Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

BIMBINGAN PEMBUATAN PUPUK DAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK MENDUKUNG PROGRAM BERTANAM SAYURAN ORGANIK DI DESA TRIYAGAN Daryanti Daryanti; Tyas Soemarah KD; Endang Suprapti; Agus Budiyono; R. Soelistijono; Teguh Supriyadi; Wiyono Wiyono
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.2695

Abstract

Sayuran organik masih sulit dijumpai di pasaran, kalaupun ada harganya mahal. Untuk mendukung keberhasilan usaha bertanam sayuran organik diperlukan pupuk dan pestisida organik. Berdasar hal tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat lanjutan untuk mendukung kegiatan bertanam sayuran organik di pekarangan rumah yang telah berjalan di Desa Triyagan. Kegiatan pengabdian berupa bimbingan pembuatan pupuk dan pestisida organik dengan memanfaatkan bahan-bahan yang banyak tersedia dan mudah didapat di lingkungan Desa Triyagan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada bulan Mei- Juli 2023. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu kader PKK dan KWT di Desa Triyagan. Dalam kegiatan ini pembuatan pupuk organik memanfaatkan limbah dapur dan halaman dengan metode komposter ember dan karung. Sedangkan pestisida organik dibuat dari bahan yang mudah didapat di dapur dan lingkungan (bawang putih, kunyit, lengkuas, daun sirsat, daun mimba, sereh, sirih). Kegiatan pengabdian telah terlaksana dan para peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU DI DESA NGADILUWIH DALAM BUDIDAYA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN KELUARGA Daryanti, Daryanti; KD, Tyas Soemarah; Suprapti, Endang; Budiyono, Agus; Soelistijono, R; Supriyadi, Teguh
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3801

Abstract

Toga (tanaman obat keluarga) merupakan tanaman berkhasiat obat yang ditanam di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan untuk mencegah dan mengatasi penyakit ringan. Toga yang dikelola dengan baik bisa bermanfaat pula untuk lingkungan, ekonomi dan budaya. Oleh karena itu penanaman dan pemanfaatan toga perlu terus digalakkan di masyarakat. Di Desa Ngadiluwih kegiatan bertanam toga sudah cukup lama tidak aktif, padahal lahan pekarangan warga masih memungkinkan untuk digunakan bertanam toga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memgaktifkan kembali kegiatan budidaya toga di Desa Ngadiluwih. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2024 dengan cara memberikan penyuluhan terlebih dahulu, selanjutnya praktek bertanam toga dan monitoring kegiatan. Dalam kegiatan praktek, bibit toga ditanam dengan media campuran tanah, pupuk kompos dan sekam, wadah tanam menggunakan polibag dan karung plastik. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu pengurus dan anggota PKK Desa Ngadiluwih berjumlah 30 orang. Kegiatan penyuluhan yang diselingi dialog interaktif dan kuis berhadiah tentang toga mampu memeriahkan suasana dan meningkatkan pemahaman ibu-ibu tentang toga. Ibu-ibu mampu melaksanakan kegiatan praktek bertanam toga dan merawat tanaman toga dengan baik dengan keberhasilan 70 % tanaman toga dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan ini bisa menjadi bekal ibu-ibu di Desa Ngadiluwih dalam bertanam toga dan memanfaatkan toga untuk mendukung kesehatan keluarga.
Community Service Eco-Pounding Brajan Village, Brajan District, Mojosongo District, Boyolali District Rahmana, Viola; Wanda Julisna; Dimar Prabawati; Soelistijono, R; Daryanti; Sari, Siti Mardhika; Aziez, Achmad Fatchul
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 2 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v2i2.3859

Abstract

Eco Pounding is a fabric dyeing technique that uses natural materials such as leaves, flowers, or branches to create fabric motifs. This technique is done by pounding natural materials onto the fabric using a hammer, so that the colours or motifs produced on the fabric match the original texture or shape of the natural materials used. Eco pounding is an eco-print technique that uses natural materials to create motifs on fabric, and this technique is very easy to do and uses materials that can be found around. Shibori Arashi dyeing technique is a fabric dyeing technique that utilises bonding and dyeing to determine the motif on the fabric. In this technique, the fabric is patterned using a pattern that has been made then crimped according to the pattern, then tied firmly using rope or rubber. After that, the fabric is dyed in a dye made from indigo leaves. Shibori Arashi dyeing usually produces striped motifs.
Study of Nitrogen and Phosporus Doses on The Growth and Yield of Rice Plant (Oryza sativa L.) Mekongga Variety Used Nur Falahi, Muhammad; Soelistijono, R; Wiyono; Priyadi, Sapto; Fatchul Aziez, Achmad
Journal of Rural and Urban Community Studies Vol 2 No 2 (2024): August
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tunas Pembangunan University, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jrucs.v2i2.3931

Abstract

The rice plant (Oryza sativa L.) is the main food commodity in Indonesia, but its production has not shown a significant increase. To increase rice productivity, especially in rainfed areas, it is necessary to optimize the use of nutrients such as nitrogen and phosphorus. Facing the challenges of low fertility and limited water availability, endophytic bacterial consortia can help increase nutrient availability and plant growth. The aim of this research was to determine the effect of nitrogen and phosphorus doses and their interactions on the growth and yield of the Mekongga rice variety in rainfed land where a consortium of endophytic bacteria was applied. The treatments carried out were designed as a factorial experiment in a Randomized Completely Block Design, namely the Nitrogen factor consisting of four dose levels: 0, 92, 184, 276 kg/ha and the Phosphorus factor consisting of four dose levels: 0, 72, 144, 216 kg/ha with three repetitions. The results showed that differences in nitrogen doses had a significant effect on the number of grains per panicle of rice plants, but did not have a significant effect on other growth and yield parameters of rice plants. Varying phosphorus doses and combinations of nitrogen and phosphorus doses did not have a significant effect on all growth and yield parameters of the Mekongga rice variety.
A Call to Action in Revolutionizing Student Mindsets: Empowering Environmental Consciousness Through Organic Farming Practices Citra Irawan, Norbertus; Muqqorobin, Bagus Mustika Ali; Kusuma, Havit Aryan; Pratama, Ilham Gusni; Supriyadi, Teguh; Soelistijono, R
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 3 No 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v3i1.4608

Abstract

This community service project was initiated in response to the growing concern about declining environmental awareness among high school students and the urgent need for sustainable practices. Given the limited study on effective interventions to foster environmental consciousness in this demographic, this study aimed to fill this gap by investigating the impact of a comprehensive organic farming program. The study employed a mixed-methods approach, combining quantitative surveys and qualitative interviews to assess changes in students’ knowledge, attitudes, and behaviors. Results indicated a significant increase in students’ understanding of organic farming principles, a positive shift in their attitudes towards sustainability, and a heightened sense of agency to implement sustainable practices daily. These findings highlight the potential of experiential learning and community engagement in promoting environmental stewardship among youth. Implications for educational policy, community development, and future study are discussed.
Application of Rhizoctonia mycorrhiza and without Rhizoctonia mycorrhiza in improving vegetative growth of Dendrobium nindii seedlings Soelistijono, R; Daryanti, Daryanti; Mardhikasari, Siti; Sari, Tyara Yunika; Rakhmawati, Dian
Jurnal AGRO Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/30844

Abstract

Dendrobium is a genus of orchid that has the most attraction among the public rather than other types, especially for orchid species such as Dendrobium nindii type. The obstacle in cultivating orchids species is the slow vegetative growth when compared to orchids resulting from crosses (hybrid orchids). This research aimed to determine the vegetative growth of D. nindii seedlings using Rhizoctonia sp. The research was conducted at the Greenhouse, Faculty of Agriculture, Tunas Pembangunan University from January to July 2023. The research used quantitative descriptive method consisting of one treatment with six replications and each replications contained ten plants. The factor was application of Rhizoctonia mycorrhiza and without application of Rhizoctonia mycorrhiza. The results showed that (1) the morphological characteristics of Rhizoctonia mycorrhiza were white colonies, with right-angled branches and two nuclei, (2) the application of mycorrhizal Rhizoctonia had a very significant effect on the vegetative growth of D. nindii as shown in the parameters of plant height, leaf length, number of leaves, root length, number of roots and fresh weight of seedlings, and (3) there was an association of Rhizoctonia mycorrhiza with the formation of the peloton structure.ABSTRAKDendrobium merupakan salah satu genus anggrek yang memiliki daya tarik paling banyak di masyarakat diantara jenis anggrek lainnya terutama untuk anggrek spesies seperti Dendrobium nindii. Kendala dalam budidaya anggrek spesies adalah pertumbuhan vegetatif yang lambat bila dibandingkan dengan anggrek hasil persilangan (anggrek hibrida). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan vegetatif bibit D. nindii dengan menggunakan Rhizoctonia sp. Penelitian dilakukan di Rumahkasa Fakultas Pertanian Unversitas Tunas Pembangunan dari Januari sampai Juli 2023. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan enam ulangan dan setiap ulangan terdiri enam tanaman. Faktor perlakuan adalah aplikasi Rhizoctonia mikoriza dan tanpa aplikasi Rhizoctonia mikoriza. Hasil penelitian menunjukkan (1) ciri morfologi Rhizoctonia mikoriza berupa koloni berwarna putih, dengan percabangan siku-siku dan berinti dua, (2) pemberian Rhizoctonia mikoriza berpengaruh sangat nyata pada pertumbuhan vegetatif D. nindii  yang ditunjukan pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah akar dan berat segar bibit, dan (3) terjadi asosiasi Rhizoctonia mikoriza dengan terbentuknya struktur peloton.