Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINAN KECURANGAN AKUNTANSI DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI Johan Arifin
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.517 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2020.v4.i2.4035

Abstract

Kecurangan bisa terjadi pada berbagai institusi, baik pada bisnis maupun publik sektor. Pada beberapa tahun terakhir ini, berbagai kasus seperti korupsi, penggelapan dana, dan mark-up anggaran telah ditemukan pada institusi pendidikan di Indonesia. Studi ini mengevaluasi apakah variabel-variabel potensial seperti moralitas individu, sistem pengendalian internal, dan informasi asimetri berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi pada institusi pendidikan. Populasi penelitian ini adalah semua perguruan tinggi yang terdapat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakartta (DIY), sebuah kota yang mendapat julukan ‘kota pelajar’ yang menjadi tolok ukur kualitas pendidikan di Indonesia. Analisis regresi menunjukkan bahwa moralitas individu dan sistem pengendalian internal berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan akuntansi, sedangkan informasi asimetri tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akuntansi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pengelola institusi pendidikan khususnya perguruan tinggi dalam memecahkan permasalahan kecurangan akuntansi, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Struktur Pembangun Lirik Lagu dalam Kumpulan “Badai Pasti Berlalu” Chrisye Johan Arifin
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 1 No 2 (2016): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.282 KB) | DOI: 10.33654/sti.v1i2.373

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan Analisis struktur lirik lagu dalam kumpulan “Badai Pasti Berlalu”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur lagu dalam kumpulan “Badai Pasti Berlalu . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan semiotika. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Teknik yang digunakan untuk menganalisis struktur lirik lagu-lagu Chrisye dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembacaan semiotik yaitu pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik (retroaktif). Berdasarkan analisis terhadap lirik lagu Chrisye ternyata lirik lagu tersebut dapat digolongkan sebagai puisi. Hal ini dikarenakan lirik lagu tersebut ditemukan unsur-unsur kebahasaan (intrinsik) yang mana unsur-unsur itu yang membangun nilai estetika dan kepuitisan dalam lirik lagu Chrisye. Dalam lirik lagu tersebut, penyair banyak memanfaatkan sarana-sarana kepuitisan tersebut yang sama seperti yang juga digunakan pada unsur-unsur pembangun dalam puisi terutama struktur fisik puisi. Adapun struktur yang terdapat pada penelitian ini antara lain meliputi bunyi, rima, pemajasan, dan citraan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penggunaan sarana kebahasaan dan kajian semiotika dalam lirik lagu dalam album “Badai Pasti Berlalu” Chrisye dapat diketahui makna yang ingin disampaikan oleh penyair. Dengan dipadukan dan dikombinasikan kedua pendekatan tersebut, maka makna yang terkandung dalam lirik lagu Chrisye semakin lengkap dan padu
Bentuk Tindak Tutur Persuasi Perawat dan Pasien di Puskesmas Banua Lawas Kabupaten Tabalong Johan Arifin; Lili Agustina
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2 No 2 (2017): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.967 KB) | DOI: 10.33654/sti.v2i2.402

Abstract

Pengungkapan tuturan dan tujuan dalam peristiwa berbahasa berbeda-beda. Dalam Puskesmas, tuturan antara perawat dan pasien untuk mengungkapkan maksud di balik tuturan dan memperlihatkan tindakan-tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan fungsi tindak tutur dalam tuturan perawat dan pasien di puskesmas Banua Lawas dan mendeskripsikan bentuk persuasi yang digunakan perawat dan pasien di puskesmas Banua Lawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah tuturan perawat dan pasien, tuturan antara perawat dan pasien di puskesmas Banua Lawas Kabupaten Tabalong, dan dokumen tertulis berupa transkip tuturan antartokoh dalam tuturan perawat dan pasien puskesmas Banua Lawas. Pengumpulan data tersebut diperoleh dengan menggunakan metode simak dan diikuti dengan teknik lanjutan: teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil penelitian ini adalah tuturan perawat dan pasien di puskesmas Banua Lawas Kabupaten Tabalong perawat menggunakan persuasi. Bentuk persuasi yang digunakan ialah rasionalisasi sebanyak 4 tuturan, identifikasi sebanyak tiga tuturan, sugesti sebanyak dua tuturan, konformitas sebanyak 4 tuturan, kompensasi sebanyak dua tuturan, penggantian sebanyak dua tuturan, dan proyeksi sebanyak satu tuturan
Faktor Penentu Alih Kode dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Tumbang Samba Katingan Tengah Kalteng Lili Agustina; Johan Arifin
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3 No 1 (2018): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.313 KB) | DOI: 10.33654/sti.v3i1.507

Abstract

Penelitian yang berjudul Faktor Penentu Alih Kode dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Tumbang Samba Katingan Tengah Kalteng bertujuan untuk melakukan analisis data faktor-faktor penentu yang mempengaruhi alih kode yang dilakukan antara penjual dan pembeli dengan mengaitkan kondisi ilmiah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Ada dua jenis data dalam penelitian ini yakni (1) tuturan yang berisi realisasi variasi bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi jual beli dan (2) berupa catatan deskriptif. Catatan deskriptif memberi gambaran tentang faktor penentu terjadinya alih kode yang terjadi antara penjual dan pembeli. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yakni pengamatan langsung, wawancara, teknik penyimakan yakni teknik simak bebas libat cakap, selain itu juga teknik rekam dan teknik catat di lapangan. Beragamnya bahasa yang digunakan dalam dalam proses transaksi jual beli di Pasar Banjar Kecamatan Katingan Kabupaten Katingan Kalteng ini sehingga menimbulkan terjadinya alih kode. Faktor penentu terjadinya alih kode dalam transaksi jual beli di Pasar Tumbang Samba Katingan Tengah Kalteng, yaitu (a) pembeli dan penjual sudah saling kenal, (b) menyesuaikan dengan bahasa pembeli, (c) agar mendapatkan harga murah, (d) adanya orang ketiga, (e) adanya pembeli lain, (f) pembeli terkejut dengan harga yang ditawarkan, (g) penjual ingin berpura-pura kepada pembeli, (h) perasaan jengkel penjual kepada pembeli, dan (i) penjual ingin menekankan
Aspek Kebahasaan dalam Antologi Puisi Hulu Sungai Tengah dalam Pantun dan Puisi Johan Arifin; Fajarika Ramadania; Riduan Saberan
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3 No 2 (2018): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.179 KB) | DOI: 10.33654/sti.v3i2.515

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan aspek kebahasaan yang ada dalam antologi puisi Hulu Sungai Tengah dalam Pantun dan Puisi terbitan Scripta Cendikia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan serta mendeskripsikan aspek kebahasaan yang terdapat dalam antologi puisi Hulu Sungai Tengah dalam Pantun dan Puisi terbitan Scripta. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologis dilaksanakan dengan metode deskriptif analisis dan menggali data yang ditempuh dengan menggunakan teknik observasi teks dan teknik dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif interpreatatif, yaitu peneliti memaparkan data secara keseluruhan terlebih dahulu, setelah data terkumpul dan terjaring peneliti menginterprestasikan untuk menganalisis data yang dilakukan melalui tahapan : (1) Pengorganisasian data,(2) interpretasi,(3) evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut Aspek kebahasaan yang meliputi: a) fonologis dominan dengan bunyi vokal a ,e, i, dan u, b) leksikal terdapat 321 kata yang dominan mengandung bunyi vokal a,e,i, dan u, juga banyak terdapat pengulangan kata, c) gramatikal, disusun secara linier dan tidak ada penyimpangan struktur
Nilai Budaya dalam Nyanyian Balian pada Upacara Perkawinan Adat Dayak Maratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Johan Arifin; Fajarika Ramadania
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4 No 1 (2019): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.275 KB) | DOI: 10.33654/sti.v4i1.976

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang nilai budaya dalam nyanyian balian pada upacara perkawinan adat Dayak Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) mendeskripsikan bahasa yang digunakan dalam nyanyian balian pada upacara perkawinan adat Dayak Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah; (2) mendeskripsikan sistem pengetahuan yang terdapat dalam nyanyian balian pada upacara perkawinan adat Dayak Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang lebih menekankan analisisnya pada proses penyimpulan deduktif dan induktif serta pada analisis terhadap dinamika hubungan antarfenomena yang diamati dengan menggunakan logika ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nyanyian balian dalam upacara perkawinan adat Dayak Meratus pada saat natas banyang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) observasi, (2) dokumentasi, (3) wawancara, dan (4) pencatatan. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil kesimpulan penelitian ini adalah (1) Bahasa yang digunakan dalam nyanyian balian adalah bahasa pangunraun (bahasa asli Dayak Meratus) dengan ciri khas: (a) Persamaan kata/sinonim (dalam bahasa Dayak Meratus pampadikan), (b) Menggunakan peribahasa, dan (c) Penggunaan kata “bintang dan nanyu”. (2) Sistem pengetahuan yang terdapat dalam nyanyian balian adalah pengetahuan tentang sifat-sifat dan tingkah laku manusia, yaitu sopan santun dalam pergaulan yang tercermin dalam sikap: (a) mengucapkan salam hormat dan (b) merendahkan diri
Kajian Psikologi Sastra Novel Dua Surga dalam Cintaku Karya Atho Al-Rahman Johan Arifin; Akhmad HB
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5 No 1 (2020): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.727 KB) | DOI: 10.33654/sti.v5i1.982

Abstract

Problematika kehidupan adalahhal yang belum dapat dipecahkan, yang menimbulkan permasalahan dalam hidup manusia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyebab konflik dalam novel Dua Surga dalam Cintaku karya Atho Al-Rahman Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode descriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik observasiteks dan Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah teknik deskriptif interpretatif. Dari hasil bahasan dalam penelitian, maka diperoleh kesimpulan sebagaiberikut: Penyebab Konflik dalam novel Dua Surga dalam Cintaku karya Atho Al-Rahman adalah (a) kecewa terhadap Abi yang tidak merestui antara hubungan Arham dan zilka, kecewa (b) nekat untuk menyatakan cintanya Arham dan mengajak Zilka untuk menkah terdapat (c) emosi ketika Erwin menyamar sebagai Harun palsu dan mempengaruhi keluarga Arham, terdapat (d) kesal karena Arham tidak mengetahui penyakit istrinya Husna dan mengakibatkan Husna meninggal
Fungsi Mantra Belian pada Masyarakat Dayak Meratus di Hulu Sungai Tengah Johan Arifin; Fajarika Ramadania
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4 No 2 (2019): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.046 KB) | DOI: 10.33654/sti.v4i2.989

Abstract

Dayak Meratus adalah istilah baru untuk menggantikan penyebutan Dayak Bukit bagi penduduk asli Kalimantan yang mendiami wilayah Pegunungan Meratus. Pegunungan ini membentang arah utara ke selatan, seolah membelah daratan Kalimantan Selatan menjadi dua sisi, barat dan timur. Suku Dayak tinggal di antara lembah-lembah pegunungan pada sisi barat dan timur. Pada sisi barat termasuk dalam wilayah Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Banjar. Sisi timur meliputi wilayah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu. Tulisan ini akan mengkaji tentang fungsi mantra upacara belian ditinjau dari antropologi sastra. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fungsimantra belian pada masyarakat Dayak Meratus di Hulu Sungai Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini adalah tentang Fungsimantra yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Fungsi pengobatan/belian adalah untukmenyembuhkan, menghilangkan, atau mengobati rasa sakit yang diderita seseorang baik anak-anak, orang dewasa, dan lanjut usia yang disebabkan oleh gangguan binatang, makhluk halus, orang gaib, bahkan ulah manusia itu sendiri
Analisis Pencitraan Kumpulan Puisi Semua Tetap Seperti Semula Karya Tarman Effendi Tarsyad Johan Arifin; Rahidatul Laila Agustina
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5 No 2 (2020): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.683 KB) | DOI: 10.33654/sti.v5i2.1122

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan kajian stilistika sastra berupa majas dan citraan dalam kumpulan puisi Semua Tetap Seperti Semula karya Tarman Effendi Tarsyad. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pencitraan dalam kumpulan puisi Semua Tetap Seperti Semula karya Tarman Effendi Tarsyad, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan stilistika dan jenis penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah 10 judul puisi di dalam buku kumpulan puisi Semua TetapSeperti Semula karya Tarman Effendi Tarsyad. Metode pengumpulan data yangdigunakan adalah metode baca dan catat, dan teknik analisis data adalah analisis interaktif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan hasil dari penelitian ini secara garis besar, Pemanfaatan citraan dalam kumpulan puisi tersebut adalah a) citra penglihatan, b) citra pendengaran, c) citra perabaan, dan d) citra gerak.
PENYIASATAN STRUKTUR BENTUK REPETISI DAN GAYA PENGONTRASAN DALAM ANTOLOGI PUISI YOGYA DALAM NAFASKU johan Arifin
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 1 (2021): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.845 KB) | DOI: 10.33654/sti.v6i1.1280

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang penyiasatan struktur dalam antologi puisi “Yogya dalam Nafasku”. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan bentuk permasalahan pada gaya repetisi atau pengulangan kata dalam antologi puisi Yogya dalam nafasku (2) Bentuk permasalahan pada gaya pengontrasan atau pertentangan bentuk gaya dalam antologi puisi Yogya dalam nafasku. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan stilistika. Peneliti memilih pendekatan stilistika penyiasatan struktur merupakan variabel dari penelitian ini. Adapun penerapan pendekatan stalistika dalam penelitian ini adalah mengakaji dan mendeskripsikan penyiasatan struktur yang berkaitan dengan antologi puisi yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah antologi puisi “Yogya dalam Nafasku”. yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian dan Pendidikan pada tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah mengunakan teknik pustaka, baca, dan teknik catat. Serta teknik analisis data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif interpretatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: peneliti menemukan bentuk gaya bahasa dalam penyiasatan struktur Antologi Puisi “Yogya dalam Nafasku”. Data yang ditemukan dalam sumber bentuk gaya bahasa berjumlah 8, yaitu (1) repetisi, (2) paralelisme, (3) anafora, (4) polisindeton, (5) asindeton, (6) hiperbola, (7) litotes, (8) paradoks, (9) ironi, dan (10) anafora. Dari data keseluruhan bentuk gaya bahasa dalam penyiasatan struktur antologi puisi “Yogya dalam Nafasku” yang paling banyak ditemukan adalah bentuk gaya bahasa Ironi dan sarkasme.