Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sulesana

BERBAGAI KASUS KONFLIK DI INDONESIA: Dari Isu Non Pribumi, Isu Agama, Hingga Isu Kesukuan Muhammad Saleh Tajuddin; Mohd. Azizuddin Mohd. Sani; Andi Tenri Yeyeng
Sulesana Vol 10 No 1 (2016): Sulesana
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v10i1.1893

Abstract

Tulisan ini membahas tentang ragam konflik di Indonesia, khususnya terkait dengan isu non pribumi, isu agama dan isu kesukuan. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui berbagai sebab terjadinya berbagai konflik dalam konteks sejarah politik di Indonesia. Dalam kenyataannya, ada berbagai sebab terjadinya konflik di Indonesia, seperti keberadaan non-pribumi versus pribumi, konflik agama, khususnya antara agama Islam dan agama Keristen, dan isu kesukuan, khususnya dominasi suku Jawa dalam sejarah panggung politik di Indonesia.Terjadinya konflik atas dasar isu-isu tersebut bermuara pada kesenjangan ekonomi politik yang terjadi seperti kekayaan non-pribumi atas pribumi, kekaayaan minoritas Keristen atas mayoritas umat Islam, dan dominasi suku Jawa atas non Jawa dalam pentas politik. Begitu juga konflik Ambon dan Sambas sebagai konsekuensi logis dominasi ekonomi Bugis Makassar dan dominasi Suku Madura atas penduduk setempat.
TASAWUF DAN PENDIDIKAN MORAL PROF. DR. H. HAMKA:: Upaya Menanggulangi Krisis Moral di Era Kontemporer Aliman Aliman; Muhammad Saleh Tajuddin; Andi Tenri Yeyeng
Sulesana Vol 16 No 1 (2022)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v16i1.37981

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pemikiran dan gagasan Hamka dalam dunia mistisisme Islam yang dikenal dengan tasawuf modern sebagai jawaban dan kritikan terhadap perakterk para sufi yang selama ini popular dipahami dan diartikulasikan oleh sebahagian kelompok tasawuf dalam realitas kehidupan manusia modern. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menggunakan metode analisis naskah dan karya-karya Hamka untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif terhadap gagasan tasawuf modern dalam kontek kekinian. Hamka merupakan tokoh pembaharu dan reformis pemikiran modern Islam Indonesia yang telah memberikan pengaruh kuat terhadap perkembangan khazanah peradaban dan ilmu pengetahuan Islam terutama pada disiplin tasawuf Islam. Ketajaman analisis intelektual Hamka, dengan kritikan yang tajam terhadap pengamalan tasawuf ia berupaya mengembalikan tasawuf kepada kemurniannya seperti pada awal mula muncul, yaitu tauhid yang bersumber dari al-Quran dan hadis. Tujuan utama dari tasawuf modern dan Pendidikan moral Prof. Hamka adalah berlepas diri dari budi yang tercela dan berupaya memiliki budi atau akhlak mulia melalui zuhud, qana’ah dan tawakal yang menjembatani manusia modern untuk mencapai kebahagiaan, jauh dari keterpurukan, keterbelakangan, kemiskinan dan kebodohan.