Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Alternatif Perencanaan Rainwater Harvesting Pada Apartemen Westpoint Jakarta Barat Maulana, Firhand; Haribowo, Riyanto; Sholichin, Moh.
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa potensi air hujan yang dapat digunakan sebagai alternatif sumber air pada Apartemen Westpoint dan juga merencanakan anggaran biaya pada perencanaan pemanenan air hujan di Apartemen Westpoint. Pada penelitian ini untuk area tangkapan air hujan menggunakan 3 area. Dari hasil 3 area tangkapan maka diperoleh air hujan yang dapat di tampung pada Apartemen Westpoint yaitu sebesar 34 m3/hari dengan luas area tangkapan sebesar 1,500 m2. Tampungan pada perencanaan ini menggunakan 2 tampungan yaitu ground water tank dan roof tank dengan masing-masing kapasitasnya sebesar 34 m3 dan 4.6 m3. Pada perhitungan kebutuhan air berdasarkan jenis alat plambing pada lantai 1 sampai 3  didapatkan sebesar 17,366 m3/hari Setelah dilakukan analisa maka kebutuhan air untuk kegiatan menyiram toilet dan bak cuci tangan biasa pada lantai 1 sampai 3 dapat terpenuhi, dengan penghematan sebesar Rp 217.868 / hari yang akan menguntungkan pihak pengelola Apartemen Westpoint. Sedangkan untuk rancangan anggaran biaya perencanaan pemanenan air hujan pada Apartemen Westpoint ini sebesar Rp 292.471.563.
Studi Manajemen Pelaksanaan Konstruksi Bendung Pltm Prafi Kecamatan Warmare Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat dengan Menggunakan Microsoft Project Manager 2013 Mandasari, Fetri; Marsudi, Suwanto; Sholichin, Moh.
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.08

Abstract

Bendung PLTM Prafi yang terletak di Desa Prafi, Kecamatan Warmare, Kabupaten Monokwari, Propinsi Papua Barat. Kondisi Bendung PTLM Prafi yang masuk dalam klasifikasi very high hazard atau masuk kelas bahaya tinggi sehingga memerlukan tindakan rehabilitasi yang masuk dalam program Dam Operation Improvement and Safety Project (DOISP) dengan tujuan meningkatkan keamanan dan fungsi bendungan besar. Berdasarkan hasil penjadwalan, pelaksanaan konstruksi permanen PLTM Prafi dengan durasi 13,5 bulan didapatkan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 49.420.000.000,00 (Empat Puluh Sembilan Milyar Empat Ratus Dua Puluh Juta ibu Rupiah). Setelah dilakukan percepatan jadwal proyek menggunakan alternatif penambahan jam kerja dan alat berat, didapatkan jadwal proyek dengan durasi 12 bulan dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 47.280.000.000,00 (Empat Puluh Tujuh  Milyar Dua Ratus Delapan Puluh  Juta Rupiah).Sedangkan Percepatan jadwal proyek dengan alternatif penambahan alat berat dengan durasi 10 bulan dengan rencana anggaran biaya Rp. 49.100.000.000,00 (Empat Puluh Sembilan Milyar Seratus Juta Rupiah).
Analisa Erosi Dan Sedimentasi Waduk Parangjoho Kabupaten Wonogiri Menggunakan Metode MUSLE Dan Peningkatan Kapasitas Tampungan Waduk Palupi, Gema Anggun; Sholichin, Mohammad; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.11

Abstract

Daerah aliran sungai sebagai daerah tangkapan air sehingga rentan terhadap masalah erosi dan sedimentasi.Sedimen akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah erosi Penelitian ini memilih lokasi di Waduk Parangjoho yang terletak di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.Tujuan penilitian ini adalah memperkirakan nilai pendugaan erosi dan sedimentasi menggunakan metode Modified Universal Soil Loss Equation ( MUSLE ) di DAS Parangjoho, data yang diperlukan yaitu, data hujan harian maksimum tahun 2001-2020 yang digunakan untuk menghitung nilai debit banjir rancangan yang dapat digunakan perhitungan nilai indeks erosivitas limpasan permukaan, kemudian peta jenis tanah untuk mendapatkan faktor ( K), peta kemiringan lereng untuk faktor LS, peta tata guna lahan untuk faktor CP, dari data tersebut didapatkan besar laju erosi dan sedimentasi sebesar 54.898,14 ton/tahun, nilai laju sedimentasi metode MUSLE tidak memerlukan SDR sehingga nilai laju sedimentasi sama dengan nilai total erosi pada DAS Parangjoho. Setelah didapatkan besar laju sedimentasi dan berdasarkan data bathimetri bahwa usia guna waduk Parangjoho telah terlampaui maka perlunya melakukan penanganan dengan metode vegetatif dan mekanis. Setelah itu melakukan perhitungan kembali setelah adanya penanganan di Waduk Parangjoho, dan didapatkan sedimen setelah adanya skenario penanganan sebesar 13.015,33 ton/tahun dan terdapat volume tambahan sebesar 27.417 m3 sehingga usia guna bertambah menjadi 11 tahun.  
Studi Pendugaan Erosi dan Sedimentasi Menggunakan Metode USLE dan MUSLE di Waduk Krisak Kabupaten Wonogiri Putri, Dea Anggara; Sholichin, Mohammad; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.12

Abstract

Waduk Krisak merupakan outlet dari sungai DAS Krisak yang terletak di Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Waduk Krisak dibangun pada tahun 1943 dengan rencana usia efektif waduk  50 tahun. Waduk Krisak telah beroperasi selama 79 tahun, namun perubahan tata guna lahan serta tingginya laju sedimentasi mengakibatkan berkurangnya daya tampung air dan usia guna waduk. Salah satu penyebab sedimentasi di Waduk Krisak adalah adanya erosi. Erosi disebabkan oleh perubahan tata guna lahan yang cenderung kurang memperhatikan konservasi tanah dan air sehingga menyebabkan semakin singkatnya waktu infiltrasi dan volume limpasan permukaan yang semakin besar. Studi ini bertujuan untuk mengetahui laju erosi, laju sedimentasi, tingkat bahaya erosi dan tingkat kekritisan lahan pada DAS Krisak. Dalam studi ini dilakukan perhitungan erosi menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan MUSLE (Modified Soil Loss Equation) sehingga dapat diketahui besar laju sedimentasi yang masuk ke Waduk Krisak. Dari hasil perhitungan, didapatkan pada metode USLE besar laju erosi sebesar 57.544,21 m3/tahun dengan laju sedimentasi sebesar 16.794,76 m3/tahun dan metode MUSLE didapatkan besar laju erosi sama dengan laju sedimentasi sebesar 33.473,21 m3/tahun. Sehingga berdasarkan hasil analisa, tingkat bahaya erosi pada DAS Krisak adalah Sangat Ringan dengan kondisi lahan yang mengarah ke Potensial Kritis.
Perencanaan Pengendalian Erosi dan Sedimentasi di DAS Waduk Nawangan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah Felani, Gita Fitri; Sholichin, Moh.; Sayekti, Rini Wahyu
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.14

Abstract

Waduk Nawangan menampung aliran air yang berguna memenuhi kebutuhan irigasi berakibat tertampung pula sedimen yang terbawa aliran air menyebabkan tampungan mati terisi penuh oleh sedimen. Studi ini bertujuan menghitung laju erosi dan sedimentasi serta tingkat bahaya erosi dan kekritisan lahan untuk upaya memperpanjang usia guna waduk. Eksplorasi ini juga akan mengusulkan penanganan konservasi lahan pada DAS Nawangan yang diharapkan mampu menangani permasalahan yang terjadi. Laju erosi dihitung menggunakan metode USLE. Data yang dibutuhkan yaitu curah hujan untuk menghitung besar erosivitas (R), data jenis tanah yang digunakan untuk menentukan nilai erodibilitas (K), data slope lereng memilih besar nilai LS, data tata guna lahan untuk menentukan besar koefisien CP. Dari perhitungan laju erosi menggunakan USLE didapatkan laju erosi sebelum penanganan sebesar 70.445,74 ton/ha/tahun dengan menggunakan perhitungan SDR diperkirakan sedimen sebesar 6.298,19 ton /tahun. Mengetahui besarnya laju erosi tersebut, penanganan konservasi menggunakan 2 metode yaitu metode vegetasi dan checkdam. Sehingga perhitungan setelah penanganan didapat besar laju erosi 7.547,03 ton/ha/tahun dengan sedimen sebesar 674,74 ton/tahun. Hasil analisis TBE diperoleh sangat ringan 59,20%, ringan 15,77%, sedang 5,72%, berat 13,41%, sangat berat 5,91%. Hasil estimasi didapat penambahan usia guna waduk 5 tahun.
Perencanaan Sistem Distribusi Air Bersih di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi Cahyani, Sylvia Regita; Haribowo, Riyanto; Sholichin, Mohammad
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.10

Abstract

Desa Watukebo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi dengan permasalahan krisis air. Waduk Bajulmati sebagai wadah penyimpanan air cadangan direncanakan menjadi solusi dalam menjawab permasalahan krisis air yang terjadi pada Desa Watukebo. Diperlukan adanya sarana dan prasarana untuk merealisasikan solusi tersebut dengan merencanakan sistem distribusi air bersih di Desa Watukebo berdasarkan aspek hidraulik, kualitas air, dan ekonomi dengan menggunakan bantuan Software WateraCAD V8i. Jaringan perpipaan direncanakan menggunakan Pipa GI pada jalur transmisi  dan  pipa HDPE serta PVC pada jalur distribusi. Mengacu pada Permen PUPR No. 18/PRT/M/2007 hasil analisa berdasarkan aspek hidraulik dan kualitas air sudah sesuai dengan standart kriteria yang ada. Hasil studi perencanaan ini yaitu nilai kecepatan berkisar antara 0,1 – 1,56 m/s, nilai headloss gradient berkisar antara 0,16 – 14,96 m/km, nilai tekanan berkisar antara 0,84 – 5,32 atm, dan nilai sisa klorin berkisar antara 0,3 – 0,4 mg/l. Perhitungan rencana biaya anggaran dilakukan secara manual dengan mengacu pada Permen PUPR No 28/PRT/M/2016. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperoleh adalah sebesar Rp 2.965.300.000.  
Studi Penilaian Kinerja dan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) Sungai Bajak di Kota Semarang Nugroho, Faishal Dary; Sholichin, Moh.; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.37

Abstract

Menurunnya fungsi sungai dan prasarana sungai berdampak pada berkurangnya fungsi pemenuhan air dan pengendalian daya rusak air. Kegiatan pemeliharaan diperlukan dalam mempertahankan sungai dan prasarana sungai. Studi ini bertujuan untuk memperoleh hasil nilai kinerja dan AKNOP sungai dan prasarana sungai di lokasi penelitian dengan identifikasi dan analisis tingkat kerusakan serta perhitungan biaya AKNOP sesuai dengan yang tertuang dalam Pedoman SE Dirjen SDA No. 5/2016. Hasil studi menunjukkan bahwa penilaian kinerja Sungai Bajak di Kota Semarang rata-ratanya adalah 55,02% dengan rekomendasi pemeliharaan korektif. Satu ruas sungai bagian kanan dan kiri yang mendapatkan rekomendasi pemeliharaan rehabilitatif yaitu pada ruas km1+800 - km1+900, serta 4 ruas sungai bagian kiri dengan pemeliharaan preventif pada ruas km0+000 - km0+400, dan sisanya dengan rekomendasi pemeliharaan korektif. Penanganan dipriotitaskan terhadap ruas yang mendapatkan rekomendasi pemeliharaan rehabilitatif, lalu preventif, serta korektif.  Total Nilai AKNOP (Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan) untuk Sungai Bajak di Kota Semarang adalah sebesar Rp. 2.716.600.000,00. The decrease in the function of river and river infrastructure has an impact on reducing the function of fulfilling water and controlling the destructive power of water. Maintenance project is needed in maintaining the river and river infrastructure. The purpose of this study is to obtain the value of performance assessment and AKNOP of river and river infrastructure at the research site by identifying and analyzing the level of damage and calculating the costs of AKNOP in accordance with the SE Guidelines of Dirjen SDA No. 5/2016. The results of this study showed that the average performance of the Bajak River in Semarang City is 55.02% with corrective maintenance recommendations. There is a section on the right and the left side of the Bajak river that receive recommendations for rehabilitative maintenance, namely the km1+800 - km1+900 section, and there are 4 left river sections that receive preventive maintenance recommendations, namely the km0+000 - km0+400 section, while the rests of the river section are recommended with corrective maintenance. Maintenance is prioritized for sections that receive recommendations for rehabilitative, then preventive, and corrective maintenance. The total value of AKNOP for the Bajak River in Semarang City is Rp. 2,716,600,000.00.
Studi Evaluasi dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Rahadjeng, Aira Azzahra; Haribowo, Riyanto; Sholichin, Moh.
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.38

Abstract

Brondong District, Lamongan Regency has ten villages with one village has been served by Perum Jasa Tirta 1 for the clean water distribution which is Sedayulawas Village.  In the development plan until 2040, there are additional service areas in 2 other villages, namely Sendangharjo Village and Brengkok Village. In this study, an evaluation of the existing condition was carried out by taking into account the quantity and continuity of water in the existing network. This evaluation is used as a reference for carrying out development planning in 2040 in the future. The design of the clean water network did by WaterCAD V8i Software to simulate and model the clean water metwork hydraulics condition. Cost calculation and economic analysis did manually, referring to SNI 06-4829-2005, the result of the hydraulics analysis have suitable with existing standard criteria, wivh the velocity is about 0,10 – 1,60 m/s headloss gradient ranging from 0,00 – 14,79 m/km, pressure values ranging from 0,50 – 7,79 atm. The budget plan obtained is Rp. 14.933.759.000 and the price for the water is Rp. 4.594,21/m3.Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan memiliki sepuluh desa dengan satu desa telah dilayani oleh Perum Jasa Tirta 1 untuk kebutuhan air bersihnya yaitu Desa Sedayulawas. Dalam rencana pembangunan hingga tahun 2040 terdapat penambahan daerah pelayanan untuk 2 desa lainnya, yaitu Desa Sendangharjo dan Desa Brengkok. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap kondisi eksisting dengan memperhatikan kuantitas dan kontinuitas air pada jaringan eksisting. Hal ini digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan perencanaan pembangunan pada tahun 2040 di masa yang akan datang. Perencanaan jaringan air bersih menggunakan apliaksi WaterCAD V8i dimana gunanya untuk mensimulasikan juga memodelkan keadaan hidrolika jaringan air bersih. Menghitung biaya dan analisis ekonomi dilakukan secara manual, mengacu pada SNI 06-4829-2005, hasil analisis hidrolika telah sesuai dengan kriteria standar yang ada, dengan velocity berkisar antara 0,10 – 1,60 m/s gradien headloss mulai dari 0,00 – 14,79 m/km, nilai pressure berkisar antara 0,50 – 7,79 atm. Rencana anggaran biaya yang diperoleh sebesar Rp. 14.933.759.000 dan harga airnya Rp. 4.594,21/m3.
PEMETAAN TINGKAT KERENTANAN AIR TANAH TERHADAP PENCEMARAN BERDASARKAN METODE SVV DI KECAMATAN PETERONGAN KABUPATEN JOMBANG Sari, Chudiana Mega; Siswoyo, Hari; Sholichin, Moh.
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.4835

Abstract

Air tanah digunakan sebagai salah satu sumber persediaan air di Kecamatan Peterongan beresiko terjadi pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas industri dan air lindi dari pembuangan sampah sembarangan. Untuk meminimalisir tingkat resiko tersebut, dilakukan penelitian tingkat kerentanan air tanah berdasarkan hasil pengamatan di lokasi penelitian. Analisis kerentanan bertujuan untuk mengetahui persebaran tingkat bahaya kerentanan air tanah terhadap pencemaran yang menentukan efektifitas perlindungan lapisan batuan. Metode analisis tingkat kerentanan air tanah yang digunakan adalah metode Simple Vertical Vulnerability (SVV) yang terdiri dari 3 parameter yaitu ketebalan zona tidak jenuh air (Z), perkolasi atau imbuhan tanah (Wu), dan tipe material zona tidak jenuh air (La). Lokasi penelitian ini dilakukan di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang dengan 22 titik sumur gali selama 5 bulan dari bulan Juli 2023 sampai bulan November 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 kelas tingkat kerentanan air tanah yaitu tingkat kerentanan air tanah sedang dengan luasan terbesar pada bulan November (11,94%), tingkat kerentanan air tanah tinggi dengan luasan terbesar pada bulan Oktober (72,11%), dan tingkat kerentanan air tanah sangat tinggi dengan luasan terbesar pada bulan Agustus (27,62%). Persebaran tingkat kerentanan air tanah didominasi oleh tingkat kerentanan air tanah tinggi dari total luas Kecamatan Peterongan.
Performance Evaluation of Machine Learning and Deep Learning for Rainfall Forecasting Soebroto, Arief Andy; Limantara, Lily Montarcih; Mahmudy, Wayan Firdaus; Sholichin, Moh.; Hidayat, Nurul; Kharisma, Agi Putra
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i4.1179

Abstract

Climate change is a significant challenge for both humans and the environment, with its impacts increasingly felt across various regions of the world. The most evident consequence is the alteration of extreme weather patterns, which often lead to destructive and life-threatening natural disasters. Among these, extreme rainfall was the most damaging factor, frequently triggering floods. However, the increasing occurrence of related events outlined the urgent need for developing more accurate rainfall forecasting systems as a strategic measure for disaster risk reduction. This research adopted daily rainfall data from Samarinda City, collected between 2004 and 2012, to conduct prediction using both machine and deep learning methods. The implementation of machine learning methods, such as Support Vector Regression (SVR), enabled the model to learn from historical data and uncover complex patterns, resulting in accurate forecasts and improved adaptability to climate variability. Meanwhile, deep learning models, including Recurrent Neural Networks (RNN) and Long Short-Term Memory (LSTM), enhanced prediction performance by capturing more intricate and abstract data relationships. Performance evaluations conducted using Mean Absolute Error (MAE) and Mean Squared Error (MSE) showed that deep learning outperformed machine learning in accuracy. The LSTM model achieved the best performance, with loss values of 0.0482 and 0.0527 for MSE and MAE, respectively. The advantage of deep learning lies in its ability to build more complex models for handling non-linear problems and to learn data representations at various levels of abstraction, which has led to more accurate results. Furthermore, LSTM surpassed RNN by effectively overcoming the vanishing gradient issue, allowing for more stable and efficient training that led to superior predictive performance.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agi Putra Kharisma, Agi Putra Ahmadi, Yudha T. Amrul, Muhammad Alfarisy Andono, Rizky Harsya Andre Primantyo H., Andre Primantyo Arief Andy Soebroto Arif Rahmad Darmawan AS Dwi Saptati Nur Hidayati, AS Dwi Saptati Nur Ayisya Cindy Harifa Bambang Ismuyanto Cahyani, Sylvia Regita Dedy Febrianto Nadjamuddin, Dedy Febrianto Dian Sisinggih Diana, Eka Wahyu Donny Harisuseno Emma Yuliani Endang Purwati RN Evi Nur Cahya Fahmi Zamroni, Fahmi Felani, Gita Fitri Ferina, Marisa Ayu hari siswoyo Harri Pranowo Indrajayatama, Ridho Satria Ireldi Pratama, Faris Ismuyanto , Bambang Kurnianto, Noval Irfan Kurniawan, Dita Cahya Leo Arbi Wibowo Lily Montarcih Limantara Limantara, Lily M. M. Bisri Majid, Haidar Naufal Mandasari, Fetri Maulana, Firhand Mohammad Rahdiansyah Batubara, Mohammad Rahdiansyah Montarcih Limantara, Lily Muhtasar, Iqbal Maulana Nathania, Nadya Ayu Nugraha, Aldi Nugroho, Faishal Dary Nurul Hidayat Palupi, Gema Anggun Pane, Yasmin Pebriani Sitorus Pitojo Tri Juwono Putri, Dea Anggara Putu Ratih Wijayanti Qadri S, Wahyuddin Rahadjeng, Aira Azzahra Rahayu, Gayatri Putri Rares, Johan Peter Rini Wahyu Sayekti Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rohmaningsih, Elin Runi Asmaranto Saptati N. H., A. S. Dwi Sari, Chudiana Mega Simanjuntak, Yogi Ricardo P Sinantrya, Mutiara Sri Wahyuni Susilo, H. Suwanto Marsudi Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Very Dermawan Wahlul Sodikin Wahyu Nafier A. Wayan Firdaus Mahmudy Widandi Soetopo yuriski, ryan isra' Yuwono, Hari