Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Tanaman Jeruk Purut Model KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) Di Kel. Turen Kec. Turen Kab. Malang Jawa Timur Ahmad; Didik Suprayitno; Diena Widyastuti; Nunuk Hariyani
JURNAL GREEN HOUSE Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v3i1.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam Program Pengabdian Masyarakat. Fokus utama penelitian adalah penerapan model KRPL dalam penanaman jeruk purut sebagai tanaman produktif dan bernilai gizi tinggi. Penelitian ini meliputi aspek pemilihan varietas jeruk purut yang sesuai, teknik penanaman yang efektif, perawatan tanaman yang optimal, serta manfaat ekonomi yang dapat diperoleh oleh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah sebagai KRPL dapat menjadi solusi yang berpotensi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Artikel ini juga membahas tantangan dan peluang dalam melaksanakan model KRPL dalam kerangka Program Pengabdian Masyarakat serta menawarkan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut guna mendukung pertanian perkotaan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odo Nata) Di Kawasan RPTN Patok Picis Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sri Sulastri; Didik Suprayitno; Nelci Oktaviani Nubatonis
JURNAL GREEN HOUSE Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v3i2.47

Abstract

Capung merupakan kelompok serangga yang sebagian besar hidupnya sebagai nimfa memiliki keterkaitan erat dengan habitat perairan. Capung mayoritas hanya dapat hidup pada habitat air yang bersih dan berkualitas baik serta bebas dari polutan. Capung pada fase dewasa tidak hanya dijumpai di habitat perairan, namun pada berbagai habitat terestrial lain berupa hutan maupun non hutan baik alami maupun buatan. Oleh karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis capung dan perbandingan keanekaragam jenis capung pada habitat hutan dan perkebunan rakyat pada kawasan RPTN Patok Picis Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei-juli 2023 di kawasan rptn patok picis taman nasional bromo tengger semeru. Metode penelitian ini dilakukan secara survei dan observasi langsung di lapangan,penentuan area pengamatan dilakukan secara purposive samping dan pengambilan datanya menggunakan point count. Penelitian ini mengunakan analisis data yaitu indeks keanekaragam jenis (H’), kemerataan jenis (E), dominasi (D), dan uji huthicson. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan keanekaragaman jenis capung sebanyak 31 jenis pada kawasan rptn patok picis. Nilai indeks keanekaragaman yang diperoleh pada kedua habitat tersebut yaitu 2,895 pada habitat hutan dan 2,402 pada habitat perkebunan rakyat. Nilai tersebut menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman jenis capung termasuk kategori sedang. Sedangakan untuk nilai perbandingan keanekaragaman jenis pada dua lokasi dan hasil analisis uji hutchison diperoleh nilai t hitung lebih kecil dari t tabel, sehingga tidak terdapat perbedaan yang nyata pada taraf uji 5%.
Optimasi Pengolahan Leachate Dengan Kombinasi Biofilter Dan Fitoremediasi Berbasis Tanaman Bambu Air Untuk Menurunkan Kadar Logam Cr Widyastuti, Diena; Zairina, Anisa; Suprayitno, Didik; Sulastri, Sri; Mondiana, Yani Quarta
JURNAL GREEN HOUSE Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v4i1.54

Abstract

Leachate from landfill sites contains heavy metals such as chromium (Cr), which are toxic and carcinogenic, requiring effective management to prevent environmental contamination. This study aimed to optimize the reduction of Cr levels in leachate using a combination of biofilter and phytoremediation based on aquatic bamboo plants. The research was conducted at the Laboratory and Greenhouse of Institut Pertanian Malang using a Completely Randomized Design (CRD) with two treatments (biofilter only and biofilter combined with phytoremediation) and five replications. The biofilter utilized natural media including gravel, silica sand, coconut shell charcoal, and compost, while phytoremediation employed aquatic bamboo (Equisetum hyemale). Results showed that Cr levels decreased from 3.89 mg/L to 2.20 mg/L with biofilter treatment alone, and further decreased to 1.08 mg/L when using the combined biofilter-phytoremediation treatment, with removal efficiencies of 43.4% and 72.8%, respectively. The most significant reduction occurred during the initial weeks, followed by a gradual decline towards the end of the observation period. The combination of biofilter and phytoremediation with aquatic bamboo proved effective and environmentally friendly in reducing Cr levels in leachate, indicating its potential for broader application in leachate management at landfill sites
Manajemen Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Upaya Peningkatan Prestasi Akademik Peserta Didik: Penelitian Multi Situs di SMKN 1 Cerme dan SMKN 1 Duduksampeyan Suprayitno, Didik; Kaniati Amalia; Amrozy Khamidi
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 6 No. 2 (2025): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v6i2.20076

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merancang model manajemen pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dalam upaya peningkatan prestasi akademik peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Latar belakang penelitian ini berangkat dari tantangan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0, yang menuntut penguasaan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Di Indonesia, implementasi PjBL di SMK masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan infrastruktur, pelatihan guru, hingga manajemen sekolah yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-situs yang dilakukan di SMKN 1 Cerme dan SMKN 1 Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui teknik analisis data tunggal dan multi situs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah telah menerapkan PjBL sesuai prinsip manajerial yang ideal, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. SMKN 1 Cerme memiliki keunggulan dalam keberagaman produk, dukungan infrastruktur, dan kerja sama industri yang lebih intensif. Sementara itu, SMKN 1 Duduksampeyan menunjukkan potensi adaptif meskipun dengan keterbatasan sumber daya. Kedua sekolah berhasil mendorong keterlibatan aktif peserta didik, peningkatan motivasi belajar, dan penguatan kompetensi teknis. Penelitian ini menghasilkan model manajemen PjBL yang komprehensif dan kontekstual, yang mencakup perencanaan berbasis kebutuhan industri dan akademik, pengorganisasian sumber daya yang kolaboratif, pelaksanaan berbasis pendampingan aktif, serta evaluasi multi-tahap berbasis data. Model ini diharapkan dapat menjadi rujukan strategis bagi SMK lain dalam menerapkan PjBL secara sistematis dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan di dunia kerja. Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Proyek, Prestasi Akademik, Studi Multi Situs
Potensi Chamaedorea Elegans dalam Menurunkan Kadar Logam Berat CD Leachate dengan Metode Fitoremediasi Widyastuti, Diena; Suprayitno, Didik; Sulastri, Sri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.3833

Abstract

Pencemaran lingkungan oleh logam berat merupakan masalah serius yang terus menjadi perhatian global. Salah satu sumber utama pencemaran logam berat adalah leachate atau lindi dari tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Kadmium (Cd) adalah salah satu logam berat yang sering ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada leachate dan memiliki efek toksik signifikan terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Fitoremediasi telah muncul sebagai metode ramah lingkungan dan hemat biaya untuk mengatasi pencemaran logam berat. Metode ini memanfaatkan kemampuan alami tumbuhan untuk menyerap, mengakumulasi, dan mendegradasi kontaminan dari lingkungan. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai tanaman hiperakumulator adalah Chamadorea elegans. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 kali ulangan 1 kontrol dengan uji BNT 5%. Parameter pengamatan dalam penelitian ini adalah kandungan logam berat Cr dan pengamatan pertumbuhan tanaman hias yang meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanaman chamadorea elegans mampu menurunkan kadar logam berat Cd, sehingga tanaman ini mempunyai potensi menjadi salah satu pilihan yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya remediasi tanah tercemar logam berat, khususnya kadmium (Cd), melalui metode fitoremediasi.