Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM KALIMASADA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN KEJAWAN PUTIH TAMBAK Tamahdur Jahro Fajariyyah; Hasan Ismail
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 02 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Kalimasada dalam penerapan pelayanan public di Kelurahan Kejawan Putih Tambak. Metode yang digunakan untuk menjalankan penelitian ini adalah penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif. Penelitian  ini  dipilih  karena  untuk  menyajikan  data  secara  sistematis,  faktual,  dan  akurat mengenai  fakta-fakta  yang  ada  dilapangan. Penelitian ini menggunakan  desain  penelitian  deskriptif dengan  pendekatan  kualitatif  bertujuan  untuk  menggali  mengenai  fakta  mengenai  kualitas pelayanan publik dalam bidang administrasi kependudukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dengan adanya program Kalimasada berbasis Klampid New Generation menunjukkan beberapa faktor  pendukung yang wajib di ditingkatkan di dalam pemberian layanan agar dapat mewujudkan kualitas layanan administrasi dalam suatu instansi dalam mewujudkan Kawasan lingkungan masyarakat yang sadar akan administrasi kependudukannya. Rekomendasi penelitian ini bertujuan memaparkan efektivitas program kalimasada berbasis klampid yang dapat mempermudah kepengurusan dokumen warga.
ETIKA PERILAKU PELAKSANA ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI KLAMPID NEW GENERATION DI KELURAHAN MEDOKAN SEMAMPIR Arinda Dias Fidiyanti; Hasan Ismail
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 02 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika pemanfaatan teknologi informasi di dalam sistem KNG aplikasi pelayanan administrasi kependudukan pemerintahan di kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Kota Surabayai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan kajian literatur terhadap beberapa hasil penelitian tentang pemanfaatan teknologi informasi di dalam sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknologi Informasi KNG adalah salah satu media yang dapat memudahkan dalam pelayanan kependudukan untuk masyarakat khususnya di kelurahan Medokan Semampir. Dengan diluncurkanya KNG ini maka akan adanya perubahan pada pelayanan administrasi pemerintah kepadah seluruh masyarakat kota Surabaya yang lebih transparan dan tentunya lebih memudahkani melakukan pelayanan administrasi kependudukan pemerintahan. Akan tetapi dalam penggunaan Aplikasi KNG tetap harus memperhatikan dan menjunjung tinggi beberapa etika,  karena menggunakan Aplikasi KNG ini pada dasarnya di sini kita berhubungan dengan orang lain dan pemerintah kota Surabaya secara online, dengan hal ini maka kita sebagai manusia  sosial berhubungan dengan orang lain harus selalu membutuhkan dan menggunakan kode etik tertentu.
Analisis Kinerja Pelaksanaan Administrasi Kependudukan Berbasis E-Government Di Kelurahan Gayungan Kota Surabaya Nabila Aulia Ayu Rahmatika; Hasan Ismail
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 4 No. 2 (2023): Juli: Journal of Administrative and Social Science
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v4i2.291

Abstract

Public services related to Population Administration are something that the Government must pay attention to its development considering that effective and efficient public services are one of the driving factors for governance, so that innovation is needed in improving the quality of public services. Kelurahan which is an administrative government unit which is only an extension of the city government. Gayungan Village is one of the Village Offices in Surabaya City that implements innovative electronic-based administrative services as a means of managing population administration. Klampid New Generation, which is an online-based application page that can be a solution to problems related to the complicated and lengthy process of managing population documents as a result of the poor performance of public services. In this study, an analysis of the level of effectiveness and efficiency of the use of KNG as a form of improving public services, especially in the Gayungan Village, Surabaya City, was carried out from the many requests submitted and an analysis of the performance of public services was also carried out based on the use of e-government. Using qualitative methods and direct observation based on existing services in the Gayungan Village within a period of four months. The results of this study are that Klampid New Generation as a population administration management service can be said to be successful in its implementation including effectiveness and efficiency in Gayungan Village.
Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Kampoeng Batik Jetis Ima Nur Rosyida; Hasan Ismail
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 4 No. 2 (2023): Juli: Journal of Administrative and Social Science
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v4i2.337

Abstract

The construction in a country essentially to give the welfare live of society. The current growth in Indonesia has been achieved by one of the batik industrialization sectors. Batik becomes an industrial potential that can be developed as an form of creative economic growth and thus become a village development community empowerment activity. This inscription to know how effectively empowering societies are in rural development, especially in development at Kampoeng Batik Jetis. This study uses qualitative descriptive analysis method. The result indicated that the empowerment of communities taken are as follows 1) Skill, encompass education and training; 2) Market access, accessibility acquire raw materials and other supporting materials in improving the production processes, implicate UMKM exhibition to expand market access, and facilitate intellectual property rights; 3) Capital access, comprise capital facilitate.
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PEMBANGUNAN INKLUSIF WISATA Hasan Ismail; Eddy Wahyudi; Angrraeny Puspaningtyas
Jurnal Kebijakan Publik Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v14i2.8260

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis collaborative governance dalam pembangunan inklusif pada wisata Pantai Delegan Kabupaten Gresik, untuk mengetahui kolaborasi dalam pengembangan wisata pantai delegan, dan mengetahui pembangunan inklusif dalam pengembangan wisata pantai delegan di Kabupaten Gresik. Dewasa ini, pariwisata merupakan salah satu program utama pemerintah yang diharapkan dapat menjadi salah satu penghasil devisa yang sangat penting bagi pemerintah untuk mendukung keberhasilan pembangunan negara. Teori yang digunakan yakni collaborative government dan konsep pembangunan inklusif. Penelitian ini menggunakan pen-dekatan kualitatif, adapun jenis penelitian deskriptif, Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi literatur, informan pada penelitian ini yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gresik, pemerintah Desa Delegan, pengelola Pantai Delegan, masyarakat Desa Delegan dan wisatawan pantai Delegan. Pembangunan inklusif di Wisata Pantai Delegan sudah terbentuk, melalui keterlibatan masyarakat, pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam pembangunan wisata, namun inovasi pengembangan wisata masih kurang maksimal sehingga kunjungan wisatawan mengalami penurunan. Dilihat dari kolaborasi pemerintahan yang berlangsung dalam pengembangan wisata Pantai Delegan, ada dominasi pemerintah desa selaku aktor yang memiliki kewenangan lebih banyak dalam pengelolaan wisata yang terjadi dalam pengambilan keputusan, pengelolaan dan monitoring. Selain itu, belum ada keterlibatan sektor swasta, media dan akademisi dalam pengembangan wisata Pantai Delegan
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL DAN WEBSITE DESA DALAM MENINGKATKAN INFORMASI DAN TRANSPARANSI DI DESA BOLO, KECAMATAN KARE, KABUPATEN MADIUN Dhivia Diar Farrell Aura; Hasan Ismail; Vallencia Regita; Yuriza Fauziah Sembiring; Salsabilla Peggy Ariesta
ABDIMAS Vol 3 No 02 (2023): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan informasi dan transparansi bisa mempengaruhi keberhasilan kinerja lembaga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan informasi dan transparasi Desa Bolo adalah dengan optimalisasi media sosial dan website desa. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan pendampingan optimalisasi media sosial dan website desa dalam meningkatkan informasi dan transparansi Desa Bolo. Metode studi literatur sebagai sumber informasi berupa data-data sekunder melalui tahap identifikasi, evaluasi, sintesis dengan sumber buku sebagai penguat argumen. Perencanaan kegiatan dan pelaksanaan kegiatan Tiga hal utama yang harus dipenuhi untuk optimalisasi media sosial dan website yaitu: akun media sosial, konten visual dan website. Optimalisasi media sosial dan website sendiri berdampak positif pada peningkatan informasi dan transparasi Desa Bolo dikarenakan adanya aksesibilitas informasi.
EFEKTIFITAS PELAYANAN AKTA KELAHIRAN MELALUI PORTAL KLAMPID NEW GENERATION DI KELURAHAN UJUNG SURABAYA Alif Maulana Izdihar; Hasan Ismail
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 04 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah sebagai penyelenggara pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat harus bertanggung jawab dan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk meningkatkan pelayanan publik. Keberhasilan pelayanan publik yang ditawarkan oleh pemerintah dapat dilihat dari tingkat kecepatan pelayanan administrasi kependudukan dan kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif di mana rumusan masalah memicu peneliti untuk melakukan eksplorasi pada situasi sosial secara menyeluruh dan mendalam. Menurut (Sugiyono, 2017) Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai kondisi sosial. Efisiensi, efektifitas dan transparansi merupakan unsur vital dalam mewujudkan e-Government, sehingga e-Government sangat sejalan dengan usaha untuk mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Governance). Disamping itu, e-Government diharapkan dapat mendukung tata kelola, produktivitas dan efisiensi dalam instansi pemerintahan dalam peningkatkan petumbuhan ekonomi. Pemanfaatan program Klampid New Generation (KNG) di Kota Surabaya dapat dikatakan sudah baik, yang pelaksanaan programnya berasal dari pemerintah selaku regulator dan pemberi fasilitas, yang didukung dengan faktor pengembangan konsep digital. Namun, juga ada beberapa faktor penghambat seperti kurangnya animo masyarakat, kurangnya internal support (Operator), serta sarana dan prasana yang perlu diadakan pembenahan. Selain itu, perlu diadakan forum-forum komunikasi yang intens di seluruh lapisan elemen masyarakat.
EFEKTIVITAS KINERJA PELAYANAN KELURAHAN WONOKUSUMO TERHADAP PROGRAM PADAT KARYA DISPENDUKCAPIL SURABAYA Camelle Aqila; Hasan Ismail; Eddy Wahyudi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 03 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah multifaset karena terkait dengan kurangnya kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat dan mengakses bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Pemerintah berupaya mendorong tumbuhnya ekonomi kecil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya adalah pemberian dukungan dan perlindungan usaha kecil dan kelas ekonomi bawah agar lebih berkembang. Partisipasi dan kemandirian adalah dua prinsip yang membentuk inti dari stabilitas padat karya perkotaan. Padat Karya merupakan kegiatan penguatan masyarakat (termasuk pekerja miskin, pengangguran, dan masyarakat bersenjata). Penelitian kualitatif akan digunakan selama berlangsungnya penelitian ini sebagai strategi implementasi, dengan tujuan untuk mendeskripsikan suatu kejadian atau peristiwa yang telah terjadi di lapangan. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diambil langsung dari tempat praktek. Data sekunder berasal dari artikel jurnal dan referensi lainnya. Wilayah Kantor Kelurahan Wonokusumo di Surabaya menjadi lokasi pelaksanaan penelitian. Hasil penelitian ini yaitu pemerintah baru-baru ini menerapkan kebijakan upah untuk inisiatif padat karya. Ditetapkan bahwa pelaksanaan program padat karya yang disampaikan dengan manajemen yang baik akan menjadi cara yang efektif yang akan mengurangi tingkat pengangguran serta kemiskinan.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI BATU BENGKUNG KABUPATEN MALANG DALAM PERSPEKTIF COLLABORATIVE GOVERNANCE Tariza Noviranti Muhaling; Hasan Ismail
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 20 No. 1 (2023): Juni : Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.876 KB) | DOI: 10.59050/jian.v20i1.197

Abstract

The purpose of this study is to analyze collaborative governance in the development of Batu Bengkung beach tourism objects in Malang Regency. Malang Regency has a wide variety of potential tourist objects, one of the leading tourist objects is beach tourism. Beach tourism objects are generally owned by the local Tourism Office, but in the South Malang Regency area, almost 90% of the beach tourism objects are managed by Perum Perhutani. The development of tourist objects continues to be carried out in order to increase the economic growth rate of Malang City, however there are differences in land ownership which makes the process of developing this beach tourism object a little more complicated. The theory used in this research is collaborative governance and development of tourist objects. This study uses a qualitative method with the type of approach used is a descriptive approach. The data collection method used is in the form of interviews, documentation, and literature studies on previous research.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN UMKM TAS KULIT DI TANGGULANGIN BERBASIS DIGITAL MARKETING Anisatul Septian Ika Candra; Hasan Ismail
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 20 No. 1 (2023): Juni : Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.373 KB) | DOI: 10.59050/jian.v20i1.198

Abstract

There was a problem that arose during the time of Covid-19. Not only in terms of health but also influential in terms of economic stability. Without MSMEs is one of the activity efforts in encouraging economic development. Opportunities for MSMEs to survive during the pandemic include efforts to maximize sales on the online marketplace. The rapid development of technology or the digital world will certainly have an impact on the global economy. The purpose of this research is to help optimize the empowerment of digital marketing-based MSMEs. In this study using a qualitative descriptive method by conducting research based on the findings of the literature. And the results of the study show that small-scale commercialization must be able to compete with the MSME commercialization model that switches from offline to online. This means that digital marketing has changed the way MSMEs work from conventional systems to digital marketing-based systems with the aim of making business operations more efficient. Internet business marketing is something that is considered absolute in the global world, namely marketing through websites or social media because apart from being easy to use, effective, it is also relatively inexpensive.