Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Alokasi Kerja Rumah Tangga Petani Kentang di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Shabila, Riany Aulia; Sutanto, Agus; Putri, Dindy Darmawati
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12012

Abstract

Karangreja District is a potato producing area Potato production in this area is fluctuating caused by labor factors that experience gender gaps. Women workers have minimal access to agricultural resources. This study aims to 1) examine the allocation of work in farmer households potato farming in Karangreja Sub-District, Purbalingga Regency, 2) analyzing the outpouring of farmer household work on potato farming in Karangreja Sub-District, Purbalingga Regency. This research uses a descriptive method which was conducted in Kutabawa Village and Serang Village, Karangreja Sub-District. The sampling was taken by using purposive sampling with a sample of 70 farmers. The research data collection techniques using interviews, questionnaires, document study, and observation. The data analysis technique using Mosher analysis and work outpouring analysis. The results showed that 1) Allocation of household work for potato farmers in Karangreja Sub-District is divided into three, namely productive (farming), reproductive (household) and social. The dominant productive work allocation was carried out by husbands such as activities land preparation, planting, weeding, stake installation, spraying, harvesting and postharvest. The dominant reproductive work allocation was carried out by the wife such as activities cooking, shopping, cleaning the house, washing clothes, taking care of the children. Social allocation dominantly carried out by the wife in recitation activities and helping with celebrations, meanwhile dominant husband in farmer group meeting activities and community service. 2) The total work outpouring of husband amounted to 2,225.93 HOK per planting season per 20,92 Ha, and total work outpouring of wife amounted to .201,29 HOK per 20,92 Ha.
ANALISIS KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN BUAH DURIAN KROMO BANYUMAS DI DESA ALASMALANG, KECAMATAN KEMRANJEN, KABUPATEN BANYUMAS Lestari, Kusdiana Riska; Hartati, Anny; Putri, Dindy Darmawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1487

Abstract

Buah durian Kromo Banyumas memiliki variasi harga jual, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai kesediaan membayar konsumen (Willingness to Pay). Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan karakteristik konsumen buah durian Kromo Banyumas, menganalisis besarnya nilai rata-rata WTP maksimal yang bersedia dibayarkan konsumen untuk memperoleh buah durian Kromo Banyumas dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan membayar konsumen buah durian Kromo Banyumas. Responden ditentukan menggunakan sampling incidental, yaitu konsumen buah durian pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020 berjumlah 100 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis desrkriptif, analisis rata-rata WTP, dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik konsumen buah durian Kromo Banyumas didominasi laki-laki rata-rata usia antara 18 sampai dengan 25 tahun, tingkat pendidikan adalah Sarjana, pekerjaan sebagai pegawai swasta, rata-rata pendapatan sebesar Rp 1.000.000 sampai dengan Rp 4.000.000 didominasi konsumen belum menikah, jumlah anggota keluarga didominasi sebanyak empat orang, frekuensi pembelian sebanyak sekali dalam musim panen, harga durian yang dibeli paling banyak sebesar Rp 85.000 dan kualitas durian didominasi nilai empat dari lima. Nilai rata-rata kesediaan membayar konsumen (Willingness to Pay) yaitu sebesar Rp 88.050. Faktor yang berpengaruh yaitu pendidikan dan pendapatan. Kata kunci: durian, konsumen, kesediaan membayar
KAJIAN RANTAI PASOK KOMODITAS KAPULAGA DI KECAMATAN GUMELAR, KABUPATEN BANYUMAS Sandra, Talitha; Eka Wijayanti, Irene Kartika; Putri, Dindy Darmawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1979

Abstract

Kecamatan Gumelar lahannya terluas untuk budidaya kapulaga di Banyumas. Permasalahannya saat ini fluktuasi harga memengaruhi pendapatan petani dan petani belum mampu mengendalikan harga pasar, karena terbatasnya informasi pasar. Tujuan penelitian: (1) mengetahui margin pemasaran komoditas kapulaga di Kecamatan Gumelar, (2) mengetahui aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi komoditas kapulaga di Kecamatan Gumelar, dan (3) membuat pemetaan rantai pasok kapulaga di Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel petani memakai probability sampling sebanyak 41 orang dan lembaga pemasaran ditentukan secara non probability sampling yang terdiri pedagang pengepul I & II sebanyak 8 orang dan pedagang besar sebanyak 2 orang. Metode analisis data yang digunakan analisis deskripstif, marjin pemasaran dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan :1) margin pemasaran yang paling rendah terdapat pada saluran ke III yaitu sebesar Rp 15.000 per kilogram, 2) Aliran rantai pasok kapulaga di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas memiliki 3 saluran yaitu : A. Aliran produk mengalir memiliki 2 sistem yaitu diantar dan mengantar, B. Aliran keuangan memiliki 2 sistem tunai dan non tunai, C. Aliran Informasi mengalir dua arah yaitu dari petani hingga ke konsumen dan sebaliknya, dan 3) Pemetaan rantai pasok komoditas kapulaga di Kabupaten Banyumas terdiri 3 aliran yaitu aliran 1 mulai dari petani lalu ke pedagang pengepul I ke pedagang besar dan konsumen, aliran 2 dari petani lalu ke pedagang pengepul I ke pedagang pengepul II dan konsumen, dan aliran 3 dari petani lalu ke pedagang pengepul II ke pedagang besar dan konsumen.
PERILAKU PETANI TERHADAP RISIKO PRODUKSI KEDELAI DI KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS Boru Saragih, Selvani Damaryanty; Wijayanti, Irene Kartika Eka; Nurdiani, Ulfah; Putri, Dindy Darmawati; Mulyani, Altri; Saputro, Wahyu Adhi; Kusnaman, Djeimy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3928

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors affecting soybean production, the level of risk of soybean production, and farmers' behavior towards soybean production risk. This research was conducted using the cluster sampling method. The number of samples in this study was 61 soybean farmers. The results showed that the factors of land area, and the number of seeds partially had a significant effect on soybean production. The level of risk of soybean production is included in the medium production risk. The behavior of soybean farmers in facing production risk is mostly risk aversion. This can be seen from farmers who reduce the use of production inputs so that in the event of crop failure, the losses experienced by farmers are not large. Keywords: Farmer behavior, production risk, soybean INTISARITujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kedelai, tingkat risiko produksi kedelai, dan perilaku petani terhadap risiko produksi kedelai. Penelitian ini dilakukan dengan metode cluster sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 petani kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas lahan, dan jumlah benih secara parsial berpengaruh nyata terhadap produksi kedelai. Tingkat risiko produksi kedelai termasuk dalam risiko produksi sedang. Perilaku petani kedelai dalam menghadapi risiko produksi sebagian besar adalah menghidari risiko. Hal ini dapat dilihat dari petani yang mengurangi penggunaan input produksi sehingga apabila terjadi kegagalan panen, kerugian yang dialami petani tidak besar. Kata Kunci: Kedelai, perilaku petani, risiko produksi
Efficiency of Supply Chain Management Performance in Potato Farming with Data Envelopment Analysis Putri, Dindy Darmawati; Fadlillah, Nurfahmi; Suyono, Suyono; Wijayanti, Irene Kartika
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.8031

Abstract

The potato farmers in Karangreja District use two supply chain channels, namely the supply chain channel partnership non-partnership supply chain channels. The existence of a good supply chain channel, will provide benefits and benefits that are evenly distributed to all parties involved in distributing potato products to consumers. The purpose of this research is to analyze the differences in profit, farmer share, and supply chain efficiency in partnership and non-partnership patterns in Karangreja District, Purbalingga Regency. The farmer sampling method using Simple Random Sampling obtained 500 partnership pattern farmers and non-partnership pattern farmers. Determination of marketing agencies using the Snowball Sampling technique obtained collectors, wholesaler, and retailers. Analysis of the data used is the analysis of supply chain efficiency and analysis of different tests. The results of the analysis show the supply chain efficiency analysis shows that 42.86 farmers operating efficiently have partnership patterns and 57.20 non-partner pattern farmers. The different test analysis shows that for profit and farmer's share indicators there is a significant difference between the partnership pattern and the non-partnership pattern. As for the marketing margin indicators and performance efficiency, there is no significant difference between the partnership pattern and the non-partnership pattern