Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The The Role of Family Companions in Reducing Stunting: PERAN PENDAMPING KELUARGA DALAM MENURUNKAN STUNTING Uliyatul Laili; Endah Budi Permana Putri; Lailatul Khusnul Rizki
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.120-126

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalah gizi yang terjadi di Inodnesia, dan ditandai dengan tubuh pendek. Anak dengan stunting akan lebih rentan terhadap penyakit. Sehingga penanganan masalah Stunting dapat dimulai sejak persiapan sebelum kehamilan yaitu pada remaja, calon pengantin, dilanjutkan pada ibu hamil, ibu menyusui dan balita melalui tim pendamping keluarga. Pelaksanaan pendampingan keluarga dilakukan dengan membentuk tim pendamping keluarga yang nantinya akan melakukan penyuluhan, fasilitas pelayanan rujukan, fasilitas bantuan sosial bagi keluarga berisiko Stunting serta surveilans terhadap kelompok sasaran di tingkat desa/kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran pendamping keluarga dalam menurunkan stunting di Kecamatan Porong. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pendamping keluarga di Wilayah Puskesmas Porong. Pengambilan sampel dilakukan dengan samtotal sampling sebanyak 66 pendamping keluarga di Wilayah Puskesmas Porong yang terdiri dari 7 Kelurahan/ desa. Pengambilan data dilakukan secara observasi dan wawancara selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 7 desa yang terdapat di wilayah Puskesmas Porong, Kecamatan Porong, semuanya telah terbentuk tim pendamping keluarga untuk menurunkan stunting. Prosentase stunting di Kecamatan Porong pada tahun 2020 sebesar 10,80%, sedangkan pada tahun 2021 prosentase stunting sebesar 10%. Pengetahuan tim pendamping keluarga terhadap peran dan tugasnya sudah cukup baik yaitu yang tahu akan tugasnya sebesar 52 responden dan yang tahu tentang tugasnya sebesar 62 responden. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Prosentase Stunting di Kecamatan Porong pada tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Peran pendamping keluarga dapat menurunkan prosentase Stunting di Kecamatan Porong.
PENGARUH POSITIVE AFFIRMATION TERHADAP MASALAH MAKAN PADA ANAK Esty Puji Rahayu; Nanik Handayani; Lailatul Khusnul Rizki
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.661 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i4.540

Abstract

Effect of Positive Affirmation on Eating Problems on ChildrenBackground: growth disorders cannot be separated from how a mother gives food to her toddler. Feeding children is considered a natural process, however, 50-60% of parents report that their child has feeding problems. Objectives: :  to analyze the positive effect of affirmation on children's eating problems (Picky and small eaters). Methods: this study used a quasi-experimental study with one group pre-test-post-test. The independent variable is a positive affirmation, while the dependent variable is eating problems in toddlers including small eaters and picky eaters. This research was conducted at Raudlatul Jannah Preschool, Sidoarjo and the respondents were the guardians of the students at the school. The instrument uses an affirmation flashcard and a questionnaire. The population is the guardians of the kindergarten class as many as 46 people. With simple random sampling obtained a sample of 41 respondents. Results: based on the results of data analysis with the Paired T Test on the picky eater variable before and after being given a positive affirmation using flashcard affirmation media, it shows that p = 0.008 (p <0.05) which means that there is a significant effect between positive affirmations on picky eaters. Likewise, the small eater variable shows the result that p = 0.017 (p <0.05), which means that there is a significant effect between positive affirmations and small eaters in children. Conclusion: there is a positive affirmation effect on children's eating problems (picky eaters and small eaters).
Mengenali dan Mencegah Preeklampsia Pada Masa Kehamilan Di Kelurahan Wonokromo Surabaya Nur Masruroh; Lailatul Khusnul Rizki; Miftahul Jannah; Vita Nur Afifa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.433 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.774

Abstract

Preeklampsia merupakan suatu gangguan pada masa kehamilan yang dapat mempengaruhi morbiditas dan mortalitas ibu di seluruh dunia karena terdapat banyak resiko yang dapat mengenai ibu dan janin yang dikandungnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan Pendidikan kesehatan kepada kader serta ibu hamil dan mengajarkan cara melakukan deteksi dini pada ibu hamil yang mengalami preeklampsia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermanfaat bagi kader kesehatan dan ibu hamil untuk menambah keterampilan dan pengetahuan tentang preeklampsia. Metode yang dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melalui dua tahapan yaitu mengadakan seminar tentang preeklampsia, mengajarkan cara melakukan deteksi dini dan mengajak kader melakukan kegiatan pencegahan preeklampsia. Sasaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader Kesehatan dan ibu hamil yang berada di wilayah kelurahan Wonokromo Surabaya, wilayah ini dipilih karena merupakan wilayah padat penduduk dan terdapat ibu hamil yang mengalami preeklampsia. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dianalisis secara deskriptif. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan kuesioner melalui adanya peningkatan pengetahuan kader dan ibu hamil setelah dilakukan kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah kegiatan dari 30 peserta kegiatan sebagian besar memiliki pengetahuan baik. Pengetahuan yang meningkat ini merupakan kejadian setelah kader dan ibu hamil melakukan penginderaan terhadap pengertian, tanda tanda dan cara mencegah preeklampsia kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti bermanfaat meningkatkan pengetahun dan pemahaman tentang preeklampsia pada kader dan ibu hamil. Peran serta dan Kerjasama kader Kesehatan dengan petugas Kesehatan serta masyarakat sangat diperlukan untuk dapat mencegah dan melakukan deteksi dini preeklampsia pada masa kehamilan. Diharapkan Bidan bersama masyarakat terus menerus melakukan kerjasama untuk mengenali, mencegah preeklampsia agar tidak terjadi komplikasi pada masa kehamilan.
Sosialisasi Prosedur Pemberian MPASI pada Kader Kesehatan di Kelurahan Wonokromo sebagai Upaya Menurunkan Stunting Lailatul Khusnul Rizki; Nur Masruroh; Aditya Bhayusakti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.005 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.853

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya. Efek stunting tidak hanya berimbas bagi kesehatan tetapi juga berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah prosedur pemberian MPASI yang kurang tepat sehingga menyebabkan pemenuhan nutrisi dan zat gizi pada balita tidak mencukupi secara kualitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai salah satu pemberian informasi serta edukasi tentang pemberian MPASI pada bayi dan balita sehingga kecukupan nutrisi dan zat gizi dapat terpenuhi. Metode yang akan digunakan adalah pemberian informasi dan edukasi pada kader RW 3 dan pelatihan tentang prosedur pemberian MPASI yang tepat.Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di RW 3 Kelurahan Wonokromo dengan melibatkan 20 orang kader. Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap, secara daring dengan media zoom pada tanggal 17 Juni 2021, dan secara luring pada tanggal 25 Juni 2021. Tahap pertama (daring) dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang Pemberian MPASI yang tepat untuk menurunkan angka stunting. Tahap kedua dilakukan dengan melihat video praktik membuat MPASI yang tepat. Berdasarkan hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi pening katan pengetahuan dan keterampilan dalam mengaplikasikan Prosedur Pembuatan MPASI yang tepat. Hal ini terbukti dengan peningkatan nilai rata-rata dari skor pretest 42, 7 % menjadi skor post test 85,5 %.Program Pengabdian Masyarakat tentang Sosialisasi Prosedur tentang Pemberian MPASI yang tepat mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader kesehatan Kelurahan Wonokromo, sehingga dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari sebagai upaya menurunkan dan mencegah stunting di Kelurahan Wonokromo.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN IBU BEKERJA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Rizki Amalia; Lailatul Khusnul Rizki
Mandala Of Health Vol 11 No 1 (2018): Mandala Of Health
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.718 KB) | DOI: 10.20884/1.mandala.2018.11.1.546

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan bayi yang terbaik. ASI tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun walaupun ibu dalam keadaan bekerja di luar rumah, faktor faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja adalah sikap ibu bekerja, dukungan sarana, atasan dan suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap, dukungan sarana, atasan dan suami terhadap keberhasilan ibu menyusui pada ibu bekerja. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah ibu menyusui yang bekerja, menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Chi square dengan taraf kesalahan 0,05. Hasil penelitian didapatkan sikap ibu bekerja, dukungan sarana, atasan dan suami berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian asi eksklusif oleh ibu bekerja (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara keberhasilan pemberian asi eksklusif dengan sikap ibu, dukungan sarana, atasan dan suami. Breast Milk is the best baby food. Breast milk can not be replaced by any other food or drink even if the mother is working outside the home. The factors that influence the success of exclusive breastfeeding in working mother are the attitude of mother, the support of the facilities, supervisor and husband. The aim of the study was to investigate the relationship of attitude, support facilities, supervisor and husband to the success of exclusive breastfeeding of working mother. The analytical descriptive with cross sectional approach was used in this study. The population and sample of the study were working mothers, with total sampling. Data collection was done directly through closed questionnaire and analyzed by Chi square test with error level 0,05. The result of this study was the attitude of working mother, support of facilities, supervisor and husband influence the succesfull of exclusive breastfeeding of working mother (p <0,05). The conclusion of the study was exclusive breastfeeding correlated to mother's attitude, support facilities, supervisor and husband significantly.
Pemberdayaan Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur Dalam Mengatasi Nyeri Menstruasi Dengan Pemanfaatan Tanaman Herbal Daun Pepaya Siska Nurul Abidah; Esty Puji Rahayu; Lailatul Khusnul Rizki; Yati Isnaini Safitri; Mustika Chasanatusy Syarifah
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v5i2.120

Abstract

Remaja maupun wanita usia subur saat menstruasi kebanyakan mengalami nyeri menstruasi. Masalah ini jika tidak segera di tangani akan menganggu aktivitas dan berlanjut pada masalah kesehatan reproduksi lainnya. Sehingga perlu strategi dalam penanganan masalah tersebut salah satunya menggunakan terapi herbal yaitu menggunakan daun papaya. Masalah prioritas mitra saat ini masih banyak remaja putri yang mengeluh nyeri menstruasi, masih rendahnya pengetahuan remaja putri akan pemanfaatan tanaman herbal daun papaya untuk mengurangi nyeri menstruasi dan penyuluhan kesehatan secara aplikatif tentang alternative mengurangi nyeri menstruasi sama sekali belum pernah dilakukan Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan melalui upaya kegiatan pemberian edukasi tentang pemanfaatn tanaman herbal daun papaya untuk mengurangi nyeri dismenorea. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta remaja putri dan wanita usia subur di Komunitas Wepose Wonokromo Surabaya sebanyak 28 orang. Kegiatan ini dengan cara memberikan Pendidikan Kesehatan menggunakan media power point, LCD dan leaflet tentang penanganan dismenorea menggunakan daun papaya dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pengukuran tingkat pengetahuan dengan cara melakukan pre test sebelum pemberian edukasi selanjutkan setelah pemberian edukasi dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan tingkat pengetahuan saat pre test didapatkan skor 32,1% sedangkan saat post test tingkat pengetahuannya meningkat menjadi 89,3%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri dan wanita usia subur dalam melakukan penanganan nyeri dismenorea dengan menggunakan tanaman herbal salah satunya menggunakan daun pepaya. Sehingga diharapkan remaja dan wanita usia subur dapat secara mandiri mengatasi nyeri menstruasi dengan minim efek samping
Pemberdayaan anak marginal dengan kelas SEHATI AMAR (Kesehatan Reproduksi Anak Marginal) berbasis Peer group teaching Esty Puji Rahayu; Lailatul Khusnul Rizki; Yati Isnaini Safitri; Siska Nurul Abidah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6745

Abstract

Berbagai masalah kesehatan dialami anak marginal salah satunya adalah pelecehan dan kekerasan seksual. Data sepanjang tahun 2021, kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan mencapai 11.952. Sebanyak 58,6 persen atau 7.004 di antaranya adalah kasus kekerasan seksual. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kelas SEHATI AMAR yang berisikan edukasi kesehatan reproduksi bagi anak marginal. Mitra adalah komunitas WePOSE yang terletak di pinggiran rel dekat dengan stasiun Wonokromo, tepatnya di Gg. Buntu Jl. Lumumba Dalam No.16, RT.001/RW.01, Ngagel, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya. Dalam pengabdian masyarakat ini kami memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi pada anak, pencegahan pelecehan seksual pada anak, dan permainan edukatif dengan media ular tangga. Berdasarkan post test pada 30 sasaran dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang organ reproduksi anak dan upaya pencegahan pelecehan seksual. Dengan pengetahuan anak yang sudah bagus tentang organ reproduksi dan Upaya pelecehan seksual pada anak, diharapkan hal ini juga didukung oleh keluarga dimana tempat mereka bernaung dan mencari pertolongan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang organ reproduksi anak dan upaya pencegahan pelecehan seksual. Kegiatan selanjutnya bisa mengembangkan kegiatan kampanye stop bulliying dan pencegahan pelecehan seksual yang lebih massif lagi.
Pemberdayaan anak marginal dengan kelas SEHATI AMAR (Kesehatan Reproduksi Anak Marginal) berbasis Peer group teaching Esty Puji Rahayu; Lailatul Khusnul Rizki; Yati Isnaini Safitri; Siska Nurul Abidah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6745

Abstract

Berbagai masalah kesehatan dialami anak marginal salah satunya adalah pelecehan dan kekerasan seksual. Data sepanjang tahun 2021, kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan mencapai 11.952. Sebanyak 58,6 persen atau 7.004 di antaranya adalah kasus kekerasan seksual. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kelas SEHATI AMAR yang berisikan edukasi kesehatan reproduksi bagi anak marginal. Mitra adalah komunitas WePOSE yang terletak di pinggiran rel dekat dengan stasiun Wonokromo, tepatnya di Gg. Buntu Jl. Lumumba Dalam No.16, RT.001/RW.01, Ngagel, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya. Dalam pengabdian masyarakat ini kami memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi pada anak, pencegahan pelecehan seksual pada anak, dan permainan edukatif dengan media ular tangga. Berdasarkan post test pada 30 sasaran dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang organ reproduksi anak dan upaya pencegahan pelecehan seksual. Dengan pengetahuan anak yang sudah bagus tentang organ reproduksi dan Upaya pelecehan seksual pada anak, diharapkan hal ini juga didukung oleh keluarga dimana tempat mereka bernaung dan mencari pertolongan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang organ reproduksi anak dan upaya pencegahan pelecehan seksual. Kegiatan selanjutnya bisa mengembangkan kegiatan kampanye stop bulliying dan pencegahan pelecehan seksual yang lebih massif lagi.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PEREMPUAN MARGINAL DENGAN PENGENALAN IMS DAN UPAYA DETEKSI DINI Safitri, Yati Isnaini; Rahayu, Esty Puji; Rizki, Lailatul Khusnul; Abidah, Siska Nurul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23409

Abstract

Salah satu dari dua puluh dua kelompok masyarakat kurang beruntung di Indonesia dipegang oleh perempuan, khususnya perempuan marginal. Keberadaan perempuan dalam kelompok marginal ternyata tidak hanya berdampak pada perampasan hak-hak perempuan. Namun hal tersebut juga berdampak pada terjadinya perubahan konstruksi sosial, seperti: meningkatnya kejahatan yang dilakukan oleh perempuan, sebagai pengedar narkoba, dan perempuan yang menjadi sumber penularan Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk HIV/AIDS. Risiko IMS juga dialami oleh komunitas perempuan marginal di Ngagel, Wonokromo Surabaya. Rendahnya pendidikan kesehatan reproduksi, perlunya upaya pengenalan dan deteksi dini IMS serta kurangnya pemberdayaan perempuan di lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan materi tentang teori Pengenalan IMS (Infeksi Menular Seksual) dan Upaya Deteksi Dini. Sebelum dan sesudah penyuluhan diberikan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan. Tingkat pengetahuan perempuan dalam mengenali IMS (Infeksi Menular Seksual) dan upaya deteksi dini pada saat pre test sebagian besar dari 29 orang (72,4%) mempunyai pengetahuan kurang. Sedangkan pada saat post test hampir seluruhnya sebesar 89,3% pengetahuan perempuan dalam pengenalan IMS (Infeksi Menular Seksual) dan upaya deteksi dini dari 29 orang mempunyai pengetahuan baik. Setelah mendapat edukasi tentang pengenalan IMS (Infeksi Menular Seksual) dan upaya deteksi dini, diharapkan anggota masyarakat mampu melakukan upaya pencegahan IMS dan berdampak pada penurunan angka kejadian IMS pada kelompok Perempuan Marginal.
ENVIRONMENTAL AWARENESS MOVEMENT TO REDUCE ENVIRONMENTAL IMPACTS ON HEALTH IN PP. AL FITRAH AS-SALAFIYAH SURABAYA Suwito, Bambang Edi; Irawan, Danny; Kartini, Yanis; Rizki, Lailatul Khusnul; Muhammad, Akbar reza
Community Service Journal of Indonesia Vol 5 No 2 (2023): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v5i2.610

Abstract

Environmental health is essential in community-based health, prioritizing preventive and promotive efforts. A lousy environment has the potential to cause the emergence of various diseases, especially in Islamic boarding school environments. This community service aims to create an environmental awareness movement among Islamic boarding school students and female students to reduce the environmental impact on health in PP. Al Fitrah Assalafiyah Surabaya. This community service uses a descriptive analysis approach. PKM partners are 40 PP students and female students. PP. Alfitrah Assalafiyah Surabaya. Activities involve a lecture, discussion, and question-and-answer approach. As a result of community service, it is known that students can follow counseling well from start to finish. A total of 40 students arrived on time and actively asked questions and discussed. At the end of the event, a symbolic handover of recyclable waste bins was carried out as a symbol of the environmental awareness movement for Islamic boarding school students and female students. The conclusion is that students can understand the importance of environmental awareness movements after being given conclusions helpful in maintaining the health and comfort of students at the Al Fitrah Assalafiyah Surabaya Islamic boarding school.