Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Dampak Pertambangan Batubara Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Yesi Julitra; Siregar, Rosi L Vini; Afrita, Desy
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 1 No. 1 (2022): Community Intervention (Community Development & Community Organization)
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v1i1.9079

Abstract

Batubara merupakan salah satu bahan galian strategis yang menjadi sumber daya energi besar. Kenyataan bahwa beberapa wilayah pertambangan batubara juga menimbulkan dampak seperti kerusakan lingkungan, masalah kesehatan, dan tercemarnya lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang dampak pertambangan batubara terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 4 informan yang terdiri dari masyarakat, perangkat desa, karyawan PT Batubara, pihak Kecamatan, dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pertambangan batubara menimbulkan beberapa dampak bagi masyarakat Merapi Barat, diantaranya : 1). Dampak pekerjaan, mayoritas masyarakat bekerja ditambang batubara karena tingkat pendidikan dan skill yang dimiliki kurang jadi banyak masyarakat yang kena PHK, bagi petani yang lahannya sudah terjual kepada PT mereka beralih mengambil batu dan pasir, petani juga mengalami gagal panen dikarenakan limbah batubara masuk ke lahan warga. 2). Dampak kesehatan, masyarakat mengalami penyakit kulit dan ISPA akibat aktivitas pertambangan batubara. 3). Dampak pendidikan, tambang batubara memberikan setiap sekolah satu satpam demi keamanan anak-anak bersekolah. 4). Dampak lingkungan, kerusakan jalan lalu lintas, polusi udara, tanaman mati atau hutan gundul dan lingkungan tercemar. 5). Dampak aktivitas sosial, bagi masyarakat yang rumahnya tidak jauh dari jalan lalu lintas, masyarakat kurang berinteraksi dikarenakan debu batubara sering masuk kerumah warga, untuk mengatasi masalah tersebut masyarakat melakukan musyawarah.
Strategi Buruh Perempuan Pembuka Terpal Dalam Menjalankan Peran Ganda (Studi Kasus Stockpile Pulau Baai Teluk Sepang Kota Bengkulu) Ofetri, Jemeilia; Bangsu, Tamrin; Afrita, Desy
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i1.16338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh buruh perempuan pembuka terpal dalam menjalankan peran ganda sebagai ibu Rumah tangga dan pekerja di Stockpile Pulau Baii, Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu.Menggunakan Metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Beberapa strategi yang dilakukan perempuan buruh buka terpal dalam menjalankan peran ganda diantaranya adalah pengantuan waktu yang tepat,adanya Dukungan sosial, manajemen stress,menciptakan jaringan sosial dan memanajeman keuangan.buruh perempuan juga menghadapi tantangan kompleks dalam menjalankan peran ganda, seperti beban kerja ganda, risiko kecelakaan, dan ketidakpastian pendapatan. Strategi yang diterapkan meliputi pengaturan waktu yang efektif, dukungan sosial dari keluarga, manajemen stres, dan manajemen keuangan. Penelitian ini berfokus pada  pentingnya keseimbangan antara tanggung jawab domestik dan pekerjaan luar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.Kata Kunci : buruh Perempuan, peran ganda, strategi keseimbangan
Dinamika Sosial Masyarakat Multikultural dalam Relasi Agama di Desa Rama Agung, Bengkulu Utara Rafiyansyah, Adji; Afrita, Desy; Fadlurrohim, Ishak
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): This issue ongoing for Publication
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.532

Abstract

This study analyzes the dynamics of a multicultural society in interfaith relations in Rama Agung Village, North Bengkulu Regency. A descriptive qualitative case study approach was employed through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving 20 informants representing Islam, Christianity, and Hinduism. The findings reveal that social interactions occur in four main domains socio-cultural, political, economic, and religious which collectively strengthen solidarity and social cohesion. Social changes are reflected in the increasing openness of attitudes, the transformation of religious leaders’ roles into interfaith mediators, the emergence of more democratic communication patterns, and the creation of new collective cultural values. Meanwhile, social adaptation is manifested through interfaith economic cooperation, participation in cultural and religious rituals, and the establishment of inclusive local political institutions. These three dynamics interaction, change, and adaptation demonstrate that multiculturalism serves not merely as a characteristic of diversity but as a foundation for social harmony and resilience at the local level.
Hambatan Ibu Tunggal (Single Mother) dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Keluarga di RT 02 Kelurahan Kampung Bali, Kota Bengkulu Isnenda Cendekiarti; Tamrin Bangsu; Desy Afrita
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 10 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i10.5225

Abstract

This research aims to describe the obstacles that exist among single parents. This research uses qualitative research with a phenomenological approach. The subjects in this research were AL and SS. The methods used in collecting data were interviews and observation. The data analysis techniques used are data reduction, data display, and data verification. Test the validity of the data using data triangulation techniques, namely method triangulation. Subject AL experienced problems in the aspect of caring for and educating children, while subject SS experienced problems in the economic aspect. But there are several problems that are felt by both subjects, namely psychological problems and social problems. Both subjects felt the downturn in the early days of being a single parent and felt that their time for their children was decreasing.
Analisis Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar Pertambangan Batubara Desa Air Putih Kabupaten Bengkulu Utara Oktaviani, Putri; Bangsu, Tamrin; Afrita, Desy
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 7, No 1 (2024): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v7i1.2232

Abstract

Air Putih Village is one of the villages in Marga Sakti Sebelat District, North Bengkulu Regency, where there is a mining area that has been operating since 2014. The existence of mining activities in an area will have various social and economic impacts on the surrounding community. Damage to the natural environment is often the main focus of every mine, however, the socio-economic impact must not be ignored. Therefore, the focus of this research aims to identify the social and economic impacts of the existence of coal mines on the lives of the people of Air Putih Village, Marga Sakti Sebelat District, North Bengkulu Regency. This research is descriptive research with a qualitative approach regarding the impacts felt by residents around the coal mining area. Data was collected through interviews with the community using a random sampling method. People were taken randomly based on the criteria of people living and settling in Air Putih Village. The research results show that the community feels social and economic impacts in the form of funding for the construction of public facilities, assistance with holiday celebration activities in the village, new road access and other material support, and the opening of new job opportunities. This socio-economic impact is felt by the community directly and indirectly, impacting the community around the mine.
The Role of the Family Hope Program (PKH) in Improving Community Welfare in Sumber Urip Village, Selupu Rejang District, Rejang Lebong Regency Puspita, Dina Febria; Bangsu, Tamrin; Afrita, Desy
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i10.4625

Abstract

This study aims to understand the role of the Family Hope Program (PKH) in improving community welfare in Sumber Urip Village, Selupu Rejang District, Rejang Lebong Regency. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, observations, and documentation. The results of the study show that PKH has succeeded in increasing the access of the poor to basic services such as education and health. In addition, community participation in this program has also increased from year to year, especially in the field of education. However, several challenges in the implementation of the program still exist, such as inequality in receiving assistance and lack of awareness among beneficiaries. This study provides an overview of the effectiveness of PKH in breaking the chain of poverty and improving community welfare, as well as the factors that affect its success
Pelatihan Membatik Ecoprint bagi Perempuan Penyandang Disabilitas Dampingan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Bengkulu Desy Afrita; Nurhayati Darubekti; Rosi Siregar; Novi Putra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.47

Abstract

Hasil sensus yang dicatat BPS, jumlah penduduk Provinsi Bengkulu per Juni 2022 sebanyak 2.060.092 jiwa. Prevalensi disabilitas di Provinsi Bengkulu usia lima tahun ke atas sebesar 1,18 persen. Hasil Rapid Rural Appraisal (RRA) terhadap penyandang disabilitas binaan Himpunan Perempuan Disabilitas Indonesia (HWDI) menunjukkan kurangnya keterampilan sehingga menyulitkan mereka mendapatkan pekerjaan. Berdasarkan kebutuhan perempuan penyandang disabilitas, maka dilakukan dan dibuat kegiatan pelatihan pembuatan batik ecoprint bagi perempuan penyandang disabilitas, anggota dan pengurus/relawan kegiatan HWDI. Pengembangan keterampilan tersebut diharapkan dapat mengurangi pengangguran dan setengah pengangguran, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan taraf hidup. Sasaran kegiatan Pengabdian Masyarakat ini tidak hanya perempuan penyandang disabilitas yang tergabung dalam HWDI Kota Bengkulu saja, namun juga para pengurus/relawan. Metode yang digunakan adalah pelatihan. Materi kegiatan: prinsip dasar pembuatan ecoprint dan peluang pasar, mengenal macam-macam daun, macam-macam pewarna alam, jenis kain, proses pembuatan ecoprint, praktik pembuatan ecoprint. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 8-9 Oktober 2022, di sekretariat HWDI. Pelatihan diawali dengan pengenalan prinsip dasar pembuatan ecoprint dan peluang pasarnya, ciri-ciri dasar daun, bunga dan kayu yang dapat dijadikan bahan ecoprint. Dilanjutkan dengan praktik pembuatan ecoprint dengan teknik dasar dan sedang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dikategorikan berhasil. Penyandang disabilitas penerima pemberdayaan juga mengatakan bahwa pelatihan yang mereka terima bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan dan dapat digunakan untuk kegiatan yang menghasilkan pendapatan.