Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA SISWA KELAS 5 SDN PURWOREJO Sari, Surya Puspita; Widodo, A Tri; Wibawanto, Hari
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 2 No 2 (2013): November 2013
Publisher : unnes press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal pada mata pelajaran IPA kelas V di SD N Purworejo kegiatan belajar mengajar masih berpusat pada guru, hasil belajar kurang, guru belum memanfaatkan media yang berbasis komputer. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan meliputi: tahap pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Hasil penelitian pada tahap pengembangan desain perangkat pembelajaran yang dikembangkan peneliti meliputi silabus, RPP, materi, MPI, alat evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi soal tes kreativitas, tes hasil belajar dan lembar validasi perangkat. Validasi terhadap perangkat pembelajaran oleh ahli didapat hasil penilaian rata-rata valid, tahap ujicoba terbatas dan tahap ujicoba lebih luas menunjukkan perangkat pembelajaran valid. Pada tahap evaluasi uji ketuntasan diperoleh kesimpulan kedua kelompok mencapai KKM 71%, uji banding menunjukkan hasil pretes kreativitas dan tes hasil belajar kelompok kontrol dan eksperimen tidak berbeda secara signifikan. Posttes hasil belajar diperoleh nilai thitung (4,94)>ttabel (2,33) berarti ada perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Hasil postes kreativitas kedua kelompok terdapat perbedaan yang signifikan dengan thitung(8,53)>ttabel(2,33). Uji peningkatan kreativitas diperoleh thitung(12,01) > ttabel(1,69) yang berarti terjadi peningkatan kreativitas pada kelompok eksperimen. Hasil uji regresi terdapat pengaruh antara kreativitas terhadap hasil belajar siswa sebesar 83,6%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan produk yang dikembangkan valid dan efektif. Based on observations teaching science in the Purworejo’s elementary teaching-learning proccess is teacher-centered, teachers not take advantage of computer-based media. Measures of research and development include: the preliminary stage, the stage of development and evaluation stages. Results of research on the design development stage researchers developed learning tools include syllabi, lesson plans, materials, MPI, evaluation tools. Research instruments used include creativity test questions, test results of validation study and sheets. Validation of the learning device by expert assessments obtained an average valid, limited testing phase and the testing phase showed greater learning device valid. At this stage of mastery test evaluation concluded criteria both groups reached 71%, the results of pre-test comparisons showed creativity and achievement test control and experimental groups did not differ significantly. Posttes learning outcomes obtained tvalue(4.94)>ttable(2.33) means that there is a significant difference between the results of the experimental and control class learning. Posttest results of creativity both groups there are significant differences with t(8.53)>ttable(2,33). Creativity enhancement obtained ttest(12,01)>ttable(1.69) which means an increase in creativity in the experimental group. Regression results are the effect of creativity on learning outcomes of students at 83.6%. Based on the results obtained valid conclusions products developed and effective.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN UNJUK KERJA PRAKTIK PERAWATAN KULIT WAJAH BERBASIS KOMPETENSI DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Astuti, Widya Puji; Wibawanto, Hari; Khumaedi, Muhammad
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : unnes press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan belum adanya instrumen penilaian perawatan kulit wajah yang baku, belum diuji validitas dan reliabilitas. Instrumen penilaian praktik yang digunakan oleh dosen pengampu mata kuliah perawatan kulit wajah masih bersifat holistic/menyeluruh atau belum terstruktur. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen. Uji validitas isi menggunakan rata-rata hasil penilaian dan perhitungan reliabilitas para ahli menggunakan anova satu jalur. Untuk mengetahui hasil validitas konstruk dan reliabilitas secara empirik yaitu menggunakan analisis faktor pendekatan exploratory dan alpha (α) cronbach.            Hasil validitas isi pengembangan instrumen penilaian unjuk kerja praktik perawatan kulit wajah menurut para ahli masuk pada kategori sangat baik dan hasil perhitungan reliabilitas menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara ke-lima ahli dalam menilai isi instrumen. Pengujian reliabilitas pada koefisien Alpha Cronbach pada uji coba 2 memiliki tingkat reliabilitas yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian berupa instrumen penilaian yang valid dan reliabel maka disarankan kepada seluruh dosen pengampu pada Prodi Pendidikan Tata Rias untuk dapat menggunakan instrumen penilaian unjuk kerja praktik perawatan kulit wajah This research is motivated by the fact the lack of standardized assessment instruments of facial skin care, has not been tested for validity and reliability. Practice assessment instruments used by lecturers in facial skin care subjects was still holistic/comprehensive or not structured. This research was the development of the instrument. The results of construct validity and empirical reliability which use exploratory factor analysis and alpha (α) cronbach. Results of the content validity of the development of performance assessment instrument of facial skin care practice according to experts belong to the category of very good and the reliability of calculation results showed that there were no significant differences between the five experts in assessing the content of the instrument. Based on these data, it can be concluded that the indicator of instrument performance assessment of facial skin care practices declared invalid. The reliability testing on the Alpha Cronbach coefficient trial 2 had a higher level of reliability. Based on the results of research in the form of assessment instruments which are valid and reliable it is recommended to all lecturers on Makeup Education Programme to be able to use an assessment instrument performance practice of facial skin care.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF (MPI) UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT BERWIRAUSAHA PADA WARGA SOS DESA TARUNA SEMARANG Sinta, Ika Umaya; Haryono, Haryono; Wibawanto, Hari
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 2 No 2 (2013): November 2013
Publisher : unnes press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran inkuiri berbantuan media pembelajaran interaktif (MPI) untuk mengembangkan minat berwirausaha pada warga Sos Desa Taruna Semarang yang valid dan efektif. Teknik pengambilan data menggunakan lembar validasi, lembar observasi minat, skala minat, lembar penilaian produk, pretes dan postes. Hasil penelitian menunjukkan skor validitas silabus 96,59%, RPP 94,32%, materi 96,09%, tes 95,83%, pedoman observasi 96,87%, skala minat 95,83%, Media Pembelajaran Interaktif (MPI) 93,75% dan lembar penilaian produk roti 97,22%, sehingga perangkat pembelajaran dinyatakan valid oleh ahli. Pembelajaran terbukti mengembangkan minat berwirausaha ditunjukkan oleh: (1) Hasil tes nilai Sig. (2-tailed)= 0,000, Artinya ada perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan, sebabNilai sig <0,05 (2) Hasil Skala minat Sig. (2-tailed)= 0,000, Artinya ada perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan, sebab sig <0,05. Nilai Sig. < 0,05, maka H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat perbedaan rata-rata pengembangan minat setelah pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media pembelajaran interaktif(MPI) untuk warga Sos Desa Taruna Semarang.This study aims to develop a model of inquiry learning assisted by Interactive Multimedia to develop interest in entrepreneurship in Sos’ residents, Taruna Village, Semarang, validly and effectively. Data capture techniques used validation, interest scale, observation sheets, assessment sheet products, pretest and posttest. The results showed that the validity of the syllabus score 96.59 %, lesson plan (RPP) 94.32 %, material 96.09 %, test 95.83 %, observation 96.87 %, interest scale 95.83 %, Learning Media Interactive (MPI) 93,75 % and scoring sheets bakery products 97.22 %, is declared valid by the expert. The learning model was proved to develop interest in entrepreneurship learning, shown by: (1) The results of the test Sig. (2-tailed) = 0.000, means that there is a difference between before and after treatment, since Sig. value < 0.05 (2) Sig. interest result scale. (2-tailed) = 0.000, means that there is a difference between before and after treatment, for the Sig. < 0.05. Sig. < 0.05, then H0 is rejected. This means that there are differences in the average interest after learning development using inquiry learning model-assisted interactive learning media (MPI) for Sos’ residents, Taruna village, Semarang.
Pengembangan Aplikasi Tes Listening Di SMA Takhassus Al Qur’an Demak Budiarso, Alfian; Wibawanto, Hari
Edu Komputika Journal Vol 4 No 2 (2017): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan listening akan sangat berpengaruh terhadap keterampilan bahasa Inggris yang lain yaitu speaking (berbicara). Apabila siswa terbiasa dengan benar mendengarkan ujaran-ujaran bahasa Inggris maka siswa akan secara benar mengucapkannya. Oleh karena itu sistem pengembangan aplikasi tes listening, dapat digunakan sebagai media belajar siswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan sebagai salah satu cara dalam mengevaluasi hasil belajar siswa dengan melihat nilai siswa dengan mengikuti tes listening secara online. Pembuatan aplikasi menggunakan metode waterfall dan pengujian sistem dilakukan dengan pengujian blackbox, yaitu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui fungsionalitas dari sistem berjalan dengan baik. Uji kelayakan dilakukan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan terhadap pengguna terkait dengan. Hasil dari tanggapan pengguna menggunakan kuesioner. Dengan mengambil sampel sebanyak 10 siswa dan 3 guru yang berperan sebagai pengguna sistem pengembangan aplikasi tes listening. Penilaian siswa dengan persentase 63.88% baik sedangkan guru 93.10% baik. Dari hasil kuesioner dapat diambil kesimpulan bahwa sistem pengembangan aplikasi tes listening layak untuk melatih kemampuan listening siswa di Sma Takhassus Al Qur’an Demak. Abstract Listening skills will greatly affect the other English skills of speaking (speaking). If the student is accustomed to properly listening to English utterances then the student will correctly pronounce them. Therefore, the listening listening application development system can be used as a learning media for students to improve their English skills and as a way to evaluate students learning outcomes by looking at the students score by taking online listening test. Making the application using waterfall method and system testing is done by blackbox testing, that is testing done to know the functionality of the system goes well. The feasibility test is performed using a questionnaire containing questions about the users associated with. Results from user responses using questionnaires. By taking a sample of 10 students and 3 teachers who act as users of application development system listening test. Assessment of students with a percentage of 63.88% both while teachers 93.10% good. From the results of the questionnaire can be concluded that the application development system for listening test is feasible to train students listening skills in the Takhassus Sma Al Quran Demak
Implementasi Otokoreksi Ejaan Bahasa Indonesia pada Kamus Istilah Elektronika Wibowo, Hilal Aji; Wibawanto, Hari
Edu Komputika Journal Vol 3 No 1 (2016): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A dictionary now is available online or offline , text search resulted in the process of search is long because the database on the server is online .While application offline there are still several application a little use the feature search without text correction and auto correction text.With this software "Kamus Istilah Elektronika" will apply features autocorrection with algorithm levenshtein distance in search of text .The purpose of this study is to find how to implement features autocorrection and algorithms levenshtein distance on the application "Kamus Istilah Elektronika". Method of development application use waterfall method , consisting of 5 part those definition needs , design software and system , the implementation , testing and operation and maintenance . Testing application "Kamus Istilah Elektronika" use testing black box , : testing to the autocorrection , testing to the provision of advice with levenshtein distance . The results of research on testing features autocorrection is appearing to every word put and on algorithm levenshtein distance advice that will appear corresponding to the input. Features autocorrection implemented on the application "Kamus Istilah Elektronika" by adding the feature in box search edittext , and algorithm levenshtein distance implemented at the button search .
Pengembangan e-Rapor Kurikulum 2013 Berbasis Web di SMK Negeri 1 Slawi Juliantri, Luqman Azhar; Florentinus, Totok Sumaryanto; Wibawanto, Hari
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcet.v6i1.15571

Abstract

SMK Negeri 1 Slawi merupakan sekolah rujukan kurikulum 2013 dan mendapatkan penghargaan salah satu SMK yang Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) Tertinggi se Indonesia. Metode penilaian yang autentik menjadikan format penulisan rapor pada kurikulum 2013 menjadi lebih kompleks, penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan model rapor berbasis Web e-Rapor, serta untuk mengetahui tingkat validitas, kepraktisan dan keefektifan dari Sistem yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Research & Development (R&D) dan model pengembangan sistem waterfall, Hasil uji perangkat lunak e-rapor telah siap digunakan. Sesuai dengan validitas e-rapor dinyatakan valid dengan nilai 83, 08 % dengan kategori sangat baik. Tingkat kepraktisan dapat dilihat dari indikator keterlaksanaan dengan skor 81,83% (sangat terlaksana). Tingkat keefektifan dilihat dari respon guru dengan skor 84,64% (sangat baik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan model e-rapor berbasis web adalah valid, praktis dan efektif.SMK Negeri 1 Slawi is school Reference curriculum in 2013 and was awarded one of the Integrity Index of SMK se Indonesia's Supreme National Exam. Authentic assessment methods that make the format of a report card on the curriculum in 2013 become more complex, the research is intended to develop a Web-based report card model of e-Report Card in accordance with the curriculum 2013 and to determine the level of validity, practicality and effectiveness of the system developed.The method used is the Research & Development (R & D) and the waterfall model of system development, software test results e-report card is ready to use. In accordance with the validity of otherwise valid e-report card with a value of 83.08% with a very good category. The level of practicality can be seen from the indicators to be done with a score of 81.83% (a very accomplished). The level of effectiveness on the response to teachers with a score of 84.64% (excellent). It can be concluded that the result of the development model of web-based e-report card is valid, practical and effective.
Penggunaan E-Learning dalam Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA Negeri 1 Jepara Noor, Muhammad Elfin; Hardyanto, Wahyu; Wibawanto, Hari
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcet.v6i1.15572

Abstract

Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) memerlukan interaksi dan komunikasi guru dan peserta didik yang lebih banyak, sementara ketersediaan waktu tatap muka dalam pembelajaran masih kurang. E-learning dapat memberikan solusi interaksi guru dan peserta didik yang kurang. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui hasil penggunaan aplikasi E-learning Schoology dan Edmodo dalam PBP, (2) mengkaji perbedaan penggunaan aplikasi E-learning Schoology dan Edmodo dalam PBP terhadap hasil belajar peserta didik, (3) mengkaji perbedaan hasil belajar peserta didik laki-laki dengan perempuan, dan (4) mengkaji hubungan antara penggunaan aplikasi E-learning dalam PBP dengan hasil belajar peserta didik laki-laki dan perempuan kelas XI SMA Negeri 1 Jepara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sikap spiritual, sikap sosial, proyek, produk, respon peserta didik berada pada minimal kategori baik dan ketuntasan belajar peserta didik telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), (2) nilai signifikansi 0,018 lebih kecil dari a = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan penggunaan aplikasi E-learning Schoology dan Edmodo dalam PBP terhadap hasil belajar peserta didik, (3) nilai signifikansi 0,598 lebih besar dari a = 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan hasil belajar peserta didik laki-laki dengan perempuan, dan (4) nilai signifikansi 0,906 lebih besar dari a = 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara penggunaan aplikasi E-learning PBP dengan hasil belajar peserta didik laki-laki dan perempuan.Application of Project Based Learning (PBL) requires the interaction and communication of teachers and learners more, while the availability of a face to face learning still lacking. E-learning can provide solutions interaction of teachers and students is lacking. The aim of this study to (1) determine the results of the use of E-learning applications Schoology and Edmodo in PBL, (2) assess the differences in use E-learning applications Schoology and Edmodo in PBL to the study of students, (3) study the differences in learning outcomes of students male with female, and (4) examine the relationship between the use of E-learning applications in PBL with the study of students male and female class XI SMA Negeri 1 Jepara. The results showed that: (1) the attitude of spiritual, social attitudes, projects, products, responses learners are at a minimum of either category and completeness of learners have reached Kriteria Ketuntasan Minimak (KKM), (2) the significance value 0,018 smaller than α = 0.05 which means that there are differences in the use of E-learning applications and Edmodo Schoology in PBP to the study of students, (3) the significant value of 0.598 is greater than α = 0.05 which means there is no difference in learning outcomes of students male with women, and (4) 0,906 significance values ​​greater than α = 0.05 which means there is no relationship between the use of E-learning applications PBP with the study of students male and female.
Efektivitas Metode Discovery Learning Berbantuan E-Learning di SMA Negeri 1 Jepara Sumianingrum, Ninok Eyiz; Wibawanto, Hari; Haryono, Haryono
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcet.v6i1.15573

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode Discovery Learning berbantuan aplikasi E-Learning Edmodo, menganalisis perbedaan hasil belajar peserta didik menggunakan metode Discovery Learning berbantuan aplikasi E-Learning Edmodo dengan Discovery Learning berbantuan aplikasi presentasi, menganalisis perbedaan hasil belajar peserta didik laki-laki dengan perempuan, dan menganalisis hubungan antara metode Discovery Learning berbantuan aplikasi E-Learning Edmodo dengan hasil belajar peserta didik laki-laki dan perempuan kelas X SMA Negeri 1 Jepara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment menggunakan desain faktorial (2x2). Analisis data yang digunakan adalah (1) analisis deskriptif untuk mengetahui rata-rata nilai sikap spiritual, sikap sosial, proyek, produk, dan respon peserta didik, dan (2) analisis inferensial menggunakan analisis Two Way Anova untuk menguji hipotesis perlakuan perbedaan hasil belajar peserta didik laki-laki dan perempuan menggunakan Discovery Learning berbantuan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran dengan metode Discovery Learning berbantuan aplikasi E-Learning Edmodo memuat 6 langkah-langkah, (2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan Discovery Learning berbantuan aplikasi E-Learning Edmodo dengan Discovery Learning berbantuan aplikasi presentasi, (3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik laki-laki dengan perempuan, dan (4) Tidak ada hubungan antara metode Discovery Learning berbantuan aplikasi terhadap hasil belajar peserta didik laki-laki dan perempuan kelas X SMA Negeri 1 Jepara.The research aims to determine learning outcomes using the Discovery Learning assisted application of E-Learning Edmodo, analyze the differences in learning outcomes of students using the Discovery Learning assisted application of E-Learning Edmodo with Discovery Learning aided presentation applications, analyze the differences in learning outcomes of students male with women, and analyze the relationship between the method of application aided Discovery Learning E-learning Edmodo with the study of students male and female grade X SMA Negeri 1 Jepara. This type of research is a Quasi Experiment using a factorial design (2x2). Analysis of the data were used: (1) descriptive analysis to determine the average value of spiritual attitudes, social attitudes, projects, products, and response learners, and (2) inferential analysis using analysis Two Way ANOVA to test the hypothesis of treatment differences in learning outcomes educate men and women use the Discovery Learning assisted applications. The results showed that: (1) Learning method Discovery Learning assisted application of E-Learning Edmodo contains six steps, (2) There are differences in learning outcomes of students who use the Discovery Learning assisted application of E-Learning Edmodo with Discovery Learning aided presentation applications (3) there are differences in learning outcomes of students male to female, and (4) there is no relationship between the method of Discovery learning aided application to the study of students male and female grade X SMA Negeri 1 Jepara.
Pengembangan Media Edukatif Berbasis Augmented Reality untuk Desain Interior dan Eksterior Wiji Wahyudi, Urip Muhayat; Wibawanto, Hari; Hardyanto, Wahyu
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 6 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcet.v6i2.19337

Abstract

Pembelajaran desain interior dan eksterior di Sekolah Menengah Kejuruan 2 Kendal menggunakan media edukatif berbasis augmented reality (AR) dilatar belakangi oleh kemampuan abstraksi siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk media edukatif berbasis augmented reality untuk pembelajaran desain interior&eksterior siswa SMK, (2) mendeskripsikan karakteristik media AR yang mampu meningkatkan kemampuan abstraksi siswa dan (3) mengevaluasi kelayakan (valid & praktis) kemudian menguji keefektifan media AR. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukan bahwa media berbasis AR mampu meningkatkan daya abstraksi siswa dalam memahami pembelajaran desain interior dan eksterior. Media berbasis AR juga layak digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan beberapa tahapan uji coba, media berbasis dikategorikan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Perolehan rata-rata hasil validasi pada aspek isi dan tampilan media skor rata-rata 4,2 dan 4,3 dalam kategori sangat baik dan baik, Hasil uji ketuntasan belajar menunjukkan hasil belajar kelas eksperimen (nilai gain = 0,51 > kelas kontrol = 0,39), dengan nilai ini artinya siswa dengan media edukatif AR lebih baik dari kelas kontrol yang menggunanakan media lama. Jadi, media edukatif ini efektif untuk pembelajaran. Manfaat penelitian ini adalah dapat menambah pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi khususnya dengan media augmented reality untuk pembelajaran desain interior dan eksterior dalam upaya meningkatkan daya abstraksi siswa SMK.The learning of interior & exterior design at vocational High School 2 Kendal uses augmented reality-based educational media (AR) caused by low student abstraction ability. This study aims to: (1) produce augmented reality-based educational products for interior & exterior design students learning SMK, (2) to describe the characteristics of AR media that can improve students abstraction ability and (3) evaluate feasibility (valid & practical) and then test the effectiveness of AR media. The research method used is research and development of Borg & Gall model. The results showed that AR-based media able to increase the abstraction of students in understanding the learning of interior and exterior design. AR-based media is also worthy of use in learning. Based on several stages of testing, media-based categorized as valid, practical, and effective use in learning. The average result of the validation results on the content and media display aspect of the average score of 4.2 and 4.3 in the category is very good and good, The result of learning completeness test shows the learning result of the experimental class (value of gain = 0,51 > the control class = 0.39), with this value means that students with AR educational media are better than control classes that use old media. So, this educative media is effective for learning. The benefits of this research is to increase knowledge in the utilization of information and communication technology especially with augmented reality media for interior and exterior design learning in an effort to increase abstraction power of vocational students.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA GURU-GURU SMKN 1 SRAGI PEKALONGAN Wibawanto, Hari
Edu Elektrika Journal Vol 7 No 2 (2018): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) mendeskripsikan kemampuan guru SMKN 1 Sragi dalam menyusun proposal dan melaksanakan kegiatan penelitian tindakan kelas, setelah menerima kegiatan pelatihan tatap muka yang disertai pembimbingan melalui media sosial, dan (2) mendeskripsikan respon para guru SMKN 1 Sragi terhadap pelatihan penyusunan proposal dan pelaksanaan kegiatan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara tatap muka disertai pembimbingan melalui media sosial. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pelatihan. Subjek kegiatan adalah para guru pegawai negeri sipil di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sragi Pekalongan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam 4 tahapan, yakni: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pemantauan dan evaluasi, (4) refleksi dan penutup. Keempat tahap dilakukan dengan menggunakan pembimbingan secara kombinasi antara tatap muka dan daring. Kegiatan tatap muka dilaksanakan sebanyak 3 kali, yakni bulan Januari 2018, bulan April 2018, dan bulan September 2018. Diantara Januari sampai September, kegiatan pembimbingan secara daring tetap dibuka dan melayani para peserta kegiatan selamat 24 jam sehari 7 hari seminggu. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan pengumpulan dokumen hasil kegiatan berupa naskah proposal penelitian tindakan kelas dan instrumen penelitian yang menyertainya, dan pengumpulan data respon atau tangapan peserta pelatihan terhadap kegiatan program pelatihan yang diselenggarakan. Hasil kegiatan pelatihan berupa: (1) 23 naskah proposal penelitian tindakan kelas dari 23 peserta pelatihan, (2) 23 paket instrumen penelitian yang digunakan sebagai alat ukur variabel penelitian tindakan kelas, (3) respon positif peserta pelatihan terhapat penyelenggaraan kegiatan pelatihak.  
Co-Authors - Kustiono -, Widya A Tri Widodo Achsin, Muchammad Achsin Adhi Susanto Agus Murnomo Agus Suryanto Alfa Faridh Suni Amat Basir, Amat Anan Nugroho Anan Nugroho Anggraini Mulwinda Anita, Yopi Arfriandi, Arief Aris Munandar Budi Sunarko Budiarso, Alfian Budiarso, Alfian Dewi Ayu Sulistyaningrum Dharu Wihartasih, Dharu Dina Priliyana Djoko Widodo Dwi Oktaviyanti Dwi Oktaviyanti, Dwi Eko Purwanti Eko Saputro, Eko Eko Supraptono Esti Rahmawati, Esti FAUZI, ANAS Firyomanto, Firyomanto Hapsari, Widya Haryono Haryono I Made Sudana Ika Umaya Sinta, Ika Umaya Indaryanto, Faizal Juliantri, Luqman Azhar Juliantri, Luqman Azhar Kartono - Khairun Nisa Meiah Ngafidin Kurniawan, Eliv Lestari, Ria Rosita M Asysyifaul Firdaus Mahanani, Fauzan A Mariam, Metta Mikha Bimantara Warsito, Mikha Bimantara Moh. Eki Riyadani Muhammad Khumaedi Muhammad Yan Eka Adiptya Noor, Muhammad Elfin Noor, Muhammad Elfin Nugroho, Anan Nur Iksan Nur Laely Fatimah, Nur Laely Puji Astuti Rais Alfian Ansharullah, Rais Alfian Rodia Syamwil S. Maesadji Tjokronegoro Samsudi Samsudi Savitri, Dina Wulung Slamet Seno Adi Subiyanto Sumianingrum, Ninok Eyiz Sumianingrum, Ninok Eyiz Susilo, Dwi Budi Syarifudin, Muhammad Nanda Tatyantoro Andrasto Thomas Sri Widodo Tito Suryono Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Usman Channy Affandi, Usman Channy Wahyu Hardyanto Wibowo, Hilal Aji Wibowo, Hilal Aji Widya Puji Astuti, Widya Puji Wiji Wahyudi, Urip Muhayat Wiji Wahyudi, Urip Muhayat Windrajaya, Eko Rudy Wiwik Handayani Wulandari, Dania Ayu