Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Metode Tahsin Al Husna dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19 di SDIT Al Kahfi
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Islamic Religious Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.017.1.06

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Al Husna method in learning tahsin at SDIT Al Kahfi Ciracas via distance learning mechanism. It seeks to answer the following questions, how was the preparation for distance learning tahsin Al-Quran using the Al Husna method, the implementation of distance learning tahsin Al-Quran using the Al Husna method, the evaluation of learning in distance learning tahsin using the Al Husna method. It also will describe the use of media in distance learning tahsin using the Al method Husna. This research used a descriptive analysis method using a qualitative approach, which was carried out from October to November 2020. Primary data collection took place at SDIT Al Kahfi Ciracas, East Jakarta. Data collection techniques include observation and interviews at SDIT Al Kahfi Ciracas, East Jakarta. Based on the results of observations and interviews conducted by researchers, distance learning Al-Quran tahsin using the Al Husna method at SDIT Al Kahfi, is implemented quite well. This can be seen from the stages in distance learning tahsin using the Al Husna method. Starting from the preparation and planning that is sufficiently well prepared with the administration of learning planning, preparation in terms of the capacity of teacher resources, as well as preparation of facilities and infrastructure to support distance learning. But, lesson planning design section was incomplete. Then, this study also shows that the implementation of tahsin distance learning using the Al Husna method was in accordance with the learning plan. Furthermore, it can also be seen from the evaluation of learning held in distance learning tahsin using the Al Husna method worked as expected.
Korelasi Pemahaman Nilai Percaya Diri Qur’ani dengan Insecurity Mahasiswi Pendidikan Agama Islam Hanifah, Mila; Nurpratiwi, Suci; Siregar, Khairil Ikhsan
Edukhasi: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/jip.v4i2.624

Abstract

Insecure atau perasaan tidak percaya diri merupakan kondisi psikologis yang umum dialami banyak individu. Pemahaman terhadap nilai-nilai dalam Al-Qur’an diyakini dapat membantu seseorang menghadapi perasaan tidak aman melalui keyakinan bahwa setiap keterbatasan merupakan bagian dari ketetapan Allah yang perlu diterima dengan syukur dan ketenangan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman nilai-nilai percaya diri dalam Al-Qur’an dengan tingkat insecure pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi sebanyak 260 mahasiswi dan sampel penelitian sebanyak 125 responden. Pengumpulan dan analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 26 dan Microsoft Excel melalui uji instrumen, analisis statistik, serta uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemahaman nilai-nilai percaya diri dalam Al-Qur’an dengan tingkat insecure, dengan koefisien korelasi sebesar -0,347 yang menunjukkan hubungan negatif dengan tingkat kekuatan lemah. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi pemahaman terhadap nilai percaya diri dalam Al-Qur’an, maka tingkat insecure cenderung menurun. Namun, kontribusi variabel tersebut terhadap tingkat insecure hanya sebesar 12%, sehingga bukan merupakan faktor utama dalam meminimalisir insecure. Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan tambahan, seperti intervensi psikologis dan dukungan sosial, di luar pendekatan kognitif-teologis untuk membantu menurunkan tingkat insecure pada mahasiswi.