Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMASARAN JERUK KEPROK DI KINTAMANI, BANGLI Ni Wayan Sulastini; Made Tamba; I Made Budiasa; I Gusti Ayu Diah Yuniti
AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 12 No. 24 (2022): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is entitled Marketing Analysis of Tangerines in Kintamani, Bangli. The purpose of this study was to analyze costs, profits and margins as well as marketing channels for tangerines. Determination of the number of samples for tangerine consumers was carried out using a simple random sampling method with the slovin formula in which the sample size was 35 farmers and 17 people in marketing institutions with snowball sampling, consisting of 5 collectors traders, 5 retailers and 7 consumers. The results of the research show that in the first-level marketing channel, producers sell their products directly to consumers, in the second-level marketing channel, farmers to collectors and then to consumers, and in the third-level marketing channel, producers to collectors to retailers and then to consumers. The marketing cost obtained in channel I was Rp.250/kg, in channel II was Rp.550/kg, and in channel III was Rp.1,200/kg. While the marketing margin obtained in channel I is Rp.0/kg, in channel II is Rp.1000/kg at the collector level and Rp.1000 at the consumer. While the marketing margin obtained in channel III is Rp. 1000/kg at the collector level, Rp. 1,000 at the retail level, and Rp. 2,000 at the consumer level. The profit margin on marketing channel I is Rp.0, channel II at the collector level is Rp.450, and Rp.450 at the consumer level. while the profit margin on channel III is at the collector level, Rp. 450 at the retail level, and Rp. 6,200 at the consumer level.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BA HA MELALUI PERENCANAAN DESA WISATA SECARA PARTISIPATIF Ketut Sumantra; A.A. Ketut Sudiana; I Made Tamba; Ketut Widnyana
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.14 KB)

Abstract

Desa Baha ditetapkan sebagai desa wisata pada tahun 1992, namun sampai saat ini, belum berkembang secara optimal. Masalahnya adalah terjadi stagnasi dalam pengembangan daya tarik dan atraksi, belum dilengkapi dengan analisis kondisi lingkungan baik air, udara dan tingkat kebisingannya dan belum ada strategi pengembangan sesuai potensi yang dimiliki. Tujuan kegiatan: mengidentifikasi potensi, menganalisis baku mutu lingkungan dan melakukan strategi pengembangan. Hasil pengabdian mendapatkan: 1) Desa Baha berpotensi dikembangkan sebagai desa wisata berdasarkan arahan kebijakan, keinginan masyarakat maupun potensi sumber daya yang dimiliki. 2)Desa Baha memenuhi baku mutu lingkungan untuk kegiatan rekreasi sesuai Peraturan Gubernur Bali No. 16 Tahun 2016 tentang baku mutu lingkungan hidup dan kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, yang meliputi kualitas air, udara dan tingkat kebisingan. 3) Perencanaan partisifatif yang disusun antara pemuka masyarakat, dinas pariwisata dan tim pelaksana disepakati rencana induk pengembangan atraksi wisata Baha adalah: a) Revitalisasi jalur tracking subak Lepud sebagai daya tarik wisata alam, b) Revitaslisasi Goa Perjuangan sebagai daya tarik wisata sejarah, c) Revitalisasi Pura Beji sebagai daya tarik wisata spiritual; d) Pengembangan monumen perjuangan rakyat; f) Penyiapan dan pembuatan lahan parkir; dan d) Pembangunan Pasar seni. 4) Berdasarkan potensi dan peluang yang ada maka strategi pengembangan desa wisata Baha adalah melalui konsep pengembangan wisata budaya, konsep pengembangan wisata spiritual, konsep pengembangan wisata agro atau kombinasi dari ketiganya. Agar pengembangan desa wisata Baha dapat berkelanjutan perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan SDM baik di bidang pengelolaan desa wisata, pemandu wisata, pemasaran dan pemberdayaan kelompok seni, dan industi rumah tangga.
PEMBERDAYAAN WANITA TANI DALAM PENANGANAN SAMPAH DI DESA KEKERAN Nyoman Yudiarini; I Made Sukerta; I Made Tamba
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.046 KB)

Abstract

Sampai kini permasalahan sampah masih viral di masyarakat, dan ke depan nampaknya akan semakin membebani pemerintah maupun masyarakat jika tidak ditangani secara komprehensif. Permasalahan yang dicarikan solusinya dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dirumuskan, yaitu (1) belum optimalnya alokasi sumberdaya untuk penanganan sampah dalam rangka kebersihan lingkungan, (2) belum memadainya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat tentang teknologi pengolahan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Untuk menanggulangi permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam penanganan sampah, maka solusi yang diberikan adalah (1) penyuluhan tentang optimasi sumberdaya dalam penanganan sampah untuk kesehatan dan kebersihan lingkungan dalam rangka menjamin terlaksananya pembangunan berkelanjutan, dan (2) penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi pengolahan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis melalui teknologi pengomposan dan teknologi vertikultur dengan pemanfaatan limbah plastik. Metode yang digunakan melakukan pemberdayaan wanita tani dalam penanganan sampah adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) kegiatan pemberdayaan wanita tani mampu meningkatkan pengetahuan wanita tani dalam penanganan sampah menjadi sangat tinggi, dan (2) kegiatan pemberdayaan wanita tani mampu meningkatkan ketrampilan wanita tani dalam penanganan sampah menjadi tinggi. Disarankan agar semua anggota wanita tani secara berkelanjutan mengimplementasikan pengetahuan dan ketrampilannya dalam penanganan sampah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan serta memberdayakan masyarakat yang lebih luas.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA WARUNG SARIN PAON BALI DI ERA PANDEMI COVID-19 Pande Ketut Ribek; Ni Putu Ayu Tirta Yuliasti; I Made Tamba
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.958 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5327

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan implikasi ekonomi, sosial dan politik bagi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Indonesia yang didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) perlu diberikan perhatian khusus terhadap UMKM yang dianggap mampu memberikan kontribusi besar terhadap negara. Kegiatan digitalisasi UMKM merupakan salah satu alternatif di Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Penurunan penjualan pada masa Covid-19 menjadikan para pelaku usaha mengalami penurunan penjualan dan banyak yang sudah tutup. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan teknologi dalm upaya meningkatkan nilai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Triangulasi, yang menggabungkan metode wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan observasi terhadap UMKM serta teknologi yang digunakan. Teknologi merupakan ilmu pengetahuan untuk mencapai tujuan tertentu secara praktis. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan pemasaran bila dilakukan secara konsisten.Hasil pengabdian kegiatan ini dapat menjadikan masyarakat dan UMKM mampu memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pemasaran secara rfektif dan efesien. Adapun faktor pendukung keberhasilan dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam pengembangan dan peningkatan pendapatan dengan memanfaatkan teknologi adalah adanya fasilitas handphone yang mempermudah untuk pembuatan sosial media instagram, buku warung, poster penerimaan pembayaran non tunai dan logo serta kartu nama usaha, banyaknya waktu yang dimiliki masyarakat sasaran untuk melakukan wawancara dan melaksanakan program ini.
PEMASARAN WORTEL DI DESA BATURITI, KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Martina Anye; Cening Kardi; I Made Tamba; Ni Putu Anglila Amaral
AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 13 No. 25 (2023): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to:(1) Analyze the product marketing channel system carrots in Baturiti Village, Baturiti District, Tabanan Regency, (2) Analyzesis cost profit and marketing margin of carrot products in Baturiti Village Baturiti Subdistrict Tabanan Regency(3) Analyzing farmer share and efficiency carrot product marketing Baturiti Village Baturiti District Tabanan. Determination of carrot trader respondents using snowball sampling, and determining the respondents of carrot farmers using the sensus method with the total number of respondents in this study amounting to 69 people. Data were analyzed using marketing margin analysis, revenue merchant, merchant profit. Jarnmer Share, and marketing efficiency Based on the research results, the marketing channel in the research area consists of three marketing channels, namely Channel 1: Petan1-Gatherers-Retailers-Consumers Farmer-Retailer-Consumer Channel and Farmer-Consumer Channel. Carrot marketing benefits channel I with a profit of IDR 459000. Meanwhile, the profit of channel 1 marketing is profit of IDR 84000. farmer share channel I is 64.20, Farmer share on channel il is 1.4, farmer share on channel III is 10000 Channel I marketing efficiency is U293 and efficiency1 for marketing channel I is 0432
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA PENERAPAN 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SEMBUNG Ni Putu Lisa Ernawatiningsih; I Made Tamba; I Kadek Pande Yoga Kresnayana; Made Adelia Purnama Putri
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2023
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v3i2.546

Abstract

Kesehatan anak didik bagi kemajuan suatu pendidikan membuat pengetahuan terkait kesehatan gigi dan mulut serta penerapan 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) di Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung menjadi hal yang perlu diperhatikan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan ditemukan bahwa pengetahuan siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung tentang kesehatan gigi sangatlah kurang, sehingga pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan gigi kepada siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung. Selain permasalahan kesehatan gigi permasalahan sampah menjadi hal serius lain yang menjadi fokus juga dalam pengabdian ini. Tim pengabdian akan mengadakan penyuluhan serta pendampingan terkait penanganan masalah kesehatan gigi serta pengelolaan sampah di sekolah dengan penyuluhan terkait pemilahan sampah
UPAYA PENDAMPINGAN BELAJAR DENGAN DIRECT TUTORING (DITUBI 2E) BAHASA INGGRIS EFISIEN DAN EFEKTIF MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI BELAJAR BAHASA INGGRIS I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri; Ni Kadek Dwi Safitri; I Made Tamba
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6597

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan pandemi yang berdampak pada seluruh aspek social masyarakat, salah satunya adalah Pendidikan. Tidak terkecuali dampak pandemi Covid-19 pada Pendidikan di Bali terutama di daerah Kuta. Pembelajaran juga harus dilakukan di rumah masing-masing guna menghindari penyebaran Covid-19. Dari hasil observasi, terdapat beberapa masalah yang dirasakan para siswa sejak belajar secara daring di masa pandemi covid-19. Pertama, kurangnya cara belajar yang efisien sehingga pemahaman siswa mengenai materi saat belajar sendiri di rumah tidak maksimal dibandingkan belajar dengan guru di sekolah Kedua, kurangnya ke-efektifan siswa dalam menggunakan waktu luang dan smartphone dengan belajar mandiri di rumah saat pandemi Covid-19. Adapun beberapa solusi program kerja yang ditawarkan membantu masalah masyarakat yang mengalami permasalahan di masa pandemi. Program kerja yang ditawarkan adalah bimbingan belajar materi Bahasa Inggris dengan metode pengajaran yang efisien kepada siswa Sekolah Menengah Atas di Desa Legian, Pendampingan mengenai cara belajar efektif dengan memanfaatkan aplikasi belajar Bahasa Inggris di smartphone di masa pandemi COVID-19. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar siswa SMA di Desa Legian terlaksana dengan baik. Program kerja yang dilaksanakan di desa tersebut diantaranya, kegiatan bimbingan belajar dengan metode direct tutoring (ditu) dan penyuluhan mengenai cara belajar efektif dan efisien dengan memanfaatkan aplikasi belajar Bahasa Inggris di smartphone di masa pandemi COVID19 kepada siswa Sekolah Menengah Atas di Desa Legian, evaluasi kegiatan ini terlaksana dan terealisasi sangat baik sesuai dengan target yang ditentukan (terealisasi 100%).
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA WARUNG SARIN PAON BALI DI ERA PANDEMI COVID-19 Pande Ketut Ribek Ribek; Ni Putu Ayu Tirta Yuliasti Yuliasti; I Made Tamba Tamba
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6599

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic has had economic, social and political implications for all countries in the world, including Indonesia. Indonesia, which is dominated by Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) needs to be given special attention to MSMEs which are considered capable of making a major contribution to the country. The digitization of MSMEs is one of the alternatives in Indonesia during the Covid-19 pandemic. The decline in sales during the Covid-19 period has caused business actors to experience a decline in sales and many have closed. This service aims to increase the use of technology in an effort to increase the value of The method used in this research is triangulation, which combines the method of structured interviews, in-depth interviews and observations of SMEs and the technology used. Technology is a science to achieve certain goals practically. The use of technology can improve marketing when done consistently. The results of this activity can make the community and MSMEs able to utilize technology to facilitate effective and efficient marketing. The supporting factors for success in community service activities in developing and increasing income by utilizing technology are the existence of mobile phone facilities that make it easier to create Instagram social media, book stalls, posters for accepting non-cash payments and logos and business business cards, the amount of time the target community has for conduct interviews and implement the program. Keywords: Covid-19, MSME, Technology, Sales Promotion.
Kajian Buah-Buahan Lokal Unggulan Provinsi Bali dan Potensi Dinamisnya I Made Tamba
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v9i2.1117

Abstract

Bali Province is an area rich in types and varieties of fruit, which must be preserved and promoted sustainably for the community's prosperity. This research aims to (1) analyze superior local fruit in Bali Province and (2) estimate local Balinese fruit that has the potential to become superior fruit or which will be degraded to become non-primed fruit in the future. The fruit production data used as the basis for information in this research is the average production for 2017 to 2023 obtained from Bali Province in Figures 2017–2023 BPS - Statistics Indonesia. LQ analysis is used to analyze superior local Balinese fruit. In contrast, a combination of LQ analysis and LQ growth rate analysis is used to estimate the potential superior fruit of local Balinese fruit in the future. This research showed five types of superior fruit in Bali Province: Siamese oranges, mangosteens, bananas, salacca, and sapodilla. It has been identified that only two types of local fruit will remain Bali's superior fruit in the future, namely mangosteen and salacca. At the same time, Siamese oranges, bananas, and sapodilla are local Balinese fruits indicated to be relegated to non-prime fruit. Water guava, big orange, and soursop are local Balinese fruits promise to become Bali's leading fruit in the future. Based on the results of this research, it is recommended that local Balinese fruits be preserved and even developed sustainably through various multi-party intervention and collaboration programs to provide stimulation so that local Balinese fruits remain strong and growing.
PELATIHAN PENGELOLAAN PANGAN BERBASIS ORGANIK DALAM MENUNJANG AGROEKOWISATA DI KOTA DENPASAR Sukanteri, Ni Putu; Tamba , I Made; Amaral , Ni Putu Anglila; Arisandhi, I Made Dimas
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v7i3.3115

Abstract

Agrotourism is a tourist attraction that relies on agriculture for tourist visits. The use of nature around the farm is designed in such a beautiful way as to provide an attraction for people to visit. And crossing agricultural areas with the hope of giving its own impression as an experience that can be seen by visitors. The purpose of the service is carried out in an effort to increase the knowledge, skills and income of farmer groups involved as agrotourism objects in Denpasar City. Activities are carried out through direct assistance and training at agrotourism locations in the city of Denpasar. Service activities result in the implementation of socialization, carried out in an effort to create changes in the knowledge of agrotourism actors to increase various outputs such as products and income. Training is carried out to improve the skills of agrotourism managers and actors so they are able to provide interesting experiences for agrotourism visitors. Assistance is provided so that the training provided continues to be implemented so that it is able to change the knowledge, skills and income of agrotourism actors in Subak Sembung, Denpasar City. Keywords: Agrotourism, Food, Organic farm
Co-Authors A. A. Ketut Sudiana Amaral , Ni Putu Anglila Amaral, Ni Putu Anglila Amaral, Putu Anglila Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anindita, Ratya Arisandhi, I Made Dimas Cening Kardi Dedi Yane Kadiwano Dwi Susanti, Ida Ayu Made Eduardus Hadus Egristofer Evander Tuar Hadus, Eduardus I Gede Asta Karya Agung I Gede Cahyadi Putra I Gusti Ayu Diah Yuniti I Gusti Ayu Imbayani I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri I Kadek Pande Yoga Kresnayana I Ketut Arnawa I Ketut Sumantra I Ketut Widnyana I Made Budiasa I Made Budiasa I Made Diarta I Made Jigra Wedanta I Made Jigra Wedanta I MADE SUJANA . I MADE SUKERTA I Made Suryana Jarut, Grasiani Agusta Kusniadi, Made Karwan Luh Putu Kirana Pratiwi Made Adelia Purnama Putri Made Karwan Kusniadi Made Sujana Made Sukerta Mardika Putra, I Wayan Agus Martina Anye Matias Sion Mayola Yosoa, Issac Jaques Muhammad Hercahya Abadi Namput, Verena Merlyn Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Gst.Ag Eka Martiningsih Ni Kadek Dwi Safitri Ni Kadek Milasari Ni Komang Winda Surya Putri Ni Made Indah Rinita Santi Ni Nyoman Putriani Ni Putu Ayu Tirta Yuliasti Ni Putu Ayu Tirta Yuliasti Yuliasti Ni Putu Lisa Ernawatiningsih Ni Putu Nita Anggraini Ni Putu Noni Suharianti Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Sulastini Nyoman Yudiarini Pande Ketut Ribek Pande Ketut Ribek Ribek Patrianus Ramai Pratiwi, Ni Luh Putu Kirana Putu Diah Kumalasari Putu Fajar Kartika Lestari Santi, Ni Made Indah Rinita Shinta Maharani Sofiani Ritani Sofiani Ritani Solly Aryza Suharianti, Ni Putu Noni Sukerta, Made Tuar, Egristofer Evander Verena Merlyn Namput Yosafat Jala Tana Yosafat Jala Tana Yulianti Sapanca