Palupiningdyah Palupiningdyah
Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Semarang

Published : 61 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI ADMINISTRASI PERKANTORAN MAPEL ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN DI SMK N 1 SLAWI Permatasari, Elisa; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Economic Education Analysis Journal Vol 4 No 3 (2015): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Administrasi Perkantoran yang berjumlah 126 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 95 siswa. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini yaitu keterampilan mengajar guru, lingkungan sekolah dan minat belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari analisis regresi linier berganda pada penelitian ini menunjukkan bahwa Y = 2,574 + 0,333X1 + 0,513 + e. Ada pengaruh secara simultan sebesar 37,1%, serta pengaruh secara parsial keterampilan mengajar guru sebesar 27,2% dan lingkungan sekolah sebesar 5,5%.This purpose of this study was to determine whether there is influence teacher’s teaching skill and school environment to student interest simultaneously or partially. The population in this research is student of office administration in SMK N 1 Slawi. The variables in this research are teacher’s teaching skill, school environment, and interest students. The data was collected using questioner and documentations. The data analysis technique used in this research was descriptive analysis and multiple regression analysis. The result of the multiple regression analysis is Y = 2,574 + 0,333 + 0,513 + e. There is a simultaneous influence as much as 37,1% along with partially the influences of teacher’s teaching skill as much as 27,2% and school environment as much as 5,5%.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU, LINGKUNGAN KELUARGA, DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS X ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK PANGUDI LUHUR TARCISIUS 1 SEMARANG Wahyuni, Kristin; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 1 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi belajar mengajar yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang baik. Berdasarkan observasi awal ditemukan bahwa guru telah memenuhi kompetensi profesional guru, lingkungan keluarga yang mendukung, serta fasilitas belajar yang memadahi untuk belajar. Akan tetapi ditemui bahwa masih rendahnya minat belajar siswa kelas X Administrasi Perkantoran.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi profesional guru, lingkungan keluarga, dan fasilitas belajar terhadap minat belajar siswa secara simultan maupun parsial. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan Administrasi Perkantoran SMK Pangudi Luhur Tarcisius 1 Semarang berjumlah 99 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis linear berganda diperoleh persamaan: Y = 1,770 + 0,211X1 + 0,275X2 + 0,440X3.. Secara simultan (R2) kompetensi profesional guru, lingkungan keluarga, dan fasilitas belajar berpengaruh terhadap minat belajar siswa sebesar 44,8% dan sisanya 55,2% dipengaruhi oleh sebab lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. An effective teaching and learning condition is when students have interest and attention in learning to reach the teaching and learning purposes well. Based on the early observation, it was found that teachers had fulfilled their professional competences, supportive family environment, and well-equipped learning facilities to study. However, it was found the tenth grader students of Office Administration Department still had low learning interest. The purposes of this study are to know the influence of teacher professional competences, family environment, and learning facilities towards the students’ learning interest simulaneously and partially. The population and sample of this study were 99 tenth grader students of Office Administration Department in SMK Pangudi Luhur Tarcisius 1 Semarang. The methods of collecting data used interview, questionnaire, and documentation. The data analysis used descriptive analysis of percentage and multiple regression analysis. The result of the study showed that the multiple regression analysis obtained the equation of: Y= 1,770 + 0,211X1 + 0,275X2 + 0,440X3. Simultaneously (R2) the teachers’ professional competences, family environment, and learning facilities gave the influence of 44,8% towards the students’ learning interest and the rest of the data which was 55,2%, it was infuenced by other factors which were not studied in this research.
PENGARUH PERANAN GURU, FASILITAS PERPUSTAKAAN, DAN PELAYANAN PUSTAKAWAN TERHADAP MINAT MEMBACA DI PERPUSTAKAAN Prastia, Ekasari; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Economic Education Analysis Journal Vol 5 No 2 (2016): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat membaca dapat mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang-bidang studi tertentu seperti halnya membaca. Permasalahan dalam penelitian ini diketahui bahwa cukup rendahnya minat membaca di perpustakaan bagi siswa SMK Negeri 1 Salatiga. Hal ini dilihat dari jumlah pengunjung, peminjam buku dan daftar pembaca di perpustakaan SMK Negeri 1 Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh peranan guru, fasilitas perpustakaan dan pelayanan pustakawan terhadap minat membaca di perpustakaan bagi siswa kelas XI SMK Negeri 1 Salatiga. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan angket. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis deskriptif. Uji keberartian persamaan regresi dilihat dari uji F hitung = 47,074 dengan probabilitas sebesar 0,000 < 0,05 sehingga diperoleh hasil analisis regresi linier berganda dengan persamaan Y= 10,165+ 0,533X1 + 0,079X2 + 0,053X3+ e. Besarnya pengaruh secara simultan antara pengaruh peranan guru, fasilitas perpustakaan, dan pelayanan pustakawan terhadap minat membaca sebesar 64.4%. Pengaruh secara parsial variabel peranan guru terhadap minat membaca yaitu 83%, fasilitas perpustakaan yaitu 80%, sedangkan pelayanan pustakawan yaitu 66%. Interest as understood and used by people during this time may affect the quality of student achievement in specific areas of study as well as reading . The problem in this research note that the relatively low interest in reading in the library for students of SMK Negeri 1 Salatiga. It is seen from the number of visitors , the borrower's books and readers in the library list SMK Negeri 1 Salatiga. This study aims to know is there any influence of the role of teachers , library facilities and services librarians to interest in reading in the library for students of classes XI SMK Negeri 1 Salatiga .This study includes quantitative research. Methods of data collection using the questionnaire. Methods of data analysis using descriptive percentages and multiple linear regression .The significance of the test equation as calculated from the F test was 188.745 with probability was 0.000 < 0.05, while the results of multiple linear regression analysis with the equation Y = 10,165 + 0,533X1 + 0,079X2 + 0,053X3. The amount of influence simultaneously between the role of teacher, library facilities and services of the librarians in the library's reading interests SMK Negeri 1 Salatiga 64.4%. The simultaneous influence of the role of teacher was ar 83%, library facilitieswas ar 80% and librarian gives was 66% the student interest.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi dan Keterlibatan Kerja pada Organizational Citizenship Behavior Utami, Rizky Marisa; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 5 No 4 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v5i4.5569

Abstract

This study aims to determine the effect of job satisfaction, organizational culture, and job involvement on organizational citizenship behavior on the employees of PT Mazuvo Indo Semarang. The population in this study was all employees of PT Mazuvo Indo Semarang amounting to 51 respondents. The sampling technique in this study using the technique of non-probability sampling with this type of sampling saturated, namely the determination of the sample if all members of the population used as a sample. The analysis method used in the study are instruments test (validity and reliability test), the classical assumption test, multiple regression analysis and hypothesis testing through partial test and simultaneous test with SPSS for Windows vertion 21. Data were collected by using interviews, questionnaires and literature study. The results from this study showed that the partial job satisfaction positive influence on OCB. There is a positive influence organizational culture on OCB and there is a positive influence job involvement on OCB. The conclusions of this study are job satisfaction, organizational culture, and job involvement influence on OCB.
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan dengan Turnover Intention sebagai Variabel Intervening Susanti, Susanti; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v5i1.5589

Abstract

The purpose ofthis study is to know the influence of job satisfaction, organizational commitment, and turnover intention on employees’ performance directly and indirectly that is mediated by turnover intention. The population in this study is the Custom employees of PT Milan Indonesia numbering to 444 employees. The samples that are used in this study are 82 employees using formula of Slovin.The method of data collection is by quesionares measured with likert scale.Data analysis using percentage descriptive, partial multiple regression analysis and path analysis using SPSS for Windows version 16. Based on the result hypothesis test, then the conclusion are job satisfaction and organizational commitment gives negatif effect and significant on turnover intention. Job satisfaction and organizational commitment gives positif effect and significant on employee performance and turnover intention gives negatif effect and significant on employee performance. Turnover intention has mediate the relationship between job satisfaction and organizational commitment on employee performance.
Pengaruh Servant Leadership terhadap Kinerja Karyawan dengan Burnout sebagai Variabel Intervening Aji, Muhammad; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 5 No 3 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v5i3.9754

Abstract

Human resource issues becomes the significant challenge for the company management. A new approach in leadership could simultaneously increase the employee's personal growth and repair the quality and services. An effort to achieve that condition at the workplace is necessary to be applied by a leadership model known as servant leadership. This study aims to investigate the influence of self-leadership to the employee performance with bornout as the intervening variable on the employees of PT. Inti Roda Makmur Persada Tbk Tangerang. The population of this study is all the employees of PT. Inti Roda Makmur Persada Tbk Tangerang. Sampling technique using proportionate random sampling, there are 64 respondents. The methods of collecting the data are observation, questionnaires and literature. Data analysis using linear regression and line analysis. The result showed that t value is proved that servant leadership contributes positive and significant impact on the burnout. The second research results obtained proven that servant leadership gives positive influence and significant impact on the performance directly. The third result showed that burnout give negative effect And significant on the performance directly. And the next result showed that servant leadership to performance by burnout give negative affect and significant.
Pengaruh Person-Organization Fit dan Motivasi Kerja pada Komitmen Organisasional dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Purnamasari, Rizqa; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 6 No 1 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v6i1.12726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh person-organization fit, motivasi kerja dan kepuasan kerja pada komitmen organisasional secara langsung dan tidak langsung yang dimediasi kepuasan kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi dan HR di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul yang berjumlah 2026 karyawan, dan sampel sebanyak 95 karyawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dengan jenis Proportional Random Sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu uji instrument (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, analisis regresi dan pengujian hipotesis melalui uji parsial dan uji path analysis menggunakan SPSS for Windows versi 21. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, kuesioner dan studi kepustakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial person-organization fit berpengaruh positif dan signifikan pada komitmen organisasional. Selain itu, hasil menunjukan bahwa kepuasan kerja terbukti menjadi variable mediasi. Simpulan penelitian ini yaitu person-organization fit dan motivasi kerja dapat meningkatkan komitmen organisasional dan variabel kepuasan kerja mampu memediasi hubungan person-organization fit dan motivasi kerja terhadap komitmen organisasional.
Pengaruh Leader Member Exchange, Occupational Stress pada Affective Commitment melalui Job Satisfaction Fitriani, Noor Indah; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v6i2.16844

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh leader member exchange, occupational stress, job satisfaction, affective commitment pada karyawan Jawa Pos Radar Semarang. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan jumlah 75 responden. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan path analysis dengan program SPSS for Windows versi 23.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LMX dan occupational stress memiliki pengaruh terhadap job satisfaction dan job satisfaction memiliki pengaruh terhadap affective commitment. Job satisfaction berhasil memediasi hubungan antara LMX terhadap affective commitment dengan nilai total pengaruh tidak langsung > pengaruh sebesar 0,136 > 0,003, dan juga berhasil memediasi hubungan antara occupational stress terhadap affective commitment dengan nilai total pengaruh tidak langsung < pengaruh sebesar -0,068 > -0,164. Kesimpulan dari penelitian ini adalah LMX dan occupational stress memiliki pengaruh terhadap job satisfaction yang pada akhirnya akan meningkatkan affective commitment. Saran pada penelitian ini sebaiknya perusahaan memberikan tugas atau tuntutan pekerjaan sesuai dengan kemampuan karyawan agar karyawan tidak merasakan kekhawatiran dan tertekan, sehingga karyawan dapat maksimal dalam menyelesaikan tugasnya serta berusaha setia dan tidak akan meninggalkan perusahaan.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional pada Kesejahteraan Psikologis dengan Kepuasan Kerja dan Kepercayaan Diri sebagai Variabel Mediasi Saputro, Fandi Aji; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v6i3.17839

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis melalui kepuasan kerja dan kepercayaan diri sebagai variabel mediasi. Populasi dari penelitian ini adalah semua karyawan teknik tetap PT Perkebunan Nusantara IX unit kebun Getas, Salatiga yaitu sebesar 82 orang. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuesioner, studi kepustakaan, dan observasi. Berdasarkan hasil analisis jalur (path analysis) diperoleh pengaruh langsung kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 0.268, sedangkan pengaruh tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis melalui kepuasan kerja sebesar 0.304. Kemudian pengaruh tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis melalui kepercayaan diri sebesar 0.336. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis melalui kepuasan kerja lebih besar dibanding pengaruh langsung yaitu 0.304>0.268. Kemudian, pengaruh tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis melalui kepercayaan diri lebih besar dibanding pengaruh langsung yaitu 0.336>0.268. Saran dari hasil penelitian ini yaitu perusahaan diharapkan dapat memberikan tambahan bonus atau gaji insentif agar meningkatkan kepuasan kerja dan atasan lebih memotivasi bawahannya agar kepercayaan diri karyawan meningkat. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas objek penelitian pada penelitian ini.
Pengaruh Work-Life Balance dan Job Involvement pada In-Role Performance dengan Affective Commitment sebagai Variabel Mediasi Romahdona, Jimmi Rizki; Palupiningdyah, Palupiningdyah
Management Analysis Journal Vol 7 No 1 (2018): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v7i1.18102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance dan job involvement pada in-role performance yang dimediasi oleh affective commitment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perempuan bagian Cantel dan Gunting PT Interwork Indonesia yang berjumlah 452 karyawan. Sampel penelitian ini sebanyak 82 karyawan diperoleh dari menggunakan rumus slovin dengan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala likert. Analisis data menggunakan uji parsial dan analisis jalur dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukan work-life balance tidak berpengaruh signifikan pada in-role performance. Hasil juga menjunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara job involvement pada in-role pefrormance. Sedangkan untuk pengaruh work-life balance pada affective commitment dan job involvemnet pada affective commitment berpengaruh signifikan. Selain itu, affective commitment terbukti memediasi penuh hubungan antara work-life balance pada in-role performance dan hubungan antara job involvement pada in-role performance.