Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kontribusi Motivasi Kerja dan Etos Kerja terhadap Mutu Layanan Tutor pada Program Paket B di Kabupaten Barito Kuala Jumriadi, Jumriadi; Hafiz, Abdul
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 3 No. 2: Oktober 2023
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v3i2.35

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengetahui kontribusi motivasi berprestasi dan kegiatan komunikasi terhadap semangat kerja pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrifitif dengan tehnik korelasional. Tehnik korelasional, yaitu penelitian yang sifatnya melukiskan hubungan yang terdapat di antara dua variabel atau lebih. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai PLS pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala yang berjumlah 56 orang. Dalam penelitian ini juga berhasil menemukan bahwa kegiatan komunikasi Pegawai PLS berada pada klasifikasi yang sedang. Karena itu Pegawai PLS diharapkan terus meningkatkan kegiatan komunikasinya, baik secara vertikal maupun secara horizontal. Dalam penelitian ini juga ditemukan semangat kerja Pegawai PLS termasuk pada tingkat yang sedang. Oleh karena itu perlu ditingkatkan peran Pegawai PLS dalam: kesungguhan, disiplin, kegairahan, keramahan, kerjasama, melakukan inovasi, memelihara etika dan keberhasilan.
Penguatan resiliensi tokoh muda dalam mengahadapi radikal terorisme di ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Palahuddin Palahuddin; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Adi Gunawan; Zaenudin Zaenudin; Erwin Erwin; Abdul Hafiz; Yusron Saudi; Sukuryadi Sukuryadi; Fatman Nurjan; Nurul Isnaeni Rahmat; Mintasrihardi Mintasrihardi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.27983

Abstract

Abstrak Radikal terorisme masih menjadi ancaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun sepanjang tahun 2023 hingga Oktober 2024 aksi terorisme nihil, tetapi konsildasi dan propaganda mereka di bawah tanah tetap berjalan nelalui berbagai instrumen yang ada. Hampir semua lini dan elemen masyarakat telah menjadi sasaran dan target mereka. Telah terjadi pergeseran pola aksi mereka dari gerakan hard approach ke soft approach. Kondisi ini harus terus disosialisasikan dan disuarakan ke tengah masyarakat, terutama kepada tokoh muda. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan penguatan resiliensi tokoh muda dalam mengahadapi radikal terorisme di ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bermitra dengan BNPT, FKPT dan ITSKes Muhammadiyah Selong dengan menghadirkan peserta kegiatan dari tokoh muda dari berbagai latar belakang di ITSKes Muhammadiyah Selong. Kegiatan ini menggunakan pendekatan service learning dengan metode training, dialog interaktif, dan workshop. Evaluasi dan refleksi dilakukan melalui kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan hasil yang positif, dimana para pemuda memiliki kesadaran yang kuat terhadap ancaman radikal terorisme. Melalui kegiatan ini mereka mengetahui eksistensi jaringan radikal terorisme di dunia, Indonesia, dan khususnya di NTB, serta dapat memperkuat resiliensi menghadapi ancaman tersebut. Kata kunci: resiliensi; radikal; terorisme; hard approach; soft approach Abstract Radical terrorism is still a threat to the life of the nation. Although throughout 2023 until October 2024 there were zero acts of terrorism, their underground consolidation and propaganda continued through various existing instruments. Almost all lines and elements of society have become their targets. There has been a shift in their pattern of action from hard approach to soft approach. This condition must continue to be socialized and voiced to the community, especially to young leaders. Therefore, the aim of this activity is to strengthen the resilience of young leaders in dealing with radical terrorism in ITSKes Muhammadiyah Selong East Lombok, West Nusa Tenggara. This activity partnered with BNPT, FKPT and ITSKes Muhammadiyah Selong by presenting participants from young figures from various backgrounds at ITSKes Muhammadiyah Selong. This activity uses a service learning approach with training, interactive dialog, and workshop methods. Evaluation and reflection were conducted through questionnaires. The results of this community service show positive results, where the youth have a strong awareness of the threat of radical terrorism. Through this activity they know the existence of radical terrorism networks in the world, Indonesia, and especially in NTB, and can strengthen resilience to face these threats. Keywords: resilience; radical; terrorism; hard approach; soft approach.
Optimizing the Performance of the NTB Information Commission in Resolving Public Information Disputes in the Digital Era muh ihsan; Dimas Kurniawan; M. Basisal Abid; Abdul Hafiz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tropis Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : Yayasan Siti Widhatul Faeha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65622/jpmti.v2i1.274

Abstract

This article examines the optimization of the performance of the NTB Information Commission (KI NTB) in resolving public information disputes in the digital era. The study aims to analyze the dispute resolution process, identify existing challenges, and explore opportunities for institutional improvement using a qualitative descriptive method through observation, interviews, and document analysis during a student internship at the University of Muhammadiyah Mataram from January 22 to March 13, 2026. The findings show that KI NTB has implemented a systematic dispute resolution mechanism consisting of application intake, mediation, and non-litigation adjudication, while maintaining the principles of transparency and accountability in accordance with Law No. 14/2008. However, several obstacles remain, including limited human resources, low public awareness, resistance from certain public bodies, and the underutilization of digital technology. In conclusion, KI NTB has demonstrated a significant role in safeguarding citizens’ rights to information and promoting accountable governance, although further optimization is still required. The implications of this study indicate that service digitalization through online registration and e-archiving, capacity building, and more intensive public outreach can strengthen KI NTB’s effectiveness in delivering fair and efficient dispute resolution services.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN USAHA DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL DI SEKOLAH KEWIRAUSAHAAN AISYIYAH Baiq Reinelda Tri Yunarni; Nur’aini Nur’aini; Abdul Hafiz
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39408

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan manajemen keuangan usaha dan terbatasnya inovasi produk pada perempuan pelaku usaha di Sekolah Kewirausahaan Aisyiyah,(SWA) meskipun memiliki potensi besar dalam pengembangan pangan  lokal. Tujuan kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencatatan keuangan usaha, perencanaan anggaran, perhitungan biaya dan laba, serta pengelolaan arus kas; (2) meningkatkan kemampuan peserta dalam mengembangkan produk pangan lokal yang beragam, bernilai tambah, dan sesuai dengan kebutuhan pasar; serta (3) membentuk pola pikir wirausaha perempuan yang  mandiri, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan  mitra melalui sosialisasi, pelatihan, workshop, simulasi pencatatan keuangan, dan pendampingan usaha. Mitra dalam kegiatan ini adalah 20 orang anggota Sekolah Kewirausahaan Aisyiyah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta monitoring perkembangan usaha peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan manajemen keuangan sebesar 70%, ditandai dengan kemampuan peserta dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana dan memisahkan keuangan  usaha dan rumah tangga. Selain itu, keterampilan diversifikasi produk  halal meningkat sebesar 60% dan nilai ekonomis produk meningkat rata-rata sebesar 30%. Dampak kegiatan ini terlihat pada meningkatnya profesionalisme usaha, kemandirian ekonomi, serta peluang peningkatan pendapatan peserta secara berkelanjutan.Kata kunci: Pemberdayaan Perempuan; Manajemen Keuangan Usaha; Diversifikasi Pangan Lokal; UMKM; Ekonomi IslamABSTRACTThis community service activity is motivated by the low capacity of women entrepreneurs in managing business finances and the limited product innovation among participants of the Aisyiyah Entrepreneurship School, despite their significant potential in developing local food-based products. The objectives of this program are: (1) to improve participants’ understanding and skills in business financial recording, budgeting, cost and profit calculation, and cash flow management; (2) to enhance participants’ ability to develop diverse, value-added local food products that meet market needs; and (3) to foster an entrepreneurial mindset among women that is independent, competitive, and grounded in Islamic values. The implementation method employs a participatory approach based on partners’ needs through socialization, training, workshops, financial recording simulations, and business mentoring. The partners involved in this activity consist of 20 members of the Aisyiyah Entrepreneurship School. Evaluation was conducted through pre-test and post-test methods, practical observations, and monitoring of participants’ business development. The results show a 70% improvement in financial management skills, indicated by participants’ ability to carry out simple financial recording and to separate business and household finances. In addition, participants’ skills in halal product diversification increased by 60%, and the economic value of products improved by an average of 30%. The impact of this activity is reflected in increased business professionalism, strengthened economic independence, and greater opportunities for sustainable income growth.Keywords: Women Empowerment; Business Financial Management; Local Food Diversification; Msmes; Islamic Economics
Transformasi Nilai-Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Era Digital Abdul Hafiz; Ridwan Ridwan; Aryati Eka Saputri; Saifullah Saifullah
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2026): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v10i1.26525

Abstract

This study aims to analyze the transformation of Islamic and Muhammadiyah values (AIK) in the digital era, particularly among students at the University of Muhammadiyah Mataram. The phenomenon of digitalization of Islamic learning and preaching has driven fundamental changes in the way students understand, internalize, and express Islamic values. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews, participant observation, and digital documentation studies. Data analysis was conducted thematically through the stages of reduction, coding, categorization, and interpretation with the help of qualitative analysis software. The results of the study show four main themes that describe the dynamics of the internalization of AIK values, namely: (1) AIK as the ideological identity of Muhammadiyah students; (2) digital media as a means of preaching and spiritual learning; (3) challenges of ethics and the quality of AIK content in cyberspace; and (4) the need to develop a digital-based AIK development model that is adaptive to the character of the younger generation. These four themes show that AIK values are not only learned cognitively, but also lived and represented through student behavior and interactions in the digital space. These findings emphasize the importance of strengthening the interactive, inspiring, and collaborative AIK learning model to shape the Islamic character of Generation Z amidst the digital transformation.
AKUISISI PERUSAHAAN STARTUP OLEH KORPORASI BESAR: TREN, MOTIVASI, DAN DAMPAK Astrid Octavia Bahari; Baiq Reinelda Tri Yunarni; handoyo wirastomo; Alfian Eikman; Abdul Hafiz; Amil Amil; Abdurrahman Abdurrahman
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i2.27988

Abstract

Studi ini menganalisis akuisisi startup oleh korporasi besar, mengkaji motivasi, dampak, dan faktor kesuksesan dan kegagalan. Fokus pada pertumbuhan, akses inovasi, dan sinergi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana akuisisi memengaruhi operasi, budaya, dan pertumbuhan startup serta kinerja finansial dan strategi korporasi. Menggunakan tinjauan literatur dari tahun 2018-2023, studi ini menyoroti risiko umum seperti kurangnya due diligence dan overpayment dalam proses akuisisi. Makalah ini berkontribusi memberikan wawasan komprehensif tentang dinamika akuisisi dalam konteks pasar teknologi yang berubah cepat.