Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

APLIKASI KONVERSI AKSARA LATIN KE AKSARA JAWA MENGGUNAKAN FINITE STATE AUTOMATA DENGAN VISUAL BASIC Candra Sulistya Aji; Eko Adi Sarwoko; Ragil Saputra
Journal of Informatics and Technology Vol 1, No 3 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Jurusan Ilmu Komputer / Informatika, FMIPA UNDIP, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.136 KB)

Abstract

Aksara Jawa merupakan warisan luhur nenek moyang yang perlu dilestarikan terlebih lagi pada era teknologi seperti ini diharapkan Aksara Jawa tetap lestari. Aplikasi Caraka dibuat sebagai sarana untuk memudahkan orang dalam belajar Aksara Jawa dengan lebih mudah dan praktis. Fungsi utama Aplikasi Caraka adalah untuk mengkonversi aksara latin ke Aksara Jawa. Metode Finite State Automata dapat menjadi solusi untuk proses konversi aksara latin ke Aksara Jawa. Metode Finite State Automata mempunyai fungsi recognition sehingga dapat mengenali karakter-karakter aksara latin sebagai masukan. Dalam kasus ini masukan aksara latin bertindak sebagai pita berupa deretan string yang nantinya akan dibaca oleh kepala pita (tape head). Pola suku kata bertindak sebagai Finite State Controler (FSC) yang mengatur jalannya kepala pita untuk proses pemisahan suku kata. Setelah pemisahan suku kata selesai dilakukan, suku kata tersebut akan dikonversikan ke Aksara Jawa sesuai dengan aturan penulisan Aksara Jawa. Fungsi lain dari Aplikasi Caraka adalah menyajikan jenis-jenis Aksara Jawa, menyajikan kumpulan padanan kata Bahasa Jawa, menampilkan tokoh-tokoh pewayangan, dan menyajikan tembang macapat. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Visual Basic yang terintegrasi dengan database Microsoft Access sebagai media penyimpan data-data mengenai padanan kata, pewayangan dan macapat.
INTEGRASI SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN SISTEM MONITORING PRESTASI AKADEMIK UNTUK PENGELOLAAN SEKOLAH (STUDI KASUS : MTS TAQWAL ILAH DAN YAYASAN TAQWAL ILAH SEMARANG) Panji Wisnu Wirawan; Ragil Saputra; Satriyo Adhy
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 23, No 40 (2016)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.127 KB)

Abstract

Sistem informasi akademik merupakan sarana untuk mengelola berbagai data akademik sekolah. Sistem informasi akademik dapat digunakan pula untuk evaluasi kerja guru maupun siswa. Namun demikian, keberadaan sistem informasi akademik yang telah ada tanpa sistem monitoring menjadikan evaluasi siswa tidak berjalan sebagaimana mestinya. Artikel ini membahas mengenai bagaimana mengintegrasikan sistem informasi akademik dengan sistem monitoring prestasi akademik siswa. Data yang akan dibagipakaikan pada sistem informasi akademik didefinisikan, kemudian lapisan web service dibangun pada sistem informasi akademik. Selanjutnya, dibuat sistem monitoring prestasi akademik berdasarkan service yang diberikan pada web service tersebut. Sebagai hasil, telah dibangun sistem monitoring prestasi akademik dengan memanfaatkan web service yang dibangun pada sistem informasi akademik. Kata kunci : sistem monitoring prestasi akademik, web service
Implementasi Server VoIP Berbasis SIP Pada LAN Nirkabel Mohammad Shoffa Al Arofat; Nurdin Bahtiar; Ragil Saputra
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 11 No. 1 (2013): March 2013
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2013.110101

Abstract

Voice over Internet Protocol (VoIP) merupakan teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui protokol internet. Dalam telekomunikasi, diperlukan teknologi pensinyalan yang berguna untuk membangun, mengawasi, dan melepas hubungan antara dua titik. Salah satu teknologi pensinyalan yang banyak digunakan untuk VoIP adalah Session Initiation Protocol, dengan implementasinya yang berupa perangkat lunak Open SIP Server. Selain pensinyalan, ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan dalam implementasi VoIP, yaitu Mean Opinion Score (MOS), network impairment, dan bandwidth. Pengujian dilakukan terhadap enam codec, yaitu G.722, PCMA, PCMU, Speex, GSM, dan BV16. Berdasarkan hasil analisis dapat diambil kesimpulan bahwa codec yang menggunakan bandwidth paling rendah adalah Speex (27,12 kbps); Rata-rata delay yang dihasilkan oleh sipdroid lebih baik daripada jitsi.