Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kesenjangan Konseptual dan Prosedural Perpangkatan dan Akar: Studi Kasus Siswa Kelas VI JTA Imam An-Nawawi Imran, Sukainah Ibnata; Jannah, Raudhatul; Rahmadani, Imelsa; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2251

Abstract

Penelitian mixed methods sekuensial eksplanatori ini mengkaji kesenjangan konseptual dan prosedural siswa kelas VI (JTA Imam An-Nawawi) pada materi perpangkatan dan penarikan akar. Desain ini menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Tes formatif dan angket persepsi yang diberikan kepada siswa digunakan untuk mengidentifikasi pola kesalahan dan tingkat penguasaan. Temuan kuantitatif tersebut kemudian dieksplorasi melalui wawancara dengan guru untuk menggali faktor pengaruh. Hasil menunjukkan rata-rata penguasaan perpangkatan jauh lebih rendah (54,54%) dibandingkan penarikan akar (67,27%). Analisis lebih lanjut mengungkap dominasi pemahaman instrumental dan kecenderungan overconfidence siswa sebagai akar masalah kesenjangan tersebut. Temuan ini mendukung perlunya intervensi yang menautkan prosedur dengan makna melalui pendekatan konkret–representasional–abstrak, retrieval practice, worked examples dengan self-explanation, dan penilaian berbasis justifikasi.
Analisis Aktivitas Belajar Siswa Dalam Materi Perpangkatan dan Penarikan Akar di Sekolah Dasar Negeri 59 Pekanbaru Fiodela, Nazwa; Herly, Aqillah Nafizah; Annur, Nadhira Hulwatu; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa kelas VI Sekolah Dasar terhadap konsep perpangkatan dan penarikan akar, serta kesulitan yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 24 siswa kelas VI di Sekolah Dasar Negeri 59 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu memahami konsep dasar perpangkatan, siswa menunjukkan potensi yang baik dalam memahami konsep dasar apabila pembelajaran didukung dengan media konkret dan strategi yang bervariasi. Penggunaan pendekatan visual dan konsteksual dapat membantu siswa memperdalam hubungan antara perpangkatan dan penarikan akar. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan selaras dengan tahap perkembangan berpikir siswa sekolah dasar.
Menganalisis Kesulitan Siswa Kelas VI Dalam Memahami Materi Persen Dan Strategi Pembelajaran Khairi, Muhammad Dzakwan; ML, Resti Faniza; Putri, Nadia; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan yang dialami siswa kelas VI SD dalam belajar materi persen serta faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut. Penelitian ini melibatkan 27 siswa dengan menggunakan metode angket persepsi, pertanyaan terbuka, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,3% siswa memahami persen sebagai pecahan dengan penyebut 100, tetapi hanya 25,9% siswa yang mampu menyelesaikan soal terkait diskon, dan 18,5% siswa yang bisa menghitung persentase dari suatu bilangan secara benar. Kesulitan utama yang ditemukan meliputi perbedaan pemahaman antara konseptual dan prosedural, kesulitan membedakan arti "persen dari" dan "persen sebagai" (yaitu 55,6% siswa), serta kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan konteks nyata (59,3% siswa). Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep persen, disarankan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis konkret-piktorial-abstrak, pembelajaran berbasis masalah kontekstual, dan strategi scaffolding bertahap.
Analisis Pemahaman Konsep Persen Terhadap Siswa Sekolah Dasar Di Kelas VI SD Negeri 180 Pekanbaru Cahayani, Hawa; Sazriyah, Audyna; Afdi Ramadhan, Muhammad Rayhan; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2256

Abstract

Persen merupakan cabang materi matematika yang digunakan untuk menyatakan bagian dari 100 sebagai Satuan dengan Simbol “%” dan sangat sering ditemukan dalam Kehidupan sehari-hari, seperti dalam perhitungan diskon, pajak, dan bunga. Namun, terdapat beberapa Siswa Sekolah Dasar yang belum memahami konsep persen secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar dalam pemahaman konsep persen pada siswa kelas VI SD Negeri 180 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan observasi langsung selama proses pembelajaran di kelas, wawancara kepada siswa, serta dokumentasi berupa catatan lapangan. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas VI SD Negeri 180 Pekanbaru. Data yang terkumpul menunjukkan bahwa sebagaian besar siswa sudah memahami materi tentang persen. Namun, masih ditemukan beberapa kendala yang muncul. Kesulitan ini memengaruhi kepercayaan diri mereka dalam penerapan konsep persen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam mengatasi kesulitan belajar persen, sehingga pembelajaran persen menjadi lebih efektif dan siswa lebih mudah memahami serta mahir dalam menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Bilangan Bulat Di SDN 41 Pekanbaru Apipia, Laila; Frisky, Rakhelian; Putri, Selvi Eliana; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2262

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas enam mengalami kesulitan memahami penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Mereka lemah dalam konsep, sering salah membaca tanda positif–negatif, dan memiliki keterbatasan literasi. Karena metode tradisional kurang efektif, media visual dan aktivitas interaktif disarankan untuk meningkatkan pemahaman.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Operasi Bilangan Bulat di Kelas VI SDN 41 Pekanbaru Nabilla, Raya; Lestari, Dewi Ayu; Hafizah, Inayah; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2268

Abstract

Tingkat pemahaman siswa yang rendah terhadap operasi bilangan bulat menyebabkan hambatan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan prinsip-prinsip matematika dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bentuk dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan bagi siswa kelas 6 di SDN 41 Pekanbaru dalam memahami operasi bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 25 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mencakup pengurangan data, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi 64% kesulitan faktual, 28,8% kesulitan konseptual, dan 7,2% kesulitan operasional. Kesalahpahaman tentang bilangan negatif dan kesalahan dalam menerapkan aturan tanda pada operasi campuran merupakan kesulitan yang paling menonjol. Faktor-faktor utama yang berkontribusi adalah pemahaman yang lemah terhadap konsep dasar, ketidakhati-hatian dalam membaca soal, dan metode pembelajaran yang tidak relevan dengan konteks. Disarankan agar pendidik meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui latihan yang ditargetkan, penggunaan media konkrit, dan penerapan pendekatan kontekstual yang menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.