Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Sebaya Terhadap Pengetahuan Orang Tua Balita Dalam Pemanfaatan Daun Kelor Untuk Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Tahun 2024 Wandini, Chindy; Lestari, Yuli; Yuliana, Dewi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4015

Abstract

Alasan utama tingginya angka kejadian stunting di Indonesia adalah gabungan dari ketidaktahuan ibu tentang pencegahan stunting dan kurangnya kesadaran tentang stunting itu sendiri. Pendidik sebaya adalah seseorang yang melakukan kegiatan edukasi dengan tujuan memengaruhi kelompok sebaya dan membantu mereka memperoleh pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diperlukan untuk memahami semua fakta tentang komponen makanan yang kaya nutrisi untuk bayi., tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak edukasi sebaya terhadap kesadaran orang tua balita tentang pemanfaatan daun kelor untuk menurunkan stunting. Penelitian ini menggunakan metode single group pretest and posttest dan bersifat kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimen. Jumlah responden sebanyak 280 orang dengan jumlah sampel 42 orang yang merupakan ibu balita usia 2 tahun. Pengambilan sampel dilakukan secara konsekutif. Berdasarkan hasil uji statistik, rata-rata pengetahuan adalah kurang (25 responden atau 59,5%) sebelum mendapatkan peer education, dan sedang (23 responden atau 54,8%) setelah mendapatkan peer education. Hasil analisis bivariat dengan uji McNemar menunjukkan nilai p 0,05 yaitu 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peer education terhadap pengetahuan orang tua tentang pemanfaatan daun kelor untuk mencegah stunting pada balita. Hal ini terbukti dengan adanya peer education dapat meningkatkan kesadaran orang tua tentang manfaat pemanfaatan daun kelor untuk menurunkan stunting pada anak, sehingga program tersebut dapat terlaksana di masyarakat.
The Relationship Between Postnatal Care Service Quality and Patient Satisfaction After Birth Amelinda, Amanda; Amalia; Lestari, Yuli
Java Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2025): March - June 2025
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61716/jnj.v3i2.112

Abstract

Background: Quality of health care is the patient's needs as an indicator of service that shows patient satisfaction with the level of patient visits, and the way achieved the best quality through improving the quality of health services by increasing patient satisfaction. Purpose: The aim is to analyze the relationship between service quality and postpartum patient satisfaction in the Delima Room of RDUD Dr. H. Abdul Moeloek. Methods: Employing a cross-sectional design, 62 postpartum mothers were surveyed between January 23 and February 20, 2025, using purposive sampling. A structured and validated questionnaire was administered, measuring perceptions of service quality and satisfaction. Chi-square analysis was conducted using SPSS v25, with a significance threshold of p < 0.05. Results: The characteristics of the majority of respondents aged 20-29 years (58.1%), S1 education (35.5%), and IRT (50.0%). the relationship between the quality of postnatal care services with postpartum patient satisfaction obtained a significant value of p-value 0.000 (p <0.05), which means there is a relationship. There is a relationship between the quality of postnatal care services and postpartum patient satisfaction. Conclusion: RSUD can maintain the level of satisfaction of nursing services to patients and improve the quality of service optimally in order to achieve health service satisfaction, and can maintain and improve services that are considered good by patients, and improve services that still make patients feel less satisfied.
Dukungan Kader dalam Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) terhadap Berat Badan Balita Bawah Garis Merah (BGM) Subardiah, Ida; Amatiria, Gustop; Lestari, Yuli
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Departement of Nursing, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Bandar Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.25 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i2.1850

Abstract

 Balita Bawah Garis Merah (BGM) merupakan masalah gizi yang terjadi ketika pertumbuhan anak tidak sesuai standar.Upaya pemerintah untuk mengatasi dengan pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P), yang dimaksudkan untuk memberikan tambahan asupan gizi bagi balita sehingga pertumbuhannya membaik dan berat badannya dapat meningkat.Optimalisasi peran kader dalam mendukung orangtua balita dengan status Bawah Garis Merah diharapkan mampu meningkatkan status gizi anak.Tujuanpenelitian ini mengetahui berat badan anak yang diberikan makanan tambahan pemulihan sebelum dan sesudah mendapat dukungan kader.Jenis penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen One group pre– post test. Sampel penelitian adalah Balita Bawah Garis Merah (BGM) di Puskesmas Sukaraja Nuban Lampung Timur tahun 2018 sebanyak 15 balita.Analisis data menggunakan uji independen samples t-test.Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh dukungan kader dalam Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) terhadap berat badan Balita Bawah Garis Merah (BGM) (p-value = 0,000). Optimalisasi peran kader dalam mengatasi status gizi balita efektif dan efisien dalam mengatasi masalah pemantauan pertumbuhan balita, sehingga perlu adanya pendampingan petugas kesehatan. 
Pengaruh discharge planning terhadap pengetahuan ibu dalam penanganan diare pada anak Saputri, Alfina Eka; Lestari, Yuli; Agata, Annisa
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): August Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i6.1142

Abstract

Background: Discharge planning is a process where patients begin receiving health services followed by continuity of care both in the healing process and maintaining their health level until the patient feels ready to return to their environment. Purpose: To determine the effect of discharge planning on maternal knowledge in handling diarrhea in children. Method: Quantitative research and the design used is pre-experimental one group pre-post test design. The sample in this study were mothers of children who were treated for more than 3 days, in January and February as many as 33 people using accidental sampling. The analysis used was the Wilcoxon test. Results: Research analysis using the Wilcoxon Test found that there was an effect of discharge planning on maternal knowledge in handling diarrhea in children, where the p-value was 0.019 (p <0.05). Conclusion: There is a significant influence of discharge planning on mothers' knowledge in handling diarrhea in children after discharge planning was carried out on mothers.  
Edukasi dan Bimtek Kudapan Bergizi di Posyandu Melati Desa Kaliasin Kecamatan Tanjung Bintang Kustiani, Ai; Lestari, Yuli; Khalida Dalimunthe, Nathasa; Ika Purry, Deviana; Al Fitriyani, Nadila
Abdi Dharma Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v5i2.4021

Abstract

Angka Prevalence of Undernourishment (PoU) Indonesia pada tahun 2024 masih cukup tinggi yaitu 8,27%. Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Lampung dengan PoU 7,61% yang menunjukkan masih terdapat 79.508 jiwa penduduk yang kekurangan konsumsi energi. Salah satu daerah rentan rawan pangan dan lokus stunting yaitu Desa Kaliasin Kecamatan Tanjung Bintang. Pemberian makanan bergizi pada kelompok rentan rawan pangan di Desa Kaliasin dapat diberikan pada saat kegiatan posyandu. Oleh karena itu diperlukan berbagai upaya untuk memperbaiki masalah gizi, salah satunya pemberian makanan bagi kelompok rentan terkena masalah gizi yang perlu didorong dengan berbagai fasilitas dan kemampuan pengolahan bahan makanan yang bergizi. Di satu sisi, Desa Kaliasin memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan seperti daun kelor dan pangan lokal lainnya. Pemberian makanan pendamping saat kegiatan posyandu di Posyandu Melati saat ini masih terbatas baik secara variasi menu maupun peralatan pembuatan makanan pendampingnya. Hal ini disebabkan karena keterbatasan kemampuan mengolah makanan bergizi dan keterbatasan peralatan pengolahan makanan yang dimiliki kader. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah kudapan bergizi melalui edukasi dan bimbingan teknis. Program ini juga memberikan bantuan alat pengolahan makanan. Implementasi teknologi dan inovasi mencakup pengembangan modul interaktif berupa booklet/buku pedoman sebagai media edukasi dan praktik yang merupakan penerapan hasil penelitian dari ketua dan anggota pengabdian. Pengabdian dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan serta evaluasi. Lokasi pengabdian yaitu di Desa Kaliasin Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Jumlah peserta pada kegiatan ini yaitu 15 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 80.7% dan peningkatan keterampilan mitra dalam membuat dan mengolah kudapan bergizi. Selain itu juga bantuan alat pengolahan makanan sudah tersampaikan.
Pijat Oketani terhadap Kelancaran Produksi ASI Postpartum Eveline Alfara Felia; Yuliana, Dewi; Lestari, Yuli
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1164

Abstract

Salah satu kegagalan pemberian ASI eksklusif dari faktor ibu adalah produksi ASI yang tidak lancar. Perawatan payudara yang dapat meningkatkan produksi ASI adalah dengan melakukan pijat laktasi seperti pijat oketani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oketani terhadap kelancaran produksi air susu ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Negara Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan Pre Eksperimental dengan pendekatan One Group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu postpartum dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner produksi ASI. Pijat oketani selama 10-15 menit setiap pagi dan sore. Penelitian ini di analisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pijat oketani terhadap kelancaran air susu ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Gedung Negara Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024 (p-value=0,000). Dapat disimpulkan bahwa pijat oketani dapat memperbaiki kelancaran produksi ASI. Maka, ibu diharapkan dapat menerapkan pijat oketani secara rutin sehingga produksi ASI semakin lancar.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENTENG TAHUN 2024 Lestari, Yuli; Kusumajaya, Hendra; Ardiansyah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.778

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana terjadi kegagalan dalam pertumbuhan anak yang disebabkan status gizi kurang. Berdasarkan hasil RISKESDAS tahun 2018, penderita stunting di Indonesia ditemukan sebesar 5,1 juta. Menurut data kejadian stunting yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Bangka Tengah pada tahun 2023 sebesar 246 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional dan bersifat deskriptif analitik. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Populasi penelitian yaitu seluruh balita yang di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Tahun 2024 berjumlah 206 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah simple non-random sampling dengan rumus slovin berjumlah 67 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan asi eksklusif (????=0,008), ada hubungan pengetahuan ibu (????=0,002), dan ada hubungan pola asuh (????=0,022). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya menghindari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita dan diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mencegah terjadinya stunting.
Pengaruh Akuntabilitas, Partisipasi, Dan Prinsip Efisiensi Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Sekolah Terhadap Kinerja Pegawai Pada SMP Negeri Simpang Kiri Kota Subulussalam Lestari, Yuli; Nurlina, Nurlina; Azhar, Iqlima
Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA) Vol 3, No 2: 2022
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ebma.v3i2.3580

Abstract

This study aims to determine the effect of accountability,participation, and the principle of efficiency of school budget management on employee performance at Simpang Kiri Junior High School Subulussalam. This study uses quantitative data by distributing questionnaires to respondents to be assessed or scored on each respondent's answer. Sources of data used in this study are primary data obtained and collected from data collection questionnaires given to respondents in SMP Negeri Simpang Kiri Subulussalam. The sample used in this study is saturated sampling. the number of samples in this study as many as 67 respondents with all employees as respondents, which include principals, treasurers, TU, and teachers in SMP Simpang Kiri Subulussalam. Meode used in this study is a quantitative method with IMB SPSS Analysis tool version 25. The results of the research accountability management of school budget has a positive and significant influence on employee performance at Simpang Kiri Junior High School Subulussalam, participation management of school budget has a positive and significant influence on employee performance at Simpang Kiri Junior High School Subulussalam, the principle of efficiency management of school budget has a positive and significant influence on employee performance, participation and the principle of efficiency in managing school budgets together have a positive and significant influence on employee performance at Simpang Kiri Junior High School in Subulussalam City.