Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Diet Ketogenik terhadap C-Reactive Protein dan Glasgow Prognostic Score pada Pasien Kanker Payudara Metastatik (Uji Klinis Fase 2) Mufti, Anang; Utami, Prawesty Diah
Surabaya Biomedical Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/sbj.v1i2.14

Abstract

Abstrak Bahan pembentuk energi utama bagi sel kanker berupa glukosa dengan residual laktat yang tinggi akibat efek Warburg. Diet ketogenik akan merubah sumber energi dari glukosa menjadi badan keton, sehingga sel kanker akan mengalami reaksi inflamasi dan kelaparan. Pada pasien kanker payudara metastatik yang belum mendapatkan terapi onkologi spesifik, inflamasi sistemik yang terjadi dapat diukur dengan serum C-Reactive Protein (CRP) dan skor inflamasi sistemik menggunakan Glasgow Prognostic Score (GPS) modified. GPS merupakan salah satu faktor. prediktor independen kelangsungan hidup. Pelaksanaan penelitian ini diawali pada Februari sampai Juli 2018 di Unit Rawat Jalan Bedah Onkologi RSUP Dr. Saiful Anwar Malang, Indonesia. Pada subyek penelitian terjadi penurunan kadar CRP serum yang menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,020 (< 0,050) dengan penurunan nilai persentase sebesar 21,1% (>20%). Terjadi pula penurunan skor GPS/mGPS yang menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,011 (< 0,050). Abstract The main energy-forming material for cancer cells is glucose with high residual lactate due to the Warburg effect. By converting the energy source from glucose to ketone bodies through a ketogenic diet, cancer cells will experience inflammatory reactions and starvation. For patients with metastatic breast cancer who haven't already obtained specific oncology therapy, the systemic inflammation that occurs can be measured by serum C-Reactive Protein (CRP) and systemic inflammatory scores using the Glasgow Prognostic Score (GPS)/modified GPS, which is a one-factor independent predictor of survival. The implementation of this research started from February to July 2018 at the Outpatient Unit of Surgical Oncology of Dr. Saiful Anwar General Hospital, Malang, Indonesia. In the study subjects, there was a decrease in serum CRP levels which showed a significant value of 0.020 (< 0.050) with a reduction in the percentage value of 21.1% (> 20%). There was also a decrease in the GPS/mGPS score, which showed a significant value of 0.011 (< 0.050).
STUDI EKSPERIMENTAL: PENURUNAN PROFIL NETROFIL DAN TNF-α SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK TERIPANG EMAS (STICHOPUS HERMANNI) Tjahjono, R. Varidianto Yudo; Utami, Prawesty Diah; Setianingsih, Herin
Surabaya Biomedical Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/sbj.v1i2.23

Abstract

Latar Belakang: Vaginitis candida adalah penyakit infeksi jamur yang diderita hampir setiap wanita di dunia. Meningkatnya jumlah netrofil dan kadar faktor nekrosis tumor alfa (TNF-α) merupakan ciri khas dari penyakit ini. Ekstrak teripang emas (Stichopus hermanni) telah banyak diteliti terutama untuk anti jamur dan bakteri, anti peradangan , anti oksidan dan lain-lain. Tujuan: Membandingkan profil netrofil dan TNF-α antara kelompok kontrol dengan kelompok studi lain yang mendapatkan ekstrak teripang emas (S.hermanni) melalui studi eksperimental menggunakan mencit coba. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain “post-test only control group design”. Unit eksperimentalnya terdiri dari 24 mencit BALB/c yang diinokulasi C.albicans per vaginam dan dibagi menjadi empat grup terdiri dari : (K-) kelompok yang tidak mendapatkan perlakuan; (P1)kelompok yang mendapatkan ekstrak S.hermanni dosis 8,5mg/kgBB; (P2) kelompok dengan dosis ekstrak 17mg/kgBB; dan (P3) kelompok dengan dosis ektrak 34 mg/kgBB. Jumlah netrofil dilihat dari pemeriksaan mikroskopis jaringan mukosa vagina. Kadar sitokin TNF-α dilihat dari pemeriksaan ELISA sampel darah. Hasil: Hasil pengamatan profil netrofil pada jaringan mukosa vagina mencit coba menunjukkan bahwa kelompok P2 mengalami penurunan netrofil tertinggi namun secara statistic tidak signifikan penurunannya (p=0,156; p>α). Pengamatan profil TNF-α padai serum darah mencit pada kelompok P2 menunukkan penurunan yang signifikan dibanding kelompk lain (p=0,001; p< α). Perbedaan ini terutama bila dibandingkan kelompok K- (p=0,004; p< α) dan kelompok P1(p=0,004; p< α) Kesimpulan: Pemberian ekstrak S.hermanni terbukti mampu menurunkan profil netrofil dan kadar TNF-α pada mencit coba, dengan dosis efektifnya sebesar 17 mg/kgBB.
STUDI IN VITRO: PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK Holothuria athra DENGAN PELARUT N-HEKSANA TERHADAP PERTUMBUHAN Plasmodium falciparum Utami, Prawesty Diah
Surabaya Biomedical Journal Vol. 1 No. 3 (2022): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/sbj.v1i3.30

Abstract

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh Plasmodium yang ditularkan nyamuk Anopheles betina infektif. Teripang keling (Holothuria atra) adalah biota laut yang mengandung berbagai komponen bioaktif yaitu alkaloid, flavonoid, saponin dan terpenoid sebagai antimalaria. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak teripang keling (Holothuria athra) terhadap pertumbuhan P. falciparum berdasarkan studi in vitro. Penelitian ini menggunakan sampel kultur P.falciparum strain 3D7 dan ekstrak H.atra yang diberikan pelarut n-heksana. Media kultur dibagi menjadi 3 kelompok kontrol yaitu kontrol negatif, kontrol positif dan dengan penambahan ekstrak H.atra pelarut n-heksana. Ketiga kelompok kontrol ini akan di inkubasi selama 48 jam pada suhu 37o C. Setelah itu dilakukan pemeriksaan kadar pemeriksaan kadar parasitemia dan inhibitory rate menggunakan mikroskop cahaya serta pengukuran IC50 menggunakan analisis probit melalui program SPSS. Pada penelitian ini memperlihatkan adanya efek antimalaria dalam menghambat pertumbuhan P.falciparum. Semakin besar dosis yang diberikan maka efek hambatannya juga semakin besar. Nilai IC50 ekstrak n-heksana H.atra adalah 1,23 µg/ml. Dari hasil analisis membuktikan bahwa ekstrak teripang keling (Holothuria atra) dengan pelarut N-heksana memiliki efek antimalaria yang dapat menghambat pertumbuhan P.falciparum dan mempunyai aktivitas yang tinggi sebagai antimalaria.
Efek Inhibisi Senyawa Aktif Spoge Haliclona sp. terhadap Pertumbuhan Plasmodium falciparum Berdasarkan Studi In Slico Wulandari, Ni Made Diah; Utami, Prawesty Diah; Sukmana, Judya
Syifa'Medika Vol 16, No 1 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i1.9077

Abstract

Malaria adalah penyakit yang masih menjadi masalah umum di berbagai negara dalam bidang kesehatan, dimana penularannya diperantai oleh nyamuk Anopheles yang telah terinfeksi Plasmodium falciparum. Haliclona sp. merupakan spons laut yang memiliki kandungan senyawa aktif, beberapa diantaranya adalah Manzamine dan Haliclonacyclamine A dan memiliki aktivitas antimalaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek inhibisi senyawa aktif pada spons Haliclona sp. terhadap perkembangan Plasmodium falciparum berdasarkan studi in silico. Penelitian eksperimental dengan menggunakan metode in silico merupakan jenis penelitian yang digunakan. Langkah-lamhkah penelitian ini adalah melakukan persiapan bahan yang diambil dari web pubchem, memprediksi potensi senyawa, melakukan prediksi pathway dengan menggunakan discovery Studio versi 21.1.1, molecular docking dengan Molegro virtual Docker 5.0, prediksi ADME menggunakan SWISS ADME, dan prediksi toksisitas melalui web Protox. Hasil penelitian menunjukan Haliclona sp. mengandung beberapa senyawa aktif yaitu Manzamine dan Haliclonacyclamine A. Berdasarkan analisis prediksi senyawa aktif pada Haliclona sp. menunjukan terdapat keterkaitan antara enzim Plasmodium falciparum yaitu enzim PfTK dan PfDHODH. Pada analisis prediksi ADME terhadap senyawa aktif yang terkandung pada Haliclona sp., Haliclonacyclamine A dapat memenuhi kriteria Lipinski. Uji terakhir yang dilakukan adalah uji toksisitas dimana didapatkan hasil bahwa Haliclonacyclamine A termasuk dalam toksisitas kelas 4 dan Manzamine termasuk dalam toksisitas kelas 1.