p-Index From 2021 - 2026
7.974
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Journal Industrial Servicess Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal The Messenger Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Nyimak: Journal of Communication SOSIOHUMANIKA EDUCARE Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan SEIKO : Journal of Management & Business Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Manajemen Komunikasi DIALEKTIKA Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Economics and Digital Business Review Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ekonomi Efektif Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Jurnal Signal Berita Kedokteran Masyarakat Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK) Media Bina Ilmiah Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Journal of Accounting Research, Organization and Economics (JAROE) Eduvest - Journal of Universal Studies eProceedings of Management Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences CHANNEL: Jurnal Komunikasi Jurnal Abdimas Jurnal Sipakatau Proceeding of Community Service and Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Resepsi Penderita Diabetes Mengenai Penyampaian Informasi Gula Stevia Sebagai Pemanis Alami Pada Akun @Beeruindonesia Ramadhania, Avira Putri; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penderita diabetes di Indonesia mendorong pencarian alternatif pemanis yang lebih sehat, salahsatunya yaitu stevia. Meskipun memiliki manfaat kesehatan yang tinggi, tingkat penggunaan stevia masih rendahkarena kurangnya informasi yang tersebar secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi penderitadiabetes pada penyampaian informasi gula stevia sebagai pemanis alami melalui akun Instagram @beeruindonesia.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teori resepsi StuartHall. Informasi diperoleh melalui wawancara mendalam kepada lima informan penderita diabetes yang mengikutiakun @beeruindonesia dan memiliki pengalaman menggunakan stevia. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagianbesar informan berada pada posisi Dominant Hegemonic dan Negotiated Hegemonic yang artinya mereka cenderungmenerima dan menyetujui pesan yang disampaikan oleh akun tersebut atau menyesuaikan dengan pengalaman danpandangan dari masing-masing pribadi daripada menolaknya secara langsung. Akun @beeruindonesia dinilai efektifdalam memberikan edukasi kesehatan dan memengaruhi perilaku penderita diabetes dalam mengganti gula denganstevia. Penelitian ini menekankan pentingnya komunikasi kesehatan yang informatif, visual dan interaktif melaluimedia sosial dalam membentuk pemahaman dan keputusan masyarakat terhadap gaya hidup sehat.Kata Kunci: Diabetes, Stevia, Resepsi, Komunikasi Kesehatan, Media Sosial
KOMUNIKASI KELUARGA SAMBUNG UNTUK MENCIPTAKAN KETERIKATAN EMOSIONAL DALAMMENGATASI KONFLIK Puteri, Nadhira Rusliani Regina; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga sambung merupakan keluarga yang terbentuk dari pernikahan ulang, yang menghadirkan tantangankomunikasi dan konflik akibat perbedaan latar belakang dan ekspektasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisbagaimana komunikasi efektif diterapkan dalam pengelolaan konflik untuk menciptakan keterikatan emosionalantara anggota keluarga sambung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi, danpengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga keluarga sambung di Kota Bandung. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif, yang ditandai dengan keterbukaan, empati,dukungan, sikap positif, dan kesetaraan, berperan penting dalam meredam konflik serta membangun hubunganemosional yang sehat. Komunikasi yang terbuka dan saling memahami mampu menjembatani perbedaan sertamenciptakan suasana keluarga yang harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengelolaan konflikdalam keluarga sambung sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi antar anggota keluarga. Temuan inimemberikan kontribusi dalam pengembangan strategi komunikasi keluarga serta menjadi acuan praktis bagikeluarga sambung dalam membina keharmonisan dan membangun keterikatan emosional yang kuat.Kata Kunci: Keluarga Sambung, Komunikasi Interpersonal, Konflik Keluarga, Keterikatan Emosional, KomunikasiEfektif.
PENGARUH KONTEN TikTok @Tirtaaaaa TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN GENERASI Z Annand, Louis Vachstar; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, masyarakat membutuhkan informasi kesehatan karena berbagai alasan. Teknologi, terutama internet, telahmengubah cara orang menemukan informasi ini. Sekarang, sangat mudah untuk mendapatkan informasi ini secaraonline dan di media sosial. Salah satu akun TikTok bernama @Tirtaaaaa adalah tempat yang populer bagi anak mudauntuk mendapatkan informasi kesehatan. Tirta mengunggah video-video pendek di akun ini, yang dikenal sebagaitempat yang menyediakan informasi terkini. Penelitian ini ingin mengetahui seberapa besar konten TikTok@Tirtaaaaa membantu generasi Z mendapatkan informasi kesehatan yang mereka butuhkan. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti memilih 400 responden sebagai sampeldengan menggunakan teknik purposive sampling. Mereka menganalisis data menggunakan regresi linier sederhanadan uji T untuk menguji hipotesis. Penelitian ini didasarkan pada teori tentang bagaimana media sosial digunakan danbagaimana media sosial memenuhi kebutuhan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok dari@Tirtaaaaa mempengaruhi seberapa baik generasi Z mendapatkan informasi kesehatan sebesar 82,4%, dengankomunikasi dan konteks menjadi faktor terbesar. Sedangkan 17,6% lainnya dipengaruhi oleh hal-hal yang tidak ditelitidi sini.Media Sosial, Konten TikTok, Kebutuhan Informasi Kesehatan
Semiotika Video Musik “Eat Your Young” Oleh Hozier Dan Representasinya Pada Pola Komunikasi Keluarga (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure) Larasati, R. Putri; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh yang diajarkan oleh orang tua kepada anak akan sangat berpengaruh pada kehidupan sang anak. Di erasekarang, media mempunyai peran besar untuk bisa merepresentasikan apa yang sedang terjadi dalam kehidupan.Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai bagaimana komunikasi keluarga toksik direpresentasikan di media, salahsatunya adalah pada video musik “Eat Your Young” oleh Hozier. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis maknamakna penanda dan petanda dengan semiotika Ferdinand de Saussure yang ada di video musik “Eat Your Young”yang berkaitan dengan pola komunikasi keluarga serta menganalisis representasi pandangan pola komunikasi keluargadalam video musik “Eat Your Young”. Penelitian ini mengkaji semiotika dan menganalisa dengan teori polakomunikasi keluarga DeVito, sehingga metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiankualitatif. Sebagai subjek penelitiannya adalah video musik “Eat Your Young”. Sebagai objek penelitiannya adalahpotongan adegan video tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah makna petanda dan penanda yang merepresentasikanbagaimana komunikasi keluarga yang toksik memperburuk hubungan antara orang tua dan anak.Kata kunci: Pola Komunikasi Keluarga, Semiotika, Ferdinand de Saussure, Video Musik “Eat Your Young”,Komunikasi Nonverbal.
Determinan Perilaku Mencari Bantuan terhadap Risiko Kesehatan Mental yang Mengarah pada Bunuh Diri di Kalangan Generasi Z di Instagram Hadi, Ezra Aurelia Glenia; Destiwati, Rita
Jurnal The Messenger Vol. 17 No. 2 (2025): May-August
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v17i2.12049

Abstract

Purpose: This study investigated the influence of attitude (AT), subjective norms (SN), and perceived behavioral control (PBC) on help-seeking behavior using the Theory of Planned Behavior (TPB). The study also examined whether Instagram use affected the link between intention and seeking for help behavior. Instagram was chosen as the focus platform because its largest user demographic in Indonesia is Generation Z. This research addressed the urgent need to understand help-seeking patterns among Generation Z in the digital era.   Methods: A quantitative approach was applied using PLS-SEM. The sample consisted of 400 Generation Z with prior mental health concerns who actively utilized Instagram. The Slovin formula was applied to calculate the sample size at a 95% confidence level. An online questionnaire was utilized to gather the data and analyzed to assess the influence of the three TPB constructs on help-seeking intention and behavior, as well as the moderating effect of Instagram use.   Findings: AT, SN, and PBC collectively explained 87% of the variance in help-seeking behavior and 84.4% in intention. However, Instagram use did not significantly moderate the relationship between intention and behavior (p=0.321, >0.05).   Originality: This research addresses an important gap by examining how routine interaction with digital platforms may facilitate or inhibit the transition from intention to behavior. By applying the TPB framework within a socially and technologically relevant context, this study contributes both conceptually and practically to the understanding of youth mental health behavior.
Pola Komunikasi Virtual Grup Percakapan Komunitas Hamur “HAMURinspiring” Di Media Sosial Line Briliana, Cut Nadya Nanda; Destiwati, Rita
Manajemen Komunikasi Vol 3, No 1 (2018): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.517 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v3i1.12045

Abstract

Melalui perkembangan teknologi Internet, kini komunikasi tidak hanya terjadi secara tatap muka, namun juga bermedia komputer atau dikenal dengan istilah computer mediated communication (CMC). Perkembangan teknologi diikuti juga dengan perkembangan beragam platform media sosial yang banyak digunakan sebagai media komunikasi. Kemunculan media sosial tersebut banyak dimanfaatkan oleh komunitas sebagai sarana komunikasi dan interaksi, hal tersebut mendorong terbentuknya komunitas dalam ranah virtual seperti Komunitas HAMUR yang berada di Yogyakarta yang memanfaatkan grup percakapan pada media sosial Line sebagai media komunikasi komunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi virtual, aturan komunikasi dan proses komunikasi komunitas HAMUR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi virtual. Pengumpulan data dilakukan melalui tahap wawancara kepada 5 informan dan observasi terhadap grup percakapan komunitas yaitu “HAMURInspiring”. Hasil penelitian memperoleh bahwa adanya kesamaan identitas antar anggota komunitas HAMUR yaitu berasal dari keluarga broken home (keluarga tidak harmonis). Pada aturan komunikasi, komunitas HAMUR tidak memiliki aturan tertentu secara tertulis yang mengatur anggota dalam berkomunikasi. Pada proses komunikasi secara primer terdapat perbedaan bahasa antar anggota komunitas dalam berkomunikasi, pada proses komunikasi sekunder media Line dianggap membantu menghubungkan antar anggota komunitas yang terpisah jarak untuk berkomunikasi. Aspek-aspek tersebut berhubungan dengan pola komunikasi virtual yang terbentuk pada komunitas HAMUR, pola komunikasi dari komunitas HAMUR adalah pola komunikasi semua arah sehingga setiap anggota dapat bebas melakukan komunikasi dengan anggota lainnya.
The Role of Family Communication in Insecure Adolescents in the City of Bandung Dian Yohana Giovani Lumban Siantar; Rita Destiwati
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i12.1288

Abstract

The phenomenon of insecurity is an issue that is often faced by today's teenagers, characterized by feelings of dissatisfaction with themselves and fear of the surrounding environment. The purpose of this study is to find out the role of family communication in adolescents who experience insecurity in the city of Bandung. This research uses a qualitative approach (Kriyantono, 2012), which investigates social phenomena that occur in humans. The results of the study showed that there was a relationship between feelings of insecurity and decision-making in late adolescence. Adolescents who experience insecurity tend to be hesitant in making their own decisions and often seek validation from others. This study emphasizes the importance of the role of communication in the family, especially democratic communication patterns, which have been proven to help adolescents overcome feelings of insecurity. The three main dimensions that contribute to feelings of insecurity in adolescents are failure or rejection, social anxiety, and the drive for perfectionism. The experience of failure or rejection causes adolescents to feel inferior and incapable in various aspects, which if it happens constantly, can increase feelings of insecurity. It can be concluded that family communication with a good pattern can help adolescents who feel insecure.
OPTIMALISASI APLIKASI E-MARKETING DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DESA NGLINGGI, KABUPATEN KLATEN – JAWA TENGAH Rita Destiwati; Rifqi Abdul Aziz; Risma Zahra Hana; Michael Adriel Savero
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7181

Abstract

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memilih Desa Nglinggi sebagai percontohan Desa Damai Berbudaya. Percontohan desa ini memiliki tujuan untuk menjaga kerukunan dan bertoleransi diantara warga, walaupun setiap warga memiliki suku, ras, agama, dan kelompok. Selain itu, modal sosial dalam kehidupan bermasyarakat dengan penguatan nilai-nilai sosial budaya perdamaian melalui norma kearifan lokal, kesetaraan gender dan kelompok rentan sosial, pendidikan dan penguatan nilai-nilai sosial budaya perdamaian, dunia usaha termasuk dana untuk pekerjaan. Untuk mendorong masyarakat terus bisa berusaha, Pemerintah Desa Ngilinggi juga memiliki program untuk memajukan UMKM. Pekerjaan masyarakat Desa Nglinggi sebagian besar sebagai tani dan buruh bangunan. Ada 13 UMKM yang ada di Desa Ngilinggi, yang mana program UMKM ini didampingi oleh organisasi nirlaba dalam proses keberlanjutannya. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini agar pelaku UMKM tidak bingung dalam memasarkan produk-produk usahanya dan sekaligus mendukung program PEMDES menjadikan masyarakatnya lebih sejahtera. Para pelaku UMKM diberi pelatihan untuk bisa mengemas informasi dalam emarketing, fotografi produk, dan negosiasi bisnis virtual dengan tujuan terciptanya kemandirian dalam memanfaatkan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang menjadi kunci keberhasilan UMKM di era komunikasi digital. Penggunaan marketplace dengan beragam perusahaan startup di dalamnya harus semakin digalakkan oleh seluruh pelaku UMKM. Untuk bisa mengoptimalkan implementasi E-Marketing, perlu adanya program pendampingan dan evaluasi, sehingga para pelaku UMKM bisa terus eksis dan mampu bersaing dengan produk-produk UMKM lainnya.
Family Communication Patterns and Parental Burnout: A Qualitative Study of Indonesian Mothers of Preschool-Aged Children in Bandung Tasya Aulia Febriyanti; Rita Destiwati; Ilham Medal Junjunan
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/sipakatau.v3i4.831

Abstract

Parental burnout among mothers of preschool-aged children is a growing public health concern in Indonesia, exacerbated by entrenched gender norms and limited access to emotionally supportive family environments. This study examines how family communication patterns, specifically through the dimensions of conversation orientation and conformity orientation, influence the psychological resilience of first-time mothers experiencing moderate parental burnout. A descriptive qualitative design was employed within an interpretive paradigm. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation involving three primary informants (mothers, n=3), three supporting informants (family members, n=3), and one expert informant (clinical psychologist, n=1) in Bandung, Indonesia. The Family Communication Patterns Theory (FCPT) by Koerner and Fitzpatrick (2002) served as the analytical framework. Data were analysed using Miles and Huberman’s interactive model and validated through source triangulation and member checking. Open conversation orientation serves as the primary protective factor by providing space for emotional validation and preventing the suppression of feelings. Conversely, high conformity orientation characterised by rigid parenting standards tends to generate guilt and impede mothers’ access to emotional support. Non-judgmental, open family communication is the core protective mechanism against the escalation of moderate parental burnout. Strengthening spousal communication quality, increasing flexibility in family norms, and fostering emotionally validating family environments are recommended as strategic priorities for practitioners, community health workers, and policymakers supporting maternal mental health in Indonesia.
Measuring the message of Vaping’s Harm Exposure on Followers’ Attitudes and Intentions Jesslyn Sihotang; Amanda Bunga Gracia; Rita Destiwati
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 25, No. 1 June 2026
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v25i1.5690

Abstract

This study investigates the influence of exposure to vaping harm information, particularly through the TikTok account @geraldvincentt, on followers’ attitudes and their intention to not quit vaping. As e-cigarette use continues to rise among young adults, understanding how health messages on social media affect user behavior becomes increasingly important. Grounded in the Theory of Reasoned Action (TRA), this study explores whether exposure to negative health content can shape attitudes and reduce the intention to continue vaping. A quantitative approach was used, involving 400 respondents who follow @geraldvincentt. Data were collected using a Likert-scale questionnaire distributed via Google Form and analyzed through Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results reveal that exposure to vaping harm content significantly leads to more negative attitudes toward vaping and decreases the intention to continue its use. Furthermore, attitude mediates the relationship between information exposure and behavioral intention. The model demonstrates moderate explanatory power and predictive relevance. These findings suggest that while exposure to information alone may not immediately change behavior, shaping attitudes is a crucial step toward influencing behavioral intentions. This highlights the role of influencers like @geraldvincentt in strengthening public health messages through digital platforms.
Co-Authors Ade Amaliah Adrian Fadhullah Hamzah Aginta Rachmalia Putri Dinanti Agus Aprianti Ahmadi, Farhan Amaliah, Ade Amanda Bunga Gracia Ananta Indrabayu Andriani, Akillah Dwi Anggawiguna, Putu Gede Vani Anjasmika, Dewi Andjelina Annand, Louis Vachstar Arafah, Rizka Aulia Auryn, Resha Naswa Briliana, Cut Nadya Nanda Dakkil, Muhammad Pramudya Ad Devi Mulyanti Dewi, Audrey Cantika Dian Yohana Giovani Lumban Siantar Dudi Setiadi Farah Shalsabila Rahman Farhan Ahmadi Gusti Ayu Putu Widaratih Puty Pinangkani Hadi, Ezra Aurelia Glenia Hana, Risma Zahra Haris Annisari Indah Nur Rochimah Ilham Medal Junjunan Ismi’ Aida , Thea Kirana Ivajani, Ni Putu Ening Surya Jessica Juliawati Jesslyn Sihotang Junardi Harahap Junardi Harahap Kanaya Putri Athira Saleh Karima, Anisa Ahsania Kenny, Elizabeth Prisillia Khofifah Winanda Larasati, R. Putri Lucy Pujasari Supratman Mahesa Ramadhan Ruchiat Maulana Rezi Ramdhana Maylanny Meisy Triana Dewi Michael Adriel Savero Muchamad Ramdani Muhammad Ihsan Alifi Nada Luthfi Ryandini Nanda Priatna Nelam Vrita Thalia Nelam Vrita Thalia Nur Nazlizah Purwanti Puteri, Nadhira Rusliani Regina Putri Nur Octavianisya Putri, Tiara Amelia Putri, Yasmin Samayka Putri, Yeselyne Ananda Putu Gede Vani Anggawiguna Rahman, Farah Shalsabila Raissa Azaria Arief Ramadhania, Avira Putri Ramadhini, Ayla Daniyah Ratu Embun Permata Sarie Reni Nuraeni Rifqi Abdul Aziz Rifqi Abdul Aziz Risma Zahra Hana Riza Insan Nabila Rizka Aulia Arafah Sari, Anitta Shaila Shilfy Rahmi Devi Silvi Mayyandes Siti Syarah Putri Pratama Syefira Istian Salasatikhana Tasya Aulia Febriyanti Tita Melia Milyane Wafa, Uyun Wan Maryam Wan Ahmad Kamil Winanda, Khofifah Wismagian, Octavius Jonathan Noel Yeselyne Ananda Putri