Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of the Effect of Adding a Water Heater to the R290 Split Air Conditioning Instead of R22 Widodo; Nulhakim, Lukman; Syafrizal; Tauvana, Ade Irvan; Kurnia, Deva Arya; Asmoro, Purwandito Tulus
Piston: Journal of Technical Engineering Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v8i2.48846

Abstract

The heat generated by split air conditioning (AC-Split) is sufficiently high to be utilized as a heat exchanger. The installation of a heat exchanger device, referred to as an Air Conditioning Water Heater (ACWH), is used to heat water in a tank by utilizing the waste heat from the condenser. In this study, refrigerant R290 will be used as a replacement for R22, with the aim of eliminating the Ozone Depleting Potential (ODP) and Global Warming Potential (GWP) associated with R22. Calculations are carried out to ensure the performance of the split AC by testing each refrigerant, R22 and R290, installed in the heat exchanger system. The test data is calculated and analyzed based on the performance on the vapor compression diagram. The results of the performance calculations of each R290/R22 refrigerant COP: 9.7/6.4, compression work: 28.7/25.72 kJ/kg, cooling effect, and electrical power: 881/976 Watts. The calculation results of R290 have better performance compared to R22, especially in electrical power. R290 is 10% lower than R22, COP is 34% higher, and it is ODP and GWP-free.
STUDI GETARAN MESIN ROTOR 0,4 KW BELT KONDISI PARALEL MISALIGNMENT MENGGUNAKAN INDUSTRIAL VIBRATION ANALYZER Rachmanu, Fatkur; widodo; Is Subekti, Mokhamad; Wira Manggala, Dimas; Turmudi, Agung
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 2 (2025): Jurnal_Ramatekno_vol_5_no_2_2025
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i2.264

Abstract

Pengujian getaran merupakan kegiatan pemeliharaan pada sebuah mesin berputar. Getaran yang tinggi pada suatu mesin dapat disebabkan oleh kasus Misalignment. Studi vibrasi ini bertujuan untuk mengetahui grafik FFT yang dihasilkan oleh getaran pada kondisi Misalignment. Metode pengukuran getaran dilakukan dengan menggunakan Vibration analyzer yang dapat membaca nilai RMS (Root Means Square) velocity suatu getaran pada posisi aksial pada bearing (pillow block) UCP 202 yang dapat diolah menjadi grafik FFT. Berdasarkan pengujian nilai velocity dan frequensi yang dihasilkan kondisi misalignment dengan kecepatan putara poros 1500 RPM menghasilkan nilai velocity 1x RPM tertinggi yaitu 2,44 mm/s dengan frekuensi 24,6 Hz yang terdapat pada posisi 3A bearing DE, dan nilai velocity terendah dengan kecepatan putaran poros 500 RPM menghasilkan nilai velocity 1x RPM sebesar 1,18 mm/s dengan frekuensi 8,3 Hz yang terdapat pada posisi 4A bearing NDE .
ANALISIS EFEKTIVITAS PLATE HEAT EXCHANGER PADA GAS TURBIN : ANALISIS EFEKTIVITAS PLATE HEAT EXCHANGER PADA GAS TURBIN Hiermy, Ulpen; Affris Freza Frananda, Muhamad; Zoehry, Mochammad; widodo; Syafrizal
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 2 (2025): Jurnal_Ramatekno_vol_5_no_2_2025
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i2.278

Abstract

Alat penukar panas atau Heat Exchanger (HE) merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindahkan panas dari sistem ke sistem lain tanpa perpindahan massa dan bisa berfungsi sebagai pemanas maupun sebagai pendingin. Plate Heat Exchanger  ( PHE ) merupakan salah satu jenis Heat Exchanger (HE). Plate heat exchanger (PHE) adalah salah satu komponen penting dalam sistem gas turbin yang berfungsi untuk memindahkan panas dari gas turbin ke air pendingin dan merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pelumasan turbin gas. Permasalahn yang timbul adalah Mengetahui apakah  nilai efektivitas pada  plate heat exchanger gas turbine   masih dalam keadaan normal atau sudah mengalami penurunan performa? dengan tujuan mengetahui dan menghitung nilai efekivitas  pada plat heat echanger (PHE) pada gas turbin. Metode yang digunakan pada perhitungan ini yaitu METODE-NTU.Pada METODE-NTU ( Number Of Transfer Unit ) ini efektivitas Plate Heat Exchanger (PHE) dapat diperoleh dengan perpindahan kalor nyata ( aktual ) dibagi dengan perpindahan kalor maksimum yang mungkin ( spesifikasi ). Data yang dibutuhkan pada perhitungan ini yaitu temperature inlet dan outlet water, temperature inlet dan outlet oil, flow rate water dan flow rate oil .Dari hasil perhitungan percobaan pertama didapatkan panas ( q ) aktual dengan nilai 57 Kw dan panas ( q ) maksimum dengan nilai 96 Kw sehingga efektivitas Plate Heat Exchanger (PHE) adalah 59 % , pada hasil perhitungan percobaan ketujuh didapatkan panas ( q ) aktual 44 Kw dan panas ( q ) maksimum dengan nilai 96 Kw sehingga efektivitas Plate Heat Exchanger (PHE) adalah 45 %. Dari hasil perhitungan percobaan pertama sampai ketujuh dapat diketahui Plate HeatExchanger mengalami penuruna performa.
Peran Audit Energi dalam Pengembangan Program Manajemen Energi di Bangunan dan Industri: Sebuah Kajian Literatur: Audit Energi Khairul; Suseno, Doni; widodo
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 2 (2025): Jurnal_Ramatekno_vol_5_no_2_2025
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i2.285

Abstract

Abstrak Audit energi memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan efisiensi penggunaan energi, terutama pada bangunan dan sektor industri. Melalui audit energi, dapat diidentifikasi potensi pemborosan, peluang penghematan, serta strategi manajemen energi yang tepat guna. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah, standar internasional (ISO 50001, ASHRAE Level I–III), serta laporan implementasi audit energi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan audit energi secara sistematis dan berkelanjutan dapat menghasilkan efisiensi energi hingga 10–30% tergantung pada karakteristik sistem dan penerapan rekomendasi. Kajian juga menyoroti peran digitalisasi audit energi berbasis IoT dan AI, serta pentingnya kompetensi auditor energi bersertifikat BNSP. Keberhasilan audit energi sangat dipengaruhi oleh dukungan manajemen, ketersediaan data konsumsi energi, serta kebijakan pemerintah dalam mendorong penerapan manajemen energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.
Pengenalan Teknologi CAD 3D Solidworks dan Pemindai 3D untuk Masyarakat Industri di Purwakarta fatkur rachmanu; Widodo; Ade Irvan Tauvana; Lukman Nulhakim; Syafrizal; Mokhamad Is Subekti
JPPkM: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JPPkM:Januari
Publisher : Yayasan Pemimpin Inovasi Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological developments in the industrialized world have encouraged the use of computer-based design technologies, such as Solidworks 3D CAD and 3D scanning, to improve efficiency and innovation in the design and product development process. However, the limited understanding and access to these technologies among the industrial community, especially the new workforce, is a challenge that needs to be overcome. This training aims to introduce Solidworks 3D CAD technology based on the 3D-Experience platform and 3D scanners to 52 participants who are students, private employees, and entrepreneurs. The training methods used included theoretical presentations, tool demonstrations, and evaluation through pre- and post-training quizzes. The results showed an average increase in participants' understanding of 76.3%, with a satisfaction level of 55%. This training proved its success in improving the technological competence of the participants and providing input for future training improvements. This activity is expected to bridge the industry's need for skilled labor and support global competitiveness.