Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Hubungan Antara Perilaku Mencuci Tangan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Jember Purwandari, Retno; Ardiana, Anisah; ., Wantiyah
Jurnal Keperawatan Vol 4, No 2 (2013): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.146 KB) | DOI: 10.22219/jk.v4i2.2362

Abstract

Hubungan Antara Perilaku Mencuci Tangan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten JemberCorelation Between Handwash Behaviour and diarheae incident in school age children in JemberRetno Purwandari(1), Anisah Ardiana(2), Wantiyah(3)(1,2,3)Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas JemberKampus Bumi Tegal Boto, Jln. Kalimantan N0 37  JemberEmail : 1) retno_p.psik@unej.ac.idTelp: 08175466548ABSTRAKAnak-anak usia sekolah mempunyai kebiasaan kurang memperhatikan perlunya cuci tangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika di lingkungan sekolah. Perilaku tersebut tentunya berpengaruh dan dapat memberikan kontribusi dalam terjadinya penyakit diare. Cuci tangan merupakan tehnik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan penularan infeksi. Penelitian ini adalah analisis korelasi. Subyek penelitian anak usia  sekolah di kabupaten Jember dengan teknik cluster sampling yaitu sebesar 300 responden. Analisis data menggunakan uji statistik  spearman. Hasil penelitian perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah di Kabupaten Jember pada kategori baik (53,7 %), cukup (41,7 %) dan kurang baik (4, 6 %). Sedangkan insidensi diare pada anak usia sekolah di Kabupaten Jember dalam kategori rendah (59,3 %), sedang (37,7 %) dan tinggi (3 %). Hubungan antara perilaku cuci tangan dan insiden diare diperoleh nilai p = 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 dan r = 0,792, maka secara statistik membuktikan ada hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan dan insiden diare. Kata kunci : Perilaku Mencuci Tangan, Diare, Anak Usia Sekolah ABSTRACTSchool-age children have paying less attention habit to the need for hand washing in everyday, especially when in the school environment.  The behavior could effect and contribute to the occurrence of diarrhea disease. Hands washing is the most important fundamental technique in the prevention and control of infection transmission. This study was the correlation analysis. Research subject are school age children in Jember with cluster sampling technique that is equal to 300 respondents. Data analysis is using Spearman. The results of school age children hand washing behavior in Jember are in good categories ( 53.7 % ), moderate ( 41.7 % ) and poorly ( 4 , 6 % ) . While the incidence of diarrhea in children of school age in Jember in the low category ( 59.3 % ), moderate ( 37.7 % ) and high ( 3 % ) . Relationship between hand washing and diarrhea incidence obtained p value  = 0.000 is smaller than 0.05 and r = 0.792 , statistically it proves that there was a significant relationship between the incidence of diarrhea and hand washing.Key Words : Hand wash Behaviour , diarheae, school age children 
The Relationship between the Quality of Nursing Work Life and the Quality of Care for Patients in Inpatients Ward at Regional Hospitals in Jember Regency Ardiana, Anisah; Purwandari, Retno; Wahyuni, Mariatul Rochmawati Nuris
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.998 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i2.11894

Abstract

The quality of care can be influenced by the quality of nurses' work-life which describes the satisfaction of nurses at the workplace. Therefore, this study was aimed to analyze the relationship between the quality of nurses' work-life and the quality of care for patients in the inpatient ward at regional hospitals in Jember Regency. A cross-sectional approach used among 53 nurses as a total sampling and 53 clients in the inpatient ward were chosen by purposive sampling. Data collection was done by filling out questionnaires on the quality of nurses' work-life and the quality of care for clients. The findings showed that the quality of nurses' work-life was good (49%) and the quality of care was good (49%). The analysis result by using Chi-square showed that there was a relationship between the quality of nurses' work-life and quality of care (p value=0.009,a=0.05). Research has found that poor nursing care quality is caused by the low quality of work-life. Nurses who had a good quality of nursing work-life would give good quality of care and otherwise. Therefore, planning strategies to create comfort workplace with improving each dimension of the quality of nurses' work-life is important to improve the quality of care.
The Relationship between the Quality of Nursing Work Life and the Quality of Care for Patients in Inpatients Ward at Regional Hospitals in Jember Regency Ardiana, Anisah; Purwandari, Retno; Wahyuni, Mariatul Rochmawati Nuris
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.998 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i2.11894

Abstract

The quality of care can be influenced by the quality of nurses' work-life which describes the satisfaction of nurses at the workplace. Therefore, this study was aimed to analyze the relationship between the quality of nurses' work-life and the quality of care for patients in the inpatient ward at regional hospitals in Jember Regency. A cross-sectional approach used among 53 nurses as a total sampling and 53 clients in the inpatient ward were chosen by purposive sampling. Data collection was done by filling out questionnaires on the quality of nurses' work-life and the quality of care for clients. The findings showed that the quality of nurses' work-life was good (49%) and the quality of care was good (49%). The analysis result by using Chi-square showed that there was a relationship between the quality of nurses' work-life and quality of care (p value=0.009,a=0.05). Research has found that poor nursing care quality is caused by the low quality of work-life. Nurses who had a good quality of nursing work-life would give good quality of care and otherwise. Therefore, planning strategies to create comfort workplace with improving each dimension of the quality of nurses' work-life is important to improve the quality of care.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN STRES KERJA PERAWAT RUANG RAWAT INAP RSUD SRAGEN Purwandari, Retno
Jurnal Keperawatan Vol 6, No 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.039 KB) | DOI: 10.22219/jk.v6i2.2867

Abstract

Layanan yang diberikan oleh perawat mempengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan klien. Penampilan perawat dalam bekerja dipengaruhi dorongan mengapa perawat melakukan suatu tindakan. Ketika perawat tidak mampu memenuhi pelayanan keperawatan, kondisi tersebut akan mengakibatkan stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi perawat dan tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Sragen. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross- sectional, dengan menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan 45 perawat dengan teknik sampling simple random sampling. Analisa hubungan motivasi dengan stres menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi sedang 88,9 % dan perawat yang mempunyai motivasi tinggi sejumlah 11,1 %. Tingkat stres perawat berada pada tingkat rendah 77, 8 %; tingkat sedang 20 % dan tingkat tinggi 1,1 %. Hasil uji menunjukkan nilai p 0,883 dengan r -0,023. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan antara motivasi dengan stres kerja perawat. Ttanpa motivasi perawat, tujuan yang diharapkan oleh rumah sakit tidak akan tercapai. Bekerja dengan beban menyebabkan perawat stres dan tidak menyukai pekerjaannya, sehingga pekerjaan dianggap sebagai rutinitas yang membosankan.
Hubungan Antara Perilaku Mencuci Tangan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Jember Retno Purwandari; Anisah Ardiana; Wantiyah .
Jurnal Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2013): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.146 KB) | DOI: 10.22219/jk.v4i2.2362

Abstract

Hubungan Antara Perilaku Mencuci Tangan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten JemberCorelation Between Handwash Behaviour and diarheae incident in school age children in JemberRetno Purwandari(1), Anisah Ardiana(2), Wantiyah(3)(1,2,3)Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas JemberKampus Bumi Tegal Boto, Jln. Kalimantan N0 37 JemberEmail : 1) retno_p.psik@unej.ac.idTelp: 08175466548ABSTRAKAnak-anak usia sekolah mempunyai kebiasaan kurang memperhatikan perlunya cuci tangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika di lingkungan sekolah. Perilaku tersebut tentunya berpengaruh dan dapat memberikan kontribusi dalam terjadinya penyakit diare. Cuci tangan merupakan tehnik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan penularan infeksi. Penelitian ini adalah analisis korelasi. Subyek penelitian anak usia sekolah di kabupaten Jember dengan teknik cluster sampling yaitu sebesar 300 responden. Analisis data menggunakan uji statistik spearman. Hasil penelitian perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah di Kabupaten Jember pada kategori baik (53,7 %), cukup (41,7 %) dan kurang baik (4, 6 %). Sedangkan insidensi diare pada anak usia sekolah di Kabupaten Jember dalam kategori rendah (59,3 %), sedang (37,7 %) dan tinggi (3 %). Hubungan antara perilaku cuci tangan dan insiden diare diperoleh nilai p = 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 dan r = 0,792, maka secara statistik membuktikan ada hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan dan insiden diare. Kata kunci : Perilaku Mencuci Tangan, Diare, Anak Usia Sekolah ABSTRACTSchool-age children have paying less attention habit to the need for hand washing in everyday, especially when in the school environment. The behavior could effect and contribute to the occurrence of diarrhea disease. Hands washing is the most important fundamental technique in the prevention and control of infection transmission. This study was the correlation analysis. Research subject are school age children in Jember with cluster sampling technique that is equal to 300 respondents. Data analysis is using Spearman. The results of school age children hand washing behavior in Jember are in good categories ( 53.7 % ), moderate ( 41.7 % ) and poorly ( 4 , 6 % ) . While the incidence of diarrhea in children of school age in Jember in the low category ( 59.3 % ), moderate ( 37.7 % ) and high ( 3 % ) . Relationship between hand washing and diarrhea incidence obtained p value = 0.000 is smaller than 0.05 and r = 0.792 , statistically it proves that there was a significant relationship between the incidence of diarrhea and hand washing.Key Words : Hand wash Behaviour , diarheae, school age children
HUBUNGAN MOTIVASI DAN STRES KERJA PERAWAT RUANG RAWAT INAP RSUD SRAGEN Retno Purwandari
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.039 KB) | DOI: 10.22219/jk.v6i2.2867

Abstract

Layanan yang diberikan oleh perawat mempengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan klien. Penampilan perawat dalam bekerja dipengaruhi dorongan mengapa perawat melakukan suatu tindakan. Ketika perawat tidak mampu memenuhi pelayanan keperawatan, kondisi tersebut akan mengakibatkan stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi perawat dan tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Sragen. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross- sectional, dengan menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan 45 perawat dengan teknik sampling simple random sampling. Analisa hubungan motivasi dengan stres menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi sedang 88,9 % dan perawat yang mempunyai motivasi tinggi sejumlah 11,1 %. Tingkat stres perawat berada pada tingkat rendah 77, 8 %; tingkat sedang 20 % dan tingkat tinggi 1,1 %. Hasil uji menunjukkan nilai p 0,883 dengan r -0,023. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan antara motivasi dengan stres kerja perawat. Ttanpa motivasi perawat, tujuan yang diharapkan oleh rumah sakit tidak akan tercapai. Bekerja dengan beban menyebabkan perawat stres dan tidak menyukai pekerjaannya, sehingga pekerjaan dianggap sebagai rutinitas yang membosankan.
The Relationship between the Quality of Nursing Work Life and the Quality of Care for Patients in Inpatients Ward at Regional Hospitals in Jember Regency Anisah Ardiana; Retno Purwandari; Mariatul Rochmawati Nuris Wahyuni
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2020): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.278 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i2.11894

Abstract

The quality of care can be influenced by the quality of nurses' work-life which describes the satisfaction of nurses at the workplace. Therefore, this study was aimed to analyze the relationship between the quality of nurses' work-life and the quality of care for patients in the inpatient ward at regional hospitals in Jember Regency. A cross-sectional approach used among 53 nurses as a total sampling and 53 clients in the inpatient ward were chosen by purposive sampling. Data collection was done by filling out questionnaires on the quality of nurses' work-life and the quality of care for clients. The findings showed that the quality of nurses' work-life was good (49%) and the quality of care was good (49%). The analysis result by using Chi-square showed that there was a relationship between the quality of nurses' work-life and quality of care (p value=0.009,a=0.05). Research has found that poor nursing care quality is caused by the low quality of work-life. Nurses who had a good quality of nursing work-life would give good quality of care and otherwise. Therefore, planning strategies to create comfort workplace with improving each dimension of the quality of nurses' work-life is important to improve the quality of care.
Co-Authors Afandi, Alfid Ahmat Robbi Tricahyono Alfid Tri Afandi Alvinda Apriliatul Jannah Amanda Putri Anugerah Angel, Birgita Angelina Paramitha Astuti Dos Santos Anisah Ardiana Anisah Ardiana Argiyanti, Ardelia Arifatunnahriyah, Octavia Azizah, Nuha Aliyah Nur Bagus Pria Utama Baiq Lily Handayani Budi Hartono Dani Setiawan Dani Setiawan Dewa Ayu Dwi Chandra Yadnya Sari Dian Indah Lestari Dodi Wijaya Dwifarin, Septa Dyah Ayu Riski Imani Efendy, Mohamad Asa'ad Effy Afifah Emi Wuri Wuryaningsih Endrian Kurniawan, Dicky Erna Dwi Putri Cahyani Fairuza Fajar Yumna Fajar Kharisma Fajar Nur Aufar Hanny Rasni Ika Mardiyah Bratajaya Ilhami, Ridlo Cahya Indah, Agnes Rosalia Intan Ayu Nur Aini Isbandono Hariyanto Khansa Salsabila Wahyu Widyan Utami Krisna Yetti Malawat Lantin Sulistiyorini, Lantin Ledya Anggriani Hariyanto Leseni, Ni Ketut M. Nur Khamid Mariatul Rochmawati Nuris Wahyuni Moh Taufiqurrahman Muhammad Nur Khamid Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Mulia Hakam Mulyana, Nonica Nabawi, Darodjadien Naofal Nafi', Ahmad Nafisatus Shofiyyah Ni Ketut Leseni Ningrum, Teysya Dwi Nugraha Yuwana Nuhita Siti Rohmin Nur Widayati Nurfika Asmaningrum Nurfika Asmaningrum Nurud Diniyah Nurul Izzah Regita Cahyani Pragita, Reza Riyady Puthro, Gede Darmawan Rakasiwi, Sabella Ratna Sari Hardiani Reza Riyady Pragita Reza Riyady Pragita Ridlo Cahya Ilhami Riska Umi Yatun Risma Dian Ayu Rodiyatul Fitriyah Rosyidi Muhammad Nur, Kholid Rr.Tutik Sri Hariyati Sasi, Nugroho Pamungkas Setyoningsih, Dies Rut Siti Kusnul Kotimah Siti Suhartini Sofyan Nurdiansyah Sukarno, Lidia Vania Tantut Susanto Umi Latifah Utama, Bagus Pria Utami, Khansa Salsabila Wahyu Widyan Wahyuni, Mariatul Rochmawati Nuris Wahyuni, Mariatul Rochmawati Nuris Wantiyah Wantiyah Yulia Kurniawati Yunita Selly Santoso Yuwana, Nugraha Za'im, Putra Pramadita Fachruz