Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Dialektika Negara dan Ketergantungan: Analisis Ekonomi Politik pada Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Indonesia Wicaksono, Priyo Arief; Wanusmawatie, Ike
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 3 (2025): Juli 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i3.701

Abstract

Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan pilar strategis Indonesia untuk memperkuat industri lokal di tengah persaingan global. Namun, implementasinya melibatkan dinamika kompleks antara agensi negara dan tekanan struktural ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan P3DN dari perspektif ekonomi politik pembangunan, dengan menggunakan state-centered approach dan Teori Ketergantungan sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mensintesis literatur akademis yang relevan dan laporan institusional. Hasil analisis menunjukkan adanya sebuah dialektika fundamental. Dari perspektif state-centered, P3DN adalah manifestasi otonomi negara untuk melindungi industri baru (infant industry) dan membangun kapasitas nasional. Namun, dari lensa Teori Ketergantungan, kebijakan ini dilihat sebagai bentuk neo-Industrialisasi Substitusi Impor (ISI) yang berisiko menciptakan ketergantungan baru pada teknologi dan modal asing. Validitas kekhawatiran ini diperkuat oleh temuan literatur yang menunjukkan bahwa implementasi P3DN masih terhambat oleh tantangan internal (kapasitas industri dan SDM) dan tekanan eksternal (aturan perdagangan global). Disimpulkan bahwa keberhasilan P3DN tidak dapat diukur semata dari pemenuhan target kuantitatif, tetapi dari terbangunnya kapabilitas inovasi domestik yang substantif. Oleh karena itu, strategi P3DN direkomendasikan untuk bergeser dari sekadar pemenuhan formalitas menuju penguatan ekosistem teknologi secara fundamental untuk menghindari jebakan ketergantungan baru.
Transformasi Digital Desa dan Implikasinya Terhadap Pembangunan Berkelanjutan: Pendekatan Literature Review Mayyora, Restu; Sholihah, Qomariyatus; Wanusmawatie, Ike; Wanto, Alfi Haris
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i2.615

Abstract

Perkembangan digitalisasi yang pesat telah memberikan dampak besar terhadap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. Salah satunya dalam kegiatan lingkup desa yang lambat laun terjadi peralihan fokus pengembangan desa dengan digitalisasi. Hal ini sebagai upaya untuk mendukung pemerataan digitalisasi serta sebagai bentuk penyesuaian pemerintah desa di era perkembangan digitalisasi dan globalisasi yang sangat pesat. Artikel ini mengkaji mengenai transformasi digital desa dan implikasinya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan pendekatan literature review. Metode analisis yang digunakan melalui studi literatur dari penelitian terdahulu yang bersumber dari jurnal ilmiah yang memiliki relevansi terkait identifikasi potensi, tantangan dan dampak implementasi teknologi digital dalam konteks desa. Hasil kajian artikel ini menemukan bahwa transformasi digital desa secara garis besar terbagi ke dalam tiga aspek yakni teknologi, pemberdayaan lokal dan pengembangan kapasitas lokal. Selain itu dampak dari adanya transformasi digital desa yakni meningkatkan efisiensi dan layanan publik, mempermudah akses informasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, mengembangkan kemampuan digital masyarakat desa dan mengurangi kesenjangan digital. Adapun kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan (SDGs) transformasi digital desa berkaitan erat dengan poin SDGs nomor 8, 9, 10, 17 dan 18.  Hasil dari kajian artikel ini berhasil mengungkapkan bahwa adanya transformasi digital desa bisa menjadi langkah strategis pembangunan desa yang lebih inklusif.
Dialektika Negara dan Ketergantungan: Analisis Ekonomi Politik pada Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Indonesia Wicaksono, Priyo Arief; Wanusmawatie, Ike
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 3 (2025): Juli 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i3.701

Abstract

Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan pilar strategis Indonesia untuk memperkuat industri lokal di tengah persaingan global. Namun, implementasinya melibatkan dinamika kompleks antara agensi negara dan tekanan struktural ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan P3DN dari perspektif ekonomi politik pembangunan, dengan menggunakan state-centered approach dan Teori Ketergantungan sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mensintesis literatur akademis yang relevan dan laporan institusional. Hasil analisis menunjukkan adanya sebuah dialektika fundamental. Dari perspektif state-centered, P3DN adalah manifestasi otonomi negara untuk melindungi industri baru (infant industry) dan membangun kapasitas nasional. Namun, dari lensa Teori Ketergantungan, kebijakan ini dilihat sebagai bentuk neo-Industrialisasi Substitusi Impor (ISI) yang berisiko menciptakan ketergantungan baru pada teknologi dan modal asing. Validitas kekhawatiran ini diperkuat oleh temuan literatur yang menunjukkan bahwa implementasi P3DN masih terhambat oleh tantangan internal (kapasitas industri dan SDM) dan tekanan eksternal (aturan perdagangan global). Disimpulkan bahwa keberhasilan P3DN tidak dapat diukur semata dari pemenuhan target kuantitatif, tetapi dari terbangunnya kapabilitas inovasi domestik yang substantif. Oleh karena itu, strategi P3DN direkomendasikan untuk bergeser dari sekadar pemenuhan formalitas menuju penguatan ekosistem teknologi secara fundamental untuk menghindari jebakan ketergantungan baru.
Strategic Formulation for Accelerated Fast Track Programs : A Case Study Using SWOT – AHP at Universitas Brawijaya Fahmi Syafikah Putri; Bambang Supriyono; Ike Wanusmawatie
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7566

Abstract

Indonesia faces a low number of master’s graduates, partly due to implementation challenges in programs like the Fast Track at Universitas Brawijaya’s Faculty of Administrative Sciences. This research aims to evaluate the Fast Track program using SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis and develop strategic plans using the Analytical Hierarchy Process (AHP). A mixed methods approach with a dominant-less dominant design was employed. Data were gathered through interviews with two Fast Track students, three master’s program heads, and the vice dean of academics. Thirteen Fast Track students completed questionnaires. Additionally, direct observations were conducted, and relevant university regulations were reviewed. Data analysis included interactive analysis, SWOT analysis, and AHP to formulate short-, medium-, and long-term strategies. Findings indicate that internal strengths are the primary drivers for program success. Short-term strategies should prioritize improving students’ time management and academic readiness. Medium-term strategies must focus on aligning thesis topics with suitable supervisors to facilitate academic progress. Long-term strategies should involve consistent monitoring and evaluation to ensure students complete the program within the designated five years. Strategic improvement relies on enhancing coordination between undergraduate and master’s programs. This alignment is essential not only for academic success but also for supporting students' mental well-being throughout the accelerated track.
Analisis Pemangku Kepentingan dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Kasus Kota Malang Wahono, Danti Muliasari; Nuh, Mohammad; Wanusmawatie, Ike
Jurnal Bina Praja Vol 17 No 3 (2025): [Sedang Berjalan]
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.17.2025-2748

Abstract

Waste management in Malang City involves diverse stakeholders with unequal power, legitimacy, and urgency, leading to coordination challenges and gaps in policy implementation. This study aims to analyze the configuration of waste management stakeholders using the Stakeholder Salience Framework to identify stakeholder classes, map interests, and explain the implications of attributing imbalances on governance failure. A qualitative approach was used to collect data through interviews, observations, and document reviews. Informants were purposively selected from government actors, technical units, the private sector, waste management startups, communities, and the public. Findings indicate that formal power is concentrated among government stakeholders, who are the dominant and definitive actors. At the same time, the urgency of waste management lies with community stakeholders, technical units, and field actors. This configuration demonstrates an imbalance that creates a structural disconnect between policy formulation and operational practices, leading to policies that are administrative, less responsive, and lack substantive collaboration. These findings confirm that governance failure is not solely due to weak coordination but rather to the unequal distribution of stakeholder attributes. Conceptually, this study extends the application of the stakeholder salience framework by showing that the level of salience is dynamic and can be engineered through institutional interventions that reorganize the distribution of power in urban waste governance.