Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Relationship between Pre-Section Anxiety and Postpartum Quality of Life Srimiyati, Srimiyati; Ajul, Keristina; Pascalina, Victorina; Br. Pakpahan, Dahlia Dominica
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.281

Abstract

Anxiety before undergoing Sectio Cesarea (SC) has the opportunity to disrupt the quality of life during the postpartum period, both physically, psychologically, and socially. This study analyzed the relationship between anxiety before SC and the quality of life of postpartum women. SC delivery is the choice of women for maternal and infant health reasons and for the choice of birth date. The act of SC is inseparable from the act of severing tissue. Even though SC is the choice of the woman who will give birth, this action causes fear and anxiety in her. In addition, the wound in the incision is the cause of pain after SC. Surgical wound pain is often a trigger for discomfort and limitation of movement. The quality of life of postpartum women is part of their satisfaction with their condition. Postpartum women who have not been able to adapt to their condition can interfere with their well-being.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA: MELALUI DETEKSI DINI DAN MONITORING STATUS KESEHATAN Koerniawan, Dheni; Srimiyati, Srimiyati; Windahandayani, Veroneka Yosepfa; Fari, Aniska Indah; Pranata, Lilik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.23605

Abstract

Abstrak: Penurunan fungsi tubuh lansia yang disebabkan oleh berkurangnya jumlah sel secara anatomi diantraranya fungsi kognitif, jantung, pembuluh darah, ginjal dan persyarafan. Hal ini mengakibatkan beberapa masalah kesehatan yang sering kali kemunculannya tidak dapat diprediksi dan baru diketahui setelah berkomplikasi. Mitra yang memiliki riwayat dan keluhan gejala penyakit hipertensi, diabetes mellitus, paska stroke, dan kelemahan fisik perlu mengelola proses perawatan dan pemeliharaan kesehatannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini dan monitoring status kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan pada mitra….. yang merupakan salah satu lembaga keagamaan di wilayah Palembang. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar memiliki tekanan darah pada kategori pre-hipertensi dan hipertensi derajat 2, namun masih memiliki tekanan arteri rata-rata dan tekanan nadi yang normal, serta gula darah sewaktu yang normal dan meningkat (hiperglikemia).Abstract: Decreased body function in the elderly can then result in several health problems that often appear unpredictable and only known after complications. Partners who have a history and complaints of symptoms of hypertension, diabetes mellitus, post-stroke, and physical weakness need to manage the process of care and health maintenance. Therefore, this service activity aims to detect early and monitor health status through health checks at partners who are one of the religious institutions in the Palembang area and education based on the results of the examination. The results showed that most had blood pressure in the category of pre-hypertension and grade 2 hypertension, but still had normal average arterial pressure and pulse pressure, as well as normal and elevated blood sugar (hyperglycemia).
PEMBERDAYAAN PENDERITA KUSTA MELALUI PENGUATAN UMKM DAN PELAYANAN KESEHATAN Muljani, Benedicta Djarwati; Novitarum, Lilis; Karo, Mestiana Br.; Frisca, Sanny; Srimiyati, Srimiyati; Verawaty, Verawaty; Maria, Anna; Dabur, Feliks
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36378

Abstract

Abstrak: Kusta merupakan penyakit menular kronis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Stigma negatif terhadap penderita kusta menyebabkan mereka mengalami diskriminasi dan kesulitan reintegrasi sosial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan penderita kusta melalui penguatan UMKM dan peningkatan akses pelayanan kesehatan di Panti Rehabilitasi Kusta. Metode kegiatan meliputi penyediaan alat pelindung diri untuk pertukangan, pengadaan obat dan alat medis dasar, serta pembentukan sistem pelayanan kesehatan dasar. Evaluasi dilakukan melalui wawancara kepada sebagai pengrajin mebelair yang dirawat luka secara rutin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keselamatan kerja pengrajin mebelair, terfasilitasinya ruang pengobatan yang lengkap, dan terbangunnya sistem pelayanan kesehatan rutin. Program ini berhasil meningkatkan kualitas hidup 44 penghuni panti yang terdiri dari 19 kepala keluarga. Keberlanjutan kegiatan PKM dilakukan secara rutin oleh mitra kerjasama lintas institusi. Hal ini terbukti efektif dalam mengatasi masalah kompleks penderita kusta dan diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan penderita kusta yang berkelanjutan.Abstract: Leprosy is a chronic infectious disease that remains a public health problem in Indonesia. The negative stigma against leprosy sufferers causes them to experience discrimination and difficulty in social reintegration. This community service program aims to empower leprosy sufferers by strengthening UMKM and improving access to health services at Leprosy Rehabilitation Center. The activity methods include providing personal protective equipment for carpentry, procuring basic medicines and medical equipment, and establishing a basic health care system. Evaluation was conducted through interviews with furniture craftsmen who regularly treat wounds. The results of the activity showed an increase in work safety for furniture craftsmen, the provision of a complete treatment room, and the establishment of a routine health care system. This program successfully improved the quality of life of 44 residents of the center, consisting of 19 heads of families. The continuation of PKM activities is carried out routinely by institutional collaboration partner. This has proven effective in addressing the complex problems of leprosy sufferers and is expected to become a model for sustainable empowerment of leprosy sufferers.
Penerapan Pregnancy Exercise pada Ibu Hamil Trimester III dengan Keluhan Kram Kaki Sumarto, Tatiana; Fruitasari, M. K. Fitriani; Srimiyati, Srimiyati
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1309

Abstract

Latar Belakang : Kram kaki merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga, yang mengalami perubahan fisiologis yang berhubungan dengan kehamilan. Kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Senam hamil terbukti efektif dalam mengurangi keluhan tersebut dengan meningkatkan sirkulasi dan relaksasi otot. Peneliti tertarik untuk melakukan intervensi ini guna meningkatkan kenyamanan ibu selama kehamilan. Metode : EBP ini menggunakan desain studi kasus dengan intervensi senam hamil. Penelitian melibatkan 3 partisipan dan dilaksanakan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 31 Mei, dilanjutkan tanggal 2–3 Juni, 11–13 Juni 2025 di RT 36, RW 09, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur Tiga. Hasil : Setelah dilakukan senam hamil, ketiga responden menunjukkan adanya penurunan frekuensi kram pada kaki, yaitu Ibu Re tidak mengalami kram lagi, Ibu Ri frekuensinya berkurang dari dua kali menjadi satu kali, dan klien lainnya mengalami penurunan dari 3-4 kali menjadi dua kali. Simpulan : Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata intensitas kram kaki setelah pelaksanaan senam hamil.
Pendampingan Penerapan Pencegahan DBD dengan 3M Plus Bagi Warga Semua Usia Veroneka Yosefpa Windahandayani; Srimiyati, Srimiyati; Ketut Suryani; Aniska Indah Fari; Vincencius Surani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkm.v1i3.20

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue, DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit DBD dapat muncul sepanjang tahun dan dapat menyerang seluruh kelompok umur, baik Ibu hamil, anak dan dewasa. DBD dapat dicegah dengan melakukan program pemerintah yaitu 3M plus, hanya saja, dalam pelaksanaannya masih banyak masyarakat belum melakukan. Oleh karena itu beberapa Dosen Ilmu keperawatan dan Ners Universitas Katolik Musi Charitas, melakukan pendampingan penerapan pencegahan DBD dengan 3M Plus bagi warga semua usia, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terhadap pencegahan DBD, kegiatan pendampingan dilakukan dengan cara melakukan penyuluhan. Dimana hasil pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan DBD ± 50 %.