Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Keragaman Tipe Mitigasi Bencana pada Destinasi Wisata di Kecamatan Ngargoyoso Wahyu Widyaningrum; Istijabatul Aliyah; Tendra Istanabi
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i1.77445.69-83

Abstract

Bencana apabila tidak dikelola dengan baik akan berdampak negatif pada ekosistem dan kinerja/performa pariwisata. Selama 20 tahun terakhir, banyak pariwisata di Indonesia tercatat pernah terdampak oleh beberapa bencana berskala besar. Hal tersebut memunculkan kebutuhan untuk implementasi mitigasi bencana pada sektor pariwisata sebagai solusi untuk mengatasi bencana yang merupakan salah satu penyebab krisis kepariwisataan. Implementasi mitigasi bencana pada destinasi wisata juga dapat meningkatkan keberlanjutan dan ketahanan pada destinasi wisata serta menciptakan keselamatan wisatawan yang lebih optimal. Implementasi mitigasi bencana sangat beragam karena setiap wilayah, atau dalam konteks ini destinasi wisata, memiliki karakteristik wilayah masing-masing yang mempengaruhi implementasi mitigasi bencana yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaman tipe mitigasi bencana pada destinasi wisata di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deduktif dan induktif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan studi literatur yang kemudian diolah dengan teknik analisis deskriptif spasial, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis klasifikasi. Dari beragam data mitigasi bencana yang diterapkan pada destinasi wisata di lokasi studi, penelitian ini berhasil mengidentifikasi adanya delapan tipe mitigasi bencana pilihan. Secara lebih detail, delapan tipe mitigasi bencana pilihan tersebut memiliki perbedaan implementasi yang signifikan antara satu tipe dengan tipe lainnya pada destinasi wisata. Perbedaan implementasi setiap tipe mitigasi bencana pilihan tersebut dipengaruhi oleh karakteristik destinasi wisata yang terbentuk dari jenis wisata dan jenis ancaman bencana yang ada pada destinasi wisata. Melalui penelitian ini, delapan tipe mitigasi bencana pilihan tersebut apabila dikaji secara lebih mendalam bisa dikelompokkan berdasarkan tingkat kompleksitas implementasi mitigasi bencana dimana kompleksitas tersebut berakar dari perbedaan kombinasi jenis ancaman bencana yang dihadapi oleh masing-masing tipe.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar Rachma Wulan Dwi Yulianti; Istijabatul Aliyah; Ratri Werdiningtyas
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v8i1.94775.90-105

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang dinamis dalam menangkap berbagai kecenderungan perkembangan global. Saat ini, sektor pariwisata menunjukkan kecenderungan pergeseran dari pariwisata massal menuju pariwisata alternatif. Salah satu jenis pariwisata alternatif yang muncul adalah desa wisata. Pada tahun 2020, Kabupaten Karanganyar menetapkan 23 desa sebagai desa wisata. Dalam perkembangannya, desa-desa tersebut memiliki proses dan pencapaian yang berbeda-beda. Sebagian desa berkembang menjadi semakin baik, sebagian berubah secara dinamis, sebagian kurang berkembang atau bahkan mengalami stagnasi. Desa Wisata Sumberbulu merupakan salah satu desa wisata yang memiliki perkembangan paling baik berdasarkan data perkembangan klasifikasi desa wisata dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar selama tahun 2021-2023. Desa Wisata Sumberbulu terus berkembang semakin baik setiap tahunnya hingga berhasil meraih nilai tertinggi pada klasifikasi desa wisata maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi perkembangan Desa Wisata Sumberbulu hingga menjadi desa wisata maju. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method dengan teknik analisis content analysis untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan desa wisata Sumberbulu, serta analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis faktor yang paling mempengaruhi perkembangan desa wisata Sumberbulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Desa Wisata Sumberbulu dipengaruhi oleh faktor internal yang terdiri dari faktor potensi sumberdaya alam dan budaya, faktor aman dari risiko bencana alam, faktor kerja sama komunitas masyarakat dalam lingkup internal, faktor ketersediaan infrastruktur pariwisata dan faktor promosi dan pemasaran, dan juga faktor eksternal yang terdiri dari faktor kerja sama pentahelix, faktor minat wisatawan dan faktor aksesibilitas eksternal. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi perkembangan desa wisata Sumberbulu berdasarkan analisis adalah kerja sama komunitas masyarakat dalam lingkup internal, potensi sumberdaya alam dan budaya, serta kerja sama pentahelix.