Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Islamic Ethical Leadership and Employees’ Ethical Behavior: The Moderating Role of Ethical Sensitivity Emma Yulianti; Margono Setiawan; Surachman Surachman; Dodi Wirawan Irawanto
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 23 No. 3 (2020): December 2020 - March 2021
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v23i3.2421

Abstract

Previous literatures have described the influence of ethical leadership on employees’ outcomes. However, many researchers have not yet revealed the mechanism of this effect. Previous research has found that cultural and social factors influence leader-ship styles; therefore, studying ethical leadership styles in different cultural and social environments is important in order to uncover the effectiveness of ethical leadership styles. The purpose of this study was to examine how the mechanism of Islamic ethical leadership influences the behavior of professional nurses who work at the Islamic Hos-pital. There were 212 professional nurses used as the respondents in this study. The data were collected using questionnaires and processed quantitatively using Struc-tural Equation Model (SEM) - WarpPLS 5.0. The results showed that all the hypoth-eses proposed were accepted. Islamic ethical leadership is proven to have a significant influence on ethical behavior of nurses. Besides, ethical sensitivity is proven to have a significant positive effect on ethical behavior. This study also proves that ethical sensitivity moderates the influence of Islamic ethical leadership on nurses' ethical be-havior. It can be implied that ethical sensitivity is an important factor for developing employees’ ethical behavior in the workplace.
Pelatihan Tentang Cara Perbanyakan Anggrek Secara Vegetatif Melalui Setek dan Pemisahan Rumpun (Split) di Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya Dwi Zulfita; Surachman Surachman; Dermawati Sitorus; Wahyu Setiyadi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23234

Abstract

Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu desa yang keanekaragaman tanaman anggrek spesies yang cukup banyak hanya saja budidaya tanaman anggrek yang dilakuan di daerah tersebut masih merupakan tanaman selingan sebagai tanaman pekarangan setelah tanaman padi yang diusahakan oleh petan. Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu kelompok dasa wisma Mawar di desa Tembang Kacang adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilannya dengan sentuhan Iptek melalui cara perbanyakan tanaman anggrek secara vegetatif dengan metode pemisahan rumpun (Split) dan setek. Metode pelaksanaan program pelatihan ini meliputi orientasi, sosialisasi, diseminasi teknologi pelatihan dan pendampingan cara perbanyakan tanaman anggrek secara vegetatif dengan metode pemusahan rumpun (Split) dan dan setek. dan evaluasi kegiatan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama kegiatan untuk kemudian mencarikan solusi dalam pemecahannya. Perbanyakan tanaman anggrek dengan teknik perbanyakan vegetatif melalui setek dan pemisahan rumpun (Spliit) merupakan pengetahuan baru bagi ibu-ibu kelompok Dasa Wisma Mawar dan masyarakat desa Tebang Kacang. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan peserta kegiatan suka dan sangat suka terhadap tanaman yang telah dilakukan perbanyakan dengan setek dan pemisahan rumpun (split)  yang dihasilkan.