Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agroteksos

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI DI LAHAN KERING YANG DITUMPANGSARIKAN DENGAN TANAMAN KACANG-KACANGAN PADA WAKTU TANAM YANG BERBEDA Ulfa Kariska Sari; I Komang Damar Jaya; Novita Hidayatun Nufus
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.804

Abstract

This study aimed to determine growth and yield of red chili (Capsicum annum L.) in dryland intercropped with legumes at different planting times. A field experiment was conducted from May to September 2022 in Amor-Amor Hamlet, Gumantar Village, Kayangan District, North Lombok Regency. There were six intercropping treatments and three monoculture treatments tested. The treatments were: intercropping chili with groundnut or with mungbean planted or inserted at the same time, one week and three weeks after planting (WAP) the chili. The monoculture treatments were chili, groundnut and mungbean. The treatments were arranged in a Randomized Block Design with three replications. The results showed that intercropping chili with mungbean and groundnut at various planting times affected the growth and yield of chili. The yield of chili increased with the presence of groundnut planted simultaneously and with mungbean planted three weeks after chili. Meanwhile, there was a decrease in the yield of groundnut and mungbean as a result of intercropping treatment.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill.) YANG DITANAM DI LUAR MUSIM TERHADAP PERLAKUAN SUPLEMEN PUPUK DAUN Mantika, Niha Hidayati; Jaya, I Komang Damar; Santoso, Bambang Budi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.951

Abstract

Dua pendekatan digunakan untuk mengatasi rendahnya hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di musim hujan akibat gugur bunga. Pertama adalah memilih varietas yang tahan dan kedua memperkaya unsur penambah bunga (fosfat) dan unsur memperkuat bunga (kalium). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan dan hasil dua varietas tomat yang ditanam di lahan kering pada musim hujan terhadap perlakuan pupuk daun. Satu percobaan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2022 hingga Februari 2023 di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Perlakuan yang diuji adalah dua varietas tomat hybrida komersial, Servo dan Tymoti dan dua pupuk daun, Provit Merah (kaya fosfat) dan Provit Orange (kaya kalium) ditambah perlakuan tanpa pupuk daun. Provit Merah mengandung 30% fosfat dan Provit Orange mengandung 39% kalium. Perlakuan dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara dua faktor yang diuji. Persentase kerontokan bunga pada kedua varietas tidak dipengaruhi oleh perlakuan pupuk daun. Pertumbuhan dan hasil kedua varietas tanaman tomat relatif sama namun ada kecenderungan varietas Servo hasilnya lebih tinggi. Pertumbuhan tanaman tomat merespon secara sama terhadap perlakuan jenis pupuk daun namun hasil tanaman, berat buah per petak, merespon secara berbeda. Hasil yang lebih tinggi dihasilkan dari perlakuan Provit Merah. Perlu kajian lebih lanjut untuk menguji pengaruh kombinasi pupuk daun yang kaya fosfat dan kaya kalium terhadap hasil tanaman tomat di musim hujan.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM BRAZIL (Alternanthera sissoo) PADA PERLAKUAN BEBERAPA JENIS PUPUK ORGANIK Pasaribu, Muhammad Maulana Aziz; Jaya, I Komang Damar; Jayaputra, Jayaputra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1212

Abstract

Bayam brazil merupakan sayur bergizi tinggi dan sangat potensial dikembangkan dalam program Rumah Pangan Lestari (RPL). Pengembangannya secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, seperti pupuk organik sebagai sumber unsur hara masih membutuhkan banyak kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan dan hasil tanaman bayam brazil akibat perlakuan berbagai jenis pupuk organik padat dan pupuk organik cair (POC) serta kombinasinya. Metode eksperimental digunakan dengan perlakuan-perlakuan sebagai berikut: (A) pupuk anorganik NPK (16-16-16) sebagai pembanding, (B) pupuk organik kotoran ayam , (C) pupuk organik kotoran sapi, (D) pupuk organik bekas cacing, (E) pupuk organik kotoran ayam dengan POC Nasa, (F) pupuk organik kotoran sapi dengan POC Nasa, dan (G) pupuk organik bekas cacing dengan POC Nasa (G). Percobaan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap non-faktorial dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik padat atau kombinasi pupuk padat organik dengan POC berpengaruh secara nyata terhadap diameter batang dan total hasil pada umur 35 hari setelah tanam. Total berat basah dan berat konsumsi per tanaman tertinggi dihasilkan oleh perlakuan B, yaitu secara berturut-turut 90,1 g dan 58,9 g per tanaman. Hasil dari perlakuan B lebih rendah dari hasil perlakuan A, namun berbeda secara tidak nyata. Pupuk organik kotoran ayam dapat digunakan sebagai sumber unsur dalam pengembangan tanaman bayam brazil dalam skala rumah tangga.