Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Model Bangkitan dan Tarikan Pergerakan Transportasi pada Kawasan Pasar Alok Maumere Kabupaten Sikka Renohi, Monica Agustina; Ramang, Ruslan; Frans, John Hendrik
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.14596

Abstract

Bangkitan dan tarikan pergerakan transportasi di kawasan pasar Alok khususnya ketika pergerakan meningkat, mengakibatkan volume lalu lintas tinggi dan terjadi kemacetan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi serta pemodelan bangkitan dan tarikan pergerakan transportasi kawasan Pasar Alok. Pemodelan dilakukan dengan metode analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi bangkitan pada Pasar Alok adalah jumlah anggota keluarga, pendapatan per bulan, kepemilikan kendaraan pribadi, dan moda transportasi yang digunakan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tarikan pada Pasar Alok adalah lama kegiatan di pasar, biaya pengeluaran sekali berbelanja, luas lahan pasar, jarak tempat tinggal menuju pasar, dan waktu tempuh perjalanan menuju pasar. Model bangkitan yang diperoleh berdasarkan analisis yaitu Y1 = – 1.477 + 0.287X1 + 0.262X2 + 0.374X3 + 0.822X5; Y2 = – 5747.929 + 2976.461X1. Sedangkan model tarikan yang diperoleh berdasarkan analisis yaitu Y3 = – 0.972 + 0.141X6 + 0.333X7 + 0.318X10 + 0.554X12 + 0.136X13; Y4 = 1295.704 + 26.347X6 + 311.237X12.
Evaluasi Kinerja Ruas Jalan dan Penataan Area Parkir di Pasar Tradisional : (Studi Kasus Pasar Baru Atambua) Fernandes, Elena Sofia Junita; Frans, John H.; Cornelis, Remigildus
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.14785

Abstract

Pasar merupakan elemen sentral dalam kehidupan ekonomi masyarakat, namun seiring berkembangnya suatu kota dan peningkatan jumlah kendaraan telah menimbulkan tantangan signifikan, terutama di kawasan Pasar Baru Atambua. Peneliti ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas jalan dan penataan area parkir di ruas jalan kawasan Pasar Baru. Data penelitian mencakup parameter derajat kejenuhan untuk kinerja lalu lintas dan karakteristik area parkir. Hasil evaluasi kinerja ruas jalan menunjukkan bahwa ketiga ruas jalan di Pasar Baru memiliki tingkat pelayanan yang baik. Ruas Jl. Vetor Lidak memiliki derajat kejenuhan sebesar 0.41, ruas Jl. Adam Malik sebesar 0.53, dan ruas Jl. Pramuka sebesar 0.49. Meskipun tingkat pelayanan baik, masalah parkir muncul dan mempengaruhi kinerja ruas jalan. Parkir on-street yang tidak teratur dan variasi pola parkir menyebabkan kemacetan pada jam tertentu. Data juga menunjukkan bahwa meskipun turnover parkir baik, indeks parkir yang melebihi 100% kapasitas maksimum dapat mengurangi tingkat pelayanan.
Analisis Faktor dan Kinerja Ruas Jalan Akibat Aktivitas Rumah Sakit Siloam dan Pertokoan di Jalan R.W. Monginsidi, Kota Kupang Ndoen, Iriene Anggreani; Frans, John Hendrik; Karels, Dolly
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.15587

Abstract

Rumah Sakit Siloam merupakan salah satu fasilitas kesehatan di Kota Kupang yang memiliki aktivitas yang cukup padat. Aktivitas tersebut meliputi, keluar masuknya kendaraan pengunjung dan pegawai rumah sakit, kendaraan yang berhenti dan parkir di pinggir jalan, serta aktivitas pejalan kaki. Selain itu juga terdapat aktivitas komersil yang menyebabkan lalu lintas di jalan R.W. Monginsidi menjadi terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan dan faktor-faktor yang memengaruhi akibat adanya aktivitas Rumah Sakit Siloam dan Pertokoan terhadap ruas jalan R.W. Monginsidi. Metode yang digunakan adalah analisis kinerja ruas jalan dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan tingkat pelayanan untuk titik 1 pada pukul 07.00-11.00 dan titik 2 pada pukul 07.00-13.00 rata-rata nilai tingkat pelayanan adalah B. Sedangkan, pada pukul 12.00-13.00 dan 15.00-18.00 untuk titik 1 serta pada pukul 15.00-18.00 untuk titik 2 rata-rata nilai tingkat pelayanan adalah C. Faktor-faktor yang berpengaruh akibat aktivitas rumah sakit dan pertokoan terhadap kinerja ruas jalan R.W. Monginsidi nilai R2 (R Square) sebesar 0,996 atau 99,6% yang atau variabel yang digunakan dalam model mampu menjelaskan 99,6% variasi variabel terikat.
Pengembangan Perhitungan Alinyemen Horizontal dan Alinyemen Vertikal Antar Kota Berbasis Android Milla, Hizkia Davidson Adiradja; Karels, Dolly W.; Frans, John H.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.16080

Abstract

Desain geometrik jalan merupakan bagian dari rekayasa jalan yang dititik-beratkan pada rekayasa bentuk fisik jalan sehingga dapat memenuhi fungsi dasar dari jalan. Produk desain geometrik jalan terdiri atas alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan penampang/potongan melintang jalan. Alinyemen horizontal terdiri dari garis-garis lurus yang dihubungkan dengan garis-garis lengkung. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, para engineer dituntut untuk mampu melakukan perhitungan geometrik terkhusus alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal secara cepat dan tepat. Perhitungan alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal dengan aplikasi berbasis android menggunakan android studio dengan Java sebagai bahasa pemograman. Penelitian ini menggunakan metode Prototype dengan tahapan mengidentifikasi kebutuhan pemakai, mengembangkan Prototype, menkodekan sistem operasional, menggunakan sistem operasional, menguji sistem operasional. Penelitian ini menghasilkan aplikasi perhitungan alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal di platform android dan hasil output berupa PDF yang dapat digunakan sebagai dokumen hasil perhitungan.
Tinjauan Penjadwalan Proyek Ruas Jalan Nggefak–Oenitas Dengan Metode Lsm (Liniear Scheduling Method) Lobang, Dorothy Robert; Rizal, Andi Hidayat; Frans, John Hendrik
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1296

Abstract

Abstract Project scheduling is a series of activities to determine the stages of work in a project. In the implementation of a project scheduling is a stage that determines the success or failure of a project. Because the project scheduling method is planned so that the implementation of the project runs effectively and efficiently. This study aims to determine the duration of using the NGO method, the duration of the comparison between the NGO method and the duration of the contract of the project and to determine what work can be accelerated due to the use of the NGO method on the Road Improvement Project Nggefak–Oenitas. The NGO method is the appropriate scheduling method if used in repetitive projects, such as in the project to improve the nggefak – Oenitas road section that is repetitive. From the results of the analysis using the NGO method obtained duration to complete the project Nggefak–Oenitas Road Improvement is 138 days, and the comparison of the NGO method and project scheduling is 138 days versus 210 days. And among the work items on the road project there are several jobs that can be accelerated due to the use of NGO methods, among others: preparatory work, ordinary excavation and Stone excavation work, aggregate a foundation layer work, liquid asphalt binder absorption layer work (mechanical), liquid asphalt adhesive layer work/Emulsion, foundation layer Lataston work (HRS–BASE), concrete work F'c 20 Mpa (250) and plain U24 reinforcement steel work. Abstrak Penjadwalan proyek merupakan rangkaian kegiatan untuk menentukan tahapan pekerjaan dalam suatu proyek. Dalam pelaksanaan suatu proyek penjadwalan adalah tahapan yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu proyek. Karena metode penjadwalan proyek direncanakan agar pelaksanaan proyek berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi menggunakan metode LSM, durasi perbandingan antara metode LSM dan durasi kontrak dari proyek dan untuk mengetahui pekerjaan apa saja yang dapat dipercepat waktunya akibat penggunaan metode LSM pada Proyek Peningkatan Ruas Jalan Nggefak–Oenitas. Metode LSM adalah metode penjadwalan yang tepat jika digunakan pada proyek yang bersifat berulang, seperti pada proyek Peningkatan Ruas Jalan Nggefak – Oenitas yang bersifat berulang. Dari hasil analisis menggunakan metode LSM diperoleh durasi untuk menyelesaikan proyek Peningkatan Ruas Jalan Nggefak–Oenitas adalah 138 hari, dan perbandingan dari metode LSM dan penjadwalan proyek adalah 138 hari banding 210 hari. Dan diantara item-item pekerjaan pada proyek jalan ada beberapa pekerjaan yang dapat dipercepat waktunya akibat penggunaan metode LSM, antara lain: Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Galian Biasa dan Galian Batu, Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat A, Pekerjaan Lapis Resap Pengikat Aspal Cair (Mekanis), Pekerjaan Lapis Perekat Aspal Cair/Emulsi, Pekerjaan Lataston Lapis Pondasi (HRS–BASE), Pekerjaan Beton f'c 20 Mpa (250) dan Pekerjaan Baja Tulangan U24 Polos.
Evaluasi Pengendalian Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Rumah Susun POLRI Brimob POLDA NTT Hamun, Helifrida Yulianti; Messah, Yunita A.; Frans, John H.
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1295

Abstract

Pengendalian proyek secara efektif dan efisien dilakukan untuk menghindari permasalahan yang berdampak pada keterlambatan proyek, penambahan biaya yang tidak sesuai dengan kontrak serta terhentinya pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan waktu pelaksanaan proyek sehingga diketahui pekerjaan-pekerjaan pada jalur kritis dan durasi optimal dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Method) serta mengetahui biaya proyek akibat dari perubahan jadwal. Data yang digunakan, yaitu laporan progress mingguan, Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan. Dari hasil analisis menggunakan metode CPM didapatkan jalur kritis pada pekerjaan A1(pekerjaan lantai dasar), A2 (Pekerjaan Tangga Lantai 1) – B2 (Pekerjaan Tangga Lantai 2) – C2 (Pekerjaan Balok Lantai 3) – C3 (Pekerjaan Kolom Lantai 3) – D2 (Pekerjaan Balok Lantai 4) – D3 (Pekerjaan Kolom Lantai 4) – E2 (Pekerjaan Balok Lantai Dak) – E3 (Pekerjaan Kolom Lantai Dak) – F1 (Pekerjaan Balok Lantai Atap) – G2 (Pekerjaan Balok Sopi-sopi) – H1 (Pekerjaan Rangka Atap) – O (Pekerjaan Penutup Atap) dan setelah dilakukan percepatan dengan alternatif penambahan jam kerja pada pekerjaan kritis diperoleh durasi optimal selama 154 hari atau sesuai dengan waktu sisa proyek. Total biaya awal dengan durasi normal sebesar Rp. 21.329.433.000,00. Setelah dilakukan percepatan, terjadi penambahan biaya sebesar Rp. 70.741.209,18 sehingga biaya proyek menjadi sebesar Rp. 21.407.955.742,00.
Pengaruh Penambahan Matos Stabilisator Terhadap Karakteristik Tanah Berbutir Halus Dawekadju, Adrianne Agneste; Sir, Tri M.W; Frans, John H.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.24000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Matos Stabilisator terhadap karakteristik fisik dan mekanis tanah berbutir halus yakni tanah CL, tanah CH, serta tanah MH. Dengan variasi penambahan matos sebesar 3%, 6%, dan 9% terhadap berat volume kering tanah. Diperoleh penurunan komposisi fraksi tanah-tanah berbutir halus dan perubahan kelompok tanah serta penurunan nilai GI yang menunjukkan peningkatan kualitas tanah dasar. Pengaruh penambahan matos stabilisator terhadap sifat fisik dan mekanis tanah adalah terjadinya penurunan nilai berat jenis spesifik, batas cair, batas plastis, indeks plastisitas, serta kadar air optimum. Adapun terjadi peningkatan nilai batas susut, persentase tertahan saringan No.200, serta berat volume kering. Pengujian kuat tekan bebas pada semua jenis tanah bergradasi halus dengan waktu pemeraman selama 7 hari mengalami peningkatan dari tanah asli yakni untuk tanah CH+3% matos 6,753 kg/cm2, tanah CH+6% matos 7,744 kg/cm2, tanah CH+9% matos 11,510 kg/cm2, untuk tanah CL+3% matos 2,664 kg/cm2, tanah CL+6% matos 3,498 kg/cm2, tanah CL+9% matos 4,136 kg/cm2, serta untuk tanah MH+3% matos 2,514 kg/cm2, tanah MH+6% matos 2,682 kg/cm2, tanah MH+9% matos 3,363 kg/cm2. Matos stabilisator paling efektif digunakan pada tanah tipe CH, karena mampu meningkatkan kekuatan tekan bebas secara signifikan dibandingkan dengan jenis tanah halus lainnya.
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Adonara Barat Kabupaten Flores Timur Juan, Maria Vilivan Tuto; Bunganaen, Wilhelmus; Frans, John H.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.23935

Abstract

Kebutuhan air bersih terus meningkat setiap tahun seiring dengan pertumbuhan penduduk, keterbatasan layanan, distribusi air yang minim, serta pengaruh iklim. Hal ini juga terjadi di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, yang memiliki luas wilayah 55,97 km², terdiri dari 18 desa, dan berpenduduk 15.320 jiwa pada tahun 2023. Kecamatan ini memiliki 33 mata air yang berpotensi sebagai sumber air bersih. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan dan ketersediaan air bersih hingga tahun 2043. Metode yang digunakan mencakup proyeksi jumlah penduduk, murid, dan fasilitas, serta perhitungan kebutuhan dan potensi pasokan air. Hasilnya, kebutuhan air pada 2024 sebesar 53,086 liter/detik meningkat menjadi 67,415 liter/detik pada 2043. Potensi pasokan air mencapai 426,688 liter/detik. Analisis menunjukkan surplus air sebesar 373,602 liter/detik (2024) dan 359,273 liter/detik (2043), sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dipastikan dapat terpenuhi selama 20 tahun ke depan.
Analisis Pengaruh Kerusakan Jalan Terhadap Kecepatan Kendaraan (Studi Kasus Ruas Jalan Haulasi Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten TTU) Sombo, Maria Elisabeth; Frans, John H.; Sir, Tri M. W.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.24088

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan. Metode yang digunakan yaitu metode Pavement Condition Index untuk mengukur tingkat kerusakan jalan, metode Time Mean Speed untuk mengukur kecepatan kendaraan dan analisis hubungannya dengan metode regresi linier sederhana menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata perkerasan jalan pada 12 unit sampel adalah 33.08, artinya perkerasan Jalan Haulasi dalam kondisi kerusakan buruk (poor), dengan nilai rata-rata kecepatan kendaraan bervariasi dimana kecepatan rata-rata sepeda motor 38.31 km/jam, kendaraan ringan 25.85 km/jam dan kendaraan berat 22.89 km/jam. Berdasarkan uji statistik regresi linier sederhana ditemukan adanya pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan dimana pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan sepeda motor 93.91%, kendaraan ringan 91.70% dan kendaraan berat 95.70%.
Persepsi Terhadap Potensi Kecelakaan Sepeda Motor Akibat Perilaku Agresif Pelajar: Studi Kasus SMA Negeri Kupang Mooy, Marthen Johanis; Frans, John H.; Messah, Yunita A.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.24870

Abstract

Angka kecelakaan yang terus meningkat diakibatkan karena perilaku agresifpelajar dalam berkendara. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktorapa saja yang mempengaruhi perilaku agresif siswa SMA N di Kota Kupang.Mengetahui pengaruh perilaku agresif berkendara pelajar SMA Negeri terhadappersepsi potensi kecelakaan sepeda motor di Kota Kupang. Metode yangdigunakan yaitu regresi linear berganda dengan Software SPSS 25.Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert yang diberikankepada responden. Responden terdiri dari 200 pelajar SMA N di Kota Kupang.faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku agresif berdasarkanusia 17 tahun dengan faktor berpengaruh yaitu faktor kepribadian/tingkah laku,usia 18 tahun faktor berpengaruh adalah lingkungan dan usia 19 tahun faktorberpengaruh adalah gaya berkendara. Berdasarkan jenis kelamin laki-laki faktoryang paling berpengaruh adalah social, perempuan dengan faktor berpengaruhyaitu lingkungan sedangkan berdasarkan kepemilikan SIM (Surat IzinMengemudi), yang memiliki SIM faktor yang paling berpengaruh adalahkepribadian/tingkah laku, yang tidak memiliki SIM factor berpengaruh adalahkepribadian/tingkah laku. Pengaruh perilaku agresif berkendara terhadappersepsi potensi kecelakaan diketahui bahwa faktor kepribadian/tingkah laku,faktor gaya berkendara, faktor lingkungan dan faktor social sangat berpengaruhsecara signifikan.