Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Ulum

MUHAMMAD IQBAL’S PHILOSOPHY OF RELIGION AND POLITICS: The Basic Concept of Religious Freedom Tajuddin, Muhammad Saleh
Al-Ulum Vol 14, No 2 (2014): December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.843 KB)

Abstract

The objective of this writing is to explore Iqbal’s thought about religion and politics as the basic concepts of religious freedom. This writing is done by doing research in library and running qualitative research based on philosophical approach. The study is analyzed through descriptive analysis to get accurate results from the objective of the study. The results of the research are: 1) Iqbal’s thought of religion is based on creed (belief), which reflects on rational thought. Iqbal’s effort on reconstruction of religion gives harmony between religion and politics which leads to the society too. 2) The religious freedom from Iqbal’s thought is based on the political ethics concept. His idea is started with the integration between Western thoughts and the Qur’an. Iqbal’s perspective of ego promotes self freedom, so every person can avoid his self from getting perfect spiritual (insane kamil). 3) Individual that lives in “reality as self conscious” concerns on the powers, which will create a harmony to society.  ----------Tujuan penulisan ini adalah untuk mengeksplorasi pemikiran agama dan politik Muhammad Iqbal sebagai landasan pemikirannya tentang kebebasan beragama. Tulisan ini menggunakan metode library research dengan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan filsafat. Hasil temuan tulisan inin adalah: 1)Pemikiran keagamaan Iqbal didasarkan pada iman kemudian direfleksikan dalam bentuk pemikiran rasional. Upaya Iqbal dalam merekonstruksi pemikiran agama adalah memberikan keharmonisan pada agama dan politik dalam mencapai kehidupan sosial yang harmoni. 2) Pemikiran Iqbal tentang politik sebagai dasar kebebasan beragama adalah didasarkan pada konsep etika politik. Dasar pemikirannya diawalidengan konsep diri dengan memadukan pemikiran Barat dengan Alquran. Ego bagi Iqbal adalah kausalitas pribadi yang bebas, sehingga setiap individu mesti mampu mengendalikan dirinya untuk mencapai kesempurnaan spiritual (InsanKamil). 3) Individu sebagai reality as self conscious adalah suatu kesadaran akan kekuatannya, dan kesadaran akan tujuan hidupnya yang besar bergabung dalam masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis.
MUHAMMAD IQBAL’S PHILOSOPHY OF RELIGION AND POLITICS: The Basic Concept of Religious Freedom Tajuddin, Muhammad Saleh
Al-Ulum Vol 14, No 2 (2014): Al-Ulum December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.657 KB)

Abstract

The objective of this writing is to explore Iqbal’s thought about religion and politics as the basic concepts of religious freedom. This writing is done by doing research in library and running qualitative research based on philosophical approach. The study is analyzed through descriptive analysis to get accurate results from the objective of the study. The results of the research are: 1) Iqbal’s thought of religion is based on creed (belief), which reflects on rational thought. Iqbal’s effort on reconstruction of religion gives harmony between religion and politics which leads to the society too. 2) The religious freedom from Iqbal’s thought is based on the political ethics concept. His idea is started with the integration between Western thoughts and the Qur’an. Iqbal’s perspective of ego promotes self freedom, so every person can avoid his self from getting perfect spiritual (insane kamil). 3) Individual that lives in “reality as self conscious” concerns on the powers, which will create a harmony to society.  -----Tujuan penulisan ini adalah untuk mengeksplorasi pemikiran agama dan politik Muhammad Iqbal sebagai landasan pemikirannya tentang kebebasan beragama. Tulisan ini menggunakan metode library research dengan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan filsafat. Hasil temuan tulisan inin adalah: 1)Pemikiran keagamaan Iqbal didasarkan pada iman kemudian direfleksikan dalam bentuk pemikiran rasional. Upaya Iqbal dalam merekonstruksi pemikiran agama adalah memberikan keharmonisan pada agama dan politik dalam mencapai kehidupan sosial yang harmoni. 2) Pemikiran Iqbal tentang politik sebagai dasar kebebasan beragama adalah didasarkan pada konsep etika politik. Dasar pemikirannya diawalidengan konsep diri dengan memadukan pemikiran Barat dengan Alquran. Ego bagi Iqbal adalah kausalitas pribadi yang bebas, sehingga setiap individu mesti mampu mengendalikan dirinya untuk mencapai kesempurnaan spiritual (InsanKamil). 3) Individu sebagai reality as self conscious adalah suatu kesadaran akan kekuatannya, dan kesadaran akan tujuan hidupnya yang besar bergabung dalam masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis. Â