Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Corruption Prevention Strategy in Indonesia through Strengthening Character Education of Pancasila Ethics Ruhadi Ruhadi; Hafiz Rafi Uddin
Semarang State University Undergraduate Law and Society Review Vol. 5 No. 2 (2025): July-December, 2025
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lsr.v5i2.31711

Abstract

Corruption has become a deeply rooted problem in Indonesia's governance system and society. Various efforts to eradicate corruption through legal and institutional approaches have not shown maximum results. This research aims to analyze corruption prevention strategies through strengthening character education as a more effective and sustainable alternative solution. Through a qualitative approach with literature study, this research examines the role of character education in forming generations with integrity and anti-corruption character. The results show that character education integrated into formal and non-formal educational curricula can be a strong foundation in preventing corrupt behavior from an early age. Strategies that can be applied include integrating anti-corruption values into the curriculum, strengthening the role of higher education, forming the character of generation Z, and implementing moral education as a preventive strategy. This research concludes that character education is a long-term investment capable of creating a clean and transparent culture in national and state life.
Pendidikan Anti Korupsi dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa sebagai Upaya Meningkatkan Ketrampilan Antikorupsi Natal Kristiono; Rudi Salam; Hafiz Rafi Uddin; Ibnu Shodiq; Novia Wahyu Wardhani; Indri Astuti; Adelya Ainur Fatimah; Ari Rahardiansyah; Mochammad Rizal Pratama; Kallila Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4384

Abstract

Studi ini menganalisis seberapa efektif pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter dan meningkatkan keterampilan antikorupsi siswa di perguruan tinggi Indonesia. Studi literatur menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi masih terfokus pada pembelajaran teoritis, kurang keteladanan, dan belum terintegrasi secara efektif dalam kurikulum. Akibatnya, mahasiswa masih belum internalisasi nilai antikorupsi. Keterbatasan sumber daya, kekurangan pelatihan dan fasilitas, serta kurangnya perlindungan bagi pelapor korupsi adalah hambatan lain. Penelitian ini menekankan bahwa pembelajaran interaktif sangat penting; nilai antikorupsi harus dimasukkan ke dalam semua aspek pendidikan; dan siswa harus diajarkan keterampilan praktis seperti cara menemukan, menolak, dan melaporkan korupsi. Untuk membuat ekosistem pendidikan antikorupsi yang berhasil, keluarga, masyarakat, dan perguruan tinggi harus bekerja sama. Melalui Pendekatan ini pendidikan anti korupsi daharapkan dapat memebntuk generasi mahasiswa yang bukan memahami bahaya anti korupsi saja, melainkan juga berana dalam menjadi agen perubahan masyarakat.