Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EDUKASI PENGGUNAAN LIFE JACKET UNTUK KESELAMATAN DI LAUT BAGI WARGA KELURAHAN TLOGOMULY0 Candra Oktyasari Putri; Fitri Suprapti; Niken Devi Rosita; Purwanto, Purwanto; Dhesi Wulan Sari
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v2i3.1084

Abstract

Edukasi penggunaan life jacket untuk keselamatan di Laut bagi masyarakat khususnya Kader PKK warga Tlogopancing Kelurahan Tlogomulyo Kecamatan Pedurungan Semarang adalah tema dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Politeknik Maritim Negeri Indonesia. Latar belakang dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah sering terjadinya kecelakaan kapal penumpang. Dan kejadian kecelakaan kapal penumpang terbaru dialami oleh kapal wisata yang terbalik di Waduk Kedung Ombo yang menewaskan 9 orang. Kecelakaan tersebut diduga kelebihan muatan kapal dan minimnya pemahaman tentang penggunaan alat keselamatan pada transportasi laut. Banyaknya korban meninggal dunia dikarenakan mereka tidak mengerti pentingnya menggunakan life jacket pada saat menaiki perahu walaupun hanya untuk berwisata. Sehingga dengan penyuluhan ini diharapkan masyarakat mengerti akan pentingnya alat keselamatan dan mengetahui cara penggunaannya. Dalam penyuluhan, akan dipraktikkan penggunaan alat keselamatan berupa life jacket agar memudahkan penerimaan materi penyuluhan ke masyarakat. Proses kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyampaian materi dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab tentang alat keselamatan di laut, dan praktik penggunaan alat keselamatan. Melalui pengabdian kepada masyarakat kali ini, diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai alat keselamatan di laut. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini memberi dampak kepada peserta dengan adanya peningkatan pemahaman tentang pentingnya penggunaan alat keselamatan dan mengetahui cara penggunaan life jacket untuk keselamatan di laut.  
Mengkaji Dampak Pola Pendidikan Vokasi Kemaritiman Pada Self Efficacy Taruna Siap Prala Ely Sulistiyowati; Desy Yuli Aryani; Fitri Suprapti; Kholid Mawardi; Muchammad Rully Sjahirul Alim
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap kesiapan taruna dalam menghadapi Praktik Laut (Prala) pada konteks pendidikan vokasi kemaritiman. Prala merupakan tahap krusial dalam pendidikan kemaritiman yang memerlukan kesiapan mental dan kompetensi yang memadai. Self-efficacy, atau keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya, dihipotesiskan memiliki peran signifikan dalam menentukan tingkat kesiapan taruna. Objek penelitian ini adalah 200 taruna semester 4 yang akan melaksanakan Prala dari empat kampus maritim di Semarang. Pemilihan taruna semester 4 didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka berada pada tahap kritis persiapan menjelang pelaksanaan PRALA. Keempat kampus yang menjadi lokasi penelitian dipilih untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi pendidikan vokasi kemaritiman di Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan observasi partisipatif. Wawancara mendalam dilakukan dengan taruna terpilih untuk menggali persepsi mereka tentang self-efficacy dan kesiapan menghadapi Prala. FGD dilaksanakan untuk memperoleh pemahaman kolektif tentang tantangan dan harapan taruna terkait Prala. Observasi partisipatif dilakukan untuk mengamati perilaku dan interaksi taruna dalam konteks persiapan Prala. Analisis data menggunakan metode analisis tematik, di mana transkrip wawancara dan FGD serta catatan observasi dikoding dan dikelompokkan ke dalam tema-tema utama. Triangulasi data dilakukan untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan yang kompleks antara self-efficacy dan kesiapan taruna menghadapi Prala. Temuan utama mengindikasikan bahwa tingkat self-efficacy yang tinggi cenderung berhubungan dengan kesiapan yang lebih baik, namun faktor-faktor kontekstual seperti dukungan institusi dan pengalaman praktik sebelumnya juga memainkan peran penting. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang dihadapi taruna dalam mempersiapkan diri untuk Prala, serta strategi coping yang mereka gunakan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan program intervensi yang holistik untuk meningkatkan self-efficacy taruna sebagai bagian dari persiapan Prala. Rekomendasi meliputi penyusunan program mentoring, pelatihan manajemen stres, dan peningkatan exposure terhadap lingkungan kerja maritim sebelum Prala. Penelitian ini juga menyoroti perlunya pendekatan yang lebih personal dalam mempersiapkan taruna, mengingat variasi individual dalam tingkat self-efficacy dan kebutuhan persiapan.