Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI

Perancangan Mula Klinik Apung untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lintas Hinterland Batam Naufal A Prasetyo; Sapto Wiratno Satoto
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v10i1.645

Abstract

Unjuk kerja armada terapung (kapal) secara dinamis bergantung pada perilaku dan respon hull terhadap kondisi perairan dimana armada/ kapal dioperasikan. Pada saat beoperasi, hull akan mengalami gerakan yang disebabkan kapal itu sendiri (maneuverability) maupun dari faktor luar (seakeeping). Faktor luar misalnya berupa cuaca buruk yang mengakibatkan terjadinya gelombang besar dapat membahayakan keselamatan kapal apabila kapal tidak mampu merespon gelombang tersebut. Untuk itulah kapal harus memiliki performa teknis yang memenuhi batasan kriteria. Armada klinik apung beroperasi di perairan dengan karakter gelombang dinamis memerlukan penilaian seakeeping (ketegaran kapal) sehingga layak secara teknis dan bisa menjadi sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang handal dengan memperhatikan kenyamanan awak kapal dan pasien. Penilaian ketegaran fisik menggunakan pendekatan empiris yang mengacu pada batasan kriteria menurut kondisi laut dan skenario navigasi pelayaran. Penilaian kinerja seekeeping didasarkan pada osilasi respon dinamis kapal pada gelombang tak beraturan, sesuai dengan kondisi perairan.
Perencanaan Floating Club House Sebagai Inovasi Bisnis Pariwisata di Kawasan Pantai Amed, Pulau Bali Zaidan, Roid Hatta; Rindo, Good; Amiruddin, Wilma; Prasetyo, Naufal Abdurrahman
JURNAL INTEGRASI Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi - Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v16i2.8442

Abstract

Amed Beach located in East Bali is a popular tourist destination known for its beautiful beaches and attractive beach clubs. As an innovative effort to support the local economy, a floating club with a futuristic club concept was constructed in this area. The floating club is designed to attract more tourists and aligns with the regional regulations of Karangasem Regency in infrastructure development. Its design takes into account operational capacity on land by calculating displacement, deadweight, and lightweight. The main dimensions of the floating club are LoA = 40 m, B = 40 m, H = 2.25 m, and T = 1.5 m, with a capacity of 200 visitors and 50 crew members per day. Additionally, layout design, general arrangement, and 3D modeling were planned, with a total construction cost of Rp. 23,012,974,239. The floating club is moored using a spread mooring system for stability.