan pengoperasian, serta monitoring dan evaluasi. Alat dibuat dari stainless steel food grade dan dilengkapi thermocouple, kontrol tekanan, pengaturan waktu, indikator ketersediaan air, fitur auto cut off, sterilisasi otomatis, serta pilihan wet steam, normal steam, dan dry steam. Hasil penerapan menunjukkan suhu pengukusan stabil pada 95–100 °C, waktu pemanasan awal berkurang 40%, dan kapasitas produksi harian meningkat dari sekitar 150 menjadi 450 unit. Produk yang dihasilkan memiliki tingkat kematangan lebih seragam, tekstur lebih baik, dan proses produksi lebih higienis. Teknologi ini mendukung modernisasi produksi UMKM kuliner serta membuka peluang pengembangan produk baru yang lebih kompetitif.
Smart Green Technology and Sustainability Training for Competency Alignment and Transformation for UM Alumni Viola Malta Ramadhani; Riana Nurmalasari; Kintan Desinta
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 9 No 3 (2026): International Journal of Education, information technology   and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of smart technology demands the adjustment of human resource competencies in various technological, business, and industrial sectors. However, field observations revealed that Universitas Negeri Malang (UM) alumni, both entrepreneurs and employees in engineering fields, experienced competency gaps because smart technology material and sustainability principles had not been comprehensively accommodated in the previous curriculum. This activity aimed to align competencies and facilitate sustainable digital transformation for UM alumni through training and mentoring in Smart Green Technology and Sustainability. The activity was carried out through an interactive project-based approach divided into six effective face-to-face meetings. The methods applied included in-depth needs analysis, delivery of theoretical materials, programming and hardware installation workshops, and analysis of environmentally friendly technology implementation in the participants' business units. The results of this community service activity showed significant improvements in technological literacy, practical skills, and awareness of energy efficiency and environmental sustainability among alumni. The pre-test and post-test assessments recorded an average increase in technical understanding of 48.5%, with 70% of participating entrepreneurial alumni successfully designing an initial prototype for integrating an IoT-based monitoring system into their business units. This activity demonstrates that collaborative synergy between universities and alumni can bridge the barrier of high external training costs while accelerating UM alumni's progress in remaining competitive, adaptive, and environmentally conscious amid the rapid dynamics of the digital era
Transformasi Ketrampilan Furniture Tukang Kayu: Program Pelatihan Smart Furniture di Bengkel Kayu Mitra Kota Malang Achmad Saiful Arifin; Viola Malta Ramadhani; Rais Amin; Ika Salsabila Nurhida
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol. 9 No. 1 (2025): EDISI JUNI 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i1.7129

Abstract

The Sukun, Lowokwaru, and Karangbesuki areas of Malang City are known for their supply of construction workers, the most significant proportion being carpenters. However, the transformation of modern construction materials, such as light steel, aluminum, and WPC, is gradually replacing the role of wood in structural work. This has reduced the scope of work for pre-construction carpenters, so a solution is needed to maintain the sustainability of their profession through post-construction work. This community service program is designed in response to this challenge through training in making smart furniture: functional, compact, and modern furniture relevant to the limited space needs of student boarding/rental housing around the State University of Malang campus. The activity methods include concept counseling, introduction to technical design (DED), and direct manufacturing practice in two partner workshops, namely the Revan Furniture and Indah Meubel wood workshops, each making smart furniture using different material variants (solid wood, Dutch teak, multiplex, and HPL finishing). The main work is a folding table and chair unit with dimensions of 120x100x90 cm that can be easily folded for minimalist housing needs. Evaluation of the training and outreach results showed a 45% increase in understanding of working drawings, a 20% increase in jointing skills, and a 20% increase in OSH awareness. This product meets three key criteria for engineered furniture: functionality, ease of use, visual appeal, and comfort. In conclusion, this training enhanced the carpenters' technical capacity and opened up new economic opportunities in the adaptive furniture sector..ABSTRAKWilayah Sukun, Lowokwaru, dan Karangbesuki di Kota Malang dikenal sebagai penyedia pekerja konstruksi, proporsi terbanyak adalah tukang kayu. Namun, transformasi material konstruksi modern seperti penggunaan baja ringan, aluminium, dan WPC, secara bertahap menggantikan peran kayu dalam pekerjaan struktur. Hal ini berdampak pada berkurangnya ruang lingkup kerja tukang kayu pra-konstruksi, sehingga diperlukan solusi untuk mempertahankan keberlangsungan profesi mereka melalui pekerjaan pasca-konstruksi. Program pengabdian ini dirancang sebagai respon atas tantangan tersebut melalui pelatihan pembuatan smart furniture: furnitur fungsional, ringkas, dan modern yang relevan dengan kebutuhan ruang terbatas pada hunian kost/kontrak mahasiswa di sekitar kampus Universitas Negeri Malang. Metode kegiatan meliputi penyuluhan konsep, pengenalan desain teknis (DED), hingga praktik pembuatan langsung di dua bengkel mitra, yaitu bengkel kayu Revan Furnitur dan Indah Meubel, pembuatan smart furniture masing-masing menggunakan varian material berbeda (solid wood, jati belanda, multiplek, dan finishing HPL). Karya utama berupa unit meja-kursi lipat berdimensi 120×100×90 cm yang dapat dilipat secara mudah untuk kebutuhan hunian minimalis. Evaluasi hasil pelatihan dan penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman gambar kerja sebesar 45%, keterampilan kerja sambungan sebesar 20%, dan kesadaran K3 naik sebesar 20%. Produk ini memenuhi tiga dari empat kriteria utama furnitur teknik: fungsionalitas, kemudahan penggunaan, daya tarik visual, dan kekurangan adalah kenyamanan. Kesimpulannya, pelatihan ini meningkatkan kapasitas teknis tukang kayu, dan  membuka peluang ekonomi baru dalam sektor furnitur adaptif.