Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal BATAS

PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS (PASIR) ANTARA SUNGAI TANJUNG BALAI DAN SUNGAI KISARAN Mahliza Nasution
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 1, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v1i2.2559

Abstract

Dewasa ini kita memerlukan pengetahuan mengenai karakteristik masing- masing komponen penyusun beton. Salah satu yang diamati oleh peneliti yaitu karakteristik agregat halus yang berbeda jenis butiran dan daerah pengahasil agregat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan SNI-03-2834-2000 untuk rancangan campuran beton normal, dengan acuan control beton normal sebesar 20 Mpa. Agregat halus yang digunakan berasal dari kota Tanjung Balai dan Kota Kisaran, benda uji yang digunakan dalam penelitian berbentuk silinder dengan ukuran 150 mm x 300 mm, dengan variasi umur kuat tekan beton 28 hari dengan masing-masing sampel Agregat halus diambil 3 buah sampel beton. Hasil pengujian kuat tekan beton menunjukan bahwa pasir sungai Kota Kisaran lebih unggul dari pasir sungai Kota Tanjung Balai. Dengan kuat tekan umur umur 28 hari Agregat halus pasir sungai Kota kisaran menahan gaya kuat tekan dengan rata-rata sebesar 21,46 Mpa sedangkan pasir sungai Kota Tanjung Balai dengan kuat tekan rata-rata sebesar 17,56 Mpa. Kata Kunci : Agregat halus, Kuat tekan beton, SNI-03-2834-2000
EVALUASI PERENCANAAN LAPISAN TEBAL PERKERASAAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA JALAN TOL BINJAI – PANGKALAN BRANDAN Rio Stefanus Ginting; Mahliza - Nasution; Kamaluddin - Lubis
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3088

Abstract

Kelancaran lalu lintas sangat tergantung dari kondisi jalan yang ada , semakin baik kondisi jalan maka akan semakin lancar arus lalu lintas, baik arus pergerakan barang maupun manusia. Jalan tol merupakan bagian dari sistem jaringan jalan nasional yang penggunaannya diwajibkan membayar tol dan memiliki peran yang sangat signifikan bagi perkembangan suatu daerah. Perencanaan ruas jalan tol Binjai - Pangkalan Brandan merupakan jaringan jalan nasional yang akan direncanakan mampu menampung volume lalu lintas yang tinggi. Kendaraan – kendaraan tersebut mempunyai beban yang berlebih dari beban standart, hal ini memberikan dampak terhadap kondisi struktur perkerasan jalan. Dalam pelaksanaan pembangunan ruas jalan tol Binjai – Pangkalan Brandan, jenis konstruksi yang digunakan adalah struktur perkerasan kaku (rigid pavement). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perhitungan tebal perkerasan kaku (rigid pavement) serta membandingan hasil dari metode AASHTO 1993 dan Metode Bina Marga, pada Jalan Tol Binjai – Pangkalan Brandan. Hasil dari perhitungan tebal perkerasan kaku menggunakan metode Bina Marga di dapat sebesar 25 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 diperoleh tebal sebesar 25,4 cm. Dari hasil tersebut didapat perbedan tebal perkerasan sebesar 0,4 cm dari segi biaya metode Bina Marga lebih ekonomis. Pada perencanaan menggunakan metode bina marga terdapat perbedaan lalu lintas rencana yaitu sebesar 6220 ton sedangan pada AAHTO didapat sebesar 301 ton.
EVALUASI METODE PERHITUNGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DARI HASIL SPT DAN DATA LABORATORIUM – STUDI KASUS PEMBANGUNAN TANGKI TIMBUN AVTUR 3 x 5000L DI DPPU KUALANAMU Ihsan Malik; Mahliza Nasution
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i2.3419

Abstract

Tiang pancang merupakan bagian dari konstruksi pondasi bangunan untuk mengurangi tekanan dari bangunan serta seluruh isinya sehingga diperlukan perencanaan dan perhitungan daya dukung yang baik agar tidak terjadi kegagalan fungsi. Daya dukung tiang adalah daya dukung suatu tiang dalam mendukung beban yang dapat dilakukan dengan menghitung dari data hasil pengujian di lapangan, data laboratorium maupun uji beban langsung. Perhitungan daya dukung tiang pancang kali ini menggunakan data SPT dengan metode Mayerhoff (1976) dan data Laboratorium dengan metode Poulos dan Davis. Hasil perhitungan dibandingkan dengan hasil pengujian PDA dilapangan. Daya dukung tiang pancang  dari hasil perhitungan menggunakan metode Mayerhoff (1976) didapatkan hasil pada BH-1 = 95.046 ton, pada BH-2 = 90.296 ton, dan pada BH-3 = 60.080. Dengan menggunakan metode Poulos dan Davis didapatkan hasil pada BH-1 = 45.484 ton, pada BH-2 = 37.18 ton, dan pada BH-3 = 43.348 ton. yang kemudian dibandingkan dengan hasil PDA (BH-1 = 92,33 ton, BH-2 = 90 ton, dan pada BH-3 = 64,67 ton). Dapat diketahui jika hasil perhitungan dengan menggunakan data SPT dengan metode Mayerhoff (1976) yang paling mendekati hasil PDA test . Sehingga untuk perencanaan daya dukung tiang pancang sudah lebih akurat dengan menggunakan data SPT di lapangan. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika sampel tanah dibawa untuk di uji di laboratorium agar bisa di evaluasi lebih lanjut.
METODE PELAKSANAAN, EFISIENSI BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN GALIAN BATU DENGAN METODE PELEDAKAN (BLASTING) PADA PROYEK JALAN TOL SIGLI – BANDA ACEH SEKSI 1A Danu Nugraha; Sihombing, Alexander Tuahta; Nasution, Mahliza
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol. 4 No. 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Sigli - Banda Aceh Toll Road is the first toll road in Aceh province, stretching 74.2 kilometers (km) and consisting of 6 sections. Rock excavation work includes excavation of rock chunks with a volume of 1m3 or more and all rocks or other materials whose excavation requires air pressure tools or drilling, and blasting according to the instructions of the Work Director. This study aims to determine the stages or methods of rock excavation work using the blasting method and to analyze costs based on the Powder Factor (PF) value and the time required to complete the rock excavation work. Based on the results of the study, the stages of rock excavation work using the blasting method begin with the construction of an explosives warehouse, preparation for drilling blast holes, drilling, mobilization of explosives, filling blast holes with explosives (charging), blocking blast holes (stemming), connecting the blasting series (tie up), preparation before blasting, blasting and post-blasting checks. Blasting geometry applied to the rock excavation work in the Sigli – Banda Aceh Toll Road Project Section 1A Sta 15+350 – Sta 15+750 includes the following for the Initial Geometry Plan: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 2.5 m, Spacing (S) 3 m, Height of the Stage (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.67. Geometry Realization: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 2.5 m, Spacing (S) 3 m, Height of the Stage (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.67. Expand Geometry: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 3 m, Spacing (S) 3.5 m, Height of the Stage (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.48. The Powder Factor (PF) value in the blasting geometry design obtained a PF value exceeding 0.3 kg/m3 which means it is not economical, the economical PF value ranges from 0.20 - 0.30 kg/m3. Economical Geometry Design is obtained by "trial and error" or rule of thumb according to the limits of ICI Explosives with the results: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 3.5 m, Spacing (S) 5 m, Height of Tier (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.29. The time required to complete the rock excavation work on the Sigli - Banda Aceh Toll Road Project Section 1a Sta 15 + 350 - Sta 15 + 750 with the initial planned geometry design takes 3.77 months at a cost of Rp. 40,336,928,850.00 while with an efficient geometric design it takes 1.62 months with a cost of Rp. 39,678,466,850.00.