Heri Azwansyah
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PARKIR DI PASAR LOS SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH Tarida Ita; Siti Nurlaili Kadarini; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.59083

Abstract

Pasar Los Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah merupakan pasar yang sering dikunjungi masyarakat sekitar maupun masyarakat dari berbagai daerah, dengan banyaknya pengunjung yang berparkir kendaraannya di kawasan Pasar Los di jam– jam sibuk,  dan pada saat hari – hari libur kendaraan sering parkir menggunakan badan jalan sehingga mengganggu lalu lintas pada jalan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik durasi, akumulasi parkir dan mengetahui kebutuhan ruang parkir, metode yang digunakan adalah durasi parkir, akumulasi parkir, kapasitas parkir, indeks parkir dan kebutuhan parkir. Dengan diketahuinya kebutuhan petak parkir, petak parkir akan dibuat sesuai dengan kebutuhan parkir minimum kendaraan, kendaraan roda dua sebanyak 43 SRP , Pasar Los Jalan Jurusan Mempawah, 22 SRP untuk Jalan Ahmad Yani, 14 SRP petak parkir roda empat Jalan Jurusan Mempawah 14 SRP untuk Pasar Los Jalan Ahmad Yani 13 SRP  sudah mencukupi. Kata kunci :Parkir, Kebutuhan Parkir, Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.
PEMANFAATAN KARET ALAM SEBAGAI BAHANTAMBAH MATERIAL ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON (AC-WC) - Basir; Komala Erwan; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36520

Abstract

Untuk memperbaiki campuran agregat aspal, dapat pula dengan dimodifikasi sifat-sifat pisik aspal khususnya pada berat jenis, penetrasi dan titik lembeknya, dengan menggunakan bahan tambah ini  bisa mengurangi kepekaan aspal terhadap temperatur dan keelastisannya. Karet Alam adalah bahan tambah untuk campuran (AC-WC). Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan beberapa campuran aspal yang menggunakan variasi kadar karet (0%, 2%, 4%, 6%, dan 8%), dan masing masing kadar karet dibuat 15 benda uji untuk setiap kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7%. Dari hasil analisa kadar aspal normal didapat nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu 6,0%. Dan untuk kadar aspal karet 2% dan 4% didapat  nilai KAO sebesar 6,0%, untuk kadar aspal karet 6% didapat nilai KAO sebesar 6,45%, dan kadar aspal karet 8% didapat nilai KAO sebesar 6,5%. Dari data yang telah diteliti dapat di tarik kesimpulan bahwa aspal karet memiliki stabilitas yang lebih rendah dari aspal normal, dalam segi ekonomis juga lebih mahal dari aspal normal akan tetapi aspal karet memenuhi syarat dan spesifikasi yang telah ditentukan.Kata kunci: karet alam Laston (AC-WC), Spesifikasi Bina Marga 2010
EVALUASI GEOMETRIK JALAN SERIMBU-NGABANG KECAMATAN AIR BESAR(STUDI KASUS: STA 19+100 SAMPAI STA 20+000 KABUPATEN LANDAK) Bambang Irawan; Komala Erwan; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42801

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada ruas jalan Ngabang - Serimbu adalah Lebar jalan, jari-jari dan superelevasi. Hasil analisis kondisi eksisting Tikungan 1,2,3 dan 4 memiliki lebar jalan 5,2 m berdasarkan syarat menurut Direktorat Bina Marga direkomendasikan dengan lebar 6m. Superelevasi eksisting pada tikungan 1 yaitu 7,29%, tikungan 2 yaitu 5,99%, tikungan 3 yaitu 5,95% dan tikungan 4 yaitu 3,38%, melakukan perbaikan berdasarkan analisis dengan kecepatan rencana 50 km/jam didapat tikungan 1 yaitu 5,29%, tikungan 2 yaitu 6,36%, tikungan 3 yaitu 5,82% da tikungan 4 yaitu 6,88%. Jari jari pada tikungan 1,2,3 dan 4 adalah R1<R2 syarat menurut Direktorat Bina Marga, direkomendasikan jari jari R1 > R2. Berdasakan analisis alinyemen vertikal untuk tikungan 1 kelandaian eksisting tikungan 1 yaitu g1=7,8% dan g2=11,8% berdasarkan syarat Direktorat Bina Marga direkomendasikan kelandaian sebesar 9%. Lengkung vertikal 1 adalah cekung, lengkung vertikal 2 dan 3 adalah cembung. Rekomendasi perbaikan geometrik menggunakan kecepatan rencana 50 km/jam bertujuan untuk merencanakan tikungan yang landai membuat pengendara lebih aman dan nyaman saat melewati tikungan. Jenis tikungan dari pendekatan ketiga jenis tikungan FC, SCS dan SS untuk tikungan 1 , 2 ,3 dan 4 adalah jenis tikungan spiral-circle-spiral pemilihan jenis tikungan ini diambil dari nilai Ts ,Es serta total panjang lengkung terpendek dengan jenis tikungan yang lain.Kata Kunci : Kecepatan Rencana ( Vr ), Jari-jari ( RC ), Superelevasi ( e ), Alinyemen horisontal , Alinyemen vertikal.
EVALUASI KINERJA DERMAGA SENG HIE Bella Liberty; - Akhmadali; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42153

Abstract

Dermaga Seng Hie berada di wilayah Kota Pontianak, yang secara administrasi berada di Jalan Sultan Muhammad kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja Dermaga Seng Hie. Data yang digunakan dalam evaluasi kinerja Dermaga ini melalui data primer seperti melakukan pengamatan langsung dan melakukan wawancara terhadap pihak terkait. Adapun data sekunder yang diperoleh yaitu data fisik pelabuhan, data jumlah bongkar muat barang, data jumlah kapal yang bertambat, dan layout pelabuhan. Dari hasil evaluasi kinerja pelabuhan tersebut diperoleh kinerja arus kapal yang kurang baik berdasarkan standarisasi PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak. Untuk realisasi kinerja bongkar muat barang rata-rata 6,05 ton/jam. Sedangkan realisasi untuk kinerja berdasarkan pemanfaatan utilitas dan sarana penunjang bulan Desember 2019 diperoleh BTP 15,29 ton/m dan BOR 39,14%, maka Dermaga Seng Hie masih dapat menerima kapal yang lebih banyak untuk melakukan bongkar muat. Prediksi jumlah truk yang dibutuhkan yaitu 29 truk/hari, dimana hasil prediksi tersebut sudah sesuai dengan kondisi lapangan. Dari perhitungan proyeksi dalam 5 tahun kedepan arus kunjungan kapal dan arus kunjungan barang di Dermaga Seng Hie mengalami penurunan. Sehingga kinerja Dermaga Seng Hie untuk 5 tahun kedepan juga mengalami penurunan.Kata Kunci: evaluasi kinerja dermaga, Dermaga Seng Hie, Berth Troughput (BTP), Kinerja Bongkar Muat, Berth Occupancy Ratio (BOR