Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

TRADISI HAFLAH DI PONDOK PESANTREN AL ASY'ARIYAH WONOSOBO: INTEGRASI BUDAYA LOKAL DAN KEGIATAN KEISLAMAN Lia Amalia; Adi Prasetyo
JURNAL EKSPERIMENTAL : Media Ilmiah Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Haflah Khotmil Qur’an (HKQ) at Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Asy’ariyyah in Wonosobo embodies a religious custom blending Islamic principles, local traditions, and community care. This research describes the haflah's execution and uncovers its religious, social, and cultural significance. Adopting a descriptive qualitative method, data were gathered via observation, interviews, and documentation, with informants chosen through purposive and snowball sampling. Results indicate HKQ extends beyond celebrating students' Qur’an memorization achievements, acting as a platform for Islamic outreach and fostering ties between the pesantren and local society. Diverse events—including santri contests, napak tilas treks, grave visits, Hamalatul Qur’an, communal recitations, blood drives, and mass circumcisions—highlight the fusion of spiritual piety and social commitment. This practice is vital for upholding moderate Islam, bolstering students' faith identity, and preserving indigenous values against modernization pressures
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENANAMKAN NILAI MULTIKULTURAL PADA GENERASI Z Dea Artika Sanri; Lia Amalia; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6715

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang terus meningkat telah mengubah cara berkomunikasi, belajar, dan berinteraksi sosial, terutama pada Generasi Z. Generasi Z tumbuh di tengah era digital, sehingga mereka menggunakan media digital dengan intensitas yang tinggi, baik untuk mendapatkan informasi maupun membangun hubungan sosial. Di samping itu, kondisi masyarakat Indonesia yang beragam membutuhkan penguatan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan empati dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran literasi digital dalam membentuk nilai-nilai multikultural pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam membentuk sikap terbuka, toleran, dan kritis terhadap keberagaman. Namun, ada tantangan seperti ujaran kebencian, prasangka sosial, dan polarisasi identitas yang menghambat penguatan nilai multikultural di ruang digital. Karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat literasi digital yang didasarkan pada nilai-nilai multikultural.
THE EFFECTIVENESS OF USING CAMBRIDGE DICTIONARY WEBSITE AS A LEARNING MEDIUM IN IMPROVING STUDENTS’ PRONUNCIATION Bayu Firdaus; Aa Qonaatun; Lia Amalia
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 2 No. 3 (2024): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v2i3.50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas Situs Web Kamus Cambridge sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pelafalan siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental (non-equivalent design) yang melibatkan siswa kelas X di SMKN 3 Kota Serang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah "purposive sampling," dengan kelas X TKJ 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKJ 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen pra-tes dan pasca-tes digunakan untuk mengumpulkan data, yang dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 29.0.1.0 (171). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ada efektivitas dalam penggunaan Situs Web Kamus Cambridge untuk meningkatkan pelafalan siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan yang signifikan dalam hasil pra-tes dan pasca-tes kelas eksperimen berdasarkan kriteria prestasi siswa. Selain itu, uji sampel berpasangan, yang menunjukkan nilai-p dua sisi < 0,001. Hasil ini mengkonfirmasi penerimaan hipotesis alternatif (Ha), yang menunjukkan peningkatan yang signifikan di kelas eksperimen antara nilai rata-rata pra-tes dan pasca-tes. Sebaliknya, uji sampel independen untuk pra-uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,31, yang mengarah pada penerimaan hipotesis nol (H0), yang menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam nilai rata-rata pra-uji antara kelas eksperimen dan kontrol. Namun, hasil pasca-uji menunjukkan nilai signifikansi < 0,01, yang mendukung penerimaan hipotesis alternatif (Ha) dan menunjukkan perbedaan signifikan dalam nilai rata-rata pasca-uji antara kedua kelas.